Dady Danzel

Dady Danzel
BAB 62


__ADS_3

🍀 Hari Pertama Bekerja 🍀


Ke esokan harinya,Arumi yang telah menerima pesan dari hakim anton.Jika keputusan pengadilan telah merilis status.jika Arumi dengan Dani telah resmi bercerai.tak lama chat dari anton."Arumi sore ini kita bertemu,sekalian aku bawakan berkas surat resmi dari pengadilan dan akta cerai."Arumi pun segera membalasnya dan menghubungi kembali.


"Pagi handsome mama, Danzel sudah ganteng banget?"Yes mam..aku mulai sekolah hari ini,oma anter aku dan juga suster juga kan?Iya oma dan suster akan antar.


Mereka pun sarapan bersama,tak lupa Arumi yang telah rapih dengan setelan kantor.ia ikut sarapan bersama."Mama apa bekerja itu harus ya?"tanya Danzel.Arumi melirik mata sambil mengolah kata apa yang tepat untuk sang anak.


"Mmmm... mama tidak akan lupa waktu sayang,tapi semua demi masa depan kamu nak.Mama harus mengumpulkan sesuatu untuk anak tampan mama menjadi seorang pilot,bukan kah cita cita Danzel ingin jadi Pilot?"Yes mam..


jika Danzel sudah besar.anakmu ini akan membalas berkali lipat kebahagian dan membawa mama berkeliling dunia!ucap Danzel.Sang mama pun tersenyum.


"Uwuuw.. cucu oma.benar- benar pintar berani,sepertinya selain tampan ketegasan


no.1 pasti kelak wanita banyak terpikat padanya mii."


Arumi pun tersenyum dan melanjutkan sarapan, setelah itu ia mengantar Danzel ke sekolah ternama,ia mendapat les tiga bahasa


tak lama,"Sus bawa mobil mii ya,untuk antar Jemput Danzel,oma Arumi tinggal ya.mii ada urusan masih soal pengadilan lagi pula mii lebih nyaman naik taxsi,Danzel mama jadi anak baik oke!"Oke mam.


"Hati -hati mii sayang!"


.......


Fandi melirik kaca spion.


"Bukankah itu Arumi Gilang?"


Dimana ?itu di tempat foto hijau.Apa dia sedang Fax,apa kita harus dekatkan mungkin untuk memberi tumpangan?Tidak perlu tinggalkan saja.ketus Gilang.

__ADS_1


"Heuum.. ada apa lagi,sultan ini masih marahan.ada apa sebenarnya?" Fandi pun melaju kembali dan meninggalkan keberadaan Arumi.


Setengah jam kemudian.


Arumi yang telah berada di bagian divisi berkumpul bersama para pelamar lain,tapi karna Arumi rekomendasi sang sahabat ia pun langsung masuk dan dipanggil."Huuh semoga aku bisa meski menjadi admint,tapi aku yakin aku bisa.Harusnya aku menjadi ahli hukum tapi bagaimana aku harus melanjutkan kuliah,


tapi kesejahteraan Danzel lebih utama."


Nona Arumi silahkan masuk! Baiklah.


Arumi pun mengikuti,bu Tania terlihat di id nametag melingkar di lehernya.Bu tania pun menghubungi seseorang."Nona Arumi silahkan ada yang ingin berbicara pada nona,dan setelah itu ini berkas map hitam, di isi dan dipelajari,saya tinggal sebentar!"


Baiklah terimakasih."Hallo ya, hei keiiyra aku pikir siapa,Keiiy apa ini masih perusahaan Erico?" Ya mii.. maaf aku mendadak,soal admint sudah terisi.Jadi aku harap kamu mau menerima menjadi asisten eeum maksudku sekretaris karna yang lama ia mengundurkan diri karna hamil.Soal perusahaan itu bukan milik Erico,tapi nanti kamu juga tau.Kerjaan dan tugasnya aku sudah kirim surel.Belajarlah semangat mii.. aku ingin kamu bahagia,dengan ini kamu pasti tidak sedih memikirkan si D menyebalkan itu!


"Keiiy aku tidak ahli,tapi terimakasih kamu sudah membantu ku,secepatnya aku akan mengunjungimu keiiy.Aku kangen!"panggilan pun berakhir.Kini Arumi menarik nafas,ia mempelajari dan mengisi form surat kontrak dan perjanjian.


Arumi mengikuti ke ruangan dimana Bu Tania memerintahkan,satu karyawan terlihat tak asing.Bibie dan Antie teman kuliahnya,mereka pun terkejut tapi karna jam kerja kantor.mereka tak bisa menyapa.Hingga berakhir Arumi duduk menunggu di ruang dirut.Ia sedikit aneh dengan nama itu bertulis di papan hitam di meja bertulis, Direktur Putra Gilang Syahzanet.


"Selamat Pagi Tuan Gilang Disini sudah ada perekrutan pengganti nona marsya.!"Baiklah silahkan tinggalkan.Fandi ambil berkas lain untuk nona Arumi mempersiapkan meeting nanti siang!


Arumi pun berdiri ketika sudah ada seseorang di hadapannya.ia mendongak wajah nya dan mencoba tersenyum paksa."Keiiyra kalian bersekongkol,mengapa tidak kau beritau jika Pt pilar Zx group milik Dia."batin Arumi.ia meremas jari jemari dan mengigit sedikit bibirnya.


"Apa saya bisa batalkan jika saya tidak ambil pekerjaan ini Gilang?"Sopan lah jika dikantor panggil pak atau tuan.Jika di luar bebas.Bisa saja tapi ganti rugi jelas tertulis bukan,sudah ditanda tangani?Gleeuk... Arumi menelan saliva.Mau tidak mau ia melanjutkan.


"Baiklah senang bekerja sama dengan anda,terimakasih telah menerima saya sebagai asisten anda kemanapun Tuan Gilang.saya permisi kembali ke ruangan!"


Gilang pun tersenyum.seperginya Arumi keluar dari kantor."Harusnya saya yang berbicara seperti itu,dasar wanita antik," Expresi yang menggemaskan.Aku pastikan kau selalu ada di dekat ku mii,camkan itu ini awal permulaan aku tak akan menyerah!


Arumi berpapasan dan merapihkan berkas,setelah itu Fandi memberikan satu map tebal untuk Arumi pelajari dan berkas yang harus ia selesaikan."Baiklah Fandi,siang ini saya akan segera laporkan hasilnya,mohon bimbingannya.Tapi jika kau menumpukan aku sampai lupa waktu dikantor ini,aku pastikan mengundurkan diri dan kembali menjadi model,bermain trailer kembali, pekerjaan itu lebih nyaman tanpa tekanan dan tak kaku seperti saat ini!"ancam Arumi.dan berlalu meninggalkan Fandi.

__ADS_1


"Oowh... Sultan itu marah karna Nona ini,ingin kembali menjadi wanita terkenal.Tapi maaf sepertinya diri anda sudah berada ditangan Gilang,semua pasti akan batal anda sudah terkunci,dan harus melewati gemboknya.


Gilang pasti akan membayar biaya eliminasi demi anda nona,sama seperti hutang almarhum papa anda pada Tuan Zack!"gumam Fandi dan berlalu.


Sore hari Arumi telah cepat,ia segera mengendarai Taxsi demi menghindar satu mobil dengan Gilang.ia segera menemui Hakim Anton di cafe sesuai janji.Hakim anton adalah senior saat kuliah jurusan hukum.


"Andai aku dulu tak kecelakaan dan telah lulus,dan meneruskan kembali.aku sudah pasti membuka kantor hukum."dengus Arumi.


"Aakh.. bebii kita kehilangan jejak Arumi,


benarkan dia Arumi satu kuliah kita kenal?Ya seperti nya benar.sudahlah antie masih ada hari esok.Kita pasti bertemu,dan kita pasti akan ada kesempatan kembali bersama mengobrol panjang.


Dua jam berlalu arumi bertemu dan mengobrol bersama Anton.Ia tersenyum dan tertawa,menceritakan segala hal kisahnya.mengapa ia bekerja tidak sejalur dengan mata kuliah jurusannya.Tapi saat ia terkenalpun. ia pernah menjadi bagian kerja penting di perusahaan paman Beni.


Menggantikan Keiiyra."Semua sudah selesai,terimakasih ya anton,aku jadi bisa tidur dengan nyenyak dan bernafas lega,meski hati ku tercabik cabik setidaknya statusku tidak blepotan tak tentu arah"


"Hahaaa.. Arumi kamu masih saja bisa bercanda,disaat masa sulit.baiklah jika ada masalah lain,jangan sungkan aku tak bisa lama.karna masih ada jadwal klien!"


Arumi tersenyum berjabat tangan,hingga mereka pun berpisah.


Arumi kembali menunggu Taxsi untuk pulang setelah pertemuan itu,ia juga membeli kue tart


untuk Danzel.Namun terkejut satu mobil sudah berdiri di hadapan nya."Siapa dia ?"


.


.


Happy Reading. terimakasih atas supportnya.

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak.Like,Rate, vote


sebanyak banyak nya untuk mendukung karya Author.


__ADS_2