
🍀 Dua Pria 🍀
Bayu yang terhenti di drive thru membeli burger,ia pun menunggu pesanan tiba.tak lama danzel pun berbicara."Paman kita tadi ke rumah siapa?Kenapa mama panggil nenek itu bibi?"
Mendengar pertanyaan danzel.bayu memutar bibir dan merenung jawaban apa yang harus aku katakan ya.
"Paman kenapa memutar bibir seperti itu,paman jangan mulai berbohong ya.sama hal mama yang berbohong kalau papa danzel sudah tidak hidup lagi!" Mendengar celoteh balita yang pandai bicara dan banyak tanya membuat ia kebingungan.
"Tidak hidup lagi...kau pikir papamu bangkit dari kubur bisa hidup kembali,ada ada saja kau nak."bayu pun terdiam dan berguman.Tapi....
Sepertinya papamu akan bangkit kembali dan kamu akan mengetahuinya kelak nak.ia pun menjawab pertanyaan danzel.
"Bukan begitu anak manis,paman bayu sedang tidak berbohong.tapi jika paman berkata jujur, usia mu masih belum menangkap dan mengerti.Pasti banyak pertanyaan berentet seperti kereta....,huuuft paman tak sanggup menjawab nya.lebih baik kita makan dan danzel tanyakan langsung pada mama ya!"
Danzel terdiam dan mengangguk,ia meminta makan ditempat,sehingga bayu memutar mobil dan memarkir.ia bergegas mencari meja makan dan makan bersama dengan anak tampan itu.
Satu jam kemudian ketika bayu yang hampir habis dengan makanannya,ia pun menyuapi danzel dengan burger serta es krim.tiba saja
dikejutkan dengan dua pria datang duduk bergabung.Sontag bayu langsung menggendong danzel dan menatap pria itu.
"Boleh aku duduk bergabung,Hai anak manis sedang makan ya...Apa dia papa mu?"seorang pria tersenyum pada bayu dan terutama pada anak kecil manis berkulit putih,senyum yang menampakkan lesung pipi dan berambut ikal dan bermata biru sambil menyuap ice cream greentea dibalut coklat tebal.
"Aku sedang makan paman.. tapi dia adalah paman terbaik ku yang selalu mendampingi danzel dan selalu buat danzel bahagia,Apalagi tanpa papa karna papa danzel sudah tiada." ucap anak kecil.yang membuat bayu terenyuh sentuh karna kepolosan ucapannya.
__ADS_1
Bayu terdiam menatap dua pria itu,ia hanya diam dan mendekat tersenyum.setelah pesanan bayu tiba ia pun pamit.dan tak lama seorang pria menahan bayu."Hai bung bekerja samalah, selipkan nomor mu pada kartu nama ini,Jika sampai esok tidak ada kau akan tau akibatnya!"
Bayu pun menghela nafas,sementara danzel ia tutup kedua telinganya berusaha untuk anak itu tak mendengar dan mengadu pada sang mama. bayu mengambil kartu nama itu dan pamit.ia bergegas pergi dan kembali ke kediaman rumah mila.
Terlihat danzel terdiam menatap sang paman yang kebingungan,yang sedang mengutak ngatik ponsel dan terdiam dengan sebuah ponsel ke keningnya."Paman kenapa,ayo kita ke mama!" Bayu pun tersadar dan ia memutar mobil.tersenyum berusaha tenang.ia melihat jelas kartu nama itu tertulis Zack taylor.
Sial aku baru ingat, baru beberapa jam lalu aku menatap pria itu di album,mimpi apa aku tiba saja ia datang dihadapan ku.pasti dia ingin menanyakan sesuatu tentang Arumi.
Alaaah... kenapa aku jadi masuk ke kehidupan si mila sih? Jika tau rumit seperti ini lebih baik aku mengelola pabrik pa bagas, mencari gadis desa untuk jadi istri,hidup tenang.Haah... tapi sudah jadi bubur,aku menunggu mila akhirnya aku mundur juga,tapi ketika ingin mundur mengapa jadi rumit begini.Jiwaku terancam apalagi jika gagal misi mila dan bocor karna ulahku...Tamat lah aku pulang bertemu pak bagas kelak.
Bayu menatap danzel yang sudah tertidur dan kenyang membuat ia yang gelisah menjadi tenang,entah pesona apa pada anak ini membuat dia sayang dan ingin melindungi.
Tiba bayu di kediaman bibi yani, ia keluar dari mobil dan menggendong danzel. tapi arah mata bayu terkejut menatap diujung mobil rumah kediaman mila. ia melihat sebuah mobil dengan seorang pria sedang menatapnya."Siapa dia...?"menatap kearah rumah ini,berarti menatapku dong.tapi aku baru ke kota padat ini,lantas siapa dia.
Lima menit sepuluh menit bayu terdiam mematung dengan menggendong danzel dan bungkusan makanan yang ia beli,lalu ia tersadar. "Oooh tidak... apa dia Dani suami mila sebenarnya?"
"Ada apa sih bay, aneh sekali dirimu?"
"Sudah lah mila, kamu bawa anakmu tidur rebahkan dia dikamar empuk,hati hati jangan sampai lecet atau terjatuh!" mila menatap bingung dan aneh sekali kau bayu.Namun bayu menjawab,nanti aku ceritakan penting tapi satu hal jangan keluar pintu bahaya!
Bibi yani pun tercengang sementara Mila pun menurut.Hingga ia ditawarkan makan bersama tapi bayu menolak,ia menginginkan sejenak istirahat.Akhirnya ia tidur di kamar tamu."Mil...ingat jangan keluar pintu ya, tunggu aku dan kabari aku kalau mau keluar ingat itu!" Ancam bayu.
"Kenapa dengan dia mila...?"
__ADS_1
"Entahlah mungkin bayu habis bertemu dan kesambet noni drive true bi..." hiiiks... bibi yani dan mila pun tersenyum.sehingga suster lani yang merawat bi yani ikut bergabung dan saling bercerita.
Tak lama ponsel mila berdering dari nomor baru yang ia tak kenal.
"Ada apa sayang?" tanya bibi yani.
.
.
.
Hai readers terimakasih selalu mendukung dan menanti kelanjutan cerita "dady danzel."
sedikit bocoran endingnya ditunggu saja.
Mila atau Arumi akan berada diantara dilema dua pria yang sama mencintai.tapi mempunyai luka pengkhianatan atau luka fisik. kira kira siapa yang akan ia pilih sebagai pria terakhir sehidup semati nya,sebagai sosok ayah danzel sebenarnya akan kah terungkap?
Danzel anak siapa dani atau Zack?
karna satu hal setelah beberapa minggu menikah,arumi disekap dalam gengaman zack saat itu..
__ADS_1
ditunggu bab kelanjutan nya.
Terimakasih author pada readers yang mendukung,like rate dan vote.jangan lupa tombol love diklik.