Cowok Playboy Itu Pacar Ku

Cowok Playboy Itu Pacar Ku
Perubahan rencana


__ADS_3

Tiba malam hari Betrand yang menikmati waktu beristirahat terganggu dengan suara pendemo dalam perutnya, wajarlah semenjak siang Betrand hanya fokus dengan istrinya sendiri, ingin rasa dia mengalahkan para pendemo taoi apa daya kekuatan cacing dalam perutnya lebih besar dari rasa ngantuk yang melanda


Betrand berusaha membuka matanya dan perlahan dia bangun agar Bella tak terbangun,


dengan jalan mengendap-endap dia keluar kamar lalu dengan langkah seribunya dia menuju ruang makan dengan harapan para pelayan ada yang masih terjaga.


Sesampainya di anak tangga dengan cepat dia melangkah ke area dapur, tapi langkah tertahan pandangan menatap fokus kearah ruang keluarga dengan santai dia mendekati.


" Ayah.. Bunda.. Mamah.... Papah... Kalian belum istrahat? " sapa Betrand


" Eh sayang, kamu belum tidur, apa Bella udah tidur? " tanya Bu Prisillya


" Bella sudah tidur Bun.. ... pelayan tolong buatkan saya makan malam. " sahut Betrand


" Tuan Muda saya buatkan hanya buat anda atau dengan Nona Muda?" tanya pelayan


" Buat saya saja.. Bella sudah tidur. " jawab Betrand lalu mendekati kedua orang tua yang terlihat sedang sibuk.


" Bunda... Mamah... Lagi pada ngapain? " tanya Betrand yang ikut bergabung.


" Bunda sama Bu Tina lagi mengubah rencana resepsi kalian. " jawab Bu Prisillya dengan mata fokus dengan berbagai kertas


" Dirubah gimana? " tanya Betrand


" Bella kan, lagi hamil Mamah ingin resepsi menjadi lebih aman untuk ibu dan calon cucu Mamah. " ujar Bu Tina


" Ah... itu karena wanita terlalu fokus aja semua harus serba sempurna." Pak Arya yang menyele saat asik bermain iya catur dengan pak Indra.


" Ayah ini, tau apa tentang pesta pernikahan. " sahut Bu Prisillya dengan sinis


Yang akhirnya mereka semua mulai larut dalam percakapan hangat ,sedangkan Betrand yang ikut gabung hanya bisa tersenyum dan menganggapnya mengerti


" Betrand... Bella sedang hamil, biasa kalau lagi hamil muda sifat suka berubah-ubah. Kamu harus sabar ya... " ucap Bu Tina


" Memangnya kenapa? "tanya Betrand


" Biasa perempuan yang sedang hamil muda agak sedikit manja dari biasanya. " jawab Bu Tina


" Iya benar... Dan inget kalau dia ngidam kamu harus menurutinya. " tegas Bu Prisillya menyambung


" Ngidam..? "


"Iya Ngidam itu seperti perempuan yang ingin makan sesuatu atau punya keinginan yang sedikit aneh.... Ah , nanti juga kamu bakalan tau. " lanjut Bu Prisillya sambil mengibaskan tangannya


Disaat asik mengobrol pelayan menghampiri Betrand

__ADS_1


" Tuan Muda, makan malam sudah tersedia. " ucap pelayan


" Maaf saya tinggal dulu. " pamita Betrand meninggalkan kedua orang tuanya yang sibuk.


Di pagi harinya perubahan dalam diri Bella pun terasa, pagi Bella yang terbiasa bangun lebih awal, sekarang dia lebih menikmati tidur nyamannya, Betrand yang terbiasa bangun tanpa adanya Bella sekarang dia menatap senyum istrinya yang masih terlelap.


" Sayang, bangun hari sudah siang. " ucap Betrand sembari mengecup kening Bella


" Apa sih! ganggu orang lagi tidur, kalau mau bangun ya.. Bangun aja sendiri engga usah ngajak-ngajak. " sewot Bella dengan mata terpejam


" Ya udah... Papi bangun dulu, nanti Mami mandi ya.. " jawab Betrand dengan tenang.


Betrand bangun lebih dulu untuk menyegarkan diri, tapi apa boleh buat setelah dia selesai mandi Bella sudah duduk berlipat dada menatap kesal kearah Betrand.


" Sayang udah bangun. Mandi sana biar cantik. " tutur Betrand


" Emangnya selama ini aku engga cantik... " sahut Bella


" Mami cantik tapi kalau mandi kan lebih cantik, apa mau Papi mandiin. " ucap Betrand sambil menggoda


" Engga perlu sendiri juga bisa.. " ucap Bella dengan angkuh.


Melihat keadaan itu Betrand baru mengerti apa yang dikatakan Bunda dan Mamahnya tentang istri yang sedang ngidam Betrand berusaha untuk sabar dengan tingkah laku istrinya yang mulai manja.


Didalam kamar mandi Bella kembali mual-mual lagi dengan sigap Betrand berjalan cepat menghampiri istrinya.


" Bau... " ucap Bella yang muntah-muntah


" Bau apa?"


" Bau sabun... Ini buang sana.! " jawab Bella membuang botol sabun mandi


" Tapi ini sabun kesukaan Mami. " ucap Betrand


" Engga mau.. Mami mau sabun bayi! " ucap Bella dengan tegas


Dengan pasrah Betrand membuang dan bergegas meminta salah satu pelayan untuk membeli sabun bayi cair dan mengganti peralatan mandi dulu dengan peralatan mandi bayi.


" Sayang pelayan lagi beli perlengkapan mandi bayi, sebaiknya Mami mandi dulu dengan yang ada... Biar engga masuk angin. " ujar Betrand menyelimbuti Bella dengan baju handuk karena Bella yang sudah bertelanjang


" Engga.. Mami mau tunggu! " bantah Bella kembali ke ranjang dan berselimbut.


Dengan sabar Betrand hanya menuruti kemauan istrinya


" Sayang, apa mau makan.. Dulu biar pelayan bawakan sarapannya kesini " ucap Betrand

__ADS_1


" Engga.. Mami mau makan di bawah aja...Kalau Papi mau sarapan duluan aja, Mami belum lapar. " ujar Bella


" Ya udah Papi sarapan duluan.. Nanti kalau Mami udah mandi langsung ke bawah ya.. " ujar Betrand sembari mengecup kening dan berlalu, Bella pun mengangguk manja duduk bersandar diranjang.


Diruang makan seluruh keluarga sudah berkumpul untuk menyantap sarapan pagi


" Betrand mana Bella? " tanya Bunda


" Bella masih diatas. "


" Kenapa engga mau turun.. Apa masih mual. " Bu Prisillya lanjut bertanya


" Iya Bun... Tadi Bella mau mandi ternyata dia mual-mual mencium aroma alat mandinya, padahal alat mandinya yang biasa dia pakai. " tutur Betrand yang sedikit mengeluh


" Terus dia belum mandi. "


"Belum tidur pelayan lagi beli perlengkapan mandi bayi. " jawab Betrand menggelengkan kepala


" Ya udah... Kamu yang sabar ya.. wajarlah diakan ngidam jadi agak sedikit manja.... Sekarang kamu sarapan dulu bergabung dengan yang lain... Biar nanti Bella menyusul. " ucap Bu Prisillya menyemangati anaknya yang terlihat mengeluh.


Betrand mengangguk kepalanya lalu duduk diantara anggota keluarga


" Istrimu lagi ngidam ya.. " sindir Kak Derry


" Iya Kak.. "


" Semangat ya... " lanjut Kak Derry meledek Betrand dibalik senyumnya.


Setelah selesai sarapan Betrand pun bergabung dengan keluarga besarnya untuk menerencanakan pesta pernikahan mereka, tampak dari luar pelayan berjalan dengan membawa satu kresek perlengkapan mandi


" Pelayan.. Apa itu alat mandi Bella? " ucap Betrand menghentikan langkah pelayan


" Iya Tuan Muda. " jawab Pelayan mengangguk


" Sini.. Biar aku saja yang bawa. " ujar Betrand mengambil kresek dan pergi ke kamar.


Didalam kamar Bella dengan antengnya menonton televisi dengan tetap memakai baju handuk.


" Mami engga dingin? " ucap Betrand menghampiri Bella yang asik menonton


Bella menjawab hanya dengan menggelengkan kepala


" Ini sabun mandinya... Mandi sana nanti biar pelayan siapkan sarapan Mami. " bujuk Betrand


" Mami engga mau pelayan... Mami ini Bi Wina yang masakin sarapan Mami. " ujar Bella.

__ADS_1


Betrand mengangguk menyanggupi permintaan Bella


" Ya udah sana.. Mami mau mandi dulu... Papi tunggu dibawah aja.. " ujar Bella sembari mendorong Betrand keluar dari kamar lalu menutupnya, drama sedangkan Betrand hanya bisa diam dan menghela napas panjang kemudian kembali ke bawah untuk memenuhi keinginan istrinya.


__ADS_2