
" Kayaknya kamu engga senang kalau Bella hamil, apa kamu takut tersisihkan perhatian dan cinta Bella dengan anakmu nanti. "tutur Viko yang heran.
" Enak aja! ya engga mungkinlah aku tersisihkan. " bantah Betrand
" Aku hanya sedikit capek dengan ngidam Bella. " lanjut keluh Betrand sembari meneguk soft drink
" Emang susah ya kalau ngidam.? " tanya Jojo penasaran yang penasaran
" Kalian tau...Jam satu malam Bella ingin mangga muda, tau sendiri kan jam segitu mana ada yang jual, akhirnya aku telpon Albani untuk bantu aku nyari mangga, sampai di perumahan ada satu pohon mangga yang berbuah....Pastinya Aku takutkan kalau dituduh maling, aku pinta Albani yang ambil..kalian tau aku minta Albani pake seragam polisi waktu itu...ucap Betrand yang mulai bercerita
" Terus besoknya jam 3 dini hari dia ingin cake soft strawbery, dengan putus asa aku telpon Alex untungnya istri punya kedai cake dan ada satu lagi yang tersisa....dan semua yang aku penuhi buat ngidam Bella hanya dimakan satu sendok teh dan selanjutnya aku yang harus habiskan ,ke bayang kan malam-malam aku harus makan mangga muda dan strawbery cake. " tutur Betrand mengeluh.
" Ternyata perjuanganmu mendapat anak patut diacungkan jempol. ' ucap sindir Jojo
" Aku lelah.... mulut terasa makin mati rasa. " ucap Betrand mengadu
Tak lama terdengar dering telpon ketika akan diangkat Betrand memejamkan mata sekejap
" Siapa? " tanya Viko
Betrand tak bicara hanya menujukkan kalau Bella menelepon, dengan sedikit khawatir melepas napas panjang Betrand menganggat telpon
Bella: Papi dimana?
Betrand : Di klub Zero
Bella: Katanya lembur
Betrand : Rapat tadi lebih cepat, terus Viko telpon disuruh kemari... Mami tenang aja Papi engga akan minum-minum
Bella: Ya udah... Oh ya ada Tino engga disitu?
Betrand : engga tau.. ada apa?
Bella: tolong bilang sama dia buatin jus mangga buat aku jangan lupa ya..
Betrand : iya
jawabnya yang langsung mengakhiri percakapan
" Kalian dengar kan.. " keluh Betrand menunjukkan ponsel
Sedangkan para sahabatnya hanya bisa tersenyum menggelengkan kepala mengasihani sahabatnya yang sedang mengeluh.
" Vik... Panggil Tino cepat." titah Betrand yang memegang kepala
__ADS_1
Dengan santai Viko menghampiri Tino yang tengah melanyani pelanggan
Dan lama Tino datang dengan wajah bahagia sembari melambaikan tangannya menyambut adik iparnya
" Ada apa adik ipar? " sapa Tino menepuk pundak Betrand
" Tolong buatkan jus mangga. " ucapnya dengan santai
" Buat siapa? " lanjut Tino bertanya
" Buat Bella, istrinya sedang hamil. " sahut Steve dengan nada menyindir
" Bella hamil.. Beneran adik ipar. " ucap Tina yang seakan tak peecaya
Betrand hanya mengangguk menandakan iya
" Asik bentar lagi aku punya keponakan. " ucapnya dengan bahagia
" Jadi adikku mau jus mangga? " lanjut Tino menyakinkan Betrand dengan pesanannya
Lagi-lagi Betrand hanya mengangguk
" Okey.. Aku buatkan jus spesial ala Tino. " jawabnya dengan senang kemerdekaan
" Adik ipar... nanti lagi kalau adikku ngidam apapun panggil aku,, aku pasti membantumu. " ujar Tino menepuk bangga ke pundak Betrand seperti prajurit yang siap ke medan perang.
" Iya.. perempuan itu kalau ngidam itu aneh-aneh kadang seperti tak berlogika. " sahut Tino
" Maksudnya? "lanjut Viko bertanya
" Gini aku ceritakan tentang perempuan ngidam. " ajak Tino meminta Betrand dan sahabatnya merapat
" Bentar... Bentar.... Kamu udah pernah nikah?" potong Steve
" Enak aja... aku ini perjaka ting-ting... Aku tau karena kedua kakakku perempuan dan semuanya udah menikah. " bantah Tino
" Okey aku mulai cerita ya... " lanjut Tino merapatkan barisan
" Dulu waktu kakak pertamaku nikah dengan seorang tentara lalu dia ngidamnya aneh bener....ingin ngejilat kepala botak atasannya. " tutur Tino dengan serius
" Maksudmu.. Atasan suami kakakmu! " potong Steve yang mulai memegang perutnya karena merasa mual
" Iya... Dia bilang sama suaminya, tentu aja mana ada suami yang langsung mau menuruti kemauan istrinya.. Ngidam itu sampai berlanjut satu minggu... Dengan kesal kakakku mengajak suaminya untuk ke kantor atasannya... Di depan pintu kantor suaminya menggeleng-gelengkan kepala berusaha menghalangi keinginan istrinya... Tapi apa boleh buat kakakku semakin keras kepala. " ucap Tino yang bercerita semakin serius
" Terus udah gitu gimana? " tanya Viko yang semakin penasaran
__ADS_1
" Di depan atasannya, kakakku meminta maaf dengan ketidaksopanan dia, lalu diapun bercerita... Dan suaminya terus aja meminta maaf atas kelakuan istrinya yang menurut dia kurang pantas. Tapi syukur atasannya mengerti, dia malah tersenyum dan menundukkan kepala menyerahkan kepada kakakku untuk dijilat. " ujar Tino
Sontak saja Betrand, Steve, Jojo dan Viko merasa mual seperti orang yang akan muntah dengan cepat mereka meminum minuman yang ada di atas meja untuk melepas sugestinya.
" Ya... Tapi setelah melahirkan, ngidam itu menjadi candaan, setiap kali diledek kakakku pasti marah karena malu. " ujar Tino yang disertai dengan tertawa puas
" Untung dech aku bukan tentara, atau polisi.. Kalau engga bisa-bisa Bella ingin ngejilat pistol atau peluru. " ledek Betrand dengan tertawa.
mendengar lelucon itu mereka semua pun tertawa dengan pecah
" Maaf Kak Tino ini jus mangganya. " potong pegawai menghentikan tertawa mereka
" Ya udah, aku pulang dulu.. Kasihan istriku sendiri nanti bisa minta yang aneh-aneh lagi. " pamit Betrand seraya mengucapkan selamat tinggal
" Vik... Bella udah hamil berapa bulan? " tanya Tino yang penasaran
" Engga tau... Kita engga tanya tuh. " jawab singkat Viko
" Emangnya mereka udah menikah berapa lama? " tanyanya sekali lagi.
" Kalau engga salah udah dua bulan. " lanjut Viko menjawab
" emangnya kenapa? " balik Viko bertanya
" Engga aku hanya penasaran Bella udah hamil berapa bulan, apa Bella hamil duluan? " ucap Tino yang makin penasaran
" Tino... Walaupun Bella hamil duluan, Betrand tanggung jawab kok.... Jadi tenang aja, adikmu pasti bahagia. " ujar Viko menenangkan Tino dari pikiran negatif
Dan Tino dan hanya mengangguk
\=\=\=\=\=\=
Di apartemen Bella dengab sabar menunggu jus mangga buatan Tino sembari menonton televisi
" Sayang... " ucap Betrand dari pintu depan
" Sayang...! " sapa Bella yang bahagia, dia berlari dan memeluk suaminya hingga Betrand perlu menggendongnya sampai kembali ke kursi keluarga
" Ada apa kok.. seneng bener.? " tanya Betrand mendudukannya
" Kangen... " jawab Bella sembari mencium bibir Betrand
" Nih... Jus buatan Tino... " ujar Betrand mencubit hidung Bella dengan gemas lalu mencium perut Bella
" Malam sayang, bagaimana hari ini semua sehat. ? " ucap Betrand yang mengajak ngobrol sang buah hati.
__ADS_1
" Pih... Besok kita ke kampus bareng yuk.? " ajak manja Bella