Cowok Playboy Itu Pacar Ku

Cowok Playboy Itu Pacar Ku
Aku ingin jadi yang bisa kau andalkan


__ADS_3

BAB 20


Selama perjalanan Betrand semakin canggung dengan adanya Bella satu mobil dengannya , hal ini sebenarnya dia rasakan kedua kalinya setelah Viona cinta pertamanya pergi begitu aja.


Matanya sesekali menatap Bella yang santai melihat kedepan jalan.


"Bel..  Kamu orangnya keras kepala ya.?" tanya Betrand yang sedang menyetir mobil.


"Kenapa gitu?" tanya Bella menatap heran dengan pertanyaan Betrand


" Iya... Semuanya yang aku lihat gak pernah ada bantuan orang lain, " ucap Betrand dengan santai


" Bukan keras kepala tapi aku ga mau ngandelin orang lain, dari dulu waktu setiap aku mengandalkan orang lain pasti aja ujung ujungnya kecewa. " jawab Bella


" Siapa? "


" Kadang keluarga, kadang pacar. " jawabnya santai


" Contohnya  ?"  ucap Betrand.


" Ya contohnya, setiap aku lagi memerlukan tenaga atau pikiran orang lain selalu kebetulan menolak aku juga ga tau, kenapa bisa gitu. "  ucap Bella yang langsung tertunduk.


" Bel...  Aku mau tanya boleh? " ucap Betrand yang sedikit kikuk.


" Ya apa? " jawab bella.


" Kamu pernah pacaran? Maksudku selama kamu kuliah disini aku belum dengar kamu punya pacar? " tanya Betrand dengan gugup.


"Kalau disini aku engga pacaran tapi sebenarnya aku udah punya pacar? " jawab Bella senyum.


"Dimana?  Apa dinegaramu?" tanya Betrand penasaran.


" Iya.. " ucap Bella


" Udah berapa lama kamu pacaran? " Betrand yang makin penasaran.

__ADS_1


" Kurang lebih 4 tahun.. " jawab Bella mengerut alis dengan mata melirik ke atas


Betrand pun terkejut mendengar penjelasan Bella "Emang ya kamu bisa LDR.. "  ucap Betrand.


" LDR... " ucap Bella menatap Betrand dan Betrand pun menganguk.


" ....Masalah LDR atau istilah yang lainnya sebenarnya aku engga ngerti  ,yang aku ngerti kalau hubungan yang berdasarkan percaya pasti semua baik baik aja.. " ucap Bella. .


" Kamu sering ngobrol sama dia.." Betrand lanjut bertanya


"Kalau dipikir-pikir selama aku kuliah disini, sudah dua bulan ,kami tak saling berkomunikasi ?" ucap Bella dengan mata dan alis yang mengerut berpikir


" Kata kamu gak suka ngandelin ama orang lain ,tapi apa bedanya dengan kepercayaan itu ?sama aja dinamakan mengandalkan kan.  " ucap Betrand menegaskan.


" Bedanya mengandalkan sama kepercayaan bedalah..Kalau mengandalkan, kamu berharap setiap kamu memerlukan bantuan dia selalu ada untukmu, dan ingin selalu dia membantu dimanapun kamu berada. Kalau kepercayaan ,kamu percaya kalau pacarmu engga akan mengkhianatimu walaupun dibelakang dia selingkuh tetep aja kamu percaya. "ucap Bella


Betrand tersindir dengan kata-kata Bella sejenak dia terdiam


" Bella kamu percaya sama pacarmu, apa pacarmu suka melarang-larang keinginanmu? "


" Untuk sekarang aku percaya, tapi sifatku selama belum ijab kobul aku engga suka dikekang dan aku suka kebebasan, jadi pacarku engga pernah tuh ngelarang-larang aku? " ucap Bella.


 " Ya belum jodoh... bener kan ,ngapain harus diusahakan kalau ujung ujungnya nyakitin semua pihak.. " ucap Bella dengan santai.


" Terus kamu disini ga mau pacaran? " tanya Betrand sedikit berharap.


" Emmm... Sebenarnya masalah pacaran aku engga bisa selingkuh jadi aku disini hanya fokus sama kuliah dan kerja ku aja itu juga udah buat aku capek, kalau dia selingkuh ya itu urusan dia, toh nantinya dia juga yang akan menderita " ucap bella.


"...Kamu sendiri kenapa ganti-ganti pacar? belum ada yang cocok atau pernah disakitin jadi dendam liat cewek. " Bella balik bertanya.


"Iya bener , aku pernah disakitin sama satu cewek makanya aku jadi gini.? " ucap betrand.


"Kasihan..." ucap Bella sambil menepuk punggung Betrand.


"..Apa kamu mau gini terus tiap hari ganti-ganti pacar. " Bella kembali menyindir

__ADS_1


" Selama belum ada yang cocok. " jawab Betrand yang berusaha pdkt


" Emangnya cewek yang kamu suka gimana sih.? Nanti aku mau bantu dech mak comblangin kamu. " ucap Bella berlaku seperti ahli mak comblang


" Belum tau. " jawab Betrand menggelengkan kepala


" Gini aja kalau kamu ingin ngobrol atau curhat tentang cewek telpon aja aku 24 jam aku dengerin dech. " ujar Bella membuka les curhat.


Mereka pun selama perjalanan mulai mengobrol santai dengan akrab, Saat itu Betrand merasa menemukan seseorang yang mengerti kehidupan nya seseorang yang bisa buat dia nyaman, perasaan itu memang sudah hilang semenjak dia tinggal dirumah besar itu tanpa ada keluarga dan pacar pertamanya pun pergi meninggalkannya tanpa kabar. Para Pelayan pun hanya tersenyum walau pun Betrand punya kesalahan tetap mereka hanya tersenyum hingga dia pindah ke apartemen mereka hanya tersenyum sedang kan sahabat sahabatnya hanya bisa menghiburnya dengan minum-minum sedangkan cewek cewek didekatnya hanya bisa menjadi pelampiasannya aja.


Diasrama


" Oh ya udah sampai nih didepan asramaku, aku masuk dulu ya,,? " ucap Bella.


" Bel... Kalau ada orang yang bisa kamu andalkan kamu mau,? "tanya Betrand menahan Bella


" Bagiku semua itu hanya mimpi dibuang bolong, hal yang tak mungkin, udah ach  aku masuk dulu. " ucap Bella yang langsung melambaikan tangan.


Betrand pun membalas lambaian tangannya.


Di apartemen betrand


Sepulang dari asrama dia terus kepikiran apa yang dikatakan Bella.


apa aku bisa jadi seseorang yang bisa diandalkan. gumam Betrand


"Malam pah...Betrand ganggu ga? " ucap Betrand yang tiba tiba menelepon ayahnya.


"Ada apa nak..? " ucap Ayah Betrand.


"Yah boleh ga betrand belajar bisnis dari ayah,? " ucap Betrand dengan nada kecil.


" Kenapa kamu mau masuk dunia bisnis, bukannya kamu bilang ga suka? " ucap Ayah Betrand dengan tegas


"Saya hanya ingin tau kemampuan sendiri dan berusaha engga mau ngandelin terus orang lain, Betrand mau berdiri sendiri yah,, " jawab Betrand.

__ADS_1


"Okey liburan tahun ini kamu pulang ke inggris kita ngobrol sama ibumu  ya.. " ucap Ayah betrand.


"Iya Yah..  Makasih betrand tutup dulu ya.? " ucap Betrand yang langsung menutup telepon nya.


__ADS_2