
Didalam asrama Bella berusaha menyembunyikan kesedihan dihadapan sahabatnya
" Bella gimana acaranya?" tanya vivian yang menyambut bella didepan pintu
" Heboh...Heboh banget! " jawab Bella yang semangat
" Sayang ya.. Kita ga diundang?" sahut Vivian yang memelas.
" Udah ah.. Aku mau mandi dulu capek. " ujar Bella yang langsung masuk ke kamar mandi.
Didalam kamar mandi airmata Bella tak terbendung lagi mengingat saat Betrand berciuman. Hatinya sangat sakit ,nafas mulai terasa sesak kembali sembari diguyur air hangat dari shower
Sementara itu di apartemen Betrand ,dia pun sama hatinya terasa bersalah yang amat sangat, mengingat perlakuannya terhadap Bella dan tamparan Bella yang begitu keras hingga menusuk dalam dada.
Terdengar dering ponsel diatas ranjang, panggilan dari Jojo
Jojo: Hai bro, udah sampai ?"
Betrand : Udah... Ada apa?
Jojo : Kamu mau datang ga.. Kita ada diklub Zero?
Betrand : Sorry, aku ga bisa datang ,aku capek.
ucap Betrand yang langsung menutup teleponnya
" Gimana dia mau kesini? " tanya Viko yang penasaran
Jojo menggelengkan kepala.
" Kayaknya mereka tengkar hebat. " sahut Steve sambil menyeruput minuman
" Ga.. Taulah kita liat aja besok. " ucap Jojo
diasrama
Tok.. Tok.. Tok..
" Bella... Bella!" sahut Yuanita yang Berkali-kali mengetuk pintu kamar mandi
" Sa... Apa bella pingsan didalam?" tanya Yuanita yang mulai khawatir akan keadaan Bella didalam kerena udah satu jam dia berada dikamar mandi.
Bella pun keluar " Bella kamu, kenapa? " tanya Yuanita
" Aku ga apa-apa? aku tidur dulu ya.. capek."
jawab Bella yang langsung naik ke tempat tidur dan menarik selimbut.
Sedangkan Betrand malam itu gundah memikirkan apa yang akan terjadi besok, dalam pikirannya dia engga mau sampai Bella mengatakan kata putus,
Keesokannya
Betrand : Sayang aku udah didepan asrama.
pesan dari Betrand yang saat itu jam menunjukkan pukul 9 pagi
" Siapa? "tanya Vivian
"Betrand, kita ada kencan ganda ama Ferdi ke taman hiburan." jawab Bella yang mulai bersiap-siap
" Bella kamu ga apa-apa, tampaknya kamu sakit? " ujar Salsa
__ADS_1
" Enggak, mungkin karena kemarin aku terlalu heboh jadi sedikit lelah, ya.. Udah aku berangkat dulu dah... " ucap Bella pamit
Didepan asrama
" Hello sayang. " sapa Betrand sembari memberikan buket mawar
" Apa ini? " tanya Bella
" Bunga, suka , gimana tidurnya nyenyak?" ucap Betrand
Bella hanya mengangguk
" Yuk berangkat keburu kesiangan. " ajak Betrand yang membuka pintu mobil untuk Bella
Didalam mobil
" Sayang kamu udah sarapan? " ucap Betrand Sambil memakaikan sabuk pengaman Bella
" Belum." jawab singkat Bella
" Nih aku bawain sarapan, suka? " ucap Betrand membelai rambut Bella,
Bella tak menjawab hanya menganggukkan kepalanya saja.
" Ya udah kita berangkat. " ucap Bertrand yang langsung tancap gas menuju taman hiburan.
Selama dalam perjalanan mereka tak berbicara sepatah kata pun hingga sampai diparkiran taman hiburan pun mereka hanya terdiam.
Bella mencoba menelepon Ferdi untuk memastikan keberadaannya.
Bella : Halo, Ferdi kamu udah sampai? "
Ferdi : Tunggu sebentar aku lagi dijalan.
" Belum masih dijalan. " Bella yang menjawab dengan nada yang masih marah.
" Sarapannya belum kamu makan? ayo makan keburu Ferdi datang. " sahut Betrand
" Kamu udah makan? " tanya balik Bella
" Emm... Udah tadi udah sarapan. " jawab Betrand tertunduk, tak lama terdengar suara perut yang berbunyi
Bella tak kuasa menahan rasa ingin senyumnya, hingga Betrand merasa malu
" Ya udah kita makan bareng ya.. " ucap Bella dengan lembut, Betrand pun melirik ternyata dia udah maafin aku gumam Betrand yang tersenyum bahagia dan hanya mengangguk
" Nih aku suapin ya.. " sahut Bella
Betrand merasa semakin bahagia dengan perkataan Bella .Dia pun mulai mendekat tepat didepan muka bella
" Sayang i miss you, i really miss you " ucap Betrand yang langsung mencium bella dengan hangat
" .....Sayang i love you, i really love you. " ucapnya kembali disela ciumannya.
" I love you too. " jawab Bella
kata itu semakin membuat Betrand seperti melayang di udara.
" Sayang, jangan jauh lagi, jangan tinggalin aku, jangan buat aku seperti ini, aku ga kuat, aku kayak orang yang linglung. Diamnya kamu membuat duniaku terasa asing." ucap Betrand yang memeluk erat bella dan Bella tersenyum menepuk lembut punggung Betrand.
Ferdi : Bella kamu dimana, aku udah ada di depan loket.
__ADS_1
Bella : tunggu bentar.
" Yuk kita berangkat " ucap Bella dengan senyuman Betrand pun membalas senyuman Bella dan memegang tangan Bella
Sesampainya di depan loket terlihat Ferdi yang melambaikan tangannya, mereka pun mendekat
" Hai udah nunggu lama?" tanya Bella dengan senyum lebarnya
" Bella aku kang... " ucap Ferdi yang akan memeluk Bella tapi dengan sigap betrand merangkul Bella
" Bella kangen.. Ya kan.. " ucap betrand dengan senyuman cemburunya.
" Kenalin ini pacarku... Lina. " ucap Ferdi memperkenalkan pacarnya
" Bella. "
" Betrand" ucapnya sambil berjabat tangan tapi mimik muka Lina bagi Betrand berbeda hingga dia buru-buru melepaskan tangan Lina
" Ya udah kita masuk yuk" ajak Ferdi dengan semangat
Mereka pun memasuki area bermain, semua tampak gembira terutama bagi Betrand karena baru aja berbaikan dengan Bella.
Siang itu Betrand tak mau melepaskan genggaman tangan Bella yang sesekali dia mencium tangan Bella, yang kadang dia pun memberanikan diri mencium pipi Bella didepan umum yang membuat pengunjung yang melihat menjadi iri dengan kemesraan mereka.
Semua wahana hampir mereka coba begitu dengan Ferdi dan Lina walaupun dalam sekali waktu Lina berusaha mencari perhatian Betrand.
Betrand menyadari akan hal itu, makannya dia selalu menghindar agar Bella tak curiga .
hingga pada saat mereka istirahat di salah satu kafe,
" Sayang kamu mau pesan apa? " tanya Betrand
" Aku ingin coba yang ini boleh,? " jawab Bella
" Apa aja asalkan kamu senang. pelayan!
" sahut betrand
" Lina kamu mau pesan apa? " tanya Ferdi yang ga mau kalah memanjakan pacar.
" Aku mau yang ini. " jawab Lina dengan manja sambil melirik kearah Betrand
sedangkan Betrand yang mengetahuinya hanya cuek dengan selalu fokus menatap Bella.
" Bella aku ke toilet dulu ya.. " ucap Betrand yang langsung berdiri dan tak lama kemudian disusul dengan Lina yang meminta izin kepada Ferdi untuk ke toilet ,setelah mereka pergi
"Bella kamu bahagia dengan hubunganmu sekarang? " tanya Ferdi
"Kenapa kamu tanya itu? " Bella membalikkan pertanyaan
" Bella setiap hubungan tak ada yang sempurna tapi kita bisa membuat sempurna dengan menerima kekurangan pasangan kita. " ujar Ferdi
"kalau kamu sendiri?" tanya Bella
" Hubunganku ama Lina pun bisa dibilang sempurna atau tidak karena hubunganku ama Lina baru berjalan satu bulan" jawab Ferdi dengan santai
" Bella aku harap ini hubunganmu yang terakhir."
" Kenapa? "
" Karena aku liat Betrand adalah cowok yang sesuai untuk menjaga kamu, dan aku yakin dia sangat menyayangi kamu. "
__ADS_1
Bella hanya tersenyum
" ....Bella apapun yang terjadi kedepannya aku harap kamu bisa berpikir dengan kepala dingin, jangan egois jangan keras kepala seperti hubunganmu dulu dengan Zaki ya..." ujar Ferdi