
Bella yang masuk dengan sedikit centil dan dengan sengaja dia berjalan dengan membunyikan sepatunya, Betrand pun terhenti dan menegakkan kepalanya kemudian dia terdiam melihat apa yang dia liat.
Tak lama kemudian
" Bella! " tanya Betrand yang tercengang
" Gimana cantik ga? " tanya Bella sambil berputar
Betrand lalu mengambil telponnya dan memanggil asisten Tia
" Tia cepat masuk! " panggil Betrand dengan nada lantang, sedangkan Bella menjadi terdiam bingung.
Tia pun masuk " Iya pak ,."
" Sekarang kamu pergi beli baju stelan kantor dengan model elegan dan sopan yang cocok untuk nona ini. dan ingat harus celana panjang, mengerti! " ucap Betrand bernada marah memandang Bella
" Baik pak, akan saya laksanakan." jawab Asisten Tia yang langsung pergi terburu-buru
" Betrand kenapa kamu ga suka? " tanya Bella yang merasa bersalah tapi Betrand tak menanggapinya
" Adi masuk! "
" Iya pak? " ucap Sekertaris Adi menghadap Betrand dengan sesekali melirik kearah Bella
Betrand pun mulai sesak
" Adi jam berapa kita rapat! " tanya Betrand dengan mimik marah
" Adi kamu dengar tidak! " ucap Betrand yang menggebrak meja
" Se-setengah jam lagi, pak? " jawab Sekertaris Adi tertunduk.
" Bilang sama staf semua rapat dimajukan sekarang!" sahut Betrand yang marah-marah
"Dan kamu tetap diam disini ngerti! " Betrand yang menoleh dan menunjuk kearah bella.
Diluar kantor
"Adi kamu jangan kemana-mana awasi dia jangan sampai dia keluar dan jangan ada yang masuk kecuali Tia ,sesudah Tia datang kamu katakan seperti apa yang aku katakan baru kamu datang menghadir rapat ,ngerti! " ucap Betrand
" Iya pak saya mengerti?" jawab Sekertaris Adi sambil menunduk.
Betrand pun pergi menghadiri rapat sedangkan Bella terdiam dikantor tanpa boleh keluar
Apa yang salah dengan aku ....apa karena kemarin ga janji makan bareng? ngeri amat marahnya gumam Bella yang semakin bingung dengan perilaku Betrand
Selama satu jam Bella tak bisa keluar kantor sampai Asisten Tia pun masuk
" Nona ini baju anda, pesan bapak nona harus mengganti baju nona dengan yang ini. " ucap Asisten Tia menyodorkan dua kantong baju
" Mbak, saya mau tanya Betrand kenapa ya..? " tanya Bella
" Saya kurang tau nona, maaf saya keluar dulu. " pamit asisten Tia
" Oh ya mbak tolong bawakan saya tas kesini ya? "
" Iya nona sebentar ya.. " jawab Asisten Tia
__ADS_1
Bella akhirnya dengan pasrah menunggu Betrand selama rapat
Setelah selesai rapat Betrand bergegas masuk dan mengunci kantornya.
Diluar kantor
" Gimana rapatnya?"tanya Asisten Tia
" Kacau...kacau banget selama dua jam bapak marah-marah terus semua staf jadikan bulan-bulanan bapak, mereka Semua pun dibuatnya bingung." jawab sekertaris Adi sambil menggelengkan kepala
Sementara didalam kantor Bella sudah berganti pakaian dengan baju yang dibeli Asisten Tia, dan dia pun mendekati Betrand
" Sayang, kenapa kamu marah ama aku? " tanya Bella yang memelas
Betrand melirik kearah Bella dan menarik nafas panjang, mereka pun duduk disofa
" Bella kenapa kamu pakai baju tadi? " tanya Betrand dengan perlahan
" Bukanya kamu suka gaya seperti Victoria, Silvia, Jasmine atau Viona jadi aku berusaha untuk jadi seperti mereka.? "
" Buat apa kamu jadi seperti mereka? "
" Agar kamu senang, biar kamu ga lirik cewek lain lagi, biar kamu tau aku juga bisa kayak mereka. " sahut Bella dengan lantang
Betrand pun menggelengkan kepalanya
" Kenapa? "
" Sayang... memang aku suka dengan gaya mereka tapi sekedar suka aja, coba aku mau tanya kamu pilih jadi makanan atau jadi perhiasan? " tanya Betrand
" Begini kalau makanan yang pasti ada masa bosannya ada masa kadaluwarsanya bahkan kalau makanan pasti kita rela untuk berbagi ,tapi kalau perhiasan ga mungkinkan kita harus berbagi dengan orang lain bahkan kita ingin perhiasan yang kita punya akan selalu kita jaga, kita percantik, agar dapat kita kagumi dan kita tidak akan rela kalau ada perhiasan kita dilirik orang lain kan, nah begitu juga antara kamu dan mereka. Bagiku mereka anggap sebagai makanan yang pasti akan bosan, tapi kamu adalah perhiasanku yang ga rela kalau ada laki-laki yang melirik apalagi sampai ada yang menyukai , sekarang kamu ngerti kan.. " ucap penjelasan Betrand sambil memegang pipi Bella.
Bella pun menunduk malu
"Sayang kamu jangan marah ya... sekarang kamu kembali ketempatmu bekerja nanti siang kita makan bareng.. " senyum Betrand menghibur Bella.
Bella pun tersenyum dan keluar dari kantor Betrand, diluar Sekertaris Adi dan Asisten Tia tak berani untuk menanyakan apa yang terjadi didalam kepada Bella.
Mereka semua bekerja seperti biasa
Tok.. Tok... Tok
" Ya masuk"
" Pak hari ini bapak ada temu dengan klien jam 13.00 setelah makan siang di kafe PK" ucap Sekertaris Adi
" Sekarang jam berapa? "
" Sekarang jam 11.30"
" Okey kita berangkat sekarang. " ucap Betrand membereskan file yang berserakan dimeja.
Diluar kantor Betrand melihat kearah meja Bella dan dia tidak ada ditempatnya.
" Sekertaris Adi kemana Bella? " tanya Betrand.
" Sebentar ya.. pak.. " jawab Sekertaris Adi yang melirik sana-sini mencari Bella
__ADS_1
ternyata Bella sedang asik mengobrol dengan salah satu karyawan,
Sekertaris Adi pun menghampiri Betrand
" Pak nona Bella ada disana? " ucap sekertaris Adi yang menunjuk Bella
Memang benar apa yang dikatakan Ferdi dia dapat membuat laki-laki terpesona terhadapnya. gumam Betrand yang diselimbuti rasa cemburu
" Cepat panggil dia! " ucap Betrand dengan tegas
Sekertaris Adi berjalan cepat dan berbisik Bella yang sedikit menoleh ke arah Betrand dan mengangguk
Tak lama kemudian Sekertaris Adi dan Bella pun menghampiri
" Iya pak, anda panggil saya? " tanya Bella dengan sopan
" Kamu ikut saya ketemu klien sekarang!" ucap Betrand tanpa menoleh ke muka Bella
" Iya bentar saya ambil tas dulu. " jawab Bella yang bergegas mengambil tasnya, sedangkan Sekertaris Adi tanpa sengaja melirik kearah Bella, hal itu dilihat oleh Betrand dan membuat Betrand sedikit kesal.
Setelah Bella datang mereka pun pergi menuju lift,
Didepan lift
" Adi kamu naik lift yang lain! " ucap Betrand dengan sedikit kesal
" Apa pak? " tanya Sekertaris Adi yang tak mendengar
"Per.. Gi.. Ca.. Ri.. Lift yang lain! " ucap Betrand yang mulai geram.
" Ba-baik pak. " jawab Sekertaris Adi yang langsung pergi
Dan mereka pun memasuki lift, didalam lift
Betrand membalikkan badan tepat didepan Bella
" Bagus.. bagus ya.. "
" Apa... apa yang bagus? " tanya Bella
" Ngobrol apa kamu sama karyawan bodoh itu! "
" Karyawan bodoh, siapa? "
"Tadi seenaknya aja kamu tebar senyum ke dia! "
" Hanya basa-basi aja, kenapa cemburu?" ucap Bella dengan senyum
" Bella kedepannya jangankan untuk mengobrol, aku tak mengizinkan kamu untuk tebar senyum ke semua karyawan termasuk Sekertaris Adi.mengerti!"
" Terus kalau aku ada butuh ama mereka gimana? "
" Kamu bisa tanya aku atau Asisten Tia."
"Iya aku ngerti?" jawab Bella dengan lembut
" Aku ga tau, kenapa kamu bisa membuat laki-laki terpesona termasuk aku?" ucap Betrand sambil melihat bibir bella yang menggiurkan dan tak segan Betrand mencium Bella didalam lift.
__ADS_1