
🍀IKATAN ANAK🍀
Bella Amat terkejut ketika Tuan Dani melihatnya.ia menatap bagai singa yang lapar penuh amarah.
"Maaf saya salah bicara Pak?"bella pun menunduk tak berani menatap.
"Kita cari tempat makan dulu bella!"
pertemuan tadi membuatku tidak konsen,
Maaf mengejutkan.
Bella mendengus kesal,Ia menghela nafas amat panjang.Ia pikir salah pertanyaan sehingga raut wajah bosnya itu berbeda.
"Huuuft.... Hampir saja."batin Bella.
Setengah jam berlalu,Bella dan Dani berhenti di rumah Makan Cepat Saji.mereka memesan makan Hingga dengan lahap mereka menikmati.Bella menatap sang pria dihadapan nya dengan penuh pesona, ingin rasanya pertunangan mereka cepat digelar.Tapi mengingat kerjasama dengan Anak dari pemilik industri pabrik,Ia takut akan gagal.
"Apa yang kamu pikirkan bel?"tanya Dani.
"Aku... tidak ada pak."jawab nya dengan gugup.
Bella, aku paham kamu memikirkan pertunangan kita,jika diluar seperti ini.
tidak perlu kaku,kamu bisa memanggilku sesuka hatimu selain dikantor profesional lah!
"Tapi aku takut kamu berubah rencana pertunangan kita Dani?"Apalagi saat melihat nona Mila tadi.balas Bella.
Dani menarik nafas panjang, dan menggenggam tangan Bella lalu berkata,
"Pertunangan tetap digelar.istriku sudah tiada dia hanya mirip saja,tak perlu khawatir oke...!"
"Bagaimana jika dia memang Arumi dan hilang ingatan Dani!" tatap bella.
Dani terkejut akan perkataan bella,ia pun harus memastikan.jika wanita itu bukan Arumi.Karna bagaimanapun jika itu benar.Ia sangat masih mencintai nya.dan belum bercerai,baginya ia masih istrinya.
"Kenapa diam Dani?"dani menatap bella,Aku ke toilet sebentar tunggulah disini sejenak.
Dani menatap kaca dan memikirkan banyak hal.
__ADS_1
rencana pertunangan telah di tetapkan.Bella gadis baik.ia orang kepercayaan tante maya saat dibutik.Ketika ia di rekomendasikan bagian kantor oleh Erico posisinya digantikan oleh Alena.Semua berkat ide Keiiyra.Disana lah setahun kemudian aku menaruh simpati agar bisa melewati kesedihan ku tentang Arumi.
Namun setelah sekian lama kenapa wajah wanita itu tak berubah dan semakin Cantik.
Getaran magnet ketika bersalaman.
Aarrgh....Dani pun mengepal dan menghubungi seseorang untuk mencari informasi data Mila Sasrowijoyo.
Sekembalinya Dani ke meja makan terlihat bella sedang menunggu dan memainkan ponselnya.
Tiba saja seorang Anak menabrak tubuhnya.
Bruugh...
"Hei... kau anak dari ... Nona Mila?"
"Yes... Paman kenal mama ku?"
"Baru saja,Kenapa kamu berlari dimana Mama dan papamu,lalu siapa namamu handsome...?"
Begitu banyak pertanyaan sejenak anak itu diam dan menjawab."Namaku Danzel, aku sedang bersembunyi dari paman...aku belum punya papa dan tidak pernah bertemu paman."
"Danzel... Kamu dima...?"Maaf anak saya membuat masalah ya tuan.Mila pun terkejut ketika pria itu berdiri tegap.merubah posisi
dan menatapnya,sementara Danzel memeluk sang mama dan meminta maaf ketika ia membuat kesalahan karna telah berlari di area yang luas.dan membuat kejar mengejar.
"Tak apa, Apa kamu kenal Arumi?"tanya dani.
"Maaf apa anda kenal dengan Nama Arumi, siapa dia?kurang lebih saya sering mengingatnya meski tidak jelas."Mila spontan berbicara lalu dani menyodorkan sebuah foto kecil di dompet.wajah mirip dengan nya. Ya foto pernikahan Arumi bersama dani.
"Wajah itu kenapa mirip Aku,Pria itu kenapa mirip dihadapanku."batin Mila.menimang dan tersadar akan perkataannya.
"Mil ... aku cari kalian ternyata disni?Ayoo kita pulang!"
Bayu menatap Tuan Dani yang akan bekerjasama dan menyapanya.Begitupun sebaliknya dani menatap pada Bayu,Mila dan Danzel dengan penuh tanya.mengapa danzel tidak mirip dengan papanya,Mengapa anak itu bicara belum pernah melihat papanya? seolah mengganggu pikiran Dani.sementara danzel menatap sang mama dan paman dihadapannya dengan wajah polos kebingungan.
"Maaf saya tidak mengenalnya...mungkin hanya kebetulan mirip saja Tuan. saya permisi..."tutur Mila dan berlalu.
Mila pun menarik tangan Bayu untuk pergi, mila sengaja melakukan itu karna tersadar.Bodoh kamu mila kenapa spontan kelepasan.Jangan sampai terjadi orang masa lalu datang dan membuat bahaya kembali.Kenapa bisa jadi seperti ini, Tuan itu pasti akan datang kembali.
__ADS_1
mila mengerutug kebodohonnya.Sementara bayu senyum sendiri ketika mendapat balasan.
Bayu membonceng mila dan Mila menggenggam tangannya,melingkar peluk pegangan di pinggangnya ketika dibonceng.Membuat hatinya berbunga karna mendapat balasan.Tapi Mila melakukan itu tak sadar karna pikiran dan sentuhan tangan nya tak bersahabat.
Sedang dani di mobil menatap dan melihat exspresi seorang wanita bernama Mila. Ia terdiam dan ingin sekali pergi ke kediaman Mila seorang diri untuk memastikan hal yang dipikirannya.
"Bella lanjutkan kerjasama bersama pemilik industri Pak Bagas Sasrowijoyo !" bella pun terdiam dan mengikuti perintahnya.
..........
Dirumah kediaman Mila yang sedang berada dikamar.ia mengirim pesan pada Bayu.
"Bayu... Malam ini datang ke rumah bisa tidak? Ada yang aku ingin bicarakan!"
Tak lama terdengar ketukan pintu... Ketika Mila Sedang di ruang tamu.Ia terkejut ketika Bayu sudah dihadapannya dengan tersenyum lebar penuh dengan gigi membuka.
"Hello... I'M Coming Nona Mila."
"Kau cepat sekali datang,aku mengirim pesan padamu belum ada lima detik."
Bayu pun masuk,Tanpa disuruh dan berkata.
Aku memang niat mau mengantar makanan kesukaan Danzel si anak angkat ku.Uuupss
calon anak angkatku yang bule menggemaskan itu.Tapi mama nya sudah mengirim pesan karna rindu,Jadi secepat kilat aku datang."Bagaimana?"bayu menatap dan mengkrilit satu alis dan menjingjing dua kantong kresek putih di tangan kanan kirinya,sementara kakinya menyilang menatap dan menggoda Mila.
Pluuugh.... Lemparan mainan pedang kayu plastik dilempar ke arah bayu.w"Bagaimana apa nya.. Aku menyuruhmu kesini untuk membicarakan satu hal dan misi dan diskusi bukan membicarakan hatimu bayu !"
"Ganas sekali kau Mil, ... Hati hati dengan wanita ganas pria tidak ada yang menyukai!"
"Biarlah aku sudah cukup sendiri seperti ini !" eiiits jangan dong,meski kamu ganas dan apapun itu aku tetap menyukaimu mila. balas bayu.
Bayu... please aku serius! Mila menatap tajam.
"Baiklah sekarang aku mendengarkan,apa yang ingin kamu bicarakan Nona !" Bayu menarik kursi dan memanyunkan bibirnya, ketika mendapat penolakan kesekian kalinya.
Tak lama ketukan pintu kembali sehingga membuat Mila dan Bayu Terkejut!
Jangan lupa like,rate atau poin harian.
__ADS_1
thanks reader semuamya.