
BAB 27
Pagi itu keluarga Betrand sedang berkumpul, suasana ini sangat jarang terjadi semenjak Kakak Tio menikah dan Betrand hidup mandiri, hari itu Bunda dengan sengaja memasak menu kesukaan semua orang. Sambil mengobrol ringan yang diselingi canda tawa, Pada siang harinya Betrand menikmati waktu rehatnya dari segala rutinitas kerja dengan duduk santai di kursi pantai dengan Kakak Derry.
Dari luar terdengar suara kepala pelayan menyambut tamu.
" Siang Tante, siang Om " ucap Jasmine memberi salam .
" Eh cantik ada angin apa nih,Jasmine berkunjung ke rumah tante orang tua mu semua sehat,? " ucap bunda menyambut dengan senyuman.
" Semuanya sehat bunda ini ada oleh oleh dari mamah, kemarin papah baru pulang dari China.. " ucap Jasmine memberi salam dan memberikan sekantong oleh-oleh.
mereka berdua mengobrol sejenak
Dari kejauhan " Dek.. Liat siapa yang datang " ucap Derry yang melirik ke belakang
"Liat kan kak.. Mana ada cewek yang ga bakal jatuh hati sama ganteng nya betrand.!" ucap Betrand dengan sombong sambil melirik Jasmine.
" sombong amat kamu ,dek." sahut Derry meledek
" Kak.. Taruhan yuk.? Kita liat kalau aku buat Jasmine ge-er Kakak kasih aku uang 3 juta ,gimana?" ucap Betrand menantang Derry yang penuh percaya diri
" Okey Kakak.. setuju!" ucap Derry.
"Hai semua lagi pada ngapain,? " tanya Jasmine.
Betrand berdiri mendekati jasmine
" Lagi ngomongin kamu. " ucap Betrand.
"Ngomongin apa? Jangan-jangan ngomongin yang jelek ?" ucap Jasmine.
" Enggak kamu hari cantik ?" ucap Betrand menggoda,
Jasmine mulai salah tingkah dan Derry mulai tersenyum.
" Bawa apa? " ucap Betrand melihat tas yang dibawa Jasmine.
" Ini mamah kasih makan buat kamu dan Kak Derry "ucap jasmine membuka bungkusan yang berisi berbagai jenis makanan.
" Kalau aku makan kamu gimana? "ucap Betrand berbisik lembut ketelinga Jasmine, seketika itu Jasmine benar-benar dibuat salah tingkah dengan rayuan Betrand. Betrand tersenyum ke Derry yang menandakan dia menang,
Derry pun mengacungkan jempol.
" Kamu udah punya pacar belum? " tanya Betrand mengajak Jasmine duduk disebelahnya
" Belum, emang kenapa? "
" Masa cewek secantik kamu ga punya pacar." Betrand yang makin menggoda Jasmine
" Emang kamu mau jadi pacar aku. " Jasmine menggoda balik
Nanti ada yang marah ga.. Kalau aku jadi pacar kamu. "
" Ya enggak ada." jawab Jasmine bersemangat
__ADS_1
Betrand hanya tersenyum
"Oh ya kamu ada acara engga hari? "tanya betrand.
" Kenapa? " jawab jasmine.
"Kita jalan-jalan yuk.. " ajak betrand
" Jalan-jalan kemana? "
" Kemana pun ketempat yang kamu suka. " jawab Betrand mencium tangan Jasmine sambi mengedipkan mata.
Jasmine pun mengangguk malu
"Kamu tunggu disini aku ganti baju dulu. " ucap Betrand sambil memegang dagu Jasmine dengan gemas dan berlalu ,Derry mengikutinya
" Hebat kamu dek... Kakak salut ?" ucap Derry sambil merangkul Betrand.
"Jangan lupa transferan Betrand butuh buat jalan jalan.. " ucap betrand.
" Okey kakak transfer sekarang juga, Eemmm jadi ingin ketemu Liliana kangen .." ucap Derry yang berjalan cepat meninggalkan Betrand
Tak berapa lama
"Mau kemana kalian? " tanya bunda.
"Jalan jalan bun.. " ucap Betrand sambil memberi salam..
"Ya udah hati hati ya dan jangan malam malam, betrand langsung anterin jasmine ke rumah dengan selamat ya.. " ucap bunda
"Kami pergi dulu om, tante " ucap jasmine.
Di mall
"Betrand kamu suka makanan apa? " tanya Jasmine.
" Apa aja aku orang ga pilih pilih " ucap Betrand,
Jasmine langsung merangkul tangan Betrand, Betrand melihat dan senyum. Mereka jalan jalan seperti sepasang manusia yang sedang berkencan, Jasmine memang saat itu dibuat terlena dengan perhatian dan tingkah laku
Betrand yang membuat Jasmine semakin percaya kalau Betrand itu benar-benar menyukai Jasmine.
Malam harinya
"Jasmine sudah sampai sampai rumah, sampai ketemu besok ya " ucap betrand yang mengantarkan Jasmine sampai ke depan rumahnya
" Makasih ya untuk hari ini. " ucap Jasmine bahagia , dan dengan sengaja dia mencium Betrand lalu lekas keluar dari mobil sambil tersipu malu, sedangkan Betrand hanya senyum dan berlalu pergi meninggalkan Jasmine.
Dirumah betrand
" Baru datang kamu nak..? " tanya bunda
" Iya Bun.. " jawab Betrand yang merebahkan badan di sofa .
"Sini gimana hari ini kamu senang senang " tanya bunda
__ADS_1
" Biasa bun.. " jawab Betrand .
" Betrand gimana pendapat mu tentang Jasmine ?" tanya bunda yang penasaran
" Bunda.. Kan, kata Betrand juga cewek kayak gitu banyak di kampus Betrand. Yang lebih juga dari ada, udah ya Betrand istirahat dulu. " ucap Betrand pergi.
Dikamar Bertrand
Udah lama nih ga buka pesan ucap dalam hati Betrand, setelah dibuka kaget ya Betrand melihat status facebook Salsa dengan postingan bella yang sedang dirumah sakit dan tangan yang di infus, seketika itu Betrand menelepon Jojo untuk memastikan.
"Halo Jojo kenapa dengan Bella? " tanya Betrand tegas.
" Dia dirawat.. " jawab Jojo.
" Kenapa bisa aku kan udah titip kamu untuk jagain Bella kamu nih ga bisa dipercaya.!!"
ucap Betrand marah.
" Bukan gitu bro.. ?" ucap jojo.
" Besok kamu jemput aku , aku akan pulang pake penerbangan pertama!! " ucap Betrand menutup telepon.
Betrand bergegas merapikan baju kedalam koper dan memesan tiket untuk besok pagi.
Bella kamu kenapa bisa sakit , apa kamu engga bisa menjaga dirimu sendiri atau kamu memerlukan uang sampai kamu bekerja lebih keras ucap Betrand dalam hati, rasa sedih ini baru dia rasakan melihat Bella dalam photo sedang tertidur tak berdaya Bella tunggu aku pulang Betrand yang malam itu tidak bisa tidur berharap malam cepat berganti pagi.
Di tempat Jojo
Jojo yang menutup telpon dan melepaskan nafas panjang ,Viko dan Steve melihtnya bingung
"Betrand.. Jo.. " ucap Viko
" Iya dia marah dan besok dia pulang pake penerbangan pertama.." jawab Jojo.
"Iya juga , ini Betrand benar benar udah jatuh cinta sama Bella. " ucap Steve.
" Apa bener dia jatuh cinta ama Bella?" tanya Viko polos
" Kamu nih ga dengar apa Betrand marah waktu tau Bella sakit.. Pasti malam ini dia ga akan bisa tidur. " ucap Steve dengan yakin.
" Sudahlah besok kita jemput Betrand dibandara. " ucap jojo.
Viko dan Steve pun mengangguk.
"Gimana hari ini kalian tidur disini? " tanya Jojo menawarkan tempat tidur
" Apa boleh buat." jawab Steve pasrah
" Gimana kalau malam ini kita hangout dulu sambil mencari mangsa. " ajak Viko sambil menggosok-gosok tangannya
Jojo dan Steve saling pandang, mereka ga mengerti dengan cara berpikir sahabatnya sampai mereka menjawab secara bersama mengucap kata " TIDAK! " dan mereka pergi tidur meninggalkan Viko sendirian di rumah tamu
" Eh ini kan, masih siang ayolah masa udah mau tidur." ucap Viko
sedangkan Jojo dan Viko hanya melambaikan tangannya saja.
__ADS_1