Cowok Playboy Itu Pacar Ku

Cowok Playboy Itu Pacar Ku
nyatain cinta


__ADS_3

BAB 34


"Betrand kamu ga apa apa " cemas Steve mendekati Betrand yang berdiri dibalik pohon menatap lesu saat Bella dan Zaki saling berpelukan


"Kita pulang, balik ke hotel. " ucap Betrand berlalu dengan nada lemas, pandangannya seketika itu kosong, ada sedikit penyesalan dalam diri Betrand 'andaikata aku lebih dulu menyatakan cinta mungkin akan berbeda walaupun kecil kemungkinan aku akan ditolak tapi setidaknya aku akan tetap berusaha disisinya'


" Kenapa?  Ada apa?  " ucap Viko yang makin cemas


Betrand hanya terdiam sementara Steve hanya menggelengkan kepala mengarahkan Betrand agar masuk ke dalam mobil


Lalu Mereka pergi meninggalkan Bella dan Zaki di taman.


 "Bella aku hanya bisa mendoakan kalian semoga bahagia selamanya. " ucap Betrand dalam hati, sepanjang jalan Betrand tak berkata apa apa hanya memandang jalan dengan tatapan kosong hari itu tampak semua pandangan terasa asing.


Bahagianya dirimu merupakan bahagiaku juga. Namun, disaat dirimu telah lepas dari harapanku, lantas aku kemana. Diri ini terlalu luput untuk dikatakan bisa untuk terus selamanya. Karena hanya dirimulah sang pujangga hati.


Dihotel


"Betrand jadi kita pulang besok?" tanya Jojo yang mencoba menyemangati.


Betrand hanya mengangguk lalu menandahkan kepala menatap langit-langit hotel yang jauh


"Betrand udahlah, mungkin dia bukan jodoh mu, tenang masih banyak perempuan di luar sana jalan mungkin lebih baik dari Bella,, " lanjut Jojo menghibur Betrand, namun Betrand hanya terdiam.


Sementara itu Bella berusaha santai memasuki kediamannya, dia tau rasanya putus cinta, sedih? tentu saja apalagi hubungannya dengan Zaki bisa terbilang lama? 4 tahun bukan waktu yang sedikit untuk memahami pasangannya tapi jodoh, takdir itu sudah ditetapkan kita tak bisa memaksanya.


"Assalamuaikum...Mah aku pulang! " ucap Bella dengan perlahan membuka pintu rasa lelah tak bisa dia tutupi saat Bu Tina mendekati


"Kamu dari mana aja ko sore pulang ya?" tanya mamah.


" Tadi aku pulang bareng Zaki, terus kita menyelesaikan masalah yang ada diantara kita,, " balas Bella dengan tatapan sanyu


"Akhirnya gimana? " tanya Mamah yang makin penasaran.


"Kita  putus mah ,itu jalan yang terbaik,, " ucap Bella dengan pasrah.


"Ya... Udah ga apa-apa mungkin kalian belum berjodoh, kamu istirahat dulu sana, bukan nya minggu nanti kamu pergi lagi kan.. " ucap Mamah sambil mengusap punggung Bella,


Bella beranjak masuk ke kamar. "udah lama nih aku buka status" ucap Bella.seketika itu Bella kaget melihat status Viko yang sedang ada di negara nya.


Dengan cepat Bella telepon Jojo menyakinkan apa yang dia liat. " Halo Jo.. Kamu dimana? lagi disinikan? dihotel apa? " tanya Bella dengan pertanyaan cepat.


" Iya aku lagi disini, dihotel aston, besok kita juga udah pulang, ada apa bella? " ucap Jojo.


"Ya udah jam berapa kamu pulang? " tanya Bella tanpa basa-basi


"Jam 11." jawab Jojo.


" Ya udah tunggu aku ya besok pagi aku kesana, oh ya kamar berapa?" tanya Bella.


" Kamar 1308," jawab Jojo.


"Okey, makasih ya bye.. " ucap Bella menutup telepon nya.


kaget? tentu saja melihat teman-temannya ada di negaranya, bukan negaranya tapi di daerahnya...sebenarnya rasa putus cinta Bella hilang dalam sekejap mata.


Memang rasa sayang dan cinta akan Zaki telah hilang semenjak hadirnya Betrand disisinya, tapi dia berusaha menutupinya,


Mana ada perempuan yang nembak duluan, harga diri lah? apalagi Betrand bukan orang sembarangan laki-laki yang dijuluki pria terpopuler disantara kampus bagi Bella itu seperti menggapai bintang dilangit. Jadi, rasa itu Bella berusaha kubur dia engga mau kalau dia yang menyatakan dulu, akhirnya Betrand anggap aku sama dengan perempuan yang lain.


Lalu Jojo yang menutup panggilan kemudian meneguk soft drink dihadapannya


"Siapa Jo..? "tanya Steve.


"Bella, dia tau kita disini, besok pagi dia mau kesini sebelum kita berangkat, " ucap Jojo dengan santai


"Kalau gitu kita berangkat lebih awal aja!. " ucap Betrand tegas sembari berdiri meninggalkan mereka.

__ADS_1


" Ga bisa lah kasihan kan kalau Bella kesini kita udah pulang,, " bujuk Jojo.


" Paling juga mau mengatakan hari bahagianya " ucap Betrand ketus.


Sahabat sahabatnya pun hanya saling pandang.


Keesokannya harinya


Bella berusaha bangun lebih pagi, dengan semangat dia memasak berbagai hidangan sarapan.


4 menu sarapan yang Bella masak yang diantaranya masakan kesukaan Betrand, Bella berharap Betrand suka dengan apa yang dia bawa... walaupun dibalik itu dia ingin mencari perhatian lawan jenisnya.


"Mau kemana kamu Bel?" tanya Mamah sedikit menahan Bella saat memasukkan masakannya ke dalam kantong


" Bella mau pergi dulu bentar mah.. "ucap Bella buru buru .


Dengan cepat Bella memesan taxi online menuju hotel.


Sesampainya di hotel aston


"Maaf mbak kamar 1308 dilantai berapa ya? " tanya bella.


"Lantai 4 mbak" ucap Resepsionis.


Bella mengambil langkah cepat dia tak mau saat kesana teman-temannya sudah cek out.


Tak lama kemudian


Ting tong....Ting tong


"Hai aku belum terlambat kan" sapa Bella yang menutupi nafas yang terengah-engah.


"Hai, Bella masuk? " ucap Viko membuka pintunya lebar-lebar


Dengan sedikit canggung Bella mengikuti langkah Viko masuk kedalam kamar, jantungnya sedikit berdetak kencang, karena baru pertama kali dia masuk ke dalam kamar hotel yang berisikan 4 laki-laki lajang..? mungkin..??


"Wah,,akhirnya aku bisa makan masakan enak nih " ucap Viko dengan tanpa canggung membuka kantong yang penuh dengan masakan


"Hai betrand apa kabar? " lirik Bella


"Baik.. " ucap Betrand cuek sambil membereskan pakaian dikamar.


"Wah,, bella ini kamu masak sendiri  "ucap Steve.


Bella mengangguk "Kenapa sama Betrand? "ucap Bella pelan , Steve pun hanya mengangkat bahunya.


"Kalian ada apa datang kesini? " tanya Bella.


menatap satu persatu temannya.


Mereka hanya saling pandang "Emm.. Jojo dia disuruh orang tua cek perusahaan cabang disini " ucap Steve kikuk.


" Ooo.. " ucap Bella.


" Bella aku dengar dari Salsa kamu tunangannya? " tanya Jojo sembari melahap sayur beserta nasi.


Dilain pihak Betrand menjadi terdiam saat merapihkan baju berusaha tak mendengar pembicaraan mereka.


" Oh itu bukan aku yang tunangan tapi adik ku Ciko dia udah lama pacar orang tua perempuan takut mereka ada apa apa.." ucap Bella.


"Oh ya, kemarin kita kerumahmu loh? katanya anaknya nikah aku kirain kamu? " ucap Viko dengan nada polos tak bersalah, Jojo pun sampai melototi Viko.


" Oh itu, itu sepupu aku, emang sich dia udah lama tinggal dirumah ku, jadi udah dianggap anak.. " ucap Bella sambil tersenyum.


"Terus hubungan kamu ama Zaki gimana?bukan nya kamu mau bertunangan?  " lanjut Steve yang sedikit menyindir.


" Aku sama Zaki udah putus kemarin, "ucap Bella.

__ADS_1


" Kenapa?" tanya Jojo yang terlihat kaget.


" Kita udah ga cocok lagi aja.. " ucap Bella dengan enteng, dengan nada yang sedikit keraskan agar Betrand mendengar.


Betrand yang saat itu penasaran dengan obrolan Bella ikut mendengar perlahan dia melangkah untuk memastikan, dengan sendirinya juga Betrand tersenyum kecil bahagia.


"Oh ya, kalian jadi pergi hari ini? " tanya Bella.


" Iya, jadi bentar lagi kita mau cek out " ucap Steve dengan nada sindiran


" Tadi nya kalau masih lama aku mau bawa kalian keliling kota mumpung kalian ada disini  " ucap Bella Senyum.


" Kenapa ga kita jalan-jalan dulu aja " ucap Betrand dengan semangat keluar dari kamar.


"Terus hotel ini? penerbangan kita gimana? "tanya Viko.


" Gampang itu bisa diatur? " jawab Betrand senyum.


Jojo dan Steve hanya bisa saling pandang melihat Betrand yang mulai bersemangat.


" Okey kita pergi udah kalian sarapan ya? " ucap Bella.


Setelah sarapan mereka pun berkeliling kota, ke museum, taman hiburan dan tempat tempat objek wisata lainnya.


Hingga Direstoran


Bertrand memberi isyarat supaya Jojo dan sahabatnya pergi meninggalkan mereka berdua.


"Vik.. kita kesana yuk? " ucap Jojo sambil menarik.


" Tunggu dulu dong , makan ku belum habis " ucap Viko.


" Ayo cepet...!! " ucap Jojo menarik Viko keluar dari resto.


"Bella tadi aku dengar kamu putus dengan Zaki kenapa kan udah lama pacaran? " tanya Betrand.


"Ya kalau udah ga cocok mau apa lagi, lagian itu semua salah aku  orang tuanya  udah terlanjur  kecewa " ucap Bella sedikit tertunduk


"Terus  kamu mau pacaran lagi,? " tanya Betrand kaku.


"Ya... Kalau pacaran ya mau lah namanya juga masih muda!. "ucap Bella.


Jantung Betrand mulai berdetak kencang, dia harus mengambil keputusan secepatnya, ini adalah kesempatan emas untuk menyatakan cintanya pada Bella walaupun kosekuensinya sangat berat.


"Bella kalau aku nyatain cinta sama kamu gimana? " ucap Betrand tertunduk.


"Apa kamu mau nyatain cinta ,  enggak salah?" ucap  kaget Bella yang mengira Betrand itu lagi bercanda.


Apa engga salah dia mau menyatakan cinta? apa ini mimpi laki-laki yang aku suka, dia juga menyukaiku? tahan.. tahan jangan sampai aku dibuat terbang melayang ? jangan sampai dia tau kalau aku juga suka dia?


"Serius Bella, sebenarnya aku sama teman teman kesini bukan karena perusahaan Jojo, waktu itu aku dengar kamu mau tunangan dan menikah, sempet dalam pikir ku mau ngegagalin pernikahan mu tapi sampai kerumah mu kalian udah pergi ,jadi kita susul ke tempat pernikahan yang ternyata itu bukan kamu, enggak lama kamu keluar sama Zaki ,aku pikir aku masih ada kesempatan buat aku merebut kamu dari Zaki tapi aku liat kamu berpelukan, dari situ aku ngerti dan menyerah,  kalau kamu bukan untuk ku, tapi sekarang aku ingin kamu tau kalau aku jatuh cinta sama kamu? " ucap Betrand menyakinkan Bella.


apa dia berusaha mau menggagalkan pernikahanku apa benar?


" Emm...  Kalau gitu aku bakal liat seserius apa kamu jatuh cinta sama aku " balas Bella dengan memasang wajah imut


Mendengar itu Betrand tersenyum "Bener kamu mau kasih aku kesempatan itu " ucap Betrand senang.


Bella pun tersenyum manis.


" Okey mulai sekarang aku akan kejar kamu untuk jadi pacar aku " ucap Betrand semangat tak sungkan dia menggenggam tangan Bella yang tertutupi oleh tangannya.


" Besok kamu ikut aku pulang ya? " ajak Betrand


" Aku punya rencana hari minggu "


"Okey kita pulang bareng ya.. " ucap Betrand

__ADS_1


Bella mengangguk


__ADS_2