Cowok Playboy Itu Pacar Ku

Cowok Playboy Itu Pacar Ku
Tour


__ADS_3

Pagi itu Bella yang tidur bersama sang Mamah semakin manja, Bella yang terus memeluk mengeserkan wajahnya ke pergelangan tangan sang Mamah.


Bu Tina faham dengan keadaan ini, anak putri satu-satunya sebentar lagi akan menjadi milik orang, dengan lembut Bu Tina membelai rambut Bella yang panjang senyum lembut sang Mamah tergambar kegembiraan dan doa semoga anakku selalu bahagia, tak terbayangkan waktu akan cepat berlalu, mengingat celoteh dan tangis manja Bella kecil saat itu, Bu Tina dengan haru mencium kening Bella dengan lembut.


" Mamah, sudah bangun. " Bella yang menguap, menggosokkan mata menyadarkan diri


" Sudah dari tadi. " senyum Bu Tina membelai putrinya


" Maaf, harusnya Bella yang bangun lebih dulu." ucap Bella yang terduduk meregangkan badannya sedikit kaku


" Engga apa-apa. " sahut Bu Tina langsung memeluk sang putri


" Ada apa, Mah? " tanya Bella terheran-heran,


Setitik airmata jatuh dileher dan Bella terperanjat kaget


" ....Mamah menangis? " ucap Bella memegang wajah Bu Tina dengan kedua telapak tangannya.


" Tak terasa putri mamah sudah besar, sebentar lagi , anak cantik Mamah akan jadi milik orang. " sendu Bu Tina dalam pelukan


" Mamah... Jangan sedih.. " Bella memeluk erat Bu Tina


" Jaga dirimu baik-baik, jaga nama baik mertuamu jangan buat mereka merasa tak nyaman ya... " pesan Bu Tina sambil merapikan rambut Bella


Bella mengangguk sedih, tersadar sebentar lagi keadaan ini mungkin berubah, tanggung jawab Bella pun akan berubah.


Tok... Tok..Tok..


" Nona Muda, sarapan telah siap. " terdengar suara Bi Wina dari balik pintu


" Iya Bi..! " jawab Bella menyudahi drama sedih antara ibu dan anak.


Bella dan Bu Tina bersiap untuk sarapan, yang disusul dengan Pak Indra dan Betrand.


Pagi itu Betrand merasa lengkap, diatas meja restu dari orang tua Bella telah dia pegang, mereka menyantap sarapan denga nada harmonis, Bella mulai tak sungkan meladeni Betrand layaknya seorang istri didepan kedua orangtuanya.


Dikamar Bertrand


" Mami... Ada acarakah hari ini? " tanya Betrand sembari membelai dan memyematkan rambut Bella ke belakang telinga.


" Tadinya, Mami mau ke kampus memperbaiki skipsi. " jawab Bella yang terbiasa memakaikan dasi.


" Mami, jangan ke kampus dulu hari ini, minta konfirmasi dengan pak Yusi agar bisa digeser di hari senin. Hari ini Mami harus jadi Nyonya rumah yang ramah didepan Papah dan Mamah." ujar Betrand


" Iya, nanti Mami urus...Hari ini Papi sibuk? " tanya Bella sambil membantu memakaikan jas


" Kita lihat saja nanti, Papi usahakan pulang lebih cepat. " sahut Betrand mencium kening Bella

__ADS_1


Diruang keluarga Pak Indra dan Bu Tina sedang asik mengobrol dengan Bi Wina disaat Betrand dan Bella keluar dari kamar


" Sudah mau kerja? " sambut Pak Indra


" Iya, Pah.. Saya usahakan pulang lebih cepat. " ucap Betrand berpamitan


" Udah lah....Kamu kerja saja, jangan khawatir Papah dan Mamah disini." ucap Pak Indra bangga menepuk pundak Betrand


" Hati-hati dijalan ya.. " sahut Bu Tina mengusap rambut Betrand seraya memberi doa.


" Mah... Papah bangga punya menantu seperti dia, hati Papah menjadi lebih tenang. " ucap Pak Indra yang melihat Bella mengantar Betrand kedepan pintu, tak lupa Betrand mencium kening Bella dengan senyuman bahagia.


" Sepertinya, Papah tak sabar untuk menggendong cucu." Pak Indra yang bahagia dengan khayalan masa depan.


" Papah ini, anak-anak kan belum nikah... Sabar lah sedikit. " senyum Bu Tina menepuk punggung Pak Indra


" Ya... Ya.. " sahut Pak Indra melanjutkan membaca koran


Hari pun beranjak siang Pak Indra dan Bu Tina mulai merasa jenuh dengan diam di apartemen


" Bella... Kita jalan-jalan yuk?" ajak Pak Indra yang mulai kesal


" Kemana, Pah"


" Entah, kamu kan sudah lama disini.. Sebenarnya Papah sedikit jenuh disini. " ucap Pak Indra


" Okey, kita jalan-jalan. " Bella yang menyetujuinya


" Pah, Mah tour hari ini kita mulai dari kampus Bella dulu ya.." ajak Bella dengan semangat


Didepan lobby apartemen sudah tersedia mobil minibus berwarna hitam menyambut Bella dan orang tuanya


" Nona...Saya supir anda hari ini, Tuan Muda meminta saya untuk mengantarkan Nona muda ,Tuan dan Nyonya. " ucap Supir dengan sedikit membungkuk


Mendengar itu Pak Indra merasa menjadi jurangan terkenal, gayanya pun mendadak membusungkan dada, melihat itu Bu Tina dan Bella hanya bisa menahan tertawa dengan kekocakan sang Papah


" Pak, ke kampus dulu ya. " Bella memberikan perintah


Dengan harus mobil berjalan menuju kampus, selama dalam perjalanan Pak Indra dan Bu Tina tak henti-hentinya kagum dengan suasana kota itu.


" Mah, Pah ini kampus Bella. " ucap Bella turun dari mobil


" Ternyata pilihan kampusmu tak salah sayang, dengan kampus ini benar-benar hebat. " ucap kagum Bu Tina


Meraka mulai memasuki satu demi satu lorong-lorong kampus dan fakultas, sampai tiba mereka difakultas seni mereka bertemu dengan semua sahabatnya


" Hai, Bella! " teriak Vivian dari jauh dan memeluknya

__ADS_1


" Hai, kenalin ini Papah dan Mamahku. " ucap Bella


" Halo Om.. Tante" sapa Salsa,Yuanita dan Vivian memberi salam


" Pah, ini Salsa, Yuanita dan Vivian mereka satu asrama dengan Bella. "


" Apa kalian satu kamar?" tanya Bu Tina


" Iya Tante... Kita satu kamar, kita ini sahabat karib. " jawab Vivian yang ceria


" Syukur dech. " jawab Bu Tina tersenyum


disela perkenalan Jojo dan Kawan-kawannya menghampiri


" Bella kamu ke kampus, apa ada revisi lagi.? " tanya Jojo menghampiri


" Engga... Engga. " jawab Bella


" Siapa? " tanya Bu Tina menunjukkan kearah para cowok


" Oh ya.. Pah, Mah kenalin ini Jojo, Steve dan Viko mereka Sahabat-sahabatnya Betrand." Bella yang memperkenalkan


" Siang Om.. Tante. " sapa semuanya


" Kalian satu angkatan? " tanya Pak Indra


" Iya. "


Akhrinya mereka larut dalam percakapan ringan dengan sedikit interogasi Pak indra dan Bu Tina bercakap, sesaat semua sahabatnya menjadi sedikit canggung dan saling menutupi kelemahan yang ada di diri Bella dan Betrand.


" Pah, Mah kita lanjut lagi tournya. " Bella berusaha mengakhiri percakapan


" Okey... Okey.. Nanti Bapak kesini lagi kita mengobrol lebih lama." ucap Pak Indra pamit.


Setelah Pak Indra dan Bu Tina membelakangi semua sahabatnya Bella mengacungkan jempol dan berkedip seraya mengucapkan terima kasih


Dalam perjalanan keluar kampus


" Pah... Mah mau kemana lagi? " tanya Bella membukakan pintu untuk Bu Tina


" Kita ke kantor Betrand. " jawab cepat Pak Indra yang penasaran


" Pah, apa kita engga akan menggangunya. " resah Bu Tina memotong keinginan Pak Indra


" Engga, Mah kebetulan Bella ada urusan dengan Asisten Tia. " jawab lembut Bella


" Siapa Asisten Tia? " Bu Tina menatap curiga

__ADS_1


" Dia Asisten pribadi Betrand. " jawab Bella dengan santai


" Asisten pribadi? " sahut Bu Tina dengan nda curiga, pandangan itu seperti pandangan yang berpikiran negatif dengan hubungan yang mereka jalin.


__ADS_2