Cowok Playboy Itu Pacar Ku

Cowok Playboy Itu Pacar Ku
Inggris


__ADS_3

Keesokan harinya seperti yang telah direncanakan mereka siap untuk berangkat munuju Inggris , dari awal keberangkatan tangan Bella tak lepas dari genggaman Betrand sambil memasang senyum bahagianya, dibalik itu Fina yang berada di belakang mereka terus aja mendekat.


Dia ingin sekali terus menempel dengan Betrand walaupun Ciko terus menariknya, tetap saja Fina menepis tangan Ciko dan lebih terfokus untuk mendekati Betrand.


Di dalam bandara Betrand mulai membagikan tiket pesawat , sambil tersenyum Betrand memberikan tiket dengan sesekali mencubit manja sang calon istrinya


Fina yang melihatnya semakin iri dengan cara Betrand memanjakan Bella


" Eh ,Kakak tempat duduknya nomor berapa? " tanya dengan cepat mengintip tiket yang sedang dipegang Bella


" Delapan. " jawab Bella yang mengizinkan Fina untuk mengintip


" Kok jauh. " sahutnya yang kecewa setelah dia mengintip tiket kepunyaan Betrand, Bu Tina dan Pak Indra


sial tempat dudukku berdekatan dengan Ciko umpatnya kesal setelah melihat nomor kursinya bersebelahan dengan Ciko


Kemudian mereka memasuki pesawat ,Betrand dan Bella duduk lebih jauh dari Fina dan Ciko


Dari jauh Fina terus memperhatikan dua sejoli yang sedang kasmaran, batinnya terus mengumpat kesal, yang menurutnya terlalu memanjakan Bella


sebal banget apapun yang Kak Bella mau selalu dia penuhi, cih!beda banget dengan si Ciko yang bisanya bilang entar... Entar aja gumam Fina sambil mengangkat ujung bibirnya.


enak banget diselimbuti dikasih ciuman dikening pula, ini apa engga ada perhatiannya sama tunangannya sendiri Fina yang mulai membanding-bandingkan.


Sesampainya di bandara Inggris para penjemputan telah menunggunya


wah sambutan ini keren banget pasti Kak Betrand anak borju, cocok banget dengan tipe cowokku sekali lagi Fina mengumpat dia mulai mengkhayal merasa dia yang sedang disambut.


Bergegas mendekati Bella


" Kakak... Kakak... Kita mobilnya yang mana? " ucap Fina sambil memegang tangan Bella dan Betrand


" Kamu disana mobil yang ketiga. " jawab Betrand sambil menunjuk dan mereka pun masuk ke mobil yang pertama.


ih sebel! aku kan ingin satu mobil dengan Kak Betrand Fina kembali mengumpat berjalan kesal masuk ke mobil ketiga,


Akhirnya mereka semua memulai perjalanan menuju kediaman Arya Anggara.


Ditengah perjalanan


" Nanti setelah dirumah, Mami jangan tunjukkan kamar kita dan tolak jika dia ingin satu kamar denganmu. " Betrand memberi peringatan tegas dengan matanya yang membuang ke arah jalan menahan rasa kesal.


Bella pun mengerti apa yang dimaksud dengan Betrand, sejujurnya dia pun sedikit tak suka dengan kehadiran Fina tak apa daya dia tunangan Ciko


" Iya aku mengerti. " jawab Bella yang bergeser menempel dan menggenggam tangan Betrand kemudian bersandar


Betrand yang menahan kesal mengalihkan pandangannya menatap Bella yang bersandar manja

__ADS_1


" Nyalakan musik romantis! " perintah Betrand kepada supir ,dengan segera supir itu memulai memutar musik


" Kencangkan musiknya. " lanjut Betrand memerintah


Setelah sesuai dengan permintaan penghalang mobil pun ditutupi dengan mata yang masih memandang tanpa kedip, matanya tertuju dengan lembut merahnya bibir Bella yang menggemaskan tenggorokan mulai bereaksi seakan-akan dia kehausan, bibirnya mulai bermain, tak kuasa dia menahan, perhalan Betrand mengangkat dagu Bella hingga tertanggah, matanya yang mulai bermain ingin menggali lebih dalam ,Bella membalas dengan senyuman menandakan dia menyetujuinya.


Betrand mulai ******* bibir manis Bella ,ingin ia menjamahnya didalam mobil hasratnya pun semakin mengejolak saat Bella membalas serangan lembutnya


" Sayang.. " ucap desahan Betrand


" Jangan.. Jangan disini. " ucap Bella menahan tangan Betrand yang ingin menggerilya


" Tenang aja dia tak mungkin mendengar. " balas Betrand berbisik mendesah


" Engga aku mau nanti saja di rumah. " sambung Bella


Betrand tersenyum mengakhiri petualangan dan diakhir dengan mencium kening Bella.


Bella pun mulai menanamkan kembali cintanya dengan senyuman, dengan dia membelai pipi Betrand dan menciumnya.


" Sayang... kenapa kamu memilihku. " tanya Bella yang sedang bersandar di pundak Betrand yang lebar


" Maksudmu? "


" Banyak wanita cantik berpendidikan, kaya sesuai dengan kastamu, kenapa kamu pilih aku. ?" tanyanya memastikan cintanya kali ini berlabuh dengan bahagia


Kemudian Betrand tersenyum memeluk erat sang calon istri


Akhirnya mereka semua sampai di kediaman Arya Anggara, semua pelayan siap menyambut dengan kemewahan .


Perlahan tapi pasti Bella sekeluarga satu persatu turun dari mobil


astaga ini rumah atau istana besar banget gumam Fina yang semakin terpana


" Ingat jangan bikin malu. " ucap Ciko seraya mengancam.


Bu Prisillya menyambutnya dengan tangan terbuka dan senyuman yang merekah


" Anakku Bella. " sambut Bu Prisillya memeluk rindu erat


" Bunda apa kabar? " balas sambutan Bella


" Baik.. Kamu? "


" Baik.. Bunda maafkan saya sudah merepotkan Bunda." ucap Bella dengan sopan seraya memeluk kembali


" Iya engga apa-apa. "

__ADS_1


Kemudian Bu Prisillya menyalami semua anggota keluarga Bella dan mempersilahkannya untuk masuk.


Pak Arya yang sudah berdiri mendekat dan menyambut Pak Indra dengan saling bersalaman.


" Ayah.. apa kabar? " tanya Bella memberi salam


" Sehat... Kamu sendiri.? " balas Pak Arya


" Sehat... Ayah maafkan Bella sudah merepotkan Ayah. " lanjut Bella yang masih mencium punggung tangan Pak Arya


" Sudahlah.. semuanya sudah berlalu, mari silahkan masuk. " ucao Pak Arya lalu menyambut tamu yang lain


mereka semua berkumpul dan bercengkerama lalu mereka saling memperkenalkan seluruh anggota keluarga masing-masing.


Setelah semua saling bercengkerama tiba saat mereka membicarakan inti dari pertemuan keluarga.


Tiba-tiba saat itu Betrand berdiri dan berlutut, sontak saja seluruh anggota keluarga terheran-heran dengan apa yang Betrand lakukan


" Sayang, kenapa kamu berlutut? " tanya Bu Prisillya yang duduk disebelah Bella sambil memegang tangannya


" Ayah... Bunda... Papah... Mamah... Sebelumnya saya mau meminta maaf atas kejadian kemarin, semua itu adalah kelalaian saya pribadi, jadi saya minta maaf sudah menyusahkan kalian dan yang kedua saya minta restu kalian untuk naik meminang Bella secepatnya. " tutur Betrand yang tertunduk


" Betrand, Ayah mau tanya sama kamu terakhir kali apa kamu benar-benar akan menikahi Bella, Kamu tau dengan kejadian kemarin Ayah sedikit kecewa. " ujar Pak Arya dengan tegas


" Iya, Yah saya ingin menikahi Bella secepatnya. " jawab Betrand


" Ya... Sudah... Sudah.. Papah juga minta maaf terlalu sembrono kemarin. " ucap Pak Indra membantu Betrand dengan untuk bangun dan duduk disampingnya.


Semua anggota keluarga pun menjadi bahagia dengan semua perkataan Betrand


" Bella... Kemana perhiasanmu? " tanya Bu Prisillya yang mengerutkan alis menatap tajam kearah tangan dan leher Bella


"Saya buka Bunda," jawabnya yang tertunduk bersalah


Betrand yang mendengar lalu mengambil kotak perhiasan dalam tasnya


"Ini Bun.. " sahut Betrand menyodorkan di atas meja


Dengan tersenyum Bu Prisillya mengambil dan membukanya


gila abis itukan semuanya berlian, wah si itik jadi angsa, engga boleh aku biarin lagi-lagi Fina mengumpat iri


" Sayang, sekarang jangan kamu lepas lagi ya.. " ucap Bu Prisillya memakaikan semua perhiasan di diri Bella


" Tergatung Bun.. " jawab Bella tersenyum sambil melirik meledek Betrand


Betrand hanya menahan senyumnya sambil tertunduk malu

__ADS_1


__ADS_2