
Jam berdetak dengan lembut matahari perlahan pelan berubah senja, keadaan hening menyelimbuti sepasang pengantin baru yang menikmati indahnya dunia, semua terasa indah hingga udarapun seperti menyambut tegun memberi kehangatan, Betrand dan Bella semakin menikmati suasana romantis walaupun dengan sederhana. Dering telepon memecah suasana indah dalam mata yang terpejam Betrand meraba mencari asal dari suara ponselnya
Betrand : Hallo...
Viko : Eh! pengantin baru bangun tidur aja cepat ke klub Zero udah lama nih kita engga kumpul
Betrand : Kapan?
Viko: Ya sekarang lah, masa tahun depan cepat sini semua menunggumu.
Viko langsung menutupnya, Betrand yang tersadar memandang lembut sang istri dan perlahan bangun lalu menyegarkan diri, dengan mengendap-endap Betrand keluar dari kamar ,dia tak mau Bella sampai terbangun dengan rasa lelahnya.
Didepan kamar tampak Bi Wina yang terlihat asik memasak menyiapkan santapan makan malam.
" Tuan muda sudah bangun? " tanya Bi Wina yang sedikit terkejut
Betrand hanya mengangguk dan duduk di meja makan sembari memutar-mutar lengan kirinya yang pegal bekas digunakan Bella sebagai bantal
" Tuan sekarang rumah kita jadi ramai dengan kehadiran Nona. " ucap Bi Wina sembari memberikan segelas air putih.
Betrand yang mendengarnya hanya tersenyum sambil melepaskan nafas panjang mengingat pembicaraan Bella yang seperti tak ada koma dan titik.
" Saya do'akan Tuan dan Nona Bella cepat mendapatkan momongan jadi rumah ini semakin ramai. " ucap Bi Wina
" Iya Bi... Makasih, oh ya Bi sekarang kamu saya mau pergi dulu nanti kalau Bella tanya bilang aja saya keluar engga akan lama." ujar Betrand berpamitan
" Baik Tuan.. " tunduk Bi Wina lalu melanjutkan pekerjaannya
Tak lama Bella yang masih tertidur membalikkan badan dan tangan kirinya meraba-raba bantal serta kasur dengan mata yang sanyu Bella membuka matanya memperjelas penglihatannya sambil melirik beracak mencari sosok suaminya yang sudah tak ada disampingnya.
Sambil menguap Bella berusaha bangun dari rasa lelah setelah berpetualang cinta yang indah bersama Betrand.
Setelah menyegarkan diri Bella pun keluar dari kamar lalu duduk dimeja makan memperhatikan suasana sekeliling yang tampak kosong dengan santai Bella mengambil air putih lalu duduk di sofa tangannya mulai memainkan remote Tv untuk memecah kesunyian senja itu.
Bi Wina yang datang dari luar dengan membawa dua kresek belanjaan langsung menyapa Bella yang asik menonton televisi.
" Nona sudah bangun. " sapa Bi Wina sambil berjalan ke dapur
" Bi... Betrand mana? " tanyanya sambil membalikkan badan menatap Bi Wina
" Tuan pergi, katanya engga akan lama. " jawab Bi Wina sambil merapikan sayuran.
Mendengar itu Bella hanya busa diam dan kembali menonton televisi sambil memakan cemilan.
Dilain pihak
Betrand dengan santainya mengendari mobilnya menuju Klub Zero menemui para sahabatnya.
Sesampainya disana
" Hai, pengantin baru.! " sambut Steve dan Viko menyambut Betrand dengan bangga, Betrand pun mengangkat kedua tangannya dan membusungkan dada mendekat.
" Gimana malam pertama, apa ada beda dengan cewek-cewek yang lain. " goda Viko
" Jelaslah beda. " jawab Betrand tersipu malu
" Lihat playboy kita malah tersipu malu, aku penasaran apa yang Bella kasih sampai teman kita menjadi seperti hewan peliharaan, imut banget. " ledek Steve
__ADS_1
"Enak aja hewan peliharaan! " balas Betrand sambil meneguk minuman
" Hai, tampan...Bella orsinil? " tanya Steve dengan kata menggoda
" Orsinil lah,, " jawab Betrand tanpa ragu
" Pantas aja nikmat ha.. ha.. ha.. " sambut Viko disertai tawa yang puas
" Hai, kemana aja jarang kelihatan? " sapa Tino pemilik Klub
" Hai.. Ada engga kemana-mana. " jawabnya dengan santai
" Sekarang dia udah jadi pria beristri. " sahut Jojo sambil memeluk ladies club
" Benarkah kamu udah nikah, rasa aku engga percaya. " ucap ragu Tino
" Kamu engga percaya. " ucap Steve
Tino membalas dengan anggukan
" Okey kalau benar kamu udah nikah ajaklah istrimu kesini. " Tino memberi tantangan
" Jangan dia lagi sibuk " tolak Betrand
" Sibuk apa? " sahut Viko yang lekas
mengambil ponselnya dan menelepon Bella
Viko: Hallo Bella kamu gimana?
Bella: Dirumah ada apa?
Bella : Ada apa?
Viko : Betrand.... Betrand..
ucap Viko dengan nada panik
Bella : kenapa dengan Betrand?
Terdengar suara panik Bella sedangkan Viko langsung menutupnya tentu saja Bella semakin panik dia pun bergegas pergi mengkhawatirkan suaminya
sementara kita itu Viko merasa puas dengan ide jahilnya
" Tenang Nyonya Betrand sebentar lagi datang. " ucap Viko
" Ya udah aku melanyani tamu dulu tapi ingat kalau nyonya nya datang kabariku, okey. " sahut Tino
" Kamu nih apa maksudnya ngajak Bella kesini. " ucao Betrand yang kesal
" Bella itu harus tau tempat nongkrong mu biar dia tau semua tentang mu, okey. " jawab Viko dengan polos
sedangkan Betrand mulai tak tenang dengan kedatangan Bella nanti
Tak butuh waktu lama Bella masuk kedalam Klub dengan hati resah Bella memandangi satu persatu pengunjung hingga terlihat lambaian tangan Viko, dengan cepat Bella menghampiri
" Kenapa dengan Betrand? " ucapnya dengan nada khawatir
__ADS_1
" Suamimu baik-baik aja kok. " tawa Viko yang puas dengan ide jahilnya.
" Kamu benar engga apa-apa. " tatap Bella yang mulai tenang
Betrand hanya menggelengkan kepala
Tak lama kemudian Tino yang melihat dari jauh pun mendekat
" Mana istrimu? " tanya Tino dari belakang
Belum juga terjawab Tino terkejut dengan keberadaan Bella
" Bella! "
" Tino! " jawab Bella dengan serentak berdiri didepan Tino dan memeluknya sambil menjerit senang.
" Lagi ngapain kamu disini? " tanya Bella dengan nada manja
" Sekarang aku pemilik Klub ini. " jawab Tino dengan bangga
" Gimana dengan Nini. " Bella melanjutkan obrolannya
" Udah putus. " jawabnya dengan nada sedih
" Ya udah cewek maaih banyak kok, diluar sana. " jawab Bella yang menyemangati
dengan masih melingkarkan tangannya dileher Tino
" Bella teman-teman kita lagi kumpul loh. ?" ajak Tino
" Dimana? " sahut Bella dengan antusias
" Disana yuk. " lanjut Tino mengajak Bella yang langsung berpegangan tangan
" Sayang aku pergi dulu. " pamit Bella tanpa memperdulikannya
Betrand dan sahabatnya hanya bisa bengong melihat keadaan tersebut dan keadaan pun semakin canggung.
" Apa engga salah Bella kenal dengan Tino " ucap Jojo yang seakan tak percaya
Sedangkan Betrand hanya bisa menatap melongo melihat perilaku istrinya.
Tampak dari jauh Bella disambut meriah ,gelak tawa mereka terdengar riuh saat para pria mengalu-alukan Bella seperti sang superstar.
" Aku heran kehidupan Bella sebelum ketemu kita gimana ya. " sindir Steve sambil menggeleng-gelengkan kepala
" Lihatkan kalian, makanya bukan aku engga mau ajak Bella ke tempat kayak gini, setiap laki-laki yang kenal dengannya seperti terhipnotis ." ujar kekesalan Betrand yang berdiri dan mendekati Bella yang sedang asik bercengkerama.
" Maaf, udah malam istriku harus pulang. " ucapnya dengan tajam
" Betrand.. Bella istrimu! " ucap Tino yang masih tak percaya
" Iya.. Bella istriku yang sah. " jawab Betrand menegaskan statusnya sambil memeluk
" Bella bener dia suamimu.? " Tino menanyakan memastikan apa yanh dia dengar.
" Iya, dia suamiku. " ucap Bella dengan bahagia sambil memeluk balik Betrand
__ADS_1
" Ya udah kita pulang dulu. bye.. " pamit Bella melambaikan tangannya dan berlalu