
Betrand yang terkejut melihat Bella berdiri di depan pintu terlihat bingung, dia takut Bella akan salah paham lagi terhadapnya.
" Eh, Bella lagi ngapain kamu disini! " tanya Jasmine dengan kasar.
" Hei, gadis kafe mau kirim lagi makanan? " tanya Viona
" Kalian tau ga ini rumah sakit apa ga malu! suara kalian terdengar sampai keluar tau! . " jawab Bella dengan sedikit bernada kesal melangkah masuk dan menyimpan 2 kresek yang berisi sarapan pagi tepat disamping ranjang.
ya.... boleh buat aku lebih baik pergi daripada memperkeruh keadaan.. gumam Bella melirik Betrand dengan pasrah.
" Lebih baik kalian semua selesai dengan baik-baik aku keluar dulu." Bella yang tertunduk membalikkan badan.
Saat Betrand mulai mengambil keputusan besar dalam kehidupannya. " Tunggu Bella." dengan menarik tangan sampai Bella terduduk tepat disampingnya.
" Aku hanya mau kasih tau aku dan Bella akan segara menikah. " ucap Betrand dengan lantang didepan 3 cewek nya.
" Apa maksudmu! " ucap Jasmine dan Viona dengan kompak.
" Betrand udahlah jangan banyak bercanda,aku ngerti kalau kamu masih mau berpetualang aku siap kok jadi pelabuhan terakhirmu. " ucap Viona menenangkan diri.
" Betrand apa kamu ga takut ama orang tuamu denger ya... Kita ini udah dijodohkan. " sahut Jasmine yang mulai kesal.
Betrand hanya tersenyum sinis mendengar pengakuan mereka
" Apa kamu bilang ,aku suka berpetualang? ya aku memang suka berpetualang tapi pelabuhan terakhir bukan kamu tapi Bella. dan apa kamu bilang, kita dijodohkan.... Aku ga pernah tau kalau kita dijodohkan dan Ayah sama Bunda juga ga tau masalah itu jadi kamu jangan mengada-ada lah .Oh ya, aku juga mau bilang sayang aku, cinta aku dan keperjakaanku udah aku berikan semua kepada Bella jadi kalian tunggu aja undangan pernikahan kita okey... " jawab Betrand dengan penuh percaya diri
"Betrand apa maksud kamu itu, apa kamu engga takut ama karirmu kalau aku bilang ama orang tua kamu !" Jasmine mengancam
Betrand makin tersenyum sinis dan berkata
" Emang kamu siapanya orang tuaku bisa mengancam gitu! "
" Awas aja kamu bakalan menyesal udah memperlakukan aku kayak gini ! " ucap Jasmine sambil menangis pergi.
Sedangkan Viona yang juga bersedih
" Betrand aku tanya sekali lagi apa benar Bella pelabuhan terakhir mu? " Viona menegaskan
" Viona aku tau aku udah banyak janji ama kamu tapi maaf mulai sekarang aku harus ingkari janjiku ini semoga kamu mendapatkan laki-laki sebagai pelabuhan terakhirmu" ujar Betrand menyodorkan tangannya untuk berjabat tangan dengan berat hati Viona pun menyambut jabat tangan Betrand
" Aku doakan semoga kalian langgeng sampai maut memisahkan kalian." sahut Viona demgan senyum dan berlalu pergi meninggalkan mereka berdua
" Betrand engga apa-apa kamu tadi ngomong gitu? " tanya Bella
" Emang kenapa kan sekarang jadi tenang. " jawab Betrand sambil meregangkan tangannya
" Eh... Maksud kamu...Aku yang bertanggung jawab apa! " Bella yang makin bingung
__ADS_1
" Iya.. Iyalah kamu harus tanggung jawab karena.... Apa yang aku bicarakan tadi itu benar. " ujar Betrand menggoda
" Tapi kita ga pernah tuh melakukan hal-hal yang membuat keperjakaanmu hilang.... Apa tadi malam! " ucap Bella dengan polos
Bertrand mengangguk dan berkata" Iya karena malam kamu itu benar-benar agresif aku aja sampe kewalahan. " jawab Betrand yang tersenyum geli menggoda Bella,sehingga raut muka Bella terlihat makin bingung memikirkan kejadian semalam.
" Kenapa? "tanya Betrand mulai merayu
Bella sontak berdiri sambil menutupnya dadanya dengan tangan.
" A-aku... A-aku... " ucap Bella gugup
Betrand tersenyum dan menarik kembali hingga Bella duduk dipangkuannya.
" Mau apa! " ucap Bella kaget
" Tenang aja malam kita ga berbuat apa apa tapi kalau kedepannya aku ga janji. "
" Maksudnya? "
" Bella setelah lulus aku bakal datang kerumah orang tuamu untuk meminta kamu."
" Mau apa kamu minta aku? "
" Mau minta biar kamu mau jadi istri aku. "
Entah kenapa pagi itu kemesraan mereka menjadi lebih bergairah Betrand yang mulai tidak sungkan bermain di gunung kembar Bella dan Bella mulai menikmatinya.
"Pagi pak saya mau... " salam suster didepan pintu aduh nih anak tiap aku kesini pasti aja dengan pasrah suster itupun menutup kembali pintunya.
" Betrand lebih baik kita beres-beres barang bentar lagi anak-anak jemput kita. " ucap Bella menundukkan kepala karena malu, Betrand pun mengangguk malu dan mereka dengan canggung membereskan barang-barang yang ada dikamar.
tak lama kemudian Jojo dan sahabatnya pun datang.
" Pagi..! Wah kalian semua seger ya... Udah pada mandi rambutnya basah pula. " ucap Viko yang langsung menggoda mereka
Bella dan Betrand semakin canggung ,mereka hanya saling menatap malu.
" Loh kok pada diam apa bener kalian semalam... " Viko yang melanjutkan perkataannya.
" Apa sih... Kamu ga ada kerjaan, mana adi ga bareng kalian! " tanya Betrand menepis rasa malunya
" Katanya dia lagi dijalan, kalian udah siap! " tanya Steve
" Udah.. " jawab Bella
" Siang, semua udah siap. " sapa sekertaris adi yang disusul dengan suster jaga dari belakang
__ADS_1
" Siang pak sekarang pemeriksaan terakhir?" ucap suster yang kemudian memerikasa Betrand
" Okey semua udah baik, bapak hari mau pulang? " tanya suster
" Iya... "
" Selamat ya.. semoga sehat selalu.. " ucap suster jaga tersenyum dan suster itupun berbisik " nanti lagi bapak bisa lakukan kemesraannya di rumah ya... pak" ujar suster sambil mengedipkan mata, dan berlalu pergi Betrand menjadi salah tingkah dengan kata-katanya.
Siang itu mereka semua prrgi meninggalkan rumah sakit dan kenangan indah diantara bella dan betrand
mobil berjalan disupiri oleh sekertaris adi
" Kemana sekarang, bro.. ?" tanya sekertaris adi
" Bella kamu mau ke asrama atau mau kekafe? " tanya Betrand
" Ke asrama aja, aku mau ganti baju dan istrahat " jawab Bella
" Keasrama. " ucap Betrand melanjutkan
akhirnya mereka pergi keasrama mengantarkan Bella.
Sesampainya didepan asrama betrand memberi kode agar sekertaris adi keluar, dia pun mengerti dan meninggalkan mereka berdua dalam mobil
" Bella kapan kita bisa ketemu lagi? " tanya Betrand sambil melintangkan tangannya ke leher Bella
"Hari minggu kan kita punya sama ferdi untuk kencan ganda. " jawab Bella
dengan sedikit murung Betrand menjawab
" Ehmmm.. ya udah lah minggu kita ketemu aku jemput ya.. "
" Iya aku tunggu.. "
" Tapi bella tunggu sebentar... "
" Ada apa? "
Betrand pun mencium Bella dengan lembut untuk melepas sedikit kerinduannya.
" Nah udah cukup lah untuk dua hari.. " ucap bertrand tersenyum dan bella keluar dari mobil dan masuk kedalam asrama.
" Pak, kemana sekarang kita? " tanya sekertaris adi yang mulai bicara formal
" Langsung ke kantor aja. " jawab Betrand
Mereka pun pergi kekantor untuk bekerja kembali.
__ADS_1
Sementara Diasrama Bella yang masih tersenyum-senyum merasakan lembutnya bibir betrand berjalan menuju kamar.