
๐Well Entertainmet ๐
"Oma,kenapa disini menyusul Clara?"ia pun menatap sang nenek,meski usia sudah terpaut 72tahun.tapi face seperti umur 48tahun.tidak dapat dipungkiri gaya kehidupan dan kesehatan selalu terjaga,berjalan pun masih sangat gagah dan tak terlihat lemah.bahkan sesekali Arumi datang ke tempat gym.ia terkejut oma seiyen terlihat ada ditempat itu,dengan sekumpul teman sebaya nya.meski ia paling menonjol terlihat awet muda.
"Clara sudah selesai sesi pemotretan nya?kamu cepat ke mobil.oma ada hal yang ingin dibicarakan dulu pada wanita sebelah rumah tetangga kita ini!"Clara terdiam.ia pun menurut serta pamit.
Oma seiyen mengajak Arumi ke tepi sisi jauh dari keramaian.ia membicarakan hal penting dan peringatan.tatapan wanita tua tampak muda itu membuatnya terdiam takut.ia tak ingin selalu ditindas,ketidakberdayaannya adalah ia tak mempunyai pelindung selain dirinya sendiri.ia hanya pasrah ketika sesuatu yang menurutnya akan bahagia,namun terbatas oleh dinding yang membuatnya takut jika melalui asmara tanpa restu.baginya ia mempunyai keluarga ikatan darah.Oma yani dan Danzel putra semata wayangnya adalah ia nomor satukan.
"Kenapa kamu diam?apa kau ingkar janji wanita murahan.aku peringatkan sekali lagi.aku tak perduli apapun duniamu kembali berakting.satu hal,jauhi Gilang dan buat ia membencimu.
Jangan coba coba kau ingkar janji.jangan berharap masuk dalam keluarga syahzanet.
keluarga kami hanya menerima menantu sepadan.Owh.. satu lagi,jika kamu sudah tampil tenar,jangan mencoba jujur jika Danzel anak dirimu.jika tidak kau akan tau akibatnya nanti!"
Arumi menahan air mata,mengepal kedua tangannya.ingin rasanya membalas perkataan pada wanita tua itu."Mengapa aku tidak boleh mengakui Danzel,dosa apa wanita tua itu.mendapat menantu sepadan tapi tak bisa melahirkan penerus."lirih Arumi.
"Arumi,ternyata kau disini?"
"Owh heru.."
maaf tadi aku ada sedikit trouble pembicaraan.apa sudah mulai bertemu pak sutra?"Heuump.. ayo ikut.ini naskahmu!balas Heru.ia paham masalah sahabat baiknya itu.
setelah masa lalu berdamai,kini ia kembali berurusan dengan ikatan sang anak.
kasian sekali hidupmu mii.. aku yakin suatu hari kebahagiaan berlipat mengejarmu.aku harap kamu kuat dalam menerima tes ujianmu.batin Heru.
.
.
.
__ADS_1
"Oma.. kenapa bicara kasar seperti itu pada ka Arumi,?bukankah ka arumi wanita baik.ia berbeda dari wanita lain.meski ia model tapi..."
Clara belum selesai bicara,ia terdiam akan sorot mata oma seiyen.
"Clara.. oma akan hentikan dan asingkan kau. sebagai cucu patuhlah.ini semua demi kebaikan keluarga kita,jika kau mengadu pada Gilang dan semua bocor karna ulahmu,kamu tau akibatnya...fokuslah pada kuliah dan brand parfum ternama keluarga kita,kelak itu akan membantu finansialmu nanti.semua demi kebaikanmu dan Gilang!"
"Baik oma..maaf Clara tidak akan ikut campur lagi."
"Kenapa dia mengambil cuti,bukankah masih beberapa hari.ijin kemana dia?"tanya Gilang.
Fandi menjelaskan,jika arumi ijin karna ada urusan mendesak.tapi ia sudah mengerjakan segala hal dengan rapih.kau tau selama kau tak ada dia selalu lembur dikantor,bahkan beberapa hari ia tidur dikantor.selama ia cuti pekerjaan tetap sudah rapih,aku hanya mengeceknya saja.Arumi semakin pandai dan lihai.kita beruntung mempekerjakannya.
Gilang terdiam,mengetuk jari jemari kemeja seperti bermain piano.ia memikirkan ada hal janggal yang aneh."Baiklah aku akan pergi dulu,nanti kau pulang lah lebih dulu Fandi.
terimakasih kerja keras mu,selama aku tak ada menghandle kantor!"Oke..no problem.balas Fandi.eeekh..kemana dia membawa jas jalan begitu cepat.jika sudah membicarakan Arumi.ia pasti akan meninggalkanku.bahkan tak mengajak sekedar makan siang.
"Kemana dirimu arumi?"gilang menyetir.ia mencari celah dimana tempat makan,dimana arumi selalu berkunjung bersama sang putra.
tak lama dering ponsel menghubunginya.Ya hallo.. owh hai sob,kau kah itu sutratna?aku sekarang ke jakarta.aku baru sampai.Ya saat ini perusahaan dan tempat tinggalku berada di Bandung.proyek di jakarta ada.tapi bukan aku yang pegang.heuum... baiklah aku akan tiba dua jam lagi.tunggulah!
"Baiklah..oke rolling action."
"Cut...tolong Arumi,perdalam scane agar terlihat natural!" lalu pak sutra menjelaskan detail kembali.
Arumi peran mu ini sebagai wanita masa lalu,namun kembali ketika pria mu ini.telah menikah dengan istrinya.dan mendiang istrinya sakit parah.Jadi kamu mulai masuk kedalam pria masa lalumu itu,kamu harus terlihat egois kamu ingin merebut pria masa lalu itu kembali mencintaimu.Mengerti...!!Ya baik pak,maaf
saya akan kembali mencobanya.
"Baiklah kita break dua puluh menit ya semua."
ucap Pak Sutra.
__ADS_1
"Mii.. kamu pasti bisa oke!"Heru memberi semangat.thanks heru balasnya.mereka pun kembali makan cemilan dan berlatih memperagakan naskah,meski arumi kesal ia menjadi wanita pekaer...alias orang ketiga dari masa lalu.tapi apa daya ia sudah terikat kontrak.hingga ia memejamkan matanya,ia membayangkan ia menjadi wanita kejam,ia berusaha membenci dan mengingat takdirnya.sehingga ia bisa merasakan betapa kesal dan egois itu muncul.meski semua hanya demi aktingnya.
"Heru..aku ambilkan nasi kotak untukmu sekalian ya?"tak apa mii.ayo kita keruang perias.istirahat saja disana menghilangkan penat.kita berdua berlatih.aku akan membingbingmu.bagaimana caranya,bisa cepat membuat air mata dalam tiga detik.mau tidak?Heuum ..oke baiklah."Dasar pria gemoy...heru kau memang best seller."ucap Arumi.mereka pun tersenyum bahagia.
Satu setengah jam berlalu,Arumi lulus dalam delapan Scane.kini break dan semua kru telah istirahat.
Arumi pun menatap ponsel mengabarkan pada oma yani.jika ia tak bisa pulang selama empat hari."Heru..jika dua hari kedepan aku telah selesai,aku akan bertemu paman beni.jika aku bekerja kembali pada paman beni,sepertinya aku akan kembali pindah kejakarta..menurutmu apa aku akan baik baik saja,secara Dani menetap tinggal disini kan?"Heuum..aku yakin kamu pasti kuat.oke mii..aku lanjut dua scane dulu.tunggulah disini,kita ke apartment ku saja.dari pada kau boros,memesan hotel.Baiklah her..aku menunggumu!
Tak lama ketika ia sedang minum,arumi terkejut akan pemandangan yang melintas.
ia sulit bernafas.
"Ciieh..pria menyebalkan,mengapa dia ada disini?"lirih Arumi.ia pun menutup wajahnya dengan kertas naskah.
"Hai sob,kemarilah Gilang...satu jam lagi aku selesai,terimakasih telah datang.meski jarakmu jauh.tapi aku salut...persahabatan kita waah..best lah.tunggu disini sebentar ya!
"Sutratna sang sutradara.ia pun meminta asisten memberi jamuan pada sahabatnya itu.
sementara Gilang yang telah melihat lebih dulu.
ia.melangkah menghampiri Arumi.
satu langkah ..dua langkah...tiga langkah.
"Hei buka penutup naskahmu itu,aku sudah melihatnya!"ucap Gilang.
.
.
"Kira kira apa yang dilakukan Gilang kelak ya?"
__ADS_1
Thanks reader setia.jangan lupa klik tombol love. 2 Bab full.
๐น Happy reading ๐น