Dady Danzel

Dady Danzel
BAB 56


__ADS_3

๐Ÿ€ Perdebatan Luka ๐Ÿ€


Arumi menatap sinis,ia merasa lelah dan lemas,Kali ini ia tak menyangka dani akan datang ke rumah pak bagas.Apa yang harus aku lakukan,aku tak boleh gegabah untuk segera pergi.


Jika tidak Dani akan mengekor dan tau tempat tinggal baru kami."Sia sia sudah jika sudah bertemu!"


Pak bagas dan bu bagas pun terdiam di ruang tamu,Menatap Arumi yang menunduk tak ingin


menatap ke arah suaminya yang dari tadi melihatnya tajam dengan merah menahan air mata."Kalau begitu ada baiknya,kalian bicara, bapak dan ibu masuk dulu ya!" Arumi pun terperanjak melangkah keluar,Namun dani mengikutinya.


Jangan pergi Arumi, mana janjimu untuk selalu tak akan pergi lagi,Apapun yang Terjadi !!


Perdebatan di halaman depan membuat pak bagas,dan ibu bagas melirik dari jendela kamar.


untung saja rumah mereka jauh dari tetangga,Apalagi ketika hujan tiba mengguyur dengan percikan dingin.Tak akan terdengar jika dua sejoli sedang berdebat sekencang bunyi bel rumah.


Arumi kembali diam,ia menatap seorang Suami yang ingin ajak untuk berpisah."Cukup Dani jangan memaksa,kita harus lakukan ini agar tidak saling menyakiti lebih dalam!"


"Aku tidak akan menandatanganinya,Sampai kapan pun aku tak ingin menceraikanmu dan berpisah darimu."Dani memegang erat tubuh Arumi,namun arumi menebasnya.Ia tak ingin selalu lemah dan terpedaya kembali,Karna rasa cintanya begitu melekat pada sosok pria bernama Dani,namun luka itu tak bisa ia lanjutkan dan harus ia akhiri agar beban pilu tak terlalu dalam menghampiri takdirnya.


"Apapun alasanmu,aku tetap pada pendirianku Dani.Aku mohon agar tidak lambat segeralah tanda tangani!" Dani pun menunjukan berkas panggilan pengadilan,dan merobeknya didepan Arumi.

__ADS_1


Arumi hanya menangis dan menghela nafas,Ia yakin perpisahan kali ini akan memakan waktu lama karna sikap egois Dani."Lalu aku harus bertahan sampai kapan,aku tidak siap untuk berbagi suami Dani!"Aku pun banyak dosa salah,dan kotor selama pernikahan aku menghasilkan anak dan menodai pernikahan lebih dulu.


Dani tetap pada pendiriannya, Itu tidak sama Arumi,Danzel hanya bayi tabung melalui suntik.Mereka hanya meminjam rahim mu.


dan kamu tidak sadar,Aku akan menerima danzel dan dirimu dengan lapang.Asalkan kamu mencabut perpisahan ini,kita kembali dan lupakan ku mohon arumi ! pinta Dani.


Arumi terdiam,sudah sejauh itu Dani menyelidiki soal Danzel.Entah apa yang harus ia perbuat ketika mendapati pria yang membuatnya luka dan egois.Ia ingin sekali mengatakan soal kematian sang ayah di racun oleh ibu mertua yang ia sayangi,Mama le'un menyemprotkan aroma pekik kedalam bubur demi melancarkan pernikahan yang tak direstui.Tapi Batin raga ku tak sanggup karna rasa cintaku yang dalam padanya,dan tak ingin menyeret sang mama mertuanya.baginya ia hanya ingin berpisah dengan damai.


"Tinggalkan aku sekarang dani,aku mohon Jangan menambah beban pikiranku semakin tak menentu,Aku perlu berfikir dan sendiri.Jangan mengikuti ku lagi!"


Sementara diujung mobil, terlihat Fandi mengikuti kemana langkah Arumi.Atas suruhan Tuan Gilang karna cemasnya,tapi ia tidak tega mengirimkan video Arumi dengan Dani yang berdebat,apalagi Dani merangkul peluk tubuh Arumi dari belakang,dan ia tak menolaknya.


Satu jam berlalu,Arumi yang tertidur dari sofa dan bangun menatap Dani.Ia pun diam diam mengambil tas nya,Lalu pamit pada bu bagas untuk pergi.Segera mungkin ia melangkah dengan cepat dengan mata yang amat sembab.Melewati mobil Fandi yang diluar sedang tertidur didalam mobil.


Arumi kembali masuk kedalam taxsi dan berlalu,pikiran yang kacau entah harus kemana ia pun pergi dengan cepat.Tiba saja ia berhenti di sebuah klub yang pernah ia kenang bersama sahabatnya.ia dengan Keiiyra serta Karti saat nakal.Ia pun turun dan menyodorkan beberapa uang lembar untuk membayar pada supir taxsi.


Arumi duduk di bartender.Ia memesan minuman yang membuatnya lelah,lupa dari kesedihan.Ia berharap dirinya bisa tegar dan menjalani hidup dengan mengubah takdir yang mempermainkan.


Terlebih ia memikirkan Jika danzel akan pergi meninggalkannya.Hidupnya serasa sudah mati.


bertambah pilu.Lima gelas tegukan Tak sadar Arumi pun kembali dengan wajah sembab dan pusing,Sehingga ia tergeletak di meja bar itu seorang diri.

__ADS_1


Lima belas menit banyak lalu lalang,ia pun diperhatikan sekelompok pria nakal tentunya.ia mencoba melirik dan menoleh wanita yang pingsan karna minum terlalu banyak.


"Sepertinya dia pingsan,ayo kita bawa ke hotel dan ambil barang berharga nya !" Ucap dua pria itu,Namun pegawai bartender tak memperhatikan, ia merasa yang datang bukan manusia,melainkan iblis yang berdatangan hanya sekedar mencari makan dan numpang lewat,Seorang pekerja klub tak bisa masuk kedalam urusan tamu yang datang,Baginya rasa kepeduliaan itu hilang Jika berada ditempat Neraka bertopeng Surga duniawi.


Beberapa jam kemudian Arumi menatap penuh nanar,Karna seseorang membuatnya bangun dengan sentuhan botol kecil minyak Angin.


Kau siapa? Mau apa... pergi kamu !!


All Mampir New karya baru.


Yang berjudul .


๐Ÿ‘‰Wanita Seperti Dia


beri like dan vote dukungan ya !


Makasih


Happy Reading All Terimakasih atas dukungan kalian.


๐ŸŒน Happy Reading All ๐ŸŒน

__ADS_1


__ADS_2