
🍀Beradu panas🍀
Keiiyra dan Arumi menatap suami mereka terjun bermain selancar dengan mengenakan celana pendek streth yang menonjol. bidak tubuh mereka terlihat sehingga para wanita yang ingin pergi kembali berkerumun, menatap aksi dua pria. Wanita itu bersorak tepuk gembira.
Arumi dan Keiiyra bingung dan kesal. ia maju sehingga berada di belakang para wanita yang menatap aksi suami mereka. tubuh mereka di tabrak oleh beberapa wanita hingga Arumi terpental pada tubuh Keiiyra.
"Rese amat sih, ni cewe Mii."
"Apa ini karma Keiiy?"
"Memang kita buat kesalahan apa, jangan drama mellow deh. aku ga bisa lihat wanita menangis!"
"Tapi, aku hancur ketika suami kita ditatap dan lihat di kerumun para wanita itu."Suasana yang terbenam aksi tubuh mereka yang menonjol dan basah. Rambutnya yang klimis terguyur air ombak. Arumi memasang wajah sedih, sementara Keiiy menaikan satu alis berfikir.
Keiiyra menatap sahabatnya itu."Aku.. aku ga bisa berfikir baik, kita duduk saja dan tunggu aksi mereka selesai!"
Arumi menatap sahabatnya itu."Kamu kok ga cemburu sih, apa kamu mulai labil sama pria yang nabrak mobil itu ya, dengar ya Keiiyra meski suami kita seperti itu, tapi aku yakin..."
Haaap.. Keiiyra memberikan sedotan ke mulut Arumi untuk minum air kelapa hijau segar. langsung dari buahnya.
"Tutup mulutmu, aku tuh lagi cari ide, biar suamimu maksudnya suami kita berhenti dengan aksi itu.baru kali ini, aku terkejut mereka bermain selancar, apa ini ide mereka berdua?"
"Erico bukannya ga bisa berenang ya Keiiy?"
"Udah berguru dia sama istrinya!"Ketus Keiiyra.
Arumi terdiam dan menutup mulutnya ingin tertawa melihat expresi wajah Keiiyra merah kesal.
Setengah Jam berlalu.
__ADS_1
Arumi berdiri menatap aksi suami. ia berusaha tegar dan menahan cemburu, meski pikiran dan hatinya amat kesal terbakar panas.
"Keiiy, kamu mau kemana?"
"Merlin, dan Owzie mau menyusul."
Arumi menatap sahabatnya itu dan mengekor, ia berbicara panjang tanpa jeda.Apa ga salah, kau ingin membuat Erico cemburu dengan hadirnya Owzie ya? Keiiyra membalikan wajahnya menatap Arumi. "Apaan sih mii, umur makin tua bukannya makin dewasa."
"Truus, apa dong?"tanya Arumi.
Keiiyra menoel kening Arumi dan berkata, Sadar ga sih kamu Arumi bintang model dan film legendaris yang kini udah ga tenar dan exsis. Ngapain buat Erico cemburu. kamu lihat suamimu kerjasama dengan bisnis Erico. Dua perusahaan yang bersaing kini kerjasama bareng, lihat wajah Gilang aja udah berasa lihat Owzie. kebayang kan mereka saling bertatap.
Jangan bilang kau amnesia kalau Gilang dan Owzie kembar.
"Owh, sory aku kira..., mmm terus kenapa bawa Merlin?"
"Keiiy, ga gitu juga kali. kamu kan tau Merlin itu ya ampun, please !"
Arumi mendengarkan perkataan Keiiyra. sehingga idenya mungkin menguntungkan. terlebih Oma Seiyen meski sudah berumur, dia aktif dalam bidang mirip seperti merlin. ia pun mencobanya meski ragu.
"Sudahlah Mii, gayamu harus sedikit wah. Oma Seiyen pasti perlahan luluh. kamu yang sabar ya hadapi Oma Seiyen. kau lihat suami kita disana pengusaha wah."
Arumi terdiam masih sedikit loading,"Apa hubungannya sih Keiiy?"
"Hadeuh.., intinya Jangan memalukan. tugas kita menghabiskan jerih payah mereka."
Arumi tersenyum, meski ide nya menarik dan ia belum pernah sama sekali memakai kartu black yang diberikan Gilang. tapi ada baiknya ia pergunakan sesekali. Tak lama Arumi terkejut menatap... ?
"Keiiy, Lihat Suami kita !"
__ADS_1
Arumi hanya menelan saliva, ia tertegun akan aksi para suami mereka. sesekali menatap Keiiyra yang sedikit kesal dan memutar mata malas. Keiiyra pun menarik nafas dan mengepal kedua tangannya.
"Biarkan saja Mii, kita abaikan dan cuek saja. aku malas berdebat dengan wanita disana yang sok manis imut, mendekat pria itu."
Keiiyra berlalu sambil menggerutu. ia berlalu dan duduk di tepi Gajebo.Aku sumpahin Pria disana mendapat karma, pemandangan yang sangat menjengkelkan.Arumi menatap Keiiyra.
"Wuuih, tajamnya mulutmu sahabatku."lirih Arumi.
Mereka duduk dan mengobrol serius, ketika mereka mengakhiri bermain selancar. Dua pria itu melewati gadis dan wanita yang berpakaian mini. Tak sedikit yang bersorak handsome. saat itupun dua wanita berdiri tak jauh dari Arumi.
berkata dengan suara yang manja dipaksakan.
"iiiikh, handsome yang satu ke arab gitu, macho maskulin pastinya weew." Trus yang satu lagi juga tampan putih blaster.Ga kuat aku liatnya.
balas temannya.
"Iya, kita deketin yuuks!" ucap dua wanita asing.
Mii, kau dengar tadi ?Heuumph.. belum pernah ketiban kelapa dari pohon mereka Keiiy. beraninya bicara kaya gitu, padahal kita istrinya tepat dibelakangnya.
Haaah,hahaaa... tertawa kecil Keiiyra."Kalau dia tau kita istri pria itu, mereka pasti ga akan bicara segamblang terang begitu Mii." Keiiyra menepuk tutup matanya. entah mengapa Arumi semakin Loading akhir akhir ini.
"Heeump.., Ya sih. Terus gimana dong?"
Keiiyra pun menarik tangan Arumi ke tepi ujung, menghindari pemandangan suami mereka dengan para wanita. "Jangan jauh jauh Keiiyra!"
"Lebay, ayo ikut aja!"
----- bersambung-----
__ADS_1