Cowok Playboy Itu Pacar Ku

Cowok Playboy Itu Pacar Ku
Tantangan


__ADS_3

BAB 11


Diruang kelas Pak Bimo memulai perkuliahan yang penuh dihadiri mahasiswa dengan tegak berdiri menerangkan meja forum.


"Anak anak dua bulan lagi kita akan menghadapi ujian akhir semester , sebagai salah satu menilai nilai ujian  kita akan mengadakan treatikal yang akan dilakukan di hari ujian terakhir, untuk kita akan membagi 8 tim , Ujian ini akan mempengaruhi nilai di akhir kalian kuliah artinya akan dijadikan point bagi yang tidak kompak dalam menampilkan treatikal ini, jika kurang dari point artinya akan berpengaruh nanti pada saat kelulusan kalian. Kalian faham. " ucap Pak Bimo  menjelaskan kepada seluruh mahasiswa.


"Iya Pak..!" ucap seluruh mahasiswa.


"Sekarang kita bagi aja okey. Tim pertama ,wilda, grace, Jack, Bla... Bla... Bla.  Tim kedua Jojo, Betrand, Gina, Salsa Yuanita, Bella, Bla... Bla... Bla.. "ucap Pak Bimo.


"Nah yang sudah bapak sebut tolong perhatikan dan diskusikan tema dan judul apa okey. kuliah hari saya tutup. "ucap Pak Bimo membubarkan kelas.


Sedangkan Betrand dan Bella pergi mengejar Pak Bimo


" Pak Bimo!" teriak mereka berdua


"Ada apa!?" Tanya Pak Bimo  .


" Pak bisa ga saya pindah ke tim lain...? "ucap Bella.


"Iya, saya enggak mau satu tim ama dia,saya pindah ke tim lain ya pak..? "Betrand pun ikut membujuk Pak Bimo.


"Dengar, bapak engga mau tau tim kalian harus lebih baik kali. Kalau tidak nilai kelulusan nanti akan bapak kurang kan dan ijazah pun akan bapak tahan ngerti,!!! "ucap Pak Bimo dwngn tegas sambil berlalu.


" Tapi pak.. " sahut Bella dan Betrand yang hanya diam kesal.


Di lapangan basket


"Jojo kesini! "panggil Salsa


"Ada apa panggil !" tanya Jojo.


"Aku ragu sama tim kita. Pasti tim kita paling hancur " ucap Salsa mengeluh.


"Aku juga bingung harus gimana? " ucap Jojo pasrah.


"Oh ya kamu udah tau pertandingan apa yang cocok buat mereka? " tanya Salsa.


"Gimana kalau basket? " ucap Jojo


  "Ya itukan kesukaan kalian apa Bella mau? " ucap semakin pasrah.


"Gini aja kita mereka bertaruh kalau yang kalah harus menurut sama yang menang "ucap Jojo memberikan ide gilanya.


"Itu sih untung di kamu rugi di kita dong! coba kalau Bella kalah pasti jadi bulan-bulanan kalian. " ucap Salsa menentang

__ADS_1


"Ya engga lah, aku akan pasti ini Bella menang. gimana??  " ucap Jojo menyakinkan Salsa


" Ga tau ah aku bingung. Aku pergi dulu pusing! " ucap Salsa sambil berlalu


"Tapi Salsa !" teriak Jojo .


Di asrama


"Kamu engga ke kafe  Bel..? " tanya Yuanita


"Enggak hari ini aku minta izin ga kesana, aku masih banyak kerjaan, kamu udah beres..? " ucap Bella yang mendekati Yuanita meja belajarnya.


" Yang mana..? " tanya Yuanita..


"Yang ini... " jawab Bella sambil menggaruk kepala menunjukkan tugasnya


"Oh ini udah ,nanti aku ambilin bukunya .." ucap Yuanita melirik tugas dan mengambil salah satu buku catatan


"Eh kalian lagi ngapain..? " tanya Salsa yang baru aja masuk kamar


"Kenapa kamu lesu gitu,sakit ? " tanya Yuanita.


Salsa terdiam memandang para sahabatnya yng sedang mengerjakan tugas dengan tatapan kosong Salsa menatap Bella Terlintas dalam pikirannya dengan apa yang udah di dibicarakan dengan Jojo.


"Ada apa dengan kadal buntung itu apa dia ganggu kamu, awas aja kalau dia ganggu kamu aku hajar sampai mampus !" ucap Bella yang udah naik darah menggebrak meja.


" Bukan..Bukan itu...Kamu ditantangi main basket dengan taruhan kalau yang kalah harus menurut sama yang menang ?"  ucap Salsa terbata-bata


" Oh... Cuman itu apa ada yang lain. ?" tanya Bella yang masih penasaran.


"Enggak... Enggak ada yang  lain kok.. Cuman itu aja " ucap Salsa yang tersenyum takut.


" Bener ga ada yang lain " tanya Bella memastikan. Salsa pun mengangguk


"Bilang sama si kadal itu aku terima tantangan nya " ucap Bella yang penuh percaya diri.


"Emang kamu bisa basket? " tanya Yuanita kaget


"Cuman main basket kan gampang... aku dulu pernah ikut ekskul basket dan pernah mewakili pertandingan antar sma. Aku pasti bisa kalahin  si kadal buntung itu  ha... ha.. ha. " ujar Bella sambil tertawa penuh percaya diri yang bikin teman temannya ketakutan.


" Eh..Bella dengarin pertandingan ini taruhannya kehidupanmu...Nanti kalau kamu kalah, kamu bakal jadi bulan-bulanan Betrand emang ya kamu siap.. " tanya Yuanita yang mulai khawatir


" Enggak mungkin aku kalah ,tenang aja.. " sahut Bella


" Tapi dengarin jangan ada kata menyesal kalau kamu kalah dan jangan salahin kita karena kita udah ingetin kamu okey.. " ucap Salsa menyakinkan Bella

__ADS_1


" Tenang aja aku engga bakal salahin kalian semua. " sahutnya.


Diklub Zero


"Kamu baru datang Jo... "tanya Viko.


Jojo mengangguk


"Tadi aku ketemu sama Bella.. "ucap Jojo yang melirik Betrand


"Si dada rata bilang apa? " tanya Betrand tersenyum sinis


" Dia tantang kamu main basket? " ucap Jojo


"Apa!  Tantang aku main basket!! "ucap Betrand sambil memukul meja


" Iya kata dia taruhannya yang kalah harus menurut sama yang menang "ucap Jojo dengan tenang.


"Terus aku bilang, Betrand ga mungkin ngelawan cewek ,tengsin" ucap Jojo melanjutkan


" Bener apa yang kamu katakan Jo... " tanya Viko dengan pasti


"Iya malahan kalau engga terima tantangan ini berarti kalah." ucap Jojo dengan mata menyakinkan Betrand


" Okey kasih tau aja jam dan tempatnya aku bakal datang...!" ucap Betrand sambil minum dan mencium pipi Victoria.


Betrand yang penuh percaya diri.


mau menantangku, siapa dia.? lihat saja nanti aku bakal buat dia menyesal sudah berani menantang seorang Betrand Anggara gumam Betrand dengan tatapan marah


" Sudah , buat dia saja dipermalukan seisi kampus, biar dia kapok berani melawanmu" ujar Victoria memanas-manasi Betrand


" Tenang saja keinginanmu adalah tujuanku. " jawab Betrand memastikan


Setelah para gadis meninggalkan mereka


" Serius kamu bakal tantang dia? " ucap Jojo memancing emosi Betrand


" Emangnya.. Kenapa,? kamu engga suka kalau ku tantang dia....Atau dia cewek inceranmu?" ucap Betrand menatap sinis


" Dia itu cewek.. Sob. " sahut Jojo dengan santai


" Cewek.. Dia cewek... Dia itu transgener, mana ada cewek engga feminin, cih! " ujarnya dengan kesal


Jojo hanya menggelengkan kepala dan meneguk minuman kembali sementara Betrand masih diselimbuti rasa marah mengingat semua kelakuan Bella terhadapnya.

__ADS_1


__ADS_2