Dady Danzel

Dady Danzel
Bab 90


__ADS_3

๐Ÿ€Wanita Masa Lalu ๐Ÿ€


"Hei.. tunggulah sebentar!"


Keiiyra mengejar, namun ia berhenti di ujung ruangan. ia berhenti untuk mengatur nafas tiba saja sebuah tangan mengagetkan dan berteriak."Aaaahk...eeum. hubby kamu disini?"


"Sayang.. aku mengejarmu, mencarimu katanya pergi ke toilet, ayo aku antar. kamu mengejar siapa?"tanya Erico.


"Aku mengejar wanita yang memperhatikanmu." ketus Keiiyra. ia berlalu dan meninggalkan sang suami.


Erico mengejar dan merangkul tubuh istrinya dari belakang."Sayang..ku mohon, percayalah siapapun wanita yang mendekat,aku hanya milikmu dan tak ada wanita yang bisa menggodaku selain istri cantik ku ini."


Keiiyra hanya terdiam, ia mencoba mengatur nafas agar ia tak menangis."Jika kamu kecewa katakanlah, tak perlu memendamnya sayang, aku tau cara dirimu berlari adalah cara agar kamu melupakan emosimu."


"Maaf.. tapi hanya cara itu agar aku tidak marah dan tak menangis. aku benci air mata hubby.bagiku air mata akan membuat wajahku menua dan jelek ketika mataku sembab."


Dalam lift Erico tersenyum, ia menatap sang istri dan mencoba ingin mencium, tapi Keiiyra menepisnya."Ayo pintu lift nya terbuka,"


Namun Erico menarik tangannya. Ia mencoba menaiki liftnya dan menahan agar tertutup lama dengan tangan kiri. tangan kanan dan tubuhnya menghimpit tubuh sang istri. ia mendekat ranum bibir sang istri dan menjelajahinya dengan lembut sehingga Keiiyra hanya bisa terdiam dan menikmati.


karna dengan cara itulah Erico menenangkan amarah sang istri.


Di tempat berbeda Arumi telah menunggu kedatangan Keiiyra."Pasangan ini selalu saja menghilang, kalian menuntaskan hasrat ya?" ketus Melin.ketika telah tiba mendekat.


"Dasar sembarang, memang jika ia atau tidak kenapa?"balas Erico.


Keiiyra duduk disamping Arumi, ia meminta wine berkadar tinggi. ia langsung meminum itu dalam sekejap sudah meneguk tiga gelas.


Arumi dan Melin merasa bingung.sementara Erico,Gilang terdiam. "Apa kalian ada masalah?"


tanya Owzie. pria itu duduk bersama sedikit jauh.


"Keiiyra akan memendam emosi cemburunya hanya dengan meluapkan berlari dan meminum untuk menahan air mata tidak tumpah!"


"Kenapa kau tidak bicara baik baik, kondisi itu tidak baik dia belum lama menjalani caesar proses melahirkan bukan?"tanya Gilang.


"Dia akan semakin cantik jika marah,biar saja aku akan membereskan wanita tadi yang mencoba membuat istriku menjadi seperti ini.


dia mencoba menghasut dengan beberapa foto dan perkataan tidak benar."


"Benar saja, terlihat bahagia sebenarnya istrimu tidak kuat akan penggoda yang mengganggu.


wajar pria mapan bukankah semakin banyak godaan yang berdatang? Ku rasa kau harus sering Quality time berdua setelah ini Erico!"tutur Gilang.


"Entahlah,Keiiyra selalu tak ingin karna meninggalkan anak kami."balas Erico.

__ADS_1


Ku rasa wanita itu bicara tidak tetapi sebaliknya.Kau yang harus lebih peka. tambah Owzie. Erico mendengus nafas panjang benar saja pria ini lebih mengenal sosok istrinya.


"Mii.. aku tidak apa apa,tenang saja aku hanya sebal dengan..?"


"Suamimu memang menyebalkan kan?"balas Merlin. Heuumh Keiiyra menoleh tersenyum, tidak bukan suamiku.. sudahlah ayo kita memulai permainan.Arumi mengajak para pria duduk menyatu.Sementara Keiiyra tersenyum menunjukan bahagianya sehingga melingkar duduk saling berhadapan pada pasangan.


Permainan dimulai, dadu itu mengeluarkan angka.Sehingga orang itu akan mengambil satu kertas yang telah digulung dan harus dijawab dengan jujur.


"Merlin, kau tidak menulis perkataan yang aneh aneh kan?"tanya Keiiyra.Heuumph kita lihat saja nanti.


Pasangan yang pertama dibuka adalah Arumi dan Gilang. mereka harus menjawab dengan jujur dan kompak.


"Adakah hal yang membuatmu kecewa pada pasangan jelaskan?"tanya Merlin.


mereka pun menjawab ada. Arumi berkata ia pernah salahpaham akan kedatangan wanita masa lalu Gilang yaitu Dona. Sementara Gilang takut jika sang istri kembali pada mantan suaminya.


"Owh so sweet, kalian benar jujur dan jawab kompak."


"Jelas saja kompak, karna masih baru hangat dan suasana pengantin." lirih Keiiyra.


"Kamu bilang apa tadi keiiy?"Tidak Mii, aku sedang membaca pesan.Erico dari sudut tersenyum akan sang istri yang masih menggerutu.


Dadu pun kembali dikocok jatuh pada pasangan Keiiyra."Apa saat ini ada yang belum tercapai,apakah sedikit pernah menyesal ketika pasanganmu pernah terpergok mengkhianati?"


Semua mata menatap Keiiyra dan Erico.mereka terdiam dan bicara bersama, "Tak ada yang ingin tercapai, kami saling percaya satu sama lain. hanya berharap Anak kami tumbuh cepat besar saja sudah cukup."ucap Erico.benarkan sayang? Ya benar suamiku. Keiiyra membalas dengan senyuman.


"Keiiy ko diam,?" Ya benar apa yang dibicarakan Erico. senyumnya Erico paham akan sang istri yang selalu menahan emosi,ia berharap sang istri tak menahan amarahnya kembali. Selama pernikahan ia tak pernah melihat sang istri marah dan meluapkan emosinya.


Putaran ketiga, pertanyaan pada Merlin dan owzie."Aaakh...aku tiba saja melilit, sudahlah aku akan ke toilet dulu," Keiiyra langsung mengejar langkah Merlin di ikuti Arumi.Kau wanita pandai mengeles curang, bilang saja ingin mengakhiri permainan ini.


Hahaaa..semua pria tertawa. melihat aksi ini mereka tidaklah muda. Tapi mereka berkata


"Kita harus adakah quality time seperti ini lain kali, bersama anak anak." Ya benar. balas Gilang.


Dua jam berlalu, mereka telah bersama sudah pukul 12 malam dan kembali ke kamar yang terpisah dan berbeda ruangan.Erico membawa Keiiyra lebih dulu.ia melepaskan jaket dan membuang di sembarang tempat. Keiiyra yang ingin membuka resleting gaun kesulitan ia pun dihampiri sang suami."Aku bantu sayang!" dengan gercap sang suami seperti tak sabaran dan membuka gaun itu dengan kilat dan menariknya bersama untuk mandi bersama.


"Aku harus membersihkan, badan ku sangat lengket hubby.tunggulah diluar!" tapi Erico tak mengkhiraukan.


Dilain hal Owzie yang masih berbicara serius.


tiba saja Merlin bersiul didepan kamar.


"Honey..bunny.. sweety ayo, nanti saja bahas project. Seperti tidak ada waktu saja."


Arumi tersenyum,tertawa kecil karna istri dari teman baiknya itu ternyata lebih manja,nakal dan agresif."Baiklah.. aku pergi sampai nanti."

__ADS_1


ucap Gilang.


Arumi pun telah masuk kedalam kamar, kamar yang indah bagi dirinya banyak helaian bunga mawar di sepanjang ruangan dan lilin. ia meletakkan tasnya dan berdiri. Tiba saja rengkuh tangan telah melilit dari belakang.


"Aku rindu,aku menginginkan... kamu harus bermain dan membuat malam ini lebih menarik, Aku akan melihat dirimu yang memainkannya."


Deuugh.. perasaan degub jantung Arumi semakin tidak karuan, berdetak lebih cepat.


ia menatap sang suami telah lebih dulu mengexplore bermain di kepemilikan manis nan manja.Selama sepuluh menit kecupan itu membuat nafas tersenggal. Arumi mengganti bikini mengajak sang suami bermain di kolam.


yang menyatu di kamarnya. Gilang mengikuti dan mereka semakin memanas akan hal yang terjadi tak dapat dipungkiri mereka bermain menuntaskan kerinduan dan hangatnya tubuh mereka sampai dini hari.


Ke esokan harinya.


Arumi yang telah bangun dan bersiap, ia membuka jendela kamar. terlihat di ujung balkon ia menatap seorang wanita dengan baju putih susu diatas lutut."Keiiyra ia pergi kemana, mengikuti siapa sepagi ini?"


"Ada apa sayang?"


"Honey.. aku akan menyusul. sepertinya Keiiyra sedang dalam masalah. aku akan menyusul ke lantai bawah mencarinya."


Gilang terperanjat, ia membasuh wajah tanpa mandi. segera ia cepat mengikuti sang istri yang berlari. ia pun memencet ponsel untuk menghubungi yang lain.Mengingat Erico mempunyai masalah akan wanita dimasa lalu.


yang selalu meneror istrinya.


.


.


.


Kira kira siapa dia.. ?


.


.


.


Jangan lupa mampir new karya.


"Wanita seperti dia."


"Salah Jodoh."


"Love my flaws hubby." end

__ADS_1


๐ŸŒน Happy Reading ๐ŸŒน


__ADS_2