
" Bunda... Maaf " ucap Bella tertunduk
Bu Prisillya hanya tersenyum kecil dan berjalan bersama Jerry dan Bilqis, selama dalam perjalanan pulang Bella hanya diam, jantungnya berdetak tak karuan merasa dirinya semakin kecil dihadapan calon mertua kenapa Betrand malah kasih kartu itu! Bella terus bergemit kesal
Setibanya dirumah Bella memberanikan diri menemui Bu Prisillya
" Bunda... Bisa saya minta waktu Bunda sebentar? " tanya Bella yang berdiri disebelah Bu Prisillya yang sedang menikmati teh kegemarannya ,Bu Prisillya sedikit berhenti saat menyeruput dan menatap Bella
" Boleh. " jawabnya dengan singkat, kemudian mereka berjalan menuju ruang kerja,
Dengan elegan dan tegas Bu Prisillya duduk di kursi direktur dengan tumpang kaki
" Silahkan. " ucapnya dengan tegas,
Bella tau saat ini Bu Prisillya sangat kesal dengan kartu itu, matanya yang mulai tajam seakan menganggap rendah siapapun dihadapannya.
" Bunda...Pertama-tama saya mau meminta maaf, jika selama saya disini ada kata-kata yang mungkin bagi Bunda kurang berkenan, yang kedua saya ingin mengembalikan barang yang bukan hak saya. " ujar Bella menyodorkan dua kartu kepada Bu Prisillya
" Kamu tau kartu apa ini? " tanya Bunda
" Sebenarnya saya tidak tahu kelebihan kartu ini apa? Tapi dari yang saya pahami kedua kartu pastilah sangat penting bagi keluarga Bunda. " ujar Bella
" Boleh Bunda tau sebenarnya, kapan kartu ini ada ditanganmu?Jawab dengan jujur.?" tanya Bu Prisillya menunjuk kartu hitam dan kartu pink
" Kartu hitam ini, Betrand berikan pada saya sewaktu saya tinggal diapartemennya, waktu itu saya kerja magang di perusahaan Bunda, " ucap Bella sembari menceritakan secara terperinci
"....Kalau kartu pink ini saya dapat, sewaktu saya dan Betrand ada dinegara Z, Betrand bilang kartu pink hanya dipegang oleh para menantu Bunda saja. " lanjut Bella menjelaskan
Bu Prisillya terdiam memandang Bella,
Bella yang semakin gugup jemarinya semakin lincah bermain, telapak tangan Bella mulai berkeringat dingin
" Jadi.. " Bu Prisillya menyandarkan punggungnya dikursi
" Saya akan kembalikan kepada yang berhak. " jawab Bella membungkuk meminta maaf
" Ya... Sudah kamu kembalikan saja sendiri, kepada yang punya. Mungkin kamu belum mengerti peraturan dirumah Bunda. Tapi Bunda senang kamu sudah mau berbicara jujur. Memang kartu hitam ini hanya keluarga inti saja yang berhak, sedangkan kartu pink ini hanya menantu saja yang memiliki. Jadi, kartu pink ini kamu pegang karena Betrand sudah menganggapmu sebagai istrinya dan kartu hitam ini kamu kembalikan. " ujar Bu Prisillya memberikan kembali kartu pink kedepan Bella
" Tapi Bunda... Apakah saya berhak memegang kartu ini? " tanya Bella yang ragu
" Karena Betrand sudah memberikannya kepadamu berarti dia sudah percaya dan yakin kalau kamu akan jadi istrinya. " jawab Bu Prisillya yang mulai santai
" Terima kasih Bunda ,atas kepercayaannya ,semoga saya bisa memengang amanah Bunda ini. " ucap Bella sambil membungkuk
Bunda pun tersenyum kembali
" Saya pamit. " ucap Bella yang kemudian berlalu meninggalkan Bu Prisillya didalam ruang kerja sendirian.
__ADS_1
/*/***
Hari demi hari terus berlalu hingga tak terasa akhir pekan pun datang ,Betrand dengan semangat mengemas pakaian untuk berangkat lebih awal, Bi Wina yang melihat dia sibuk mendekati.
" Tuan akhirnya...Tuan akan berangkat juga, apakah ada yang tertinggal? " tanya Bi Wina yang ikut merapihkan baju
Betrand yang asik mengemas terdiam dan tegak
" Oh ya, hampir lupa." ucapnya melangkah cepat mengambil satu buah kotak didalam meja
"....Hampir aja lupa, makasih ya... Bi " ucap Betrand memasukkannya kedalam tas.
" Bi.. Aku pergi dulu ya.. " pamit Betrand
" Hati-hati dijalan, salam buat Tuan dan Nyonya.. " ucap Bi Wina mengantarkan Betrand ke depan pintu.
" Kalau untuk Bella.?" Betrand menatap Bi Wina mengharap
" Iya... Juga buat Nona Bella, salam dari bibi, bilang sama Non.. Bella cepat pulang bibi sepi disini. " ujar Bi Wina mengusap-usap punggung Betrand dan Betrand tersenyum.
Selama dalam perjalanan seakan terasa lama hanya untuk sampai di bandara, jam yang berada ditangan tak henti-hentinya dilihat
" Pak, bisa lebih cepat? " ucap Betrand denga nada tak sabar.
" Baik... Pak. " jawab supir taksi itu, perjalanan pun dipercepat ,sesampainya dibandara bergegas dia berjalan cepat agar tak ketinggalan
" Mbak.. Pesawat yang ke Inggris sudah akan berangkat? " tanya Betrand kebagian loket
Setengah jam baginya adalah satu hari,
Setelah perjalanan yang cukup lama, akhirnya sampai juga Betrand di Inggris ,
Di area penjemputan Bella sudah siap menyambutnya yang ditemani supir,
Di gerbang penjemputan Betrand yang melihat Bella tampak bahagia, dia berlari dan memeluk erat Bella seraya tersenyum indah
" I miss you.. I really-really miss you. " ucap Betrand yang seakan tak mau melepasnya.
" I miss you too. " jawab Bella menepuk lembut punggung Betrand
" ...Papi sehat? " tanya Bella menatap rindu wajah calon suaminya
Betrand hanya mengangguk memperlihatkan senyuman
" ...Kita pulang yuk. " ajak Bella memegang lengan Betrand dengan sedikit bersadar.
" Selamat datang Tuan Muda. " sambut supir mengambil koper ditangan Betrand
__ADS_1
Betrand berjalan berdua keluar dari bandara dengan memegang tangan Bella yang menempel dilengannya.
Didalam mobil Betrand terus memainkan jari-jemari Bella yang lentik sambil berkali-kali memandang penuh kerinduan.
" Sudah makan? " tanya Bella yang mengusap pipi Betrand
" Belum... Lapar. " jawab Betrand dengan manja, dengan sengaja dia menyandarkan kepala di pundak Bella
" Sebelum pulang kita makan dulu yuk. " ajak Betrand yang memandang Bella dengan mata yang berbinar, Bella mengiyakan permintaannya.
Ditengah perjalanan mereka mampir ke salah satu restoran cepat saji, selama di restoran itu genggam Betrand tak dia lepas punggung tangan Bella selalu dicium
" Bagaimana keadaan di apartemen, apakah Bibi sehat? " Bella yang memulai percakapan
" Bibi minta sama Papi, kalau Mami cepat pulang diapartemen sepi." jawab Betrand
" Papi suka pergi ke kampus? "
" Buat apa disana engga ada Mami."
Dan mereka pun saling mengobrol melepas kerinduan
****
Malam dikediaman Pak Arya semakin ramai gelak tawa seluruh anggota keluarga dan celoteh lucu Jerry dan Bilqis.
Bella semakin kerasan dengan suasananya, seluruh keluarga Betrand menerima Bella dengan tangan terbuka dan sifat Betrand pun Bella semakin mengerti. Dalam senyumnya Ya Allah terima kasih telah memberikanku keluarga yang baik untuk masa depanku, semoga aku tak mengecewakan mereka dimasa depan ,Betrand yang menatap Bella dengan penuh kasih sayang mendekat dan duduk disampingnya.
" Bunda, besok boleh engga saya titip anak-anak? " pinta Kak Hani
" Ada apa? " tanya Bu Prisillya yang sedang asik menggendong sekecil Bilqis
" Kita mau jalan-jalan. " jawab Kak Hani sambil melirik semua adik-adiknya
Bu Prisillya mengerti apa yang diinginkan menantunya
" Ya udah, kalian pergi saja jalan-jalan, anak-anak biar Bunda yang asuh...Besok cucu-cucu nenek kita jalan-jalan okey! " ucap Bu Prisillya yang bahagia menggendong Bilqis
" Hore..! Jalan-jalan. " teriak Jerry dan Bilqis bersamaan.
*****
Keesokan harinya
Tiga pasangan kesayangan Pak Arya dan Bu Prisillya sudah siap ,Kak Tio dan Kak Hani pun tak mau kalah berdandan ala anak muda jaman sekarang, sedangkan Kak Derry yang berdandan casula menggandeng istrinya yang cantik, tentu saja Betrand dan Bella pun siap
" Kalian jadi berangkat.?" ucap Bu Prisillya
__ADS_1
" Iya Bu... " jawab Kak Hani sembari pamit
" Kalian hati-hati dijalan ya.. " sahut Bu Prisillya