
Didepan kantor.
" Semua sudah kumpul.!" ucap Ayah sambil melirik
" Sudah,yah " jawab Kak Tio
" Okey kita berangkat. " ajak Ayah dengan semangat dan masuk ke mobil
" Kalian semua satu mobil, " ucap Kak Tio ke pada para sekertaris
" Baik...pak. " jawab Sekertaris Adi
mereka pun semua berangkat menuju tempat yang dituju. Selama perjalanan
" Adikku.. Kakak mau tanya kamu masih pacaran ama Bella.? " tanya Kak Tio yang duduk disamping Betrand yang sedang menyetir
" Ma-masih Kak.. " jawabnya dengan malu-malu
" Ya masihlah, kalau dia putus dari Bella perusahaan akan hancur. " ledek Kak Derry yang dengan tenang duduk dibelakang
" Oh ya... masa. "
" Kakak.. tau waktu aku disuruh ayah mengaudit perusahaan beberapa bulan yang lalu. "
"Tau.. "
" Setelah aku selidiki ternyata bukan dari menejemen perusahaan jelek tapi karena direkturnya yang patah hati... " ucap Derry yang puas meledek Betrand
" Kak.. nih.. udah dong lagian semua aku perbaiki dengan cepat malah kenerja perusahaan 10% meningkat." ucap Betrand membela diri.
" Dek... Bella tinggal sama kamu ya.?" tanya Kak Tio, seketika itu Betrand gugup.
Dengan muka yang memerah Betrand menjawab "I-Iya Kak.. "
" Apa kamu udah.... " Kak Derry yang langsung mendekat penasaran
" Maksud Kak Derry apa! "Betrand yang tiba-tiba tersedak.
" Udahlah kita ini laki-laki normal jangan malu-malu" sahut Kak Derry yang duduk bersandar lagi.
dan Kak Tio pun memandang Betrand dengan penasaran.
" Emang ya Kak Derry sebelum nikah udah pernah melakukannya. " Betrand yang membalikkan pertanyaan.
" Tapi kalian jangan bilang ya... " ucap Kak Derry mendekat
" ....pernah" jawabnya pelan-pelan
Betrand dan Kak Tio pun tiba-tiba tersenyum
" Bener ,kamu Dek..? " tanya Kak Tio ke Derry dengan spontan
" Iya.. tapi inget jangan bilang ama Liliana ya... nanti dia malu." sahutnya.
" Kalau Kak Tio pernah? " tanya Betrand
" Kalau sebelum nikah sih Kakak belum.. " jawabnya dengan tenang
" Nah sekarang, kamu.. udah belum ama Bella.? " Kak Derry yang begitu penasaran
" Be-belum Kak.. " jawab Betrand dengan kikuk
" Ya.. kakak kira udah. " sahut Kak Derry dengan nada kecewa
Selama dalam perjalanan mereka semua saling mengobrol sampai tiba disuatu tempat yang tak asing bagi Betrand yaitu kompleks apartemennya.
" Ki-kita mau kemana? " tanya Betrand yang memberhentikan mobil
" Kita mau begadang." ucap Kak Tio
Mobil Ayah pun berhenti tepat di depan apartemen Betrand ,dengan perlahan Betrand keluar dari mobil
__ADS_1
"Ayah bukannya kita mau ke hotel? " ucap Betrand yang kaget dan bingung
" Betrand kalau kita tinggal dihotel harus pesan berapa kamar terus kita engga akan bisa kumpul dan begadang, jadi Ayah berinisiatif menyewa apartemen, lagian teman-teman kamu bisa gabung dengan kita" ucap Ayah dengan santai dan menepuk pundak Betrand.
Sedangkan Betrand semakin gugup dia takut kalau Ayah tau Bella tinggal bersamanya.
segera Betrand mengirim pesan ke Bella
Betrand : Mami... sekarang dimana?
dengan gemetaran betrand menunggu jawaban dari Bella yang begitu lama
ini anak kenapa sih ga dijawab gumamnya
sedangkan di dalam apartemen Bella sedang asik membersihkan diri
" Betrand ..ayo kok.. diem aja. " ucap Ayah
" I-Iya...Yah. " sahut Betrand mempercepat langkahnya
Ketika akan masuk kedalam lift
" Ayah kayak lift kepenuhan, ayah duluan aja Betrand akan naik lift yang selanjutnya." ucap Betrand sambil menatap Ayah yang sudah didalam lift bersama para sekertarisnya
" Ya udah Ayah tunggu di lantai 2 ya.. " sahut Ayah dan lift pun tertutup
Sedangkan di depan lift ada Betrand, Sekertaris Adi, Kak Tio dan Kak Derry
" Adi, kamu tau kita bakalan kesini? " tanyanya denga nada berbisik
" Tau.. "
" Kenapa ga bilang! " ucap Betrand berbisik kesal
" Tadi aku udah kirim pesan waktu di perjalanan, kamu engga dibaca." ucap Sekertaris Adi yang engga mau disalahkan
" Ada apa? " tanya Kak Tio
Dan lift pun terbuka mereka semua masuk menaiki lift, didalam lift
bip...bip... bip..
Bella : Papi...Mami udah dirumah, maaf tadi baru dibalas tadi habis mandi.
Jawab pesan dari Bella yang dengan sengaja Kak Derry mengintipnya.
Setelah lift terbuka Kak Tio, Kak Derry dan Sekertaris Adi melangkah keluar sedangkan Betrand terdiam didalam
" Kak.. Betrand pulang dulu mau ganti baju. " ucapnya dengan gugup
" Ya udah jangan lama-lama " jawab Kak Tio dan pintu lift pun tertutup membawa Betrand naik kedalam apartemen uh... tenang dech gumam Betrand mengusap dada
Diluar lift
" Yuk... " ajak Kak Tio
" Tunggu Kak..! " sahut Kak Derry menahan langkah Kak Tio
" Ada apa? " tanya Kak Tio yang lengan tangannya dipegang Kak Derry
" Sstt. " ucap Kak Derry menunjuk keatas, Kak Tio mengerti apa yang dimaksud Derry
" Kamu pergi dulu aja aku, Derry ama Adi ada perlu dulu, kalau Ayah tanya bilang aja ada urusan dulu sebentar." ucap Kak Tio kepada Sekertaris Pandi
" Baik...Pak.. " jawabnya melangkah pergi
sedangkan Kak Tio, Kak Derry dan Adi tetap berdiri didepan lift menunggu lift terbuka
Diapartemen Betrand
Betrand yang bergegas masuk dengan buru-buru
__ADS_1
" Ada apa? " tanya Bella dari jauh
" Aduh kaget... " sahut Betrand mengusap dada
" Ada apa kok.. tegang gitu.? " Bella melanjutkan pertanyaan
" Emm... aku ada rapat tapi... " ucap Betrand yang susah mengatakan
" Tapi.... Apa? "
" Aku harus ganti baju udah bau! " ucapnya melangkah cepat masuk kedalam kamar sedangkan Bella yang melihatnya hanya terheran-heran
tok.. tok.. tok..
" Papi... Mami siapin makan malamnya ya.. " ucap Bella dengan suara lantang
" Iya... " jawab Betrand yang bergegas mandi
Bella berjalan menuju dapur untuk membuat makan malam, tak lama kemudian terdengar suara bel rumah
" Iya.. Iya...Tunggu sebentar! " ucap Bella dari dapur menuju pintu depan, ketika Bella membukanya, alangkah terkejutnya dia melihat Kak Derry, Kak Tio dan Sekertaris Adi ada dihadapannya
" Kak.. Kak Derry. " ucal Bella dengan gugup
" Hai Bella selamat malam boleh Kakak masuk. " ucap Kak Derry
" Bo-boleh... Boleh Kak.. " sahut Bella membukakan pintu dengan lebar
mereka pun masuk dengan santai dan Bella mengikutinya dari Belakang
" Kakak mau minum apa? " tanya Bella dengan gerogi
" Air putih hangat aja. "jawab Kak Derry
" Sebentar.. " ucap Bella yang bergegas kedapur menyiapkan minuman dan mematikan kompor.
" Silahkan Kak.. " ucap Bella menyajikan minum
" Bella apa kabar, masih inget Kakak? " tanya Kak Tio
" Ini sama Kak Tio ya.. " jawab Bella
" Iya.. Gimana kabarmu Bella? "
" Sehat Kak.. gimana kabar Kak..Hani?" tanya
Bella
" Sehat. "jawab Kak tio
" Kalau Kak..Liliana kok...engga ditanya? " ucap Kak Derry menggoda
" Iya kan.. Belum kak.. " ucap Bella tersenyum
"...Kalau kabar Kak Liliana, Nyonya sama Tuan Besar gimana semuanya sehat?. " tanya Bella dengan sedikit gugup
" Kok.. Nyonya sama Tuan Besar.. " ucap Kak Derry
" Terus.. "
" Harusnya Bunda sama Ayah. " ucap Kak Tio
" Kalau kabar Ayah sama Bunda gimana? "
tanya Bella tertunduk malu
" Semuanya sehat. " jawab Kak Tio
Mereka akhirnya terlibat obrolan ringan yang diselangi sedikit senyum sampai dari balik pintu kamar Betrand
" Mami... Papi mau ra... " ucapnya yang terputus melihat kedua kakaknya sedang menatap Betrand begitu juga dengan Bella dan Sekertaris Adi.
__ADS_1