Cowok Playboy Itu Pacar Ku

Cowok Playboy Itu Pacar Ku
sayang pindah ke apartemenku ya..


__ADS_3

Selama dalam perjalanan menuju kafe PK,


" Mulai minggu depan kamu pindah ke apartemenku! " ucap Betrand dengan santai.


" Kenapa? "


" Minggu depan semua mahasiswa akan pulang ke rumahnya masing-masing, apa kamu mau tidur di kafe alex dan sakit lagi! " sahut Betrand menatap tajam membuat


Bella menggelengkan kepala.


" Bagus..kamu nanti akan dibantu oleh Asisten Tia, kalau kamu ga mau... aku bakal buat rencana yang mengerikan biar kamu diusir dari asrama, ngerti! " lanjut Betrand mengucap dengan mimik mengerikan


Bella tak bisa berkata apa-apa hanya mengangguk saja dan Betrand pun tersenyum puas.


" Sayang kita ada rapat jam berapa?" tanya Bella memulai percakapan


" Jam 13.00,kenapa?"


" Kita makan di Kafe Alex yuk... udah lama aku ga kesana?" bujuk Bella dengan mata kucingnya.


Betrand pun hanya melirik saja


" Ya.. boleh ya... " manja Bella menggoyang-goyangkan tangan Betrand


" Fuh... " Betrand hanya menarik nafas panjang


" Makasih ya.. Sekertaris Adi kita ke kafe alex dulu ya.. " ucap Bella dengan semangat


Sekertaris Adi pun melirik Betrand dari kaca spion, dan Betrand hanya mengedipkan kedua matanya saja menandakan setuju.


" Baik, nona.." jawab Sekertaris Adi


sesampainya di Kafe Alex. Bella dengan semangat keluar dari mobil dan berjalan cepat masuk kedalam kafe.


" Hai! Kak Alex!" sapa Bella dengan senyum lebarnya.


Cih senang betul datang kesini mengumbar senyum lagi gumam Betrand yang sinis.


" Hai cantik kemana aja kakak kangen, tau! " sambut Alex sambil membelai rambut Bella sambil tersenyum


Enak aja mengelus rambut Bella, nih anak bangga banget dielus! gumam Betrand kesal.


" Aku juga kangen ama kakak! " Bella yang tersenyum manja.


Emang ama aku ga kangen gitu! gumam Betrand


" Gimana kabar yang lain semua sehat? " tanya Bella


" Semua sehat. " jawab Alex


" Hai, Bella kemana aja! " sapa Jerry


" Hai Jerry, wah kamu ke liat lebih segar? " sahut Bella sambil menepuk tangan Jerry


" Lebih ganteng ya.. " ucap Jerry sambil tersenyum


Bella mengangguk dengan senyum manisnya


Apa ! dia tersenyum ama Jerry aku bilangkan jangan tersenyum lagian lebih ganteng aku daru pada sicupu ! gumam Betrand yang melotot kearah Bella dari belakang.


" Hai betrand, apa kabar? " tanya Alex yang menghampiri Betrand

__ADS_1


" Baik.. baik sekali,kamu gimana? " ucap Betrand


" Baik.. duduk " ajak Alex


" Kak Alex aku boleh ya.. makan disini tapi aku yang masak sendiri." ucap Bella yang memohon


" Boleh... boleh.. " jawab Alex dengan ramah


" Betrand tunggu bentar ya.. Sekertaris Adi kamu harus coba masakanku ya.. " ucap Bella


" I-Iya makasih" ucap Sekertaris Adi yang tertunduk gugup.


Bella pun bergegas pergi kedapur


" Kayaknya Bella terlihat lebih cantik, dia lebih segar sekarang?" ucap Alex sambil menoleh kearah Bella


" Tentu saja, aku bisa menjaga dia.! " ucap Betrand dengan sombong


" Syukur dech, aku senang mendengarnya.. " sahut Alex


" Untuk kedepannya Bella akan jarang datang kesini." ucap Betrand dengan tegas


" Kenapa? " tanya Alex


" Aku ga akan mengizinkan dia untuk capek lagi kayak dulu , aku akan mengurus dia dan menjaganya." ucap Betrand


Alex hanya tersenyum


Bella pun datang dengan makanan yang dia masak


" Masakan udah jadi silahkan menikmati. "


ucap Bella menyajikan makanan diatas meja.


" Boleh nanti kakak nilai ya untuk masakanku ya.. ?" ucap Bella


Mereka semua pun mencoba masakan Bella


" Wah Bella masakanmu ada kemajuan makin enak," Alex yang menyanjung masakan Bella


" Gimana denganmu?" tanya Bella ke Betrand


" Masakanmu selalu enak. " jawab Betrand sambil mencubit manja Bella dan dia pun tersenyum


"Masakan nona Bella akan menjadi masakan favoritku. " ucap Sekertaris Adi


Kata-kata itu membuat Betrand melirik sinis kepada Sekertaris Adi.


" Ya..sudah kita pergi sekarang! " pamit Betrand setelah mereka menghabiskannya makanan


" Kakak,Bella pergi dulu ya.. nanti Bella kesini lagi. " pamit Bella


" Iya jaga dirimu ya.. " pesan Alex sambil mengusap rambut Bella


Dan mereka semua pun pergi menuju kafe PK


ditengah perjalanan


" Kedepannya kamu jangan datang lagi ke kafe Alex. " ucap Betrand


" Kenapa?" tanya Bella menoleh

__ADS_1


" Aku ga izinkan masakan istriku dicicipi ama orang lain ! " ucap Betrand menatap tajam kearah mata Bella


Bella hanya diam tertunduk


dikafe PK


Betrand dan Bella menjumpai klien dan mereka memulai rapat yang berlangsung selama satu jam. Diakhir rapat klien itu pun menyetujui proposal yang Betrand ajukan dan kerjasama diantara mereka berhasil dan sukses


" Selamat semoga kerjasama kita berjalan dengan lancar. " ucap klien itu.


" Tentu saja. " jawab Betrand sambil berjabat tangan.


"Nona seperti kita akan sering bertemu, boleh yang tau nama nona yang cantik ini?" tanya klien itu sambil mencium punggung tangan Bella


" Nama saya Bella.. " jawabnya


" Salam kenal nona Bella. nama saya Riko. " sahutnya sambil tetap memegang tangan Bella


Visual Riko



" Tapi maaf Pak Riko, Bella adalah istri saya jadi anda tidak bisa sering bertemu dengannya." sahut Betrand melepaskan genggaman tangan Riko


" Sayang ya.. ternyata nona cantik ini sudah ada yang punya kalau tidak mungkin saya akan mengikat nona." ucap Riko yang berani merayu didepan Betrand


" Sepertinya urusan kita sudah selesai sampai ketemu lagi Pak Riko. " pamit Betrand dengan tersenyum kaku.


Dan Riko pun membalas senyumannya


sedangkan Bella hanya diam tertunduk mengikuti langkah Betrand keluar dari kafe dan masuk kedalam mobil.


Selama dalam perjalanan pulang kekantor mimik muka Betrand sangat tidak bersahabat.


"Mulai besok kamu bereskan bajumu, Asisten Tia akan menjeputmu jam 12 siang. " ucap Betrand dengan tegas


" Untuk apa? "


" Mulai besok kamu pindah ke apartemenku. "


" Katanya minggu depan? "Bella yang terheran-heran


" Kenapa ga suka atau kamu suka dengan laki-laki yang baru kamu kenal itu!" ucap Betrand dengan cemburu


" Enggak...enggak.. malam ini aku akan packing bajuku. " sahut Bella yang mengalah


" Bagus... begitu dong nurut apa suami. " sahut Betrand mengelus rambut Bella.


Ya begini kalau punya atasan pencemburu, keren... gumam Sekertaris Adi yang melepaskan nafas panjang


Mereka pun kembali kekantor dan melanjutkan pekerjaannya masing-masing, didalam kantor Betrand berinisiatif untuk memberitahukan kepada Bi Wina untuk merapihkan kamar tamu karena akan segera diisi oleh Bella, Bi Wina pun terdengar bahagia dan dia bergegas merapihkan kamar tamu.


Kemudian Betrand segera memanggil Asisten Tia untuk membeli segala yang diperlukan untuk menghias kamar tamu agar nyaman ketika Bella mengisinya.


Setelah beberapa jam diapartemen Betrand terdengar suara bel rumah ,ketika Bi Wina membuka ternyata Asisten Tia yang membawa berbagai keperluan kamar.


" Eh, mbak Tia masuk, mba? " sambut Bi Wina


" Bi nih aku bawain semua keperluan yang bapak suruh." ucap Asisten Tia menyodorkan barang-barang.


" Makasih ya mbak, saya buat minum dulu. " sahut Bi Wina yang langsung memasuki kamar tamu dan pergi kedapur untuk membuat minum.

__ADS_1


Tia pun melihat sekeliling apartemen Betrand disana ada photo Betrand yang terpangpang besar dengan seksi yang memakai baju putih, jantung Tia saat itu berdetak kencang, wajarlah Tia merasa getaran itu karena Tia yang masih lajang dengan usia yang matang tentu saja hal itu menjadi lumrah bagi siapapun.


__ADS_2