Cowok Playboy Itu Pacar Ku

Cowok Playboy Itu Pacar Ku
kagum


__ADS_3

Bella pun mengikuti kepala pelayan dengan sesekali dia memandang isi rumah yang begitu besar sepertinya aku bakalan tersesat gumam Bella yang menaiki satu persatu anak tangga .


Dengan banyak pintu kamar yang entah di isi oleh siapa saja, hati terus bertanya melihat kekaguman akan dekorasi rumah ala eropa kelasik ,dengan dinding berwarna putih, lantai beralaskan marmer elegan langit rumah menjulang tinggi dan lampu hias bergelantungan dengan indah.


Hati Bella semakin ciut melihat perbedaan kasta mereka apa benar ini rumah Betrand? Dengan apartemennya sangat jauh berbeda gumam Bella yang semakin gugup dengan keadaan rumah calon mertuanya.


Kepala pelayan pun berhenti didepan salah satu kamar


" Nona ini kamar anda, disebelah adalah kamar Tuan Betrand. Jika Nona butuh sesuatu didalam ada telpon yang langsung berhubungan dengan ruang pelayan." ujar Kepala pelayan dengan sedikit membungkuk dan membuka pintu


Alangkah terkejutnya Bella melihat isi kamarnya seperti hotel berbintang


" Nona...Saya ditinggalkan dulu.. silahkan menikmati waktu istirahat anda. " ucap Kepala pelayan membungkuk pamit


" Tunggu sebentar.. " Bella yang menghentikan kepala pelayan yang akan menutup pintu


" Ada apa, Nona ?" tanya Kepala pelayan yang berpakaian formal dengan tenang, sorotan mata yang seakan tak mau tahu.


" Pak... Maaf saya mau tanya, apa boleh saya ke kamar Betrand? " tanya Bella yang sedikit gugup memandang kepala pelayan


" Tentu saja boleh.. Apa Nona mau melihatnya? " Kepala pelayan tersebut membalikkan pertanyaan


Bella pun mengangguk ,setelah menyimpan kopernya Bella melangkah mendekati Kepala pelayan yang berada di depan pintu.


Kemudian Bella berdiri dibelakang Kepala pelayan yang sedang membuka kunci kamar Betrand


" Silahkan masuk.. " ucapnya


" ....Apa Nona mau saya temani? " lanjut Kepala pelayan yang sudah berdiri didalam kamar


Bella pun makin terpana dengan dekorasi kamar Betrand, mata seakan tak berkedip badannya berputar dengan kepala melihat ke langit rumah yang begitu indah, tampak kamar Betrand seperti kamar artis luar negeri papan atas.


" Nona, Apa perlu saya temani? " Kepala pelayan pun menayakan kembali


" Oh ya, tolong temani saya... Saya tak mau nanti ada barang yang hilang... Tolong bapak temani saya. " ujar Bella yang masih gugup


Dia pun berjalan mendekati ruang belajar, mata dan jemari tangan Bella menyentuh kagum, saat itu keadaan Bella seperti orang kampung yang terpana .


" Pak, apa ini photo Betrand waktu kecil? " tanyanya sambil memegang figura kecil yang lucu berjajar


" Iya Non... Tuan muda dulu sangat lugu dan sangat menggemaskan dia bisa membuat seluruh isi rumah menjadi hidup. " jawab Kepala pelayan memberikan sedikit senyum dengan sopan


" Pak... Apakah saya sopan memasuki kamar ini? " Bella membalikkan badan tersadar dengan prilakunya.


" Nona ini ..." sahut Kepala pelayan dengan senyum tipisnya


" Ada apa... Maaf kalau saya kurang sopan. "ucap Bella yang merasa bersalah


" Hal ini wajar ,kalau Nona ingin melihat kamar suami sendiri ..." ujar Kepala pelayan dengan santai


" Saya hanya takut prilaku saya kurang sopan masuk tanpa izin. "Bella membalas percapakan Kepala pelayan


Ketika Bella sedang mengagumi isi kamar Betrand terdengar ketukan pintu, Bella pun terperanjat kaget dengan muka takut, dan tangan yang mulai berkeringat Bella menatap kearah pintu, tampak seorang perempuan yang sedang hamil memakai baju pink yang cantik.


Perempuan itu melangkah mendekati Bella dengan salah satu tangannya memegang perutnya, Kepala pelayan membungkuk memberi hormat, tentu saja Bella membungkuk mengikuti Kepala pelayan.


" Nona.. " sapa Kepala pelayan dengan sopan


Perempuan itu melangkah mendekati Bella, Bella saat itu sangat gemetar takala perempuan itu mendekat karena dia tahu sudah melakukan kecerobohan dengan memasuki kamar orang tanpa izin


" Bella ya.. " ucap perempuan dengan menunjukkan senyum cantiknya

__ADS_1


" Iya.. " jawab Bella yang masih membungkuk


akhirnya dosaku pun terbayar... mohon ampun telah berprilaku tidak sopan Bella tertunduk, bola matanya pun bergerak dengan badan yang masih membungkuk


" Sudah lama tak bertemu. " ucapnya sambil memeluk Bella, Bella pun semakin gugup siapa ini? gumam Bella yang kaku ,dagu yang menempel dipundaknya


" Sudah lupa? " tanyanya dengan singkat ,perempuan itu memegang pundak Bella yang gemetar ,matanya yang indah menatap ramah Bella


" Siapa? "Bella yang memberanikan diri memandang wajah perempuan berparas oriental


" Masa lupa, Kakak Liliana.." jawab Kak Liliana yang memegang pundak Bella, sejenak Bella berpikir


" Oh.. Kakak! " ucap Bella membalas pelukan ,hatinya lega, ketakutannya hilang


Kak Lililana dengan tersenyum


"....Akhirnya kamu datang juga, Kak kira kita tak akan bertemu lagi. " sapa Kak Liliana melepaskan pelukan


" Maaf Kak, saya baru datang. " jawab Bella


" Udah lihat-lihat kamar Betrand? " tanya Kak Liliana yang berusaha duduk diranjang memegang perutnya


" Sudah.. " jawab Bella sambil membantu Kak Liliana duduk


" Gimana kamarnya bagus ? Tau engga ini baru pertama ada perempuan yang masuk kekamarnya. " sahut Kak Liliana yang tidak sungkan memegang tangan Bella


" Apa saya kurang sopan? " tanya Bella yang mengakui kesalahannya saat itu hanya bisa mengalahkan diri sendiri.


" Kurang sopan... Tentu saja sopan kalau calon istri ingin mengetahui isi kamar suaminya, agar dia tau apa suaminya jujur atau tidak. " ujar Kak Liliana yang berdiri memandang photo kecil Betrand


" ....Sudah makan? " Kak Liliana lanjut bertanya


Bella hanya diam tersenyum ,Kak Liliana saat itu langsung mengerti


" Baik.. Nona.. " jawab Kepala Pelayan dan langsung pergi meninggalkan mereka berdua


" Kita jalan-jalan yuk... " ajak Kak Liliana melangkah keluar kamar dengan tangan yang berpegangan


Mereka pun mulai saling mengobrol ringan.


Dengan seluruh sifat keluarga Arya yang ramah , siapa yang tak mau menjadi bagian dari anggota keluarganya, tidak ada seorang pun yang saling memojokkan ataupun saling sindir yang selalu ada dalam drama.


Bella pun mulai menikmati keramahan seluruh anggota keluarga Arya.


Saat Bella sedang menikmati obrolan, ponselnya berdering


"Siapa? " tanya Kak Liliana dengan sedikit mengintip penasaran


" Betrand Kak... " jawabnya dengan menerima panggilan


Bella : Hallo...


Betrand : Mami udah sampai?


Bella : udah


Betrand: Mami... Papi kangen..


Bella yang saat itu gugup dengan kata Betrand menjadi terdiam malu didepan Kak Liliana


" Coba pakai pengeras suara " pinta Kak Liliana dengan berbisik, dengan canggung Bella menyetujui permintaannya.

__ADS_1


Betrand : Mami denger engga!


terdengar nada Betrand yang manja


Bella : Iya.. dengar


jawabnya dengan canggung


Betrand : Mami kapan pulang..


Bella : Nanti kalau Bunda mengizinkan


jawab Bella yang mengikuti arahan dari Kak Liliana


Betrand : Lama dong!


Kak Liliana : Kenapa udah kangen?


Kak Liliana yang merebut ponsel dari tangan Bella


Betrand : Kakak... Kak bilang dong ama Bunda izin Bella pulang


Betrand terdengar tidak terkejut saat Kak Liliana ikut bergabung dengan percakapan mereka


Kak Liliana: Kamu aja bilang sendiri ama Bunda.


Betrand : Kak... Tolong dong!


Kak Liliana : Kenapa udah kangen banget


Betrand : Iya disini sepi engga ada Bella!


Kak Liliana : Ya udah kamu kesini aja!


Betrand : Ach.. Kak engga asik!


jawab Betrand yang langsung mengakhiri percakapan


Kak Liliana hanya tersenyum geli mendengar kata-kata Betrand sambil mengembalikan ponsel


" Biarin aja... Biar dia merasa sedikit rindu buat kamu jadi kamu lebih berharga untuknya. " ucap Kak Liliana yang mulai melahap masakan yang telah pelayan siapkan.


Setelah mereka menyelesaikan makan Kak Liliana pun pamit untuk pergi kembali ke kamar,


" pelayan! " ucap Kak Liliana


" Iya Nona. " jawab salah satu pelayan menghampiri


" Antar saya ke kamar... Bella tau jalan pulang " ucap Kak Lililana meledek


Bella yang polos hanya menggelengkan kepala, Kak Lililana tersenyum


" Pantas adikku sangat merindukanmu... " ucapnya


" ...Panggil pelayan yang lain." lanjut memerintah


" Iya...Non.. " tak lama seorang pelayan pun menghampiri


" Antar Bella kekamar.. " Kak Liliana memberi perintah


" Baik, Non.. " pelayan itu membungkuk

__ADS_1


" Bella, Kak istirahat dulu, nanti kita ketemu waktu makan malam ya..." ucap Kak Liliana pamit


" Iya, Kak selamat beristirahat. " jawab Bella yang disusul dengan melangkah menuju kamar


__ADS_2