Dady Danzel

Dady Danzel
BAB 37


__ADS_3

🍀 Luka atau sakit hati 🍀


"Eeeikh... kau bisa tidak pelan sedikit, ini sudah malam masih bisa datang menemuiku,tanpa konfrimasi lagi?"Tutur bayu.yang emosi.


Dani menyeret Bayu karna salah paham,Jika ia adalah suami mila, ia membawanya ke dalam mobil dan berbicara empat mata.hampir satu jam bayu menyimpulkan dan menatap pria dihadapan nya itu.


"Dani meski aku tak sekaya kalian,tapi aku menjaga Mila karna Pak Bagas,ia adalah orangtua angkat yang baik dan terpandang!" seharusnya kau datang menemui mereka dan ambil hati mila,meyakinkan mila, Aku disini hanya penyambung perantara.Tak bisa mengambil keputusan.yang jalani kalian kenapa aku yang sulit? Gumam dani yang kesal.


"Tapi mengapa danzel sangat akrab dan nyaman padamu?"tanya Dani.


Aku menyayangi danzel, satu hal jika kamu ingin mendekat pada mila jangan pernah menyakitinya,Dia hanya masih bingung dengan kenyataan untuk kembali yang tidak mudah.


"Kau pikir dia datang ke kota padat langsung mencari rumahmu dan bicara aku istrimu,dia anakmu?seperti itu kah,Tidak semudah itu ferguso.. aku tak mengerti jalan pikiran orang seperti kalian.Jika sadar dia istrimu kenapa tidak kau temui langsung!


Dani pun terdiam dan sadar, akan perkataan bayu.Ia mendengarkan lontaran bayu yang menjelaskan.


"Amnesia Arumi sangat parah, ingatan nya tak bisa dipaksa.Kau cari lah bagaimana bisa merebut hati nya kembali,aku hanya mendukung yang terbaik kebaikan mila dan danzel selalu bahagia.ingat mila bukan arumi saat ini!"


Dani menatap pria bernama bayu,ia tidak seperti yang ia bayangkan, berucap syukur ketika wanita itu memang istrinya. Mata nya berkaca kaca kebahagian, tak ingin larut dari kesedihan ia segera menghubungi zezi.


Tapi saat itu pun mama le'un menghubungi.


"Hallo.. baik mah dani akan langsung ke rumah sakit, Kabarkan kembali jika bella sudah siuman mah!"Dani menutup ponsel dan mengingat ia telah meninggalkan bella tak memperhatikan nya,ia sibuk mencari kebenaran jika istrinya masih hidup.


"Dani bella itu siapa..?"Apa dia sekretaris yang ada di pabrik pertemuan saat di jogja?Tanya Bayu pada Dani yang sedikit terkejut.


Beberapa saat Dani terdiam dan menjawabnya,


"Ya.. dia bella.dia... dia adalah adik ku!" Mendengar lontaran dani bayu pun tenang, sehingga dani pun pamit ke rumah sakit.

__ADS_1


Bayu menghela nafas sesaat ia ingin masuk pagar,Tiba saja suara klakson dan sinar cahaya menerpa ke arah wajahnya."Silaau... hei!"


Tak lama ia pun mengepal dan menatap jam tangan, ini sudah pukul 12 malam.Jika kenyataan seperti ini aku ingin bekerja pabrik saja, dasar mila masalah masa lalu mu benar benar membuat ku stress.Tadi suami mu sekarang, Zack siapa lagi apa dia selingkuhan mu di masa lalu. Bayu pun mengikuti ketika zack menyodorkan pintu mobilnya, hingga ia pergi dan kembali mejelang subuh.


pagi hari .


Mila terbangun dan membuka jendela, saat ia membuka gorden ia menatap bayu yang tidur diteras depan."Bay... bayu kenapa tidur disini,lekas pindah nanti bibi lihat kena omel sapu melayang nanti!"


Bayu setengah sadar dan setengah tidur pun ia berdiri,"Ya aku baru tidur pagi mil, ingat mil jangan keluar sebelum aku sempurna tidur.aku lelah karna masalah mu membuat ku tersiksa dan penat!"


Mila tak mengerti akan sikap bayu, ia seperti sosok kakak,melindunginya dan anak nya.Tak lama danzel pun bangun dan memeluk sang mama."Mama danzel mau burger boleh?"Mila berkata, boleh sayang tapi siang an ya!Sebab paman bayu mengantuk, karna pekerjaan baru tidur beberapa menit lalu sayang!"


Mila pun membawa danzel ke dapur,ia membuatkan brownies coklat untuknya.


satu celemek melingkar ke arah leher dan pinggangnya, mila memulai tangan ajaibnya agar ia bisa menyiapkan sesuatu spesial untuk sang anak.Danzel tersenyum dan sesekali ia memotret sang mama dalam aksinya.


.


.


.


"Untuk apa kau memperdulikan ku dani,aku sadar aku hanya sang sekretaris.Kau tak perlu menikahiku karna kenyataan nya Mila benar Arumi istrimu kan, aku tak bisa memiliki mu seutuhnya,"batin Bella.


Dani pun menenangkan bella yang bersedih,ia berjanji jika esok akan menikahi nya akad sederhana, baginya ia telah menodai bella jadi ia akan bertanggung jawab."Jika mila itu istriku fokus lah pada kesehatan mu bella,maafkan aku!"ucap Dani memeluk bella,sementara bella tersenyum getir memicik senyum sebelah, seolah ia memasang wajah sedih dan ikhlas di didepan dani."Dani, meski dia arumi atau wajah mirip,jika kamu menikah dengan ku.Aku pastikan tak seorang wanita manapun memilikimu.!" batin Bella


"Lalu bagaimana pernikahan terjadi resmi, situs web sudah ada berita akan keberadaan arumi.Apakah aku akan dinikahi secara tidak resmi?"


"Aku minta maaf..bersabarlah aku tetap akan menikahi mu dan bertanggung jawab,tapi jika dia Arumi dia masih istriku!" balas dani.

__ADS_1


Bella merasakan kecewa ia pasti akan dinomor duakan, bagaimanapun selama istri dani hilang, ia lah yang ada disisi dani disaat terpuruk.


"Tidak akan ku biarkan, Dirimu harus jadi milikku seutuhnya dani !"gumam Bella.


.....................


Sore hari bayu telah rapih dan menatap mila dan danzel yang sedang mewarnai,"Paman sudah bangun, ayo kita pergi cari burger.!"


bayu pun tersenyum dan mengajak mila.


oke... ayo mil bersiaplah!


Diperjalanan mila dan bayu mendengarkan danzel bernyanyi, mila pun meminta penjelasan kemana bayu pergi, lalu mendapat balasan bayu menceritakan semua hal,"Demikianlah aku ingin segera mengelola pabrik kembali mil, lantas bagaimana apa yang kau akan lakukan,setidaknya kau temui saja suami mu itu!"tutur bayu.namun mila terdiam,entah mengapa perasaan nya tak secinta seperti dulu meski ia mengingat kenangan,perasaan aneh sakit itu terasa.


"Baiklah aku akan menemuinya bayu,tapi aku tidak yakin akan bisa kembali.ada perasaan sakit ketika aku bertemu dengan dani,Semenjak aku menatap bella dan dani ?" Heii... kau sudah mulai cemburu berarti kau harus selesaikan,dan aku tanya jika bella sang sekertaris itu adalah adiknya.


"Benarkah adik bay...?Heuumph... itu yang dikatakan nya padaku Mil.. apa kau tidak mengingat jika dani punya adik perempuan? tanya balik bayu pada mila. Namun mila hanya menggeleng entah ia tak ingat atau tidak ada seorang adik,karna ingatannya tak pernah ada wanita seperti bella meski ia tak asing pernah mengenalnya.


"Sudah lah mil... jangan termenung begitu, kita sudah sampai di swalayan,dan danzel kesayanganku.. kita akan mampir main ke timezone dan beli burger ya!" Heuuump ... oke.


jawab danzel.


Dua jam berlalu ketika bayu yang menyusul mila sedang mencari makanan pokok di swalayan, ia yang menggendong danzel dan bungkusan burger,tiba saja menatap mila sedang menatap dengan seseorang.mila pun menatap ke arah bayu dan anaknya.


"Kalian bicara lah dulu, Mil aku bawa danzel ke time zone dilantai atas ya, Jika sudah selesai kabari hubungi aku!" Ucap bayu pada mila, meski ia melangkah dengan berat dan sakit hati nya yang menyayangi mila berlebih,tapi ia ikhlas jika mila menemukan kebahagiannya kembali.


🌹 Happy Reading 🌹


thanks dukungan like, rate, vote nya .

__ADS_1


jangan lupa klik tanda Love.


__ADS_2