Cowok Playboy Itu Pacar Ku

Cowok Playboy Itu Pacar Ku
salah paham


__ADS_3

BAB 37


Dikampus


Betrand dengan percaya diri duduk disamping Bella tentu saja kejadian membuat para gadis merasa iri karena mereka tau kalau Bella dan Betrand tak seakrab itu


" Bella mau makan apa istirahat ini? " tanya Betrand yang mulai memberi perhatian


" Aku ingin ke resto yang di mall xx.. Katanya disana makanan enak. " Bella memberi usul dengan nada manja


" Okey kita kesana." jawab Betrand senyum menyetujui permintaan Bella


" Kita boleh ikut engga dari kemarin berdua mulu? " ucap Vivian.


" Okey, kalian semua aku traktir deh.. " ucap Betrand senyum


" Beneran ayo kalau gitu !" ucap Vivian semangat.


"Kalian juga ya ikut Jo.. " ucap Betrand mengajak sahabat sahabatnya, mereka mengangguk.


Diparkiran


"Hai Betrand!!" ucap Jasmine yang lari memeluk dan mencium bibir Betrand.


" Emuuah.. Aku kangen banget tau!! " ucap Jasmine mencium bibir Betrand lagi,


Pegangan tangan Betrand dilepas oleh Bella dan mundur tertunduk, Betrand kaget dan mendorong Jasmine


"Kenapa kamu ga kangen? " ucap manja Jasmine.


"Kamu ngapain disini!! " ucap Betrand sambil mengerutkan dahi.


"Kangen tau? Masa ga boleh? " ucap Jasmine.


Jasmine langsung merangkul tangan Betrand "Hai, kenalan aku Jasmine pacar nya Betrand .." ucap Jasmine senyum,


sontak semua sahabatnya terkejut dengan pengakuan Jasmine


" Apa ah!! kamu ngomong yang aneh aneh aja!! " ucap Betrand melepaskan rangkulan Jasmine


"Sejak kapan kamu jadi pacar Betrand? " tanya Jojo dengan santai

__ADS_1


"Udah 4 bulan yang lalu, kita jadian di inggris " ucap Jasmine yang merangkul betrand lagi.


"Maaf saya pergi dulu.. " ucap Bella tertunduk dan pergi meninggalkan Betrand, sahabatnya pun mengikuti Bella dengan raut wajah kesal .


"Kamu nih apa-apa sih, lepasin ga!! " bentak Betrand dengan marah dan pergi meninggalkan Jasmine


"Kenapa dia? " tanya Jasmine yang tak senang dengan keadaan tersebut


"Kebelet kali.. " ucap Jojo cuek


Bella pov


Setiap hari Betrand semakin lengket denganku, terkadang ada rasa penasaran apa memang dia seorang playboy atau hanya para gadis-gadis yang memujanya,


pikiran itu sedikit terbesat karena sikap Betrand seperti pria setia pada umumnya, selama berminggu-minggu ini engga ada tuh gosip, atau tingkah laku Betrand yang menurutku menyimpang, aku selalu dimanjakan bahkan masalah pekerjaan dia tak protes,


Tapi hari itu aku baru membuka mataku lebar-lebar saat Jasmine dari jauh melangkah cepat mendekatiku dengan Betrand, tanpa rasa ragu dia mencium tepat di bibir Betrand yang seharusnya hanya milikku, cemburu? tentu saja, cemburu dan harga diriku muncul, tapi sikap ini aku engga mau sampai semua sahabatku tau,


Aku pergi tanpa pamit menahan setitik air mata yang siap jatuh , setelah beberapa langkah air mata ini pun jatuh juga tak terbendung menahan rasa sesak di dada.


Betrand pov


Pacaranku ini bisa kalian sebut aneh.? Aneh...? tentu saja aneh biasanya hanya tiga bulan jangka pacaranku bahkan satu atau dua bulan pun aku mulai bosan.


Tak disangka hari itu Jasmine datang lalu memeluk dan menciumku dihadapan Bella dan semua sahabat. sontak aku dorong melepaskannya dengan sedikit bernada tinggi aku menjauhi dia, aku engga Bella akan salah paham.


Ternyata benar saja Bella pergi dengan cepat meninggalkanku, tanpa pikir panjang aku susul dia, dalam hati ini seketika muncul dengan rasa bersalah.


Di lapangan bola


Betrand pun memeluk Bella dari belakang "Kamu mau kerja? Kan kita mau jalan-jalan dulu? " ucap Betrand dengan nada lembut menenangkan Bella yang sedang diselimbuti rasa cemburu.


" Engga jadi, tadi Kak Alex  telepon aku dia bilang lagi butuh aku sekarang? " ucap Bella dengan senyuman yang menutupi kesedihan


" Kamu marah,, " Betrand yang kekeh dengan pertanyaannya


" Engga, aku engga marah" sekali lagi Bella berusaha menampik rasa cemburunya.


" Aku anter ya "


"Engga usah aku bisa naik bis "

__ADS_1


"Aku anter ya " Paksa Betrand menggenggam erat tangan Bella menuju halte bis.


Akhirnya mereka berdua naik bis bersama, tangan Bella tak lepas dari pegangan Betrand


Tanpa pikir panjang Betrand pun berkata


"Bella, dia Jasmine anak sahabat orang tua ku, aku kenal dia waktu aku kerja di perusahaan ayah, kebetulan dia juga lagi liburan. Aku tiga kali bertemu dengan dia, yang pertama dikantor, yang kedua waktu dia ajak aku pesta dan yang ketiga waktu dia kerumah ku  hanya itu kok. Aku sama dia engga pernah ngelakuin hal yang aneh- aneh, kamu jangan marah ya. ?" ucap Betrand dengan rasa bersalah


Aneh rasanya keadaan ini, Betrand yang terbiasa cuek, kali ini setiap perkataan seakan menegaskan akan statusnya.


" Ngapain juga aku marah kan itu kejadian waktu kita belum jadian.. " ucap Bella senyum sembari memalingkan wajah.


"Terus kenapa kamu pergi! " ucap Betrand.


"Aku ga tau, dengan perasaan ku sendiri?" ucap bella yang makin bingung


"Perasaan apa? " .


Tiba- tiba Betrand memberhentikan bis dan turun bersama Bella. Mereka berjalan ke taman kota.


"Duduk sini ya bentar aja.. " ucap Betrand


" Tadi kamu bilang ga tau dengan perasaan kamu gimana? " tanya Betrand


" Dulu aku memang punya pacar malah sampai 4 tahun tapi aku ga tau rasanya sedih atau kecewa waktu dia sama cewek lain, tapi sekarang aku malah ngerasain , liat kamu sama dia hati ini sakit banget. " ucap polosnya wajahnya menunduk jemari tangannya mulai bermain.


Memang benar,, tak dipungkiri perasaan kali ini memang berbeda, berkali-kali dia pacaran rasa seperti cemburu ini baru dia rasa entah karena status Betrand atau rasa cinta yang tumbuh sebenarnya.


" Bella itu bagus berarti kamu cemburu ,aku suka, suka banget? Makasih ya..? " ucap Betrand senyum sambil memeluk Bella bahagia


"Kamu jangan marah lagi ya aku ama dia ga ada hubungan apa-apa beneran.. " ucap Betrand menyakinkan Bella.


Bella tersenyum manis


" Terus, kenapa dia bilang kamu udah jadian ama dia? " tanya Bella


" Itu cuma omongan dia aja? Tau sendiri kan dulu aku dijuluki apa ? " sanggah Betrand.


"Tapi tenang ,sekarang aku berubah ,walau pun aku dibilangin kucing rumah atau laki laki pengecut aku ga apa, asalkan aku bisa sama kamu, bahagiain  kamu dan selalu sama aku , untuk aku udah cukup?aku ga perlu apa apa lagi, aku rela julukan aku yang dulu hilang.asalkan kamu senang? " ucap Betrand sambil memegang dagu Bella dengan nada manja.


Mendengar itu wajah Bella mulai memerah. Memang Betrand pintar dalam menggoda wanita, rasa lega pun terlihat saat Betrand memeluk Bella nafasnya keluar besar bersama dengan senyuman,

__ADS_1


Rasa lega ini terasa nikmat apalagi saat Betrand memeluk Bella yang dibalas juga dengan Bella memeluk Betrand, entah darimana rasa ini muncul tapi senyum dan diam Bella bisa merubah sikap Betrand sang playboy saat ini.


__ADS_2