Cowok Playboy Itu Pacar Ku

Cowok Playboy Itu Pacar Ku
Syukurlah


__ADS_3

Tok... Tok... Tok...


" Ya masuk.. " sapa Dokter


" Dokter, bagaimana keadaan Bella sekarang? " tanyanya dengan khawatir


" Sekarang dia baik-baik. "


" Gimana kabar bayinya? " lanjut Betrand bertanya


" Tenang aja bayi dalam kandungan pun sehat.. Sepertinya Bella kecapean, apa akhir-akhir ini dia sibuk.? " ujar Dokter


" Iya dok,... Dikampus jadwal sedang padat karena sebentar lagi akan wisuda. " jawab Betrand yang merasa bersalah


" Nak Betrand,.. kehamilan pada trimester awal memang sangat labil, banyak perempuan yang keguguran akibat dari kelelahan dan stress, oleh karena perempuan yang sedang hamil muda harus sangat memahami kondisi ini.. untuk kasus Bella semua baik-baik saja hanya sekarang dia harus melakukan bedrest selama 3bulan kedepan. " tutur Dokter


" Maksudnya? " tanya Betrand


" Dia diharapkan tidak banyak gerak walaupun dirumah, karena akan sangat berpengaruh terhadap janinnya nanti, jadi dia hanya bisa berbaring saja dan biarkan urusan rumah dengan orang lain dan tidak boleh stess. " ujar Dokter menjelaskan


" Baik Dok... Terima kasih. " jawab Betrand pamit.


" Betrand, ingat beri support dia jangan kasih tekanan apapun " ucap Dokter itu mengingatkan


Betrand hanya mengangguk menyetujui dan kembali ke ruang UGD, dengan tatapan sedih


" Adi cepat urus pindahkan Bella ke kamar yang VIP. " pinta Betrand yang duduk disamping Bella


" Tuan Muda... Bagaimana keadaan Nona? " tanya Bi Wina yang masih khawatir


" Semua baik-baik aja.. Bella hanya kecapean Bi.. " jawabnya sambil mengusap-usap tangan Bella


" Bi...apa Bella tadi jatuh? " tanyanya untuk menjauhkan pikiran negatif


" Sebenarnya... Saya tak tau pasti Tuan, saat itu saya sedang diruang cuci saat Nona Bella


menjerit kesakitan. " jawab Bi Wina yang merasa bersalah


Dua jam sudah Bella tertidur dalam pengaruh obat penenang... Betrand dengan setia duduk disamping Bella sambil memegang tangan berharap Bella cepat sadar.


Dengan perlahan Bella tersadar, dengan mata masih mengedip pelan dan sanyu Bella menatap Betrand


" Mami sudah sadar. " ucapnya pertama kali dengan senyum


" Anak... Anak kita...Betrand anak kita." ucap Bella dengan wajah khawatir


" Anak kita baik-baik aja, Mami tenang ya.. " sahut Betrand menenangkan Bella yang sedikit histeris


" Maaf... Maaf aku adalah ibu yang buruk engga bisa menjaga anak sendiri. " Bella yang pecah menangis menyesali diri sendiri

__ADS_1


" Engga.. Mami bukan ibu yang buruk " sahut Betrand yang berpindah duduk dari kursi ke ranjang dan memeluk Bella yang terus menangis


" Mami tenang ya... Kalau Mami gini terus kasihan anak kita bisa sakit. " ujar Betrand yang terus memeluk Bella.


Bella yang saat itu masih menangis berusaha tenang dia tak mau rasa bersalahnya akan makin berpengaruh pada sang bayi.


Dengan berusaha tenang Betrand tersenyum sambari mengusap air mata di pipi Bella


" Mami jangan nangis lagi ya... semangat, biar anak kita pun sehat. " ujar Betrand memberi semangat. Bella lembut Bella mengangguk


" Bi... Bibi pulang aja dulu , besok Bibi bawakan baju ganti buat saya dan Bella dan tolong pindahkan kamar kita ke kamar Bella. " pinta Betrand


" Baik.. Tuan. " jawab Bi Wina pamit


" Adi... Tolong urus semua pekerjaanku selama aku engga ada, jika ada yang urgent langsung kabari dan tolong nanti sore Adi kesini lagi bawakan laptopku. " titah Betrand


"Baik. Pak. " pamit Sekertaris Adi


Siang itu Betrand hanya bisa duduk memeluk menenangkan Bella yang terlihat tertekan


Tiba malam harinya Bella terlihat lebih tenang senyumnya mulai menghias wajahnya yang sedikit pucat.


" Malam? " sapa Dokter yang datang bersama suster


" Bella...Gimana sekarang apa masih ada yang sakit. " tanya Dokter sambil memeriksa dengan cermat


" Bagus kalau gitu, bayi dalam kandungan pun tampak baik-baik aja... Bella untuk sementara istrahat saja di sini agar kira bisa memastikan ibu dan bayi baik-baik saja.. " tutur Dokter memberi semangat


" Baik Dok.. " jawab Bella


" Saya tinggal dulu.. Ingat jangan banyak pikiran rileks saja, okey. " sahut Dokter sembari pamit


" Papi... ingat engga waktu Papi dirawat, kita seperti mengulang lagi ya.. " ucap Betrand mencairkan suasana


" Iya... udah jangan banyak berpikir, ada baiknya permaisuriku istirahat agar, pangeran kecil kita bahagia. " sahut Betrand mengelus perut Bella dan mencium kening Bella lalu menina bobo kan dalam pelukan Betrand.


Malam itu dengan nyaman Bella menggeserkan kepala ke badan Betrand yang bidang


Dua hari sudah Bella menginap di rumah sakit hingga dokter pun mempersilahkannya untuk pulang,saat itu Bella terlihat lebih ceria.


" Pak ini kursi rodanya. " ucap Sekertaris Adi


" Papi... apa ini? " tanya Bella menunjuk heran


" Mami ingat apa kata dokter... Mami tak boleh banyak gerak nanti akan terpengaruh dengan anak kita, jadi Mami akan pakai kursi roda untuk keamanan anak kita. " ujar Betrand membujuk


"Tapi apa Papi engga malu kalau Mami pakai ini? " ucap Bella yang sedikit risih


" Kenapa harus risih. inikan untuk kebaikanmu dan anak kita. " ucap Betrand menyakinkan Bella.

__ADS_1


Walaupun Bella sedikit risih dia berusaha melakukan apa yang diminta suaminya, perlahan Bella bangun dan duduk di kursi roda lalu Betrand mengecup kening Bella menyakinkan jika dia menyemangatinya.


\=\=\=\=\=!


Keesokannya


" Bella...! " sapa ceria Salsa, Vivian dan Yuanita


" Hai... Kalian. " sambut Bella yang terbaring diranjang


" Bella maafkan kita....Kita merasa bersalah udah lalai menjagamu dan keponakan kita. " ucap Vivian


" Engga apa-apa tenang aja. " jawab Bella yang tersenyum


" Kalian tau dari mana aku dirawat? " tanya Bella yang heran


" Kemarin Betrand telpon Jojo lalu kasih tau kita tentang keadaanmu. " jawab Salsa


Bella hanya mengangguk


Siang itu Salsa dan yang lain asik menemani Bella,


Sedangkan Betrand dengan tenang mengurusi administrasi Bella di kampus dan meminta izin kepada Pak Bimo tenang tidak keikutsertaan Bella pada waktu pagelaran treatrikal nanti.


" Betrand, gimana kabar Bella sekarang? " tanya Steve


" Dia baik-baik aja? " ucapnya dengan santai


" Apa kita boleh tengok dia? " lanjut Viko bertanya


" Hari ini dirumah ada Salsa dan yang lain, aku kira boleh biar Bella sedikit ceria ." jawabnya dengan sedikit berpikir.


Akhirnya mereka berangkat berkunjung menemui Bella


" Halo.. Ibu muda" sapa Viko


" Hai.. Kalian. " sambut Bella


" Eh.. Eh.. jangan turun biar kita yang kesana. " tolak Viko yang melihat Bella membuka selimbutnya untuk bergerak


" Maaf jadi merepotkan kalian. " ujar Bella yang kembali merapihkan selimbut


" Tenang aja... Santai. " jawab Viko yang gaya yang sok gantengnya.


Sore itu mereka semua berkumpul, tertawa dan makan bersama, apartemen pun hari menjadi ramai dan ceria, wajah Bella pun terlihat lebih cantik dan bersemangat dengan mendapatkan support dari semua sahabatnya


Betrand yang sesekali memandang Bella tampak tenang kerena idenya membuat Bella tersenyum ceria kembali berhasil


Tiba sore hari mereka semua pun pamit , sebernanya ingin mereka berkumpul dan menginap disana tapi apa daya mereka takut akan membuat lelah Bella yang sedang masa bedrest.

__ADS_1


__ADS_2