
🍀 Dani atau Zack 🍀
Siapa yang menghubungi ku,sudah semalam ini ?"tanya Mila.
Ketika ia hendak mengangkatnya, ponsel pun direbut oleh bayu."Hentikan mil...,jangan angkat malam ini,aku ada hal yang mengganjal dan perlu kamu tau,sebab rencanamu sepertinya akan gagal!"ucap Bayu.
"Gagal,apa maksudmu bayu?"
ia pun meminta maaf, dan mulai menceritakan hal aneh saat di drive thru dan saat ia kembali tadi masuk kerumah dengan terburu tak sabaran. mila mendengarkan dengan teliti dan paham akan ketakutan bayu.
"Bay... kau pria tak bisa diandalkan,hal seperti ini aku jadi sulit untuk menyamar." bayu pun membalas perkataan mila.
"Hei mila... andai aku tak menunggumu, mungkin aku sudah menikahi gadis desa!"
"Maksudmu gadis desa di kampung kita, apa nori si wanita yang suka mencabut genjer itu?"
"Bukan nori, dia norli namanya sembarang mengganti nama. dia mah bukan gadis bagaimana kamu bisa menyimpulkan mil,dan kenapa kamu marah?"
"Bukan gadis maksud kamu... apa seperti ku,atau kau...?" tatapan mila.mendekat ke wajah bayu.
"Eeekh...sudahlah kenapa kau jadi bercerita lain, kita bahas soal dirimu bagaimana? ingat ya mil satu minggu kita harus kembali pulang, Danzel harus sekolah dan ingat janji mu pada pak bagas untuk tidak meninggalkan nya."Mila pun terkesiap seolah bayu mengingatkan atau mengancam.
Sontag mila terdiam dan memandang bibi yani."bibi ikut mila ke jogja ya,rumah ini kita sewakan saja!"bibi yani pun tersenyum dan menurut,baginya ia bisa selalu dekat dengan Arumi yang kini merubah namanya menjadi mila, dan danzel putra kecilnya seperti anak dan cucu.
"baiklah bayu, aku minta satu hal selalu jaga bibi yani dan Danzel ya ketika aku tak ada!"
Saat ini aku akan bertemu dengan mereka dan tetap berpura pura tak mengingat kenangan mereka. harap tetap tak membocorkan soal ini, meski aku hanya mengingat Dani dan sepotong bagian kecil Zack,aku akan mencoba menjadi diriku yang awal sama sebelumnya.
"Tapi kau tetap hati hati mil,... aku khawatirkan dirimu nanti jika.Jika apa bayu? tanya balik mila.
"Tak lah... aku takut kamu akan terlena dan menghasilkan anak kembali?" Pluugh.. bantal sofa pun dilempar ke wajah bayu yang selalu mudah menyimpulkan dan bicara tanpa berfikir.
"Maaf mil... bukan begitu aku hanya...?"bayu menatap mila dengan takut tapi menahan ketawa karna jahil."sudahlah bay, istirahat saja kau pergi sana ke kamar mu.Sembarang sekali kau bicara aku terlena dan menghasilkan anak, kau pikir aku mesin fotocopy.... dasar bayu gila!"
__ADS_1
.
.
.
Kediaman nyonya le'un.
Baiklah lusa kita sudah siapkan gelar akad nikah,"Bella tak perlu khawatir kamu tetap menjadi menantu ku yang baik dan patuh,jika ada yang ingin kamu utarakan bicaralah!"tutur mama le'un.
Bella merasa senang,karna ia akan dinikahi dalam waktu singkat. Namun raut wajah dani terlihat pucat dan tak yakin dengan hati nya dan pernikahannya."Ada apa dani, apa yang kamu pikirkan nak?"tanya mama le'un.
Dani menatap seorang bella,ia lalu meninggalkan ruangan meja makan bersama dan berkata,"Dani ada urusan penting di kantor, aku pergi dulu urusan pernikahan atur saja mah!"mama le'un menatap anaknya tak ada yang beres,raut wajah berbeda ketika ia menikahi Arumi.lalu ia menatap kewajah bella yang meredup sedih.
Dani termenung dalam mobil ia mengebut,seolah keputusan nya apa sudah benar untuk menikahi bella,Namun kejadian yang telah merusak bella ia harus pertanggungjawabkan.lalu bagaimana jika mila adalah Arumi.berkali kali dani berhenti dan terakhir ia terhenti didepan kediaman rumah Arumi.ia membayangkan kenangan perlahan dan mengingatnya.namun satu mata ia tertuju pada sebuah mobil dan turun seorang pria,Dani pun menghampiri dan mengetuk kaca mobilnya.
"Sedang apa kau disini?"Dani menatap pria yang ia kenal,pria yang telah menyebabkan istrinya hilang karna kecelakaan.
Mila terlihat sedang keluar rumah,ia membuang tumpukan buku yang telah dimakan rayap, Lima langkah dari depan rumahnya ia terkesiap menatap dua mobil dan dua pria yang tiba saja memandangnya dengan tajam.
Mila terkejut dan tak bisa mengelak,jika ia tetap bicara dia bukan arumi,ia pasti akan mencecar bibi yani,belum lagi penuh pertanyaan mengapa ia berada di kediaman rumah Arumi.dua pria itu mendekat ke arah Mila.Ia pun hanya berani memundurkan dirinya.
"Apa yang harus aku lakukan, tenang mila jangan gugup."batin Mila.
"Kau kah itu Arumi...?tanya Zack, dan dani pun mengembang mata nya.ia tak menyangka
belahan hati jiwa yang hilang benar kembali.
dan tiba dani merebut ingin memeluk Mila, tiba saja tangan Mila di rebut oleh seseorang. sehingga dua tatapan mata singa membulat dan tajam.
"Jangan sentuh mila... dia hanya mirip,apapun itu kalian harus bertanya padaku dan berhadapan denganku.Jangan pikir kalian pria kaya bisa semena mena.sudah larut malam pulanglah kalian,jika ingin tanya sesuatu tanya padaku dilain waktu!"
Zack terkejut dan Dani pun terdiam.Sementara bayu merangkul mila dengan menggendong danzel yang terbangun."Ayo mila masuk, aku akan pasang badan jika terjadi sesuatu padamu,sampai kamu benar ingat siapa mereka dan benar ingin kembali pada papa Danzel yang sebenarnya.ingat jika kamu bahagia aku orang yang utama bahagia."
__ADS_1
Mila tersenyum melangkah ke dalam rumah,ia tak menyangka jika sosok bayu sangat gentle,sebelumnya ia sedikit takut dan menyerah."Thanks bayu."ucap Mila.
Bayu pun tersenyum dengan cool dan tegap, begitu ia mengantar mila ke kamar. ia pun beristirahat dan menatap cermin." bayu bodoh kau memulai perang dengan dua pria besar itu ya?"helaan nafas bayu yang amat dalam. tersenyum getir bayu mengerutug tingkah nya yang seolah bagai pahlawan untuk mila,Padahal jujur ia amat takut untuk esok.tapi ia lebih takut ancaman pak bagas kelak ketika pulang ke jogja.
Dani terdiam,namun zack mengepal tangan dan memajukan kerah dani dan berkata,"Jika dia arumi aku akan merebutnya dari mu dani,aku tau kejahatan yang sebenarnya papa Tjin saat dirumah sakit!"
Namun dani pun berkata,"Dia masih istri sahku lalu bagaimana dengan perlakuan kecelakaan terjadi karna ulahmu zack?"Jawab dani.sosok dua pria yang saling menatap.
.......
Pagi hari bayu telah membawa jaket dan ransel kecil,ia menitipkan salam pada bibi yani untuk pergi sebentar karna ada urusan.ia pun menitipkan pesan agar Mila dan Danzel tak keluar rumah,"Bibi titip mila dan danzel jika ada perlu dan sesuatu hubungi aku,bayu akan terlambat siang atau sore telah kembali."
Cafe romance.
Bayu telah duduk dan menunggu,Tiba saja seseorang bernama Zack tiba dan ikut duduk.
tanpa basa basi Bayu mempersilahkan.
"Silahkan pertanyaan apa yang aku bisa jawab,tapi satu hal aku ingin dengan pernyataan sejujurnya!" bayu menatap sosok Zack.meski ia kekar dan jauh ketampanan dari sisi kirinya,bayu tetap ingin melindungi mila.
"Baiklah kita pesan coffe, dan aku ingin kau mengatakan siapa mila sebenarnya dan hubungan mu dengannya?"
Zack menanyakan detail sosok mila,"Haah...lihat lah bayu setelah sampai di kota padat aku bagai pekerja yang mengatur biro jodoh,jika diakhir seperti ini aku lebih baik bekerja dipabrik seperti biasa." guman bayu.
Tak lama tiba juga Sosok Dani datang ikut bergabung, membuat bayu terkejut menatap.
Hei... Zack kau bilang hanya kau seorang diri,lalu dia... "Haaah... sebentar lagi aku akan jadi penghulu mila sepertinya?"ucap Bayu.
Zack pun berkata ia tak mengundang Dani.
Tapi bayu dikejutkan dengan dua pria dihadapannya yang beradu argumen dan bertengkar pembicaraan,sehingga bayu terdiam.Merasa penat bayu pun pamit untuk melangkah merenungkan perkataan dari gugupnya."Kalian selesaikan lah urusan semalam yang belum selesai,aku akan kebelakang sebentar!"
Selepas dari toilet bayu kembali ke meja dua pria yang menemuinya,tiba saja seseorang menabrak bayu "Auuuw...." dan ia terkejut menatap seorang wanita yang tak sengaja jatuh karna tubuh mereka yang terbentur dari tembok yang melingkup L.
__ADS_1
Bayu pun meminta maaf dan menyanggah tangan nya agar wanita itu berdiri.
kira kira siap**a ya**?