Dady Danzel

Dady Danzel
BAB 58


__ADS_3

๐Ÿ€Karna kamu berharga untuk ku ๐Ÿ€


Siapa kamu, mau apa kamu pergi !!


Ucap Arumi yang masih kebingungan akan dimana ia berada.


Seorang pria berdiri dan membalikkan tubuhnya,ia pun menatap wajah itu lekat dengan baik."Fandi kenapa dengan saya?"


"Maaf Saya membawa anda kesini dan menunggu sampai sadar,saya telah berjaga Syukurlah nona sudah sadar.Jika ada kesulitan mohon untuk tidak meninggalkan dan mengabaikan bantuan pada saya.Hubungi saya Nona Arumi.Keselamatan anda adalah hidup mati saya, saya bekerja untuk membantu dan perintah!" Arumi tersenyum kecil dengan penuh tanya merasa perlakuan kaku ini sangat aneh dan ia tak terbiasa.


"Jangan lagi sendirian ke klub seorang diri,karna Nona hampir saja dibawa pria hidung belang,Untung saya datang tepat waktu.Sehingga saya bisa menyelamatkan.


Sebentar lagi ada orang yang berarti dengan hidup anda Nona. Dia akan tiba setengah jam lagi.Bersiaplah pakaian dan segala hal sudah disediakan.saya permisi!"


Arumi menepuk kepalanya,memikirkan perkataan Fandi.lima belas menit ia mencerna.


Hah..., Fandi bekerja untuk melindungiku dan Danzel.


Dia tinggal di rumah sebelah,itu Artinya


Tuan Gilang yang di maksud adalah Babang Agil yang keiiyra ucap.Astaga begitu banyak yang aku pikirkan,kenapa aku baru bisa berfikir jernih.Pantas saja wajah pria di kursi roda itu tak asing, Aku harus segera pulang dan melihat buku diary bayu.Apa foto itu mirip dengannya.


jika benar ia ayah biologis Danzel.Aku harus cepat membawa danzel pergi.Aku rela hidup sendiri,Tapi jika kehilangan Danzel aku tak bisa.


ini ga boleh terjadi.


Satu jam Arumi telah bersiap,ia ingin sekali makan seperginya Fandi orang yang memang akan menjaga keluarga kecil ku kelak.Tapi perlakuan ini apa tidak berlebihan.Apa keiiyra juga nyaman dilakukan seperti ini?


Arumi menatap kartu nama hotel,ia terkejut Jika kini telah berada di Bandung tak jauh dari kediamannya."Untuk apa aku masih disini, Danzel mama segera pulang nak.Kamu pasti cemas karna mama tak pulang tepat waktu!"


Dan ketika ia ingin membuka pintu hotel,ia di kejutkan dengan seseorang yang akan datang.


Fandi apa itu dirimu ?.Namun di kejutkan fandi bersama seorang pria yang duduk di kursi roda.


"Maaf nona Arumi,ada hal penting yang akan ingin dijelaskan oleh Tuan saya!"Arumi pun tersenyum menerima dan mengikuti kemana langkah dua pria itu mengajaknya.Sudah pasti jelas ingin membicarakan hak Danzel.

__ADS_1


Kini tiba di tempat makan untuk breakfast.


kali ini mereka makan bertiga.Sedikit canggung karna benak Arumi,pria dihadapan nya ini adalah istri Clara tetangganya.Bagaimanapun status ku akan berubah,bagaimana bisa Jika bicara berdua saja.


"Maaf sebelumnya fandi,bisakah Pria eum...


Tuan ini bicara tidak berdua,Saya tidak bisa karna akan mengundang hal tak baik Jika Clara istrinya tau,akan salah paham terhadap saya!"


Haah... Fandi menatap bulat pada tuan nya,dan melihat expresi Arumi serta Tuan nya yang sedikit menahan tawa."Sejak kapan Arumi kamu tau Jika clara itu istriku?"Tanya Gilang.


"Tidak ada,ta- tapi saya hanya menebak bisa saja,dia istri muda anda tuan? atau memang istri sah anda.Anda pasti sudah menikah kan?"


Gilang tersenyum dan melepas tertawa nya,ia begitu ingin melindungi ketika wanita di hadapan nya masih sama seperti dulu."Aku memang sudah menikah,tapi aku dan Clara tidak mungkin menikah dan tak akan terjadi menikah!"


Deuugh...


Arumi terdiam ia merasa kesal dengan para pria,"Hooh... semua pria sama saja hanya menginginkan kesenangan,kalau begitu dia simpanan!" Gumam Arumi.


Fandi hanya tertawa dan berbisik,ia pamit dan meninggalkan Arumi serta Tuan gilang.Kini mereka hanya berdua saling diam.Arumi begitu malu,tangan nya kaku sangat dingin.


Aku ingin kamu membuka kotak,dan baca segala berkas perjanjian yang kamu tanda tangani.lihat kamera semua isinya adalah tentang kenangan mu.aku telah membuatkan video mu seperti film ketika diputar.


Arumi mengambil berkas di map hitam itu,terlihat perjanjian surat kontrak hak untuk mengambil Danzel. ia memutar video itu,perlahan hati tubuhnya gemetar dan sedih.


ia melihat bayu juga disana,hingga satu jam berlalu ia paham maksud pria dihadapannya itu.


"Jika saya tak ingin menyerahkan Danzel bagaimana?"


"Maka saya akan menempuh jalur hukum!"


balas Gilang.


"Tapi saya tak ingin jauh dari Anak ku,aku mohon pengertian anda Tuan Gilang?"


Arumi memohon,tapi Gilang tetap pada pendiriannya.Ia sebenarnya tak tega mengambil Danzel,dan menjauhkan nya pada

__ADS_1


sang mama.Tapi benar perkataan keiiyra,jika memaksa untuk menikahi arumi dengan waktu yang tidak tepat. dan statusnya yang rumit.Sudah pasti akan menjadi boomerang


baginya dan perusahaan nya.Apalagi oma tak menyukai Arumi karna saat itu ia adalah model.


ia terkenal dengan film,akting yang romantis saat terkenal.


"Kenapa anda diam Tuan gilang?"tanya Arumi.


"Ada baiknya,merenung dan berfikir jernih.


Kapanpun bisa selalu mengunjungi Danzel,lagi pula kita tetangga.kamu bisa melakukan aktifitasmu seperti sedia kala."


Ucapan Gilang membuat arumi kesal,karna akan menempuh jalur hukum.Tapi status ku tidak kuat,Jika aku mempertahankan Dani.


hanya demi mempertahankan Danzel.Aku tidak sudi.Tapi jika aku merelakan Danzel.Betapa bodohnya aku wanita dan seorang ibu yang hanya menjual anaknya.meski perkataan gilang ada baik nya,aku harus melanjutkan aktifitas.


"Maaf beri saya waktu berfikir,saya tetap tak


ingin jauh dan melepas Danzel.saya permisi!"


Arumi melangkah,meninggalkan Gilang.


ia mencerna dan mencoba mengingat apa yang terjadi,segala hal ia ingin mengakhiri semua ini.!


Hingga tiba, di penghujung langkah.ia menatap ponsel,tersadar posisi mobil sudah berada di rumah nya."Siapa yang membawa mobilku sudah dirumah,apa fandi?"baiklah aku naik taxsi saja.Mom segera pulang sayang.Arumi tersenyum melihat walpaper Danzel di ponselnya.


Tapi ketika ia melambaikan tangan, seorang pria sudah ada di hadapan nya.


"Kau kenapa harus mengikutiku,apa tidak bisa membuat aku tenang dalam kehidupan.aku jadi semakin bersalah,sakit dan bingung.bisakah kau turuti untuk akhiri semua ini?"


.


.


-----bersambung----

__ADS_1


__ADS_2