Cowok Playboy Itu Pacar Ku

Cowok Playboy Itu Pacar Ku
Paris


__ADS_3

Malam harinya mereka langsung melakukan bulan madu , kesempatan ini mereka berusaha menikmati walaupun hanya 4hari, mereka melakukannya dengan sangat istimewa.


Paris siapa yang tak kenal dengan negara surganya romantis setiap pasangan setidaknya ingin menginjaki negara dengan merana eiffelnya dan sungai sienenya, begitu juga dengan Bella dan Betrand pun sangat menikmatinya


Bella yang sekarang sudah sah menjadi Nyonya Betrand Anggara terlihat sangat bahagia, tersenyum di wajahnya selalu terpasang indah begitu juga dengan Betrand dia selalu ingin menjadi suami favorit bagi istrinya,


Manja...Memang Betrand memanjakan Bella semua kasih sayangnya tercurah penuh hanya untuk permaisuri cantiknya, dia akan melakukan apapun untuk bisa membahagiakan Bella.


14 jam mereka melakukan perjalanan, lelah tentu tidak Bella yang selalu tersenyum bersandar di pundak Betrand hingga sampai tiba bandara mereka langsung dijemput oleh pihak hotel yang sudah mereka booking seminggu sebelumnya.


Tiba di hotel mereka disambut dengan alunan musik merdu nan romantis


" Halo malam, pesanan kamar atas Tuan Betrand Anggara. " ucapnya di resepsionis


" Tunggu sebentar....Ini Pak selamat menikmati bulan madu anda. " jawab Resepsionis itu memberikan kunci kamar.


Kemudian mereka menuju lantai 10 tepat dikamar siut


" Wah... Sayang lihat viewnya indah banget! " ucap Bella berlari menuju kaca menatap takjub


" Mami suka? "


" Suka.. " jawabnya mengangguk


" Kalau Mami suka, Papi juga suka. " lanjut Betrand mencium pipi Bella dan membalikkannya lalu mencium bibir


" Apa kita engga mandi dulu, Mami sedikit gerah.? " Bella yang mencoba mengakhiri serangan dan menghindar mendekati soft drink yang sudah dipersiapkan pihak hotel


" Mandi... Ayo kebetulan Papi juga lelah." jawabnya dengan semangat mendekati dan memeluk dari belakang


" Lebih baik Papi pesankan makanan untuk makan malam perut ini terasa lapar. " sahut Bella melepas pelukan Betrand


" Baik... Tunggu sebentar. "


Selagi Betrand memesan makan malam Bella pergi untuk menyegarkan diri, di dalam toilet Bella memang sedikit lama, maklumlah pengantin baru hatinya menjadi gugup pikirannya sudah mengkhayal yang tidak-tidak untuk kejadian nanti.


Bella sedikit menikmati mandi berendammya

__ADS_1


aduh gimana nih apa nanti aku..... gumam Bella menggelengkan kepala berkali-kali menepis


" Sayang... Udah mandinya. " ucap Betrand dari balik pintu yang sengaja Bella kunci.


" Ya sebentar lagi! "


Setelah mandi Bella mengeringkan badan dan memakai baju tidur yang sedikit transparan berwarna hitam dengan rambut basahnya dia keluar dari kamar mandi,


Di pintu kamar Bella tertunduk malu, Betrand yang saat itu sedang duduk disofa menikmati anggur terbelalak memandang betapa seksi istri tercintanya hingga air anggur tertumpah


" Aduh.. "ucapnya kaget yang tiba-tiba membersihkan baju dan celana yang basah.


Bella yang melihat kejadian itu menutup mulutnya menahan tawa


" A-aku mandi dulu... " ucap Betrand melangkah cepat tertunduk malu masuk kedalam kamar mandi


Begitu pula dengan Betrand didalam kamar mandi dia berusaha mengatur napas. Memang ini bukan pertama kali mereka melakukan tapi kali ini pertama kali bagi mereka melakukannya tanpa paksaan.


Setelah selesai Betrand keluar dari kamar mandi yang rambut yang basah pula, kali ini dia keluar hanya memakai baju handuknya dan menatap Bella yang sudah duduk di ranjang berselimbut.


" Oh iya. " sahut Bella yang langsung turun dari ranjang mendekati kursi sofa.


Betrand pun mendekat dan duduk bersampingan menikmati menu makan malam.


Setelah selesai, malam itu mereka terdiam seperti menjadi batu, kedua jari-jemari mereka bermain, kepala mereka tertunduk dengan sesekali melihat pasangannya dengan ujung matanya


" Emmm.. Aku udah kenyang.. " ucap Bella yang berdiri terburu-buru dan duduk di ranjang lalu memakai selimbut.


Betrand yang masih duduk disofa memainkan perlihatannya dengan gugup, lalu dia pun beranjak berdiri dan naik keranjang.


" Bella mau nonton? " ucap Betrand berusaha mencairkan suasana


" Bo-boleh."


Akan tetapi mata mereka yang berusaha untuk fokus menonton terganggu saat salah satu tali baju Bella melorot, Betrand melirik perlahan memegang tali baju dengan maksud mengembalikannya ke posisi semula, tapi matanya tiba-tiba tertahan dengan wajah Bella dengan rambut sedikit basah secuil rambut basah Bella menepel di pipi


Betrand perlahan merapihkan rambut Bella disematkan di balik kuping kemudian mencium bibir Bella dengan lembut, badan yang mulai bergeser merapat hingga menempel , Betrand pun akhirnya memberi tanda merah dileher beberapa kali, desahan Bella pun mengangguk semakin tak beraturan membuat jantung Betrand semakin berdetak kencang.

__ADS_1


Malam itu mereka seperti sedang terbang diatas awan, merasakan lembut dan dinginnya awan yang mengalir ke seluruh tubuh, hawa dingin dan panas saling bercampur aduk ,gemuruh napas seperti ombak yang menerpa karang pecah dengan suara desahan, rasa gugup mereka hilang bersamaan dengan penuhnya rasa cinta diatas langit.


Pagi pun menjelang, sebuah malam yang sangat panjang bagi mereka, hingga tak satu pun dari mereka yang ingin membuka mata rasanya berat dan lelah.


Tangan Bella yang tanpa sadar bermain menyentuh dada kekarnya dan Betrand mengelus-ngelus punggung lembut Bella menarik dan menempelkannya didadanya.


" Mau bangun? " ucap Bella dengan mata yang masih tertutup dan sudah serak khas bangun tidur


" Nanti aja.. " jawab Betrand yang enggan bangun


Betrand pun menggerakkan badannya menindih Bella kembali dengan mata yang masih terpejam bibirnya sudah tak kuasa menahan deburan ombak.


Rasa lapar sepertinya mereka tak menghiraukan dibanding petualangannya.


Hingga siang barulah mereka membuka mata Bella yang terlebih dulu terbangun, berusaha untuk menyegarkan diri walaupun sedikit tertatih-tatih merasakan sakit pada pangkal pahanya


"Udah bangun. " sapa Bella yang sudah cantik dan duduk di sofa menunggu didepan menu santap siangnya


Betrand hanya tersenyum malu dan menutup seluruh wajahnya dengan selimbut.


" Kita makan bareng yuk... Aku udah lapar. " ajak lembut Bella


" Aku cuci muka dulu. " jawab Betrand yang bergeser mencari baju handuknya dan lekas ke kamar mandi


kemudian mereka menyantap makan siang hari itu tak ada menu makan pagi karena waktu sudah menunjukkan jam 11 siang.


" Hari ini mau kemana? " tanya Betrand


" Aku ke menara Eiffel. "


" Okey.. Udah ini kita berangkat. "


Siang harinya mereka melakukan tuor romantisnya Betrand yang sesekali mencium pipi sang istri hingga mereka masuk ke dalam kafe, pemilik kafe yang melihat dan mendekati mereka menanyakan Apakah mereka pengantin baru, tentu saja mereka menjawab iya dengan bahagia, kemudian pemilik kafe memberikan menu pasangan sebagai hadiah pernikahan mereka,


mendengar itu Bella dan Betrand terlihat sangat bahagia mendapatkan satu menu pasangan secara gratis.


Langkah-langkah mereka hari itu semakin indah saat semua orang yang mereka temui menanyakan status mereka dan banyak memberikan souvenir sebagai hadiah pernikahan.

__ADS_1


__ADS_2