
🍀 Menatap pertamakalinya 🍀
"Dani sudah cukup, aku akan kembali.
aku harus menjenguk papa.
aku akan pergi sekarang,lepaskan aku!"
Dani, pun menghentikan langkah tangan Arumi, tubuhnya tak bisa menolak, debaran cinta mereka memang kuat, meski ia yakin,Jika dani tengah memperjuangkannya.tapi sulit baginya semua telah terlambat.Zack sudah masuk mempengaruhi papa tersayangnya.
"Arumi aku mohon maafkan aku.
meski kita menjalani diam-diam, Aku akan menunggu dan bertahan mencari jalan keluarnya.Apa kau mengerti maksudku?"
Dani berkali - kali memohon untuk menunggu, ingin sekali Arumi menolak tapi rasanya sulit, tubuh dan perasaan itu tak bisa menolak jika cintanya pada dani amat besar.Semakin sulit untuk melepaskan, ia pun tak rela jika ditinggal kekasih hati nya yang telah mendalam begitu saja.
"Dani, apa kamu tau resiko nantinya.
keadaanku berbeda dan aku takut?"
"Tidak masalah mii, kita akan bertemu di waktu Zack tak disampingmu, Meski dengan sembunyi, percayalah beri aku ruang untuk memperjuangkan pada papamu, dan masalah kita nanti yakin padaku kita bisa melewatinya."
Arumi pun menangis memeluk tubuh pria dihadapannya, ia tak bisa menolak. cinta memang membuat menjadi mata terasa kabur, ia jelas paham akan resiko nanti yang ia akan dapat, Tapi entah mengapa ia seperti sanggup akan melewati badai kelak jika ia memperjuangkan hati nya bersamanya.
"Terimakasih, aku rindu sangat aku kangen suasana dulu, jangan pernah bercerita pada kedua sahabatku tentang masalahku. apalagi Keiiyra aku tidak ingin ia terlibat, kasian ia sudah banyak melewati badai, mungkin ini adalah ujianku untuk menempuh kebahagian."
"Ya mii,terimakasih tak menolak ku.
maafkan aku, aku janji akan memperjuangkanmu dalam keadaan apapun, situasi apapun."
Dua jam mereka menghabiskan makan, dengan gaya Arumi yang seperti mencari buronan. pakaian jaket dan topi serta kacamata serba hitam ia keluar bersama dani, dan membuka nya ketika diwaktu yang aman dan tak terlihat.
"Makasih ya dani, aku masuk dulu.
juga makasih telah mengantarkan kerumah sakit menjenguk papa meski tadi kamu ..."
__ADS_1
"Tak apa Arumi aku paham, kita lakukan perlahan, dan ponselmu dariku itu khusus hanya ada nomorku saja. untuk berkomunikasi dengan aman, jika kamu tak membalas aku paham ada Zack disampingmu, tapi pastikan simpan dan gunakan dengan aman."
"Siap komandan, Arumi pun menyambar kilat mencium pipi dani dan beranjak pergi."
ia menatap masuk gerbang dan melambaikan tangan masuk kedalam rumah.
Dani hanya bisa mengantar ditepi samping gerbang rumah, melihat arumi masuk dengan selamat. ia pun pergi."Sekarang aku telah berbaikan dengan Arumi, tinggal masalah Zack, aku harus mencari tau tentangnya dan merebut hati papa tjin untuk merestui hubungan kami."
Sabar dani, cinta memang butuh pengorbanan, semua salahku yang terlambat yang mengabaikan hubungan ini.
.......
Sepanjang jalan yang lelah, Arumi membuat makala'nya kembali, perasaan suasana kini benar berbunga bertemu orang yang dicinta kini telah kembali.
"Aku tidak menyangka jika Dani akan bersikap seperti itu. semoga saja semua akan baik dan berjalan mulus." ucap Arumi. yang memegang pena dan memutarnya ke arah wajah dan pipi dengan lamunanan, ia pun membuat makala skripsi kembali ditemani seteguk lemon tea hangat dan sepotong pizza.
Dering ponsel Zack memangil Arumi, ia lupa akan nada yang sama dengan dua ponsel.
"Aku harus merubahnya.
ia menatap kedua ponsel yang sama itu,merasa seperti sedang selingkuh diam- diam seperti ini. ia pun menjawab panggilan Zack.
Zack berkata , "Sedang apa kamu Arumi, kenapa lama sekali mengangkatnya?"
"Aku sedang membuat makala Zack,kenapa ponsel ku disilent maaf."
"Baiklah cepat sambungkan videocall, aku akan melihatmu dari jauh.Meski aku sibuk diruanganku, jangan pernah mematikannya !! Terlihat malas Arumi berdebat,jika pria itu memerintah membuatnya takut.
Arumi hanya menatap ponsel dengan kesal, ingin rasanya mengamuk, mencakar- cakar.
tapi ia tak bisa, karna percuma dicakar hanya sebuah kaca ponsel yang didalamnya memang ada seorang zack !!
Kini ia merasa bagai peliharaan dan pria ini selalu membuat ku tak nyaman. Zack benar benar menjadi satpam kehidupan yang abadi.
rasanya sangat tidak nyaman di ikuti setiap nafas dengan pria datar seram besar sepertimu Zack. Dani seperti surga jika aku bertemu dengannya, tapi Zack bagai nerakaku tapi entahlah siapa yang akan menjadi surga kehidupanku kelak.
__ADS_1
"Aku seperti ada di dalam dua pilihan antara surga dan neraka." lirih Arumi dalam hati.
lama zack menemani Arumi, hingga ia terlihat diponsel layarnya, meski sedang sibuk memandu segala artis movie layar lebar.
ia adalah orang sibuk dan penting.
Tak terasa Zack memperhatikan Arumi dan berkata, "Dasar gadis bodoh, membuat makala selalu tertidur dimeja seperti itu, bagaimana jika teh digelas itu tumpah mengenai tangannya ketika ia bangun tak sadar."
Zack pun mengakhiri panggilan videonya karna akan meeting.
Zack pun tak tau, kenapa begitu memperhatikan Arumi seperti ini.
awalnya ia jatuh hati pada keiiyra. mencoba mendekati arumi agar dapat masuk kedalam ruang keiiyra.berkali - kali ia masuk tapi Erico yang kuat,dan terlebih mengetahui jika papa erico orang kuat, sahabat dari kedua orangtuanya.Sehingga zack mengakhiri dan melampiaskan pada Arumi.
Meski ia tak ingin menjadikan Arumi istrinya.
tapi entahlah ia hanya pria yang bisa memperlakukan berbeda ketika ini adalah hal yang membuatnya senang.ia sadar akan segera menikah,tapi tak akan melepaskan arumi begitu saja.Sudah banyak ia korbankan untuk keluarganya."Bukankah pria berkecukupan pantas melakukan apa saja." senyum tertarik licik dibibir Zack.
.
.
.
ADUUH
kasian Arumi pasti dilema.
Zack memang jahat banget, menggantung status Arumi, terlihat baik di depan papa tjin.
tak memperbolehkan Arumi menjadi model dan bekerja kembali,semua dicukupi namun status tak pasti, tapi dibalik sikap Zack akan ada rahasia tersembunyi.
note : pepatah mengatakan kebahagian diraih ketika kesulitan menghampiri dan ketika kita bisa melewatinya.
----bersambung----
__ADS_1