
๐ Kedatangan Dia ๐
"Bay... hai bagaimana kabarmu?" tutur arumi.
"Ya, aku baik MiL... upss Arumi maksud ku."
sementara bayu kembali berjalan,menuju pabrik.arumi tak habis pikir akan sikap drastis seorang bayu menjadi tak seperti awal.
"Bisa tidak kau bersikap semestinya bay..?"tanya nya pada bayu.
"Aku.. sikap ku memang kenapa Mil...eeump Mii sajalah aku canggung terbiasa memanggilmu mila! balas bayu,namun arumi menggapai tangan bayu dengan cepat ketika ia melangkah.
berusaha lebih dulu,hingga tepat di hadapan bayu.
"Bay.. aku tau aku minta maaf, jika kamu tak keberatan aku akan berbicara hal untuk berkas amanat pak bagas,semua urusanku disini aku percayakan padamu setidaknya kau ingin menjauh tak ingin menatapku sampai kapan,aku akan mengerti!"
Bayu terkesiap,diam dan menahan air mata.Jelas ia amat menyayangi wanita yang kini kembali pada sang suami,"Baiklah mii.. semua memang salahku setidaknya aku tak akan bertemu wajahmu selalu esok dan seterusnya!"ucap bayu.dan berlalu pergi kedalam gudang menyibukkan diri.
Arumi tersenyum dan berteriak pada bayu,"Ya silahkan pemuda tampan Se'Jogja dan seluas tanah lahan Pak Bagas, Kamu memang tak akan menemui ku menatapku,tapi kita akan selalu berkomunikasi setiap waktu,jam menit detik.itu pasti kita tak akan putus!"Balas arumi tersenyum.
Bayu pun memutar mata, ketika ia telah menandatangani suatu berkas,ia perlahan membaca dan terlihat kertas kecil berbentuk kotak itu."kita akan selalu berkabar by group,chat dan surel.aku akan yang selalu menanyakan perkembangan dan diskusi proyek yang bekerja sama dengan beberapa perusahaan,meski aku jauh dan disaat penting kita akan selalu bertatap wajah.Artinya ...kamu bisa simpulkan sendiri bay..!" pesan secarik kertas kecil arumi tulis.
Bayu menatap ke arah Arumi dan memicik bibir lalu membuang wajahnya ke sampingnya,
dan bergumam." dasar pak tua..bahkan sulit hati ini aku tak bisa menghindar dari bayangan sosok Mila yang kini kembali menjadi Arumi istri si pengusaha itu!"
Arumi tertawa kecil menghampiri bayu,"Sudahlah bay... jangan pura pura membuang wajah kesamping,kau membuang wajah ke tong sampah ya, Memang wajahmu kenapa perlu di operasi kah agar aku terpesona olehmu?"tanya arumi.yang meletakkan makan siang untuk nya dan bayu.sementara pegawai lain berlalu lalang menatap mereka.
Bayu tersindir perkataan wanita itu,langsung menatap kesampingnya yang memang benar benar tong sampah aaakh... sial ke'gap benar tong sampah benak bayu dan ia berkata,"Aku banyak tugas makan siang duluan sajalah mii...!"arumi tetap tersenyum meski bayu bersikap aneh.lalu ia menulis secarik kertas bertuliskan.
"kau pria hebat dan best,andai kita lebih bertemu diawal mungkin hubungan kita tak akan sesulit ini,meski sikapmu berubah aku tak akan merubah nya karna aku hanya menjalani takdir bayu...Jangan lupa dimakan nasi padang super best level hot,se hot lidah dan sikap gentle mu yang menolongku meski kenyataan nya kamu memang penakut bay..."
Arumi pun meninggalkan pabrik,ia ingin makan siang ditaman tak jauh dari pabrik dan kembali kerumah.
Satu jam berlalu.
Bayu yang kembali ke ruangan nya,ia membaca dari tulisan Arumi, melirik tak ada arumi ia pun melahap senang akan makanan dari wanita yang ia cinta itu hingga lahap tak tersisa,dan setelah habis Bayu pun berkata Kau sedang memuji atau menghinaku mii tak lama sebuah dering pesan di ponselnya.
__ADS_1
"Thanks bayu sudah dihabiskan aku tau kamu tidak marah hanya kecewa dan canggung karna statusku kini.maaf..." pesan arumi pada bayu.Sontag bayu hanya menelan saliva dan tersenyum sendiri meski ia menatap sebuah pesan.
.
.
.
Cafe romance.
"Bella kamu di sini?".tanya Keiiyra.
"Haa... ia nyonya erico di jakarta juga?"
tanya kembali bella.yang memang Keiiyra adalah istri yang beruntung karna dicintai sosok pria anak dari bos nya itu,bahkan ia tak pernah terbujuk wanita lain meski sang istri pernah hilang,dalam keterpurukan fokusnya pada cinta yang kesetian.bella sangat iri, bahkan ia pernah menyukai sosok tuan Erico tapi itu tak berlaku,Erico tak sama dengan suaminya Dani.
"Bell... bella ko diam, aku sedang bertanya kenapa melamun?"
"Maaf aku hanya memikirkan sesuatu yang mengganjal saja, maaf... tadi tanya apa ya?ucap bella,keiiyra pun menanyakan kembali sedang apa disini dan menayakan pria yang menikahinya.
"Aku disini sedang menunggu suami, sebab janjian akan apartment baru.Maaf tak mengundang sebab pernikahan bella hanya sederhana tak di meriahkan hanya wali dan paman saja." ucapan bella.membuat keiiyra tersenyum memeluk dan mensupport doa agar bella selalu bahagia.
karna selama Erico bertugas kemanapun, Keiiyra selalu ikut dan mampir ke mall terdekat untuk menghilangkan penat,ia selalu membeli bahan untuk masak kesukaan sang suami,sementara Kaico sang buah hati sedingin es itu, selalu ada pada sang nenek dan kakek.Kaico selalu dekat dan dimanjakan oleh mama maya dan papa stevanus jika sedang dikota padat.
Bella menatap senyum karna wanita bernama Keiiyra itu amat beruntung,kemanapun ia ditemani asisten Pak toto asisten pribadi.juga supir nyonya Keiiyra dan dan dua pengawal yang mengikuti keiiyra dibelakangnya dengan mobil berbeda.
Saat mobil melaju, ia melihat dani turun dan menuju Cafe romance... Namun saat ingin menghampiri,Ponsel nya berdering karna Erico sudah di kantor dan menunggunya dalam jam istirahat.Keiiyra yang ingin tau mengapa dani ke cafe dan bertanya apa ia janjian pada bella.
karna pikirannya ia adalah sang sekretaris yang dani berhentikan.Namun ia urungkan karna sang suami sudah menghubungi nya berkali kali untuk tidak berhenti ketempat lain."Dasar suami pencemburu akut... aku jadi lupa tadi memikirkan apa,aku ingin mengetik hubungi siapa ya tadi?" benak keiiyra yang buyar.
.
.
.
Hello sayang mama... danzel sedang apa?.
__ADS_1
Danzel yang ditemani sang kaka taya dan naya pun memeluk arumi dan meminta mereka bergabung bermain, Danzel sedang melukis
abstrak... karna Taya mengajari danzel untuk menggambar mewarnai,Taya pun meminta pendapat bagaimana hasil lukisan wajah ini.
Arumi begitu terkejut Jika anak usia delapan tahun itu bisa melukis wajah skesta dirinya dan wajah danzel. "Sayang bagus sekali ini?"
"Yaa.. Aunty aku ingin menjadi pelukis terkenal."
Arumi tersenyum dan mendoakan agar taya mendapat kehidupan bersinar kelak nantinya.
Mama aku kangen dady ayo telepon Dady sekarang!ucap danzel.Arumi pun memencet tombol dan mencoba menghubungi sang suami.Namun panggilan selalu sibuk.
kedua kali, ketiga kali nya.. ponsel nya tak aktif.
"Apa Dady sibuk mama...?"Tanya danzel.
"Nanti kita hubungi Dady lagi ya nak...,sepertinya sedang rapat!"
Danzel pun murung,dan berlalu ke kamar melewati oma bagas,ia berteriak Jika mempunyai Dady sama saja tak ada bedanya tak mempunyai seorang papa.Danzel benci Dady,dia bukan dadyku tak seperti dan sehangat paman bayu yang selalu ada."ucap Danzel.sontag Arumi terdiam dan menatap bu bagas juga bi yani yang melihat dan mendengarnya.
"Arumi sayang... Danzel hanya anak anak.
jika suami mu sibuk meeting,beri pengertian saja perlahan pada danzel ya!"ucap bi yani.
Tak lama bayu datang,sehingga Danzel yang melihat nya langsung berlari dan memeluk.
"Paman bayu rasa Dady... Danzel kangeun."Teriaknya membuat semua mata terdiam dan terkejut akan sikap Danzel yang tiba tiba.
Arumi menatap arah pintu luar,ia menatap bayu dan menggapai pelukan Danzel sang anak.Bayu yang canggung dan takut kena marah oleh tatapan pak bagas yang ikut menatapnya disamping,merasa bingung harus berbuat apa.
"Eheuuuum..." deheuum an pak bagas yang membuat Bayu gusar dan serba salah.
.............
Nah kan ...
Time nya ga tepat,Kira kira arumi akan goyah ga ya.Dani lagi sibuk urus apartemen baru Arumi... pastinya untuk sang istri rahasia bernama bella.
__ADS_1
๐นThanks and happy reading ๐น