
BAB 7
Didalam kelas Bella terus merasa kan marah setiap membayangkan dan melihat senyum nya Betrand, dia terus berpikir untuk melancarkan balas dendamnya .
jam demi jam dia lalui dengan kesal nanti saat yang tepat.
" Kamu kenapa bella?" ucap Yuanita yang melihat Bella gelisah.
" Ya masih kesel lah." ucap vivian memanas-manasi.
" Dengerin ya, bukan Bella namanya kalau engga bisa balas dendam untuk semua perbuatan si kadal buntung itu, ngerti! " ucap Bella dengan muka yang mengerikan, sahabat sahabatnya pun ketakutan melihat senyum Bella tersebut.
" Okey.. Okey.. Terserah kamu aja." ucap Vivian yang tersenyum takut.
Hari itu Betrand pun masuk dengan muka puas berjalan petantang-petenteng sombong mengingat tentang kejadian kemarin sedangkan Bella menunjukkan murkanya saat Betrand melewat didepannya.
Ingin rasanya Bella menonjok muka yang sok kegantengan itu.
Selama kelas berlangsung Betrand mengubar kata-kata dan senyum puas kepada para gadis membuat kuping Bella merasa panas dan ingin segera melancarkan balas dendam kesumatnya.
Hingga kelas hari itu selesai
"Vivian kita ke kantin yuk? "ajak Salsa yang sudah berdiri terlebih dahulu.
"Ayo, kamu mau ikut engga Yuanita?" tanya vivian
"Ikutlah. "jawab Yuanita dengan semangat, mereka semua berjalan keluar dari kelas.
Vivian, Yuanita dan Salsa mereka berjalan sambil asik mengobrol,sedangkan Bella berjalan dibelakangnya hanya melamun sambil berjalan mengikuti langkah Vivian dan... "Aduh... sakit tau! "ucap Vivian yang ke tendang kakinya oleh Bella.
"Maaf, engga liat. "ucap Bella sambil merapatkan kedua tangannya.
"Kamu kenapa ngelamun ! "tanya Vivian yang mengupas-upas kakinya yang masih sakit.
Belum sempat menjawab, terdengar cewek cewek bergosip sambil melewati Bella. "Eh tau engga Betrand main basket loh di gedung olahraga kita liat yuk.!" ucap cewek cewek yang kecentilan.
Seketika itu Bella mempunyai ide jahil nya sambil tersenyum licik yang membuat sahabat sahabatnya pun ketakutan.
" Kamu kenapa? " tanya Yuanita yang menyadarkan Bella
"Aku pergi dulu.!. "ucap Bella yang langsung berlari menuju gedung olahraga
"Mau kemana?? " tanya Yuanita dengan teriak
" Nanti aku nyusul ,tolong pesen duluan aja!" balas Bella sambil teriak dan berlari cepat.
Ditengah jalan dia melihat seorang satpam yang sedang mengganti oli motor.
" Pak lagi apa? " tanya Bella
"Lagi ganti oli, ada apa ,dek? " tanya satpam
" Pak boleh ga saya tolong bapak? " ucap Bella
__ADS_1
" Iya. "
" Saya ingin bantu bapak buang oli bekas ini soalnya saya perlu ama oli ini pak. "
" Buat apa? "
"Emmm.. ini pak salah satu mesin di laboratorium bengkel ada yang sedikit berkarat kata kakak kelas saya agar longgar lagi harus pakai oli. " jawab Bella
" Oh.. Jangan oli bekas, nih pake oli baru aja kebetulan saya punya dua. " sahut satpam memberikan satu botol oli motor
" Ya udah makasih ya ,pak." ucap Bella yang langsung bergegas pergi.
Sesampainya di gedung olahraga
terlihat banyak sekali penonton didalam gedung itu yang kebanyak para gadis sambil meneriaki dan menyemangati timnya Betrand yang sedang tanding dengan tim adik kelas.
Tapi bagi Bella, engga melihat dan engga perdulikan pertandingan serta gemuruhnya suasana gedung tapi dia lebih fokus untuk menjahili Betrand. Diam-diam Bella masuk ke dalam ruang ganti baju cowok. Dengan mengendap-endap dia mencari loker Betrand, disana banyak sekali barang barang anak basket dengan teliti mencari satu persatu barang yang dia maksud.
nah ini barangnya ucap bella dalam hati, dengan semangat sambil melirik sana-sini dia mengoles handuk Betrand dengan oli dan mengganti isi shamppo nya pun dengan oli yang sudah dia persiapkan.
rasain lo suruh siapa menatang aku.. gumam Bella sambil menepuk tangannya.
Setelah selesai bella bergegas kabur dan lari ke kantin menyusul sahabat sahabatnya.
Pertandingan basket pun selesai para cowok masuk kedalam ruang ganti sambil asik ngobrol tanpa curiga.
"Betrand, kamu mau kemana udah ini?" tanya viko yang membuka baju.
"Makanlah.. "jawab betrand sambil mengeluarkan handuk dan shamppo tanpa curiga.
"Iyalah apa lagi.. " Betrand pun masuk ke kamar mandi tapi tak lama kemudian betrand pun menjerit.
"aaaaaaaahhhj..." teriak Betrand dari dalam kamar mandi.
sontak sahabat-sahabatnya kaget dan lari menuju kamar mandi ,Betrand pun keluar dari kamar mandi, tak disangka muka dan badan Betrand penuh dengan oli yang udah di siapin oleh Bella, para sahabatnya tak bisa berbuat apa-apa hanya bisa tertawa terbahak-bahak melihat keadaan Betrand seperti abang bengkel yang kena sial.
"Ssiiiiiaaaappaaa yang melakukan iniiiiii.!!!!" tanya Betrand ke semua orang yang berada di ruang ganti dengan marah.
Sahabat sahabatnya hanya menggelengkan kepala.
Jojo pun mencari bukti kejahilan seseorang ,tak lama di dalam tas Betrand ada selembar kertas yang mencurigakan, dengan sedikit penasaran Jojo membacanya dan diberikan pada Betrand
* kamu pake shamppo ini makin ganteng kayak monyet *
TTD. Bella
isi pesan dari Bella.
"Awas aja ya.! " ucapnya dengan kesal Betrand pun meremas kertas
****
Dikantin
__ADS_1
Bella masuk kedalam kantin dengan hati yang sangat puas sambil melirik sana-sini mencari keberadaan para sahabatnya.
" Bella sini! " teriak vivian melambaikan tangan.
" Mana makananku." ujar Bella sembari duduk.
" Nih..kamu darimana? " tanya Salsa yang menyodorkan makanan didepan Bella.
" Ada dech.. " jawab Bella mengedipkan mata dan melahap menu makan siangnya.
Dikantin itu mereka saling bergosip tapi hanya Bella yang asik dengan dirinya sendiri sambil memikirkan apa yang akan Betrand hadapi sekarang.
"Ha... Ha.... Ha.... Ha" Bella tertawa terbahak bahak sendiri ,sahabat sahabatnya pun heran melihat kelakuan Bella
"Kamu ga apa apa kan?" tanya Salsa kebingungan.
"Kesurupan kali ini anak...".sambung Vivian .
"Akhirnya hari paling bahagiaku pun tiba. " ucap Bella.
"Eeee... Kamu mu kemana, sekarang kita semua khawatir? "ucap Salsa yang melihat Bella berdiri.
"Ya mau kerja lah yuk.. " pamit Bella melambaikan tangan dengan bahagia.
" Enggak kamu habiskan makanannya? " tanya salsa heran
" Engga ah. udah kenyang aku pergi dulu ya.. " pamit bella sambil memegang perut.
"Kalian liat engga kelakuan Bella aneh..?" tanya Yuanita kepada vivian dan salsa.
Sahabat sahabatnya hanya diam terpaku melihat kelakuan Bella yang memang sedikit aneh bagi mereka.
Sementara di gedung olahraga
"Kamu yakin yang melakukan ini Bella jangan langsung menuduh."ucap viko yang menenangkan Betrand
"Terus siapa lagi yang berani coba kamu pikir..pikir! "ucap Betrand dengan tatapan tajam bernada marah penuh dendam.
Viko tersenyum takut.
"Hebat juga tuh anak bisa ngelawan Betrand si playboy kampus. " ucap steve tersenyum tipis sambil menggelengkan kepala.
Viko dan Jojo angkat jempol kepada Steve
"Liat aja... Aku akan balas dendam! "ucap Betrand sembari memakai baju dan pergi keluar ruang ganti.
" Mau kemana kamu?" tanya jojo
"Salon!!" jawab Betrand kesal, dan mereka semua pun mengikuti nya.
Diparkiran mobil
"Liat itu Bella!! "ucap Steve sambil menunjuk kearah Bella yang terlihat berjalan bahagia , Betrand pun makin tampak lebih kesal dan marah akan perbuatan Bella
__ADS_1
"Biar aja, biar dia bersenang senang dulu hari ini liat aja nanti aku bakal buat dia menyesal! " Ucap Betrand langsung masuk kedalam mobil bersama sahabat sahabatnya.