
🍀 Kisah Dani 🍀
"Keiiyra."
"Heuumph.., kenapa Mii?"
"Lihat itu!" pinta Arumi.
Keiiyra terkesiap menatap Pria berkacamata hitam, tingginya melebihi Erico. Dia pun mengetuk kaca mobil mereka, sehingga Keiiyra membukanya.
"Ya, ada apa?"
"Sorry, aku tak sengaja menabrak mobil mu, Rem mobilku bermasalah dan hampir saja melukai kalian, bisakah anda keluar Nona?"
Keiiyra dan Arumi pun antusias keluar, ia berdiri berdampingan. Pria itupun mengulurkan tangannya. "Atas permintaan maaf saya, kenalkan saya Kries."
"Ya, tidak apa. jika memang tidak sengaja saya akan melupakan. lupakan saja, kami ada urusan penting harus segera pergi!"
Keiiyra mengabaikan perkenalan Pria itu, Tak lama pria di sampingnya. menahan pintu yang Arumi ingin buka."Tunggu Nona, saya Triss. Nona kalian berdua tidak bisa pergi, kami harus bertanggungjawab atas semua hal ini. Lagi pula mobil ini mewah. kami akan membantu dan mengurus kebengkel!"
"Triss, Kries.. nama hampir kembar. maaf aku tidak bisa mengambil keputusan, tapi satu hal mobil mewah ini. milik sahabat ku Keiiyra."
Keiiy melirik Arumi..., ia membentur tangan pada Arumi."Kenapa sampai bawa nama ku sih, Arumi kamu tuh ya."ketus Keiiy.
"Kau juga, sudah bicara namaku Keiiy. aku spontan tadi." bisiknya.
Kalian berdua, jadi namanya adalah. Nona Arumi dan Nona Keiiyra. Kries pun langsung menatap pada dua wanita masing masing di hadapannya. ia menawarkan bantuan untuk taxsi. Karna tak ingin diantar. Hingga Keiiyra memutar mata, ia tak ingin berdebat panjang.
tujuannya kini adalah. Secepatnya pergi dari dua Pria asing. bahkan ia menolak untuk di bayarkan biaya bengkel, baginya mobil itu masih bisa di asuransikan dan ia masih cukup untuk membayarnya.
Satu jam berlalu.
Arumi dan Keiiyra meminum air kelapa muda.ia meminumnya dengan habis. Rasa haus itu membuat ia sedikit sejuk. "Kejadian apes dan sedikit cuci mata, memang benar real ya?" lirih Keiiyra.
"Keiiy, kamu bilang apa tadi. cuci mata sama dua pria tadi ya?"tanya Arumi.
__ADS_1
"Heuumph.... tampan, perfect, cool. tapi sayang. kita sudah bersuami." Keiiy memutar mata, ia menyadarkan diri dan berkata, baiklah ayo kita langsung ketempat Mama leun. jalan kaki sedikit tak apa kan Mii?
Arumi tersenyum, baru kali ini sahabatnya terpesona dengan Pria. untung saja ia pernah ada di posisi labil, saat ia belum menikah... Jadi ia selalu tidak aneh. Tapi mungkin sahabatnya itu selalu mementingkan karier. atau tragedi suami nakalnya beberapa pekan lalu, sehingga membuat jiwanya goyah.
"Hahaaa..., heuuumph." Arumi tertawa dan diam.
"Kamu kenapa Mii, senyum ketawa sendiri?"
"Gak apa apa, Keiiy." balas Arumi. ia menahan tawa akan sikap lucu sahabatnya.
...........
Gilang yang telah tiba dibandara soetta. ia langsung menuju kantor Erico. karna kerjasama mereka, sehingga akan selalu bertemu. Tak lama ia mendapat notif dari seseorang. ia menyuruh seorang pekerja untuk mengawasi dan melindungi Arumi sang istri dari jauh.
"Apa,.. foto apa ini?" lirih gilang. ia mengepal emosi menatapnya. Lalu ia sembunyikan ponsel itu di balik jas nya.
.
.
.
Keiiyra memeluk gendong iana yang dari tadi menangis, ia berhenti menangis ketika berada dalam pelukan Keiiyra dan Arumi. sehingga Mama leun terdiam dan bingung.
"Mungkin, iana rindu pelukan seorang ibu."tutur Mama Leun.
"Ya, Mama leun. aku harap iana cepat tumbuh besar. perjalanan nya masih panjang yang harus ia lewati." balas Keiiy.
Arumi membantu Dani menyuapinya. Ia berbicara penuh dengan deras Air mata.
Tak sedikitpun Arumi menyembunyikan bulir air mata yang ikut tumpah. Dani yang tidak gagah seperti dulu. Tubuhnya semakin kurus dan pucat. Mama leun yang terlihat semakin lelah dan tubuhnya semakin ikut mengecil dan berkerut. Arumi bingung apa yang terjadi pada keluarga yang pernah ia rasakan ikut bahagia, akan dirinya bersama pria bernama Dani.
"Aku sedih, tapi ikut bahagia kamu telah menemukan pria yang sehat, Arumi."
"Dani, jangan bicara banyak. maaf aku baru bisa menjengukmu lagi. Bahkan aku lupa jadwal kemo dirimu."
__ADS_1
"Tidak perlu, Kemo atau Tidak sama saja. tidak akan menambah dan memperpanjang umurku bukan?"ketus Dani. ia memalingkan wajahnya.
Arumi terdiam dan merasa bersalah, jika dahulu aku bertahan mungkin dirimu tak akan seperti ini. maafkan aku Dani. batin Arumi.
Tak lama Keiiyra hadir dengan menggendong bayi iana."Nyonya Erico, ada disini juga?"lirih suara terpatah Dani.
"Panggil saja Keiiy, kau tak perlu sungkan. kau ini sahabat Erico bukan, kenapa tidak bicara dan memberitau kami. akan kondisi mu yang semakin tak baik. Aku sudah menghubungi Erico. aku rasa ada perawatan terbaik di luar negeri Dani."
"Tak perlu, Keiiy terimakasih. aku hanya mencemaskan nasib iana putriku. Jika aku telah lebih dulu pergi. Dan Mama ku yang sudah tak sebugar dulu."
"Kau akan sehat, iana akan baik baik saja Dani, jangan cemas fokus pada pengobatanmu saja!" ucap Keiiyra. Arumi terdiam dan saling menatap pada keiiyra.
"Mii.., aku tunggu di luar ya. beri semangat dan yakin. Kita pasti bisa membantu Dani untuk mau berobat dan menyemangatinya."
Keiiyra masuk ke dalam kamar baby iana. ia meminta babysister untuk menghangatkan susu. ia berfikir sejenak untuk mempunyai ide, Jika terjadi sesuatu pada Dani. ia akan meminta Arumi mengadopsi menjadi anak angkatnya. atau ia yang merawatnya.
"Baby cantik. jangan khawatir ya. Aunty akan ada disisi kamu sayang." lirih Keiiyra. ia menyukai baby iana yang hampir seumuran dengan anaknya Kaiyna. yang berjarak lebih dulu dua bulan.
Tak lama, Arumi masuk kedalam kamar dan meminta Keiiyra membantunya. sehingga kala itu mereka terkejut.
"Ada apa sih Mii, mengagetkan saja?"tanya Keiiy. Tiba saja Arumi masuk kedalam kamar dengan tergesa dan panas dingin. membuat Keiiyra ikut terkejut karna sedang menidurkan bayi iana.
.
.
.
Kira kira ada apa dengan Arumi. Next ikutin lanjutin keseruan mereka berdua. Jangan lupa beri dukungan karya Author ini. Dan karya New Contest. "SalahJodoh."
Sesuai janji Author. 2 bab meluncur di hari dan jam yang berbeda.
Beri dukungan selalu, Author berterimaksih.
Sedikit info, bolehlah tebar vote, poin nya. agar Author semakin bersemangat.😉 Makasih Readers terlove.
__ADS_1
🌹Happy Reading 🌹