
🍀Sikap yang berubah 🍀
Dani yang setelah meeting, berlari menemui teman baik seorang dokter,sebenarnya ia yakin dan percaya akan sang istri.Tapi untuk meyakinkan ia mencoba tes "Dna"apakah danzel darah dagingnya. terlebih masa lalu nya yang bersiteru dengan Zack.Ia pun membuka lembaran hasil dan kecocokan yang terjadi.
dani begitu terkejut dan tak yakin jika hasil ini adalah kesalahan, "Apa dia anak Zack ?" dani mengepal kertas itu dan mencoba menghubungi sang istri, namun tak ada jawaban ia pun segera memutar mobil untuk pergi menemui nya di jogja.Dengan marah bercampur sedih mata yang mengembang dan sangat sakit hatinya, begitu mendapati kenyataan orang pertama yang ia cintai apa kah istriku berkhianat saat aku kehilangannya ?.
.
.
.
Perusahaan Erico group.
Zez... apa nyonya sudah datang ? Tanya erico setelah rapat penting bersama zezii.
"Kenapa tidak kau hubungi saja co,Ini saat nya jam makan siang. Mungkin istrimu sedang ke cafe romance.?" Aaaakh ia aku lupa, baiklah aku akan menyusulnya dan maaf makan siang kita batalkan,aku sedang membutuhkan istriku dengan tumpukan pekerjaan penat yang menggelora !!
Zezii hanya memutar sebal,sebagai partner kerja dan sahabat ia selalu di nomor duakan,Jika erico sudah rindu pada sang istri yang cantik seperti putri dongeng selalu saja mulai kambuh."Kau berilah ruang pada istrimu untuk berkawan co,jangan membatasi nya !" Ucap zezii namun erico menggoyangkan jari telunjuk,dengan arti tidak akan.
Dua puluh menit berlalu,erico membuka mobil dan memutar sendiri,Ia menyuruh pa toto kembali ke kantor ketika berpapas di ruang parkir cafe.Ia ingin memberi kejutan surprise pada sang istri, Namun lima langkah dari pintu cafe,Mata nya tertuju kaget pada seorang pria di hadapan sang istri ia segera mendekat dengan cepat."Sayang apa yang kau lakukan pada mantanmu ini !" Ucap erico memandang owzie dihadapan nya.
Keiiyra menoleh ke arah suara yang jelas itu adalah suaminya."Hubby kau datang." Senyum keiiyra menatap sang suami, kenalkan dia...? ia sayang dia owzie mantan mu dan suami dari adik tiri ku kan,kau diam diam bertemu dengannya.
Keiiyra malu akan semua tuduhan sang suami,Semua mata di sekelilingnya tertuju padanya,ia pun menenangkan serta mengajak ke ruang private dan duduk."Hubby maaf aku mendadak aku juga tidak janjian tapi dia itu...!"
"Sudahlah sayang jangan berbelit,kau rindu pada mantanmu baiklah akan aku tinggalkan dan aku akan pergi....!"Keiiyra terdiam karna suaminya salah paham,karna saat ingin menjelaskan selalu dipotong perkataan,lagi lagi sang suami kembali pada tabiat yang selalu menyimpulkan sebelum mendengar penjelasan.
"Hello Erico... Kenalkan saya Agil... "
__ADS_1
Erico yang melangkah maju,terdiam mundur menatap sang istri, ia menatap pria bernama Agil itu dan membulatkan."Kau bukan owzie... terlihat juga mirip tapi hanya berbeda dengan ia yang memakai kursi roda dan seorang pria yang menemaninya." hei mengapa aku baru sadar bukan nya owzie di paris,dan ia tak mengenak kan kursi roda pikir erico berfikir menatapnya.
"Hubby dia Babang agil... kaka dari owzie,aku pernah satu kali bertemu dengan nya saat dulu masih sekolah bersama Arumi, Tapi ga menyangka dia kembali setau ku Agil di batam tak pernah ke kota ini, Menurut info yang aku dapat dari... Si O. sebab agil lebih dekat bersama arumi saat itu." Keiiyra menjelaskan dengan rasa takut.Sementara erico berjabat tangan pada Pria bernama Agil itu dan makan siang bersama.Keiiyra pun membuang nafas panjang dari kegugupan nya.Sehingga merekapun bercerita penuh dan menjelaskan mengapa ia datang ke jakarta,dan membuntuti mobil keiiyra karna dia adalah satu satu nya yang bisa membantu nya. Benak agil.
.
.
.
Siapa yang datang malam ini bi ? Ucap arumi pada bi yani.Hingga Arumi melaju langkah pada ruang tamu.
"Sayang kenapa kau tak angkat ponsel ku ?" Ucap dani pada sang istri."Maaf aku sudah menghubungimu tapi saat siang aku mengurus
pabrik bapak,dan Bayu kecelakaan juga ponsel ku tertinggal dan tak sempat aku melihatnya,baru saja tapi...Euum." kecupan mendarat sempurna dani membelai ranum sang istri.
ia lebih takut pada sosok Arumi yang akan meninggalkannya."Maaf membuat mu khawatir,
apa kamu lelah suamiku ?" tutur arumi yang tersenyum paksa, ia pun takut jika kenyataan nya danzel bukan darah daging dari suaminya kini terbongkar,tapi ia sadar tak bisa selalu menyembunyikan nya aku harus jelaskan disaat waktu yang tepat.
"Kita makan malam dulu ya, esok aku akan menemani mu sampai bayu siuman,Kita kembali ke Jakarta !" Arumi tersenyum dan menyandarkan dirinya pada bahu suami.
dani pun mengurungkan rasa marah nya,baginya ia bisa tes ulang dan jika bukan pun, ia akan mencari tau apa saja yang terjadi selama pasca kecelakaan terhadap sang istri.Ia pun tak luput dari salah yang bersembunyi menikahi bella.
Malam penuh bulan dan bintang,arumi bersandar dan membelai rambut sang anak, kali ini mereka tidur bertiga, Dani memeluk erat punggung sang istri,berbicara dan mendengar perkembangan danzel, "Apa saja yang kamu lakukan hari ini, apa danzel masih merajuk sayang ?"
"Entah lah suamiku sayang, Jika masih kamu harus berjuang mendapatkan hatinya."balas arumi.
"Tentu sayang,bagaimana pun dia anak kita !" Ucap dani dan mencium lengan Arumi, meski manis perlakuan dani,Arumi merasa takut dan ia akan berubah jika mengetahui kenyataan sebenarnya,Hanya saja aku tak ingat apa saja yang terjadi,"Bayu kamu harus siuman,Jelaskan padaku yang terjadi semuanya agar aku bisa mengingat nya !" Batin Arumi memikirkan sosok bayu.
__ADS_1
.
.
.
pagi tiba di rumah sakit.
Arumi menyiapkan sarapan untuk suami, makan bersama dengan keluarga yang hangat.
"cucu oma masih murung saja ?" tanya bu bagas dan bi yani yang mengelus rambut danzel.
Sepuluh menit danzel masih terdiam hanya makan dan tak menatap sang dady ketika diajak berbicara,sementara yang lain hanya tersenyum menatap tingkah anak kecil berusia empat tahun lebih itu merajuk.
"Baiklah sepertinya opa akan ke peternakan mengambil banyak ayam,Jika ada yang merajuk biasanya akan ada yang meminta menghabiskan ayam sendirian !" Ledek pak bagas.
"Benarkah Putra dady merajuk seperti itu ya, menyusahkan opa dirumah ? Tak ada balasan dari danzel. Dani pun mendekat dan memeluk sang anak."Sayang dady minta maaf karna kemarin dady sibuk,saat dady hubungi kembali danzel sudah tidur.Dady tak bisa mengganggu pangeran kecil ini,Sekali lagi dady minta maaf ya !" tutur dani.
Danzel pun menatap sang dady dan bicara, Baiklah tapi danzel punya syarat !! Uuw cucu oma kecil kecil sudah bisa mengancam dengan syarat ?tutur oma,lalu terkeukeuh pak bagas seorang kakek.Sehingga satu meja pun tertawa.
"Oke ... baiklah danzel sayang apa itu ?"
"Danzel ingin menjenguk Paman Bayu rasa Dady di rumah sakit !" ucap danzel.sehingga membuat satu meja terdiam akan perkataan nya.Terlebih arumi yang terkejut akan lontaran sang anak.
Deuuugh... hati dani sangat sakit,ia membayangkan berkas hasil dna nya memang tak cocok,tapi mengapa ia jadi khawatir jika danzel anak bayu.
"Dady kenapa diam ?" Sontak membuat arumi ikut duduk mendekat, "Tidak sayang dady hanya memikirkan boleh sangat... Dady akan mengantar sebentar tapi dady tak bisa lama,karna hari ini dady ada meeting,Tapi demi anak dady yang amat dady sayang, Dady akan memberi kabar pada kantor,Jika dady akan menemani danzel seharian penuh. Bagaimana setuju kah ?
Danzel pun tersenyum lebar,memeluk dan menatap satu meja yang berakhir tegang menjadi senyuman.
__ADS_1