
Mereka pun semua akhirnya pergi, seperti sedang kencan ganda, semua pasangan seperti tak mau kalah menunjukkan rasa cinta dan kasih sayangnya, .Siang itu mereka menghabiskan waktu dengan mengunjungi bioskop dan mall, Bella hari itu mulai menyesuaikan diri dengan semua kakak-kakaknya,
" Kalian belanja saja dulu, kita tunggu di foodcourt sana. " ucap Kak Tio menunjuk kearah tempat duduk yang kosong.
Kak Hani mengangguk setuju, para wanita mengerti,memang para laki-laki biasanya sedikit bosan kalau harus terus mengikuti para wanita berbelanja
Dan para wanita siang itu semakin menikmati waktu belanjanya begitupun para pria yang menikmati waktu santainya, hingga terjadi kejadian hal yang tak terduga,
" Bagaimana keadaan perusahaanmu? " tanya Kak Tio kepada Betrand
" Seperti biasa tidak ada sulit. " jawabnya dengan santai
" Sepertinya, adik kita sudah mulai mengusai perusahaan. " senyum Kak Derry sambil menyeruput sofy drink
" Hai, boys... Boleh kita gabung? " ucap salah satu gadis menggoda para pria
Tentu saja kesempatan ini tidak mungkin dilewatkan, Tio pun mulai dengan aksi gombalnya
"Boleh, silahkan. " jawab Kak Tio bergeser memberi tempat duduk untuk para gadis.
dan para pria saat itu seperti kucing yang melihat ikan, tentu saja kesempatan itu berlaku juga bagi Derry dan Betrand.
Mereka semua mulai membual menikmati waktu santainya
Disamping itu para wanita yang asik memilah-milih baju ,terhenti ketika Kak Liliana, keluar dari toko baju dan melirik kearah para pria, dengan senyum sinis,Kak Liliana kembali mendekati Kak Hani dan Bella pun sambil memegang perutnya yang buncit.
" Kak... Ada pertunjukan bagus.? " ucap Kak Liliana menarik Kak Hani keluar dari dari toko, Kak Hani yang heran mengikuti permintaan Kak Liliana begitu juga dengan Bella, tapi setelah para wanita melihat kelakuan para suaminya mereka tersenyum sinis.
" Harus kita apakan, Kak? " tanya Kak Liliana melipat tangan di dada
" Tenang aja, kalian sekarang ikuti Kakak dan ingat apapun yang Kakak katakan, kalian harus setuju. " ujar Kak Hani pun yang berjalan mendekati suaminya yang diikuti oleh Kak Liliana dan Bella
" Ehm.. Maaf mengganggu. " ucap Kak Hani pun yang berdiri tegak disamping salah satu gadis penggoda yang duduk didekat Kak Tio.
Kak Tio pun terlihat kaget begitu juga Derry dan Betrand,
" Kalian bisa tinggalkan kami. " ucap Kak Tio meminta para gadis penggoda untuk pergi
Derry yang saat itu ikut berdiri dan mendekati Kak Liliana
" Sayang tadi aku lihat perlengkapan bayi bagus banget, kita kesana yuk. " ajak Derry memeluk Liliana sembari mengelus-ngelus perut.
" Cantik, tadi aku lihat ada baju sama perhiasan bagus, kita lihat yuk. " ajak Betrand memeluk Bella dan pergi
Sedangkan Kak Hani pun dan Kak Tio masih diam di foodcourt
" Sayang duduk, tadi aku pesan makan kesukaanmu. " ucl Kak Tio dan menarik Kak Hani untuk duduk
__ADS_1
" Bagus ya... Bagus udah bisa menggombal lagi. " ucap Kak Hani yang cemburu
" Tidak... Tidak menggombal, mereka yang datang dan menggoda papah ." ucap Kak Tio yang ketangkap basah
" Terus... "
" Terus... " ucap Kak Tio yang merasa skak mat
"....Terus kita cari baju saja buat Jerry dan Bilqis ,disana yuk. " ajak Kak Tio memeluk Kak Hani
///''
Bella yang berjalan lebih depan dari pada Betrand berpura-pura cemburu
" Sayang jangan cepat-cepat tunggu aku. " ucap Betrand yang merasa bersalah
Bella hanya diam berjalan tanpa menunggu Betrand, dengan sengaja Bella masuk ke toko sepatu dan meminta salah satu pramusaji melayani dia, dengan angkuh Bella menunjuk salah satu sepatu yang ada dihadapannya.
" Sayang mau beli sepatu, sini biar aku yang ambil. " bujuk Betrand mengambil sepasang sepatu berwarna hitam
" Anda mau apa?" Bella yang mulai berakting
" Sayang, aku membantumu memakai sepatu ini. " jawab Betrand yang berlutut memegang kaki Bella
" Maaf Tuan, saya tidak kenal anda, mohon pergi jangan berprilaku seperti pria mesum. " ucap Bella melepaskan kaki ditangan Betrand
Betrand terdiam mendengar apa yang Bella katakan
Sedangkan Bella berdiri meninggalkan Betrand dikursi pengunjung
" Sayang... Sayang maaf ya... Maaf. " ucapnya memeluk Bella dari belakang
" Mau, dimaafin? " ucap Bella menahan senyumnya
" Mau... Mau istriku, apa saja yang istriku mau, pasti suamimu akan mengabulkannya. " ujar Betrand yang penuh percaya diri
" Okey... Mami mau Papi harus menuruti apa Mami selama dua hari. " Bella mengucapkan syarat
"Bukankah setiap apapun yang Mami mau, selalu Papi turuti. " jawab Betrand
" Bukan hanya menuruti kemauan Mami, tapi Papi harus jadi pelayan Mami. " ujar Bella
" Maksud, Mami... Papi jadi pembantu Mami." tanya Betrand
" Ya.. Papi harus jadi pembantu Mami, bukannya dulu Papi juga pernah meminta Mami untuk jadi pembantu Papi." Bella menegaskan persyaratannya.
Sejenak Betrand berpikir akan persyaratan Bella.
__ADS_1
" Bagaimana, setuju? " Bella menanyakan kembali
" Okey... Papi setuju dengan syarat Mami, " Betrand mengiyakan syarat Bella
" Sekarang, ikut Mami. " ajak Bella
" Okey.. " jawab Betrand
" Bukan okey.. Tapi ucapkan ,baik nyonya sambil sedikit membungkuk. " ucap Bella dengan angkuh
" Baik Nyonya. " ucap Betrand menuruti kata-kata Bella
Betrand pun akhirnya pasrah dan mengikuti semua keinginan Bella, dengan berjalan tepat dibelakang Bella serta membawa semua belanjaannya.
Tak lama para wanita bertemu ditempat yang telah dijanjikan, dari jauh semua saling pandang menahan tawa melihat para suami yang kerepotan.
" Nyonya Liliana, Nyonya Bella mari kita istirahat di restoran itu. " cakap Kak Hani dengan angkuh
" Silahkan Nyonya Hani. " Kak Liliana mempersilahkan untuk lebih dulu
Setibanya di restoran
" Kalian duduk disana! " tegas Kak Hani menunjuk kursi dibelakang Bella
" Baik...Nyonya. " ucap Para suami bersamaan.
" Kalau tau akan begini, aku tak mau mengikuti idemu, Kak. " ujar Kak Derry yang menyesal
" Iya... Idemu menyesatkan kami !" keluh Betrand
Mendengar keluhan para suami Kak Hani pun mendekat
" Dengar... Kalian tidak boleh memesan apapun... Untuk makanan, nanti akan kita persiapkan! " ucap Kak Hani melirik
" Baik... Nyonya. " jawab ketiga suami membungkuk
"Kakak tau.. lihat belanja yang Bella beli , sampai pegalnya tangan ini.!" keluh Betrand menunjukkan 10 kantong belanja sambil memijit tangannya sendiri.
" Kamu masih beruntung, coba lihat belanja Liliana 15 kantong! belum lagi kasur dan perlengkapan bayi. " ucap Kak Derry
" Segitu sih ?masih sedikit , coba kalian lihat belanjan Hani 20 kantong belanjaan, belum lagi nanti pulang engga dikasih kamar 2 hari. " keluh Kak Tio
" Silahkan menikmati. " sapa pramusaji menyajikan hidangan disaat mereka mengobrol
" Kakak, apa nanti...Kakak juga harus pakai pakaian pelayan dirumah? " tanya Betrand yang ragu.
Sambil melepas nafas panjang kedua Kakak-kakaknya mengangguk
__ADS_1
" Habislah, sudah derajat kita. " ucap sedih Betrand
Mereka pun mengobrol mengeluhkan hukuman yang sedangkan berlaku dengan sesekali melirik para wanita yang sedang bersenda gurau terlihat senang dan puas.