
BAB 32
Di kampus
Akhirnya perkuliahan pun dimulai
"Selamat datang dan selamat untuk memulai lagi perkuliahan dikampus kita semoga kita tetap kompak sampai akhir semester.. Bla... Bla.. Bla.. " ucap dosen menyambut
Kami memulai kuliah dengan hati senang dan tenang sudah tidak ada lagi yang namanya pertengkaran antara Bella dan Betrand hingga rumor tom anda jerry pun hilang dengan sendirinya, sehingga perkuliahan berjalan seperti biasa.
Sesudah kelas berakhir
" Bel.. kamu sekarang temenan ama Betrand? " tanya Siska.
" Emang kenapa ?" tanya Bella.
"Salam nya dari siska, eh kamu bisa mak comblangin aku ama Betrand , ga ?? "ucap Siska genit.
"Aku ga bisa pastikan ?apa dia suka ama kamu atau ga.? "ucap Bella cuek.
"Tolong dong ya ,please ?"ucap Siska makin genit.
" Ga tau Sis... Tanya aja sendiri! " sahut Bella sedikit kesal
"Please...Bella,, Please.. " ucap Siska memohon
"Iya.. iya aku Coba.. " ucap Bella dingin.
Ga berapa lama
"Hei Bel.. udah beres? pulang bareng yuk " ucap Betrand .
"Yuk, oh ya ini Siska katanya suka ama kamu, Kamu ngomong aja deh sendiri.! " ucap Bella dengan nada kesal.
"Ada apa Sis..? " tanya Betrand dengan nada lembut.
" Betrand mau ga kamu jadi pacar ku?? " ucap Siska berani.
Betrand pun melirik Bella, " A..A..Aku pergi dulu. .." ucap Bella kikuk.
Didepan pintu Bella tiba tiba melirik kearah Betrand dan Siska, entah kenapa hatinya terganggu tapi Bella menepis nya.
" Emang kamu kenapa mau jadi pacar ku? " ucap betrand dengan nada menggoda.
"Abis kamu ganteng siapa sih yang ga mau kamu? " ucap Siska genit.
"Kalau gitu kita pulang bareng.. " ucap Betrand.
Siska pun mengangguk dan merangkul Betrand dan keluar dari kelas, mereka berjalan seperti sepasang kekasih, dari belakang kelas Bella melihat kemesraan mereka berdua dengan hati yang tak karuan ( emang ya kalau udah playboy ga bisa liat cewek genit langsung aja diembat) ucap Bella yang merasa sedih dalam hatinya
Sesampainya di parkiran
"Guys kita jalan jalan yuk..? " ucap Betrand sama sahabat sahabatnya yang sudah menunggu di parkiran.
" Hai kalian pada mau kemana ?" tanya Viko
__ADS_1
" Viko kamu mau tau aja.. " sahut Siska genit, Betrand hanya tersenyum tipis dengan kata-kata Siska.
Sahabat sahabatnya hanya saling pandang engga mengerti dengan kelakuan betrand , mereka pikir insting laparnya muncul lagi.
Di klub zero
"Siska kamu sekarang jadi pacaran ama Betrand " ucap Jojo.
"Iya dong " ucap Siska sambil merangkul tangan Betrand dan bersandar, Betrand pun tersenyum dan mencium Siska.
" Betrand sini. " ajak Jojo
" Ada apa? "
"Kamu jadian sama siska? "
" Emang kenapa, ga boleh. " sahut Betrand cuek
" Enggak , kalau aku masalah itu ga ikut campur tapi kalau boleh jujur sikap kamu itu kayak yang di Siska beda " ucap Jojo dengan curiga
" Beda apanya, sama aja dengan cewek yang lain " ucap Betrand tertunduk
" Kamu ga pake Siska untuk motif tertentu kan? " tanya jojo
" Maksudmu? " Betrand menatap tajam.
" Aku ga akan gali lebih lanjut, mungkin kamu tau sendiri " ucap Jojo sambil menepuk pundak Betrand dan berlalu
" Betrand kamu dari mana ko lama?" ucap Siska yang makin genit
Betrand yang tersenyum dan mencium Siska lagi.
" Bro mau kemana? " tanya Steve yang melihat Betrand dan siskSiskaa berdiri.
" Mau makan laper.." ujar Betrand sambil tersenyum ke Siska., mereka pun berdua pergi.
" Bro kayaknya sifat memangsanya jadi lagi.." ucap Jojo.
"Ga mau hilang kali julukan nya. " ucap Steve.
Keesokan harinya dikampus
"Salsa... Yuanita aku ke toilet dulu ya tapi kalian jangan tinggalin aku tunggu disini. " ucap bella yang kebelet ingin ke toilet.
"Iya tapi jangan lama ya" ucap yuanita yang menunggu di taman kampus
" okey" ucap bella sambil berlari.
Sesampainya lorong menuju toilet tanpa sengaja Bella melihat Betrand dan Siska yang sedang berciuman, seketika itu Bella kaget .
Betrand dan siska pun melirik kearah bella yang bengong " Kenapa Bel.. Kok bengong gitu mau kemana?" ucap siska yang masih merangkul betrand.
" Eh.. Eh.. Sorry aku ga liat kok.. " ucap Bella tertunduk dan pergi.
" Say..Kita lanjutin lagi yuk.. " ucap Siska.
__ADS_1
" Udah dulu aku ada urusan sebentar besok kita lanjut lagi ya.. " ucap Betrand yang langsung meninggalkan Siska sendirian.
Tak berapa lama Betrand balik lagi ke toilet menunggu Bella
Didalam toilet
"Kenapa hati ini terus sakit melihat Betrand dan Siska berciuman bukannya mereka pacaran terus apa perduli aku, aku bukan siapa-siapa nya dia " ucap Bella dengan nada marah dalam hatinya air matanya pun tiba tiba menetes ,kenapa tidak? rasa itu perlahan muncul semejak Bella berteman dengan Betrand, sebenarnya Bella sedikit menaruh rasa, wajarlah rasa itu muncul bersamaan dengan kebaikan dan perhatian Betrand selama ini.
Setelah selesai dari toilet tanpa disangka Betrand telah menunggunya kemudian Betrand menarik tangan Bella ke ruang kosong.
"Bella kamu ikhlas aku jadi pacar Siska?"ucap Betrand sambil memegang pundak Bella menegaskan perkataanya .
" Emang ya kenapa? Apa urusan nya dengan ku.. " ucap Bella dengan nada sinis memalingkan muka.
" Kamu ga cemburu? " ucap Betrand penasaran. jawab kalau kamu cemburu harap Betrand.
"Itu semua bukan urusan ku,, udah aku mu pulang capek!! " ucap Bella membentak dan melepaskan rangkulan bertrand.
" Bella dengerin aku dulu! " ucap Betrand teriak
Bella hanya berlalu tak menghiraukan kata kata Betrand
Betrand pun tersenyum kena juga kamu.. dalam hati kecilnya yakin Bella punya perasaan terhadapnya.
Diasrama
"Bella kenapa? "tanya Salsa.
"Ga.. ga kenapa kenapa.. " ucap Bella yang kelihatan sedih
"Bel... Kita tau apa yang terjadi hari ini antara kamu dan Betrand, kita juga tau kalau Betrand itu suka sama kamu, dan dia ngelakuin itu agar kamu cemburu, aku mau tanya apa kamu suka sama Betrand,? menurut ku kalau kamu suka ga apa apa wajar. ?" ucap Salsa.
"Aku ga bisa, aku ga mungkin sama dia kali, taukan aku udah punya pacar udah 4tahun ,sebenarnya aku sudah mau bertunangan tapi tertunda karena aku ingin kuliah disini .." lirih Bella berusaha menenangkannya nasibnya.
" Bella... kamu disini setia gimana kalau dia yang selingkuh? "ucap Yuanita
"Selama aku ama dia belum ada kata putus aku ga bisa terima cowok lain walaupun aku menyukai cowok itu " jawab bella dengan nada tegas dan duduk di meja belajar sembari membuka buka buku
Sahabat sahabatnya hanya saling pandang.
Malam harinya
Kejadian itu semakin terasa sakit mengingat Betrand dan Siska berciuman hati Bella seperti dikhianati, airmata nya pun terus menetes, Bella pun semakin tak mengerti akan sifatnya . Ingin rasa nya dia marah akan kejadian itu tapi apa dan siapa Bella yang mempunyai hak marah dan benci pada mereka yang sedang saling jatuh cinta.
Bip.. Bip.. Bip..
" Pesan dari siapa Bell" ucap salsa
" Aku harus pulang kenegaraku.. " ucap bella yang tergesa gesa .
" Ada apa?" tanya yuanita
" Aku harus pulang, ? keluarga ku butuh Aku " ucap yang sibuk dengan merapihkan baju
" Tenang,,, Tenang...Bell.. " sahut salsa
__ADS_1
" Kapan kamu pulang? " tanya salsa
" Besok penerbangan pertama papahku sudah pesenin tiket" jawab bella