Dady Danzel

Dady Danzel
BAB 31


__ADS_3

πŸ€ Kebenaran Yang Terbongkar πŸ€


Mila menatap dengan wajah yang penuh tanya, kerlip wajah terlihat sedih pada kedua orangtua angkatnya.terlebih mereka pun menceritakan.


mila beranjak mengambil sebuah benda kenangan.ia pun mengambil kembali dan mengusapnya.


Bu,Pak sepertinya mila mengingat wajah itu dan siapa suami mila.tapi mila hanya mengingat kenangan dan bayangan pria itu tapi siapa Zack?aku tidak ingat pasti ia pun menceritakan hingga detail.


"Hah... mila lantas aku bagaimana?"tutur Bayu cemas menaruh hati.


"Bayu... aku terima tawaran ide mu itu. bagaimana weekand kamu bantu aku menjadi Suamiku?"aku ingin mengunjungi Kediaman bibi ku.meski aku tak hafal tapi aku ingat jalan Teratai blok CB Jakarta Barat,bagaimana?


"Aku... bahkan menginginkan lebih.jika seperti ini aku tak bisa move on padamu mila!"


pluugh... kepala bayu di toyor oleh pak bagas,saat itu dan berkata.


"Kalau sayang bantu Anak bapak bayu!"


Bayu yang mendapat siksaan pun hanya menurut."Enggeh toh pak,bayu senantiasa menjaga Mila segenap jiwa dan raga."


"Bay... ingat kesepakatan jangan pernah bocorkan nama asli ku,aku hanya ingin jelas ingatan saja.bagaimana jika suami ku telah menikah kembali,jika ia telah bahagia?"


"Aku yang akan membahagiakanmu Mila dan anak kita nanti Danzel."spontan bayu mengajukan pertanyaaan Mila.


"Khayalmu bay... Kalau Danzel dewasa dia akan bingung karna bapaknya ireng kaya kamu toh!


Danzel cucuku bule,Mama nya putih. Apa kata dunia?"tutur pak bagas.yang tiba saja duduk dan mengambil singkong rebus lalu melahapnya.


"Ireng,lebih tepat nya manis toh cah pamer!"


hehee..alias calon pak mertua.gumam bayu.


Mila tersenyum menatap wajah bayu,sementara pak bagas dan bu bagas menertawakan sikap bayu yang memang sudah seperti keponakan,meski dahulu ia pernah menjadi pasangan sang anak namun tak berjodoh.


.............

__ADS_1


Mama le'un terlihat sedang minum teh ditemani Bella."Dani kemana tante?"tanya bella.


"Kalian ini pasangan seperti apa?bukankah siang tadi, setelah pertemuan orangtua Ada meeting."


"Apa meeting tante?"balas bella.yang kebingungan.


"Dani apa kau mencari informasi akan siapa mila.bagaimana jika dani meninggalkan k?"


batin bella.


"Kenapa bella kamu kok bingung?"tanya mama le'un.tapi bella hanya menjawab tidak ada apa kok tante.


Tak lama Dani kembali dan langsung menyusuri Anak tangga,mereka tak saling bertatap.Bella merasa diacuhkan sedikit sedih dan kecewa.ia menatap Dani ketika menyusuri tangga dan melewatinya."Aku tau kamu masih mencintai mendiang istrimu,bagaimana jika wanita itu benar Arumi." bella bergumam.dan berpamit pada mama le'un yang serius menatap keanehan padanya.


"Tante bella pamit,ada urusan dikantor yang harus bella urus!" mama le'un pun beranjak.


tersenyum pada bella.ia membuka kacamata dan menaruh majalah yang ia baca.


"Sebenarnya ada masalah apa lagi dengan mu Dani?"tanya mama.


Dani melepaskan jam tangan,dan membuka dasi serta kerah kemeja.Pikiran nya sedang tak sinkron memikirkan pertunangan nya dengan Bella yang tinggal menghitung hari.terlebih ia mengingat mila yang jelas mirip dengan istrinya.


Mama le'un pun terkejut akan perkataaan anaknya, terlebih Dani kembali mengambil Jas dan pergi kembali."Dani kamu mau kemana ini sudah malam, mama belum selesai bicara?"anak itu menggapa berubah 180ΒΊ.bukankah ia juga tertarik pada Bella.


.......


Rumah Jogja.


"Bay.... sudah tidur belum?"


"Belum mil, tumben kamu mengirim chat aku lebih dulu,ada apa mau menolak mentah lagi aku ga masalah kok?"


"Yeah.. cowok kok ngambek'an.maaf tapi sikap ku seperti ini bukan berarti menolak mu,bisa saja kamu menjadi bagian keluarga ini,kakak mungkin!"


"Sama saja mil... aku tak apa jika hanya cinta sendiri,aku ikhlas membantu mu."

__ADS_1


"Bay.... bayu, please maaf.tidak menutup kemungkinan kamu bisa jadi suami idaman dan suami serius ku dimasa depan.aku berkata seperti itu karna aku takut masih status istri orang,aku ingin sempurna mengingat semuanya."


"Benarkah...Baiklah Nona putri aku akan menunggu!"


Seketika mila merasa bersalah akan perkataan nya.ia berkata seperti itu menaruh harapan pada bayu."Maafkan aku bayu,semoga kamu membantu ku.dengan keikhlasanmu kamu mendapat jodoh dan melupakan ku."batin mila.


Perlahan mila mengingat jelas, bayangan dia berada di paris bersama keiiyra.dimana ada dani dan bapak tua itu siapa ya, kenapa dia memberiku uang dan kenapa banyak yang meminta tanda tangan ku."aku siapa?"semoga ketika aku ke jakarta bersama bayu dan danzel tak menjadi masalah.Zack siapa dia kenapa aku mengingat nama nya tapi kenangan nya aku tak ingat sepemuhnya.tak lama danzel terbangun dari tidur nya,mila pun menyiapkan susu dan menina bobo sang putra dan memeluknya tidur bersama.


"Bagaimana apa ada kabar terbaru bray?"


tutur Dani.yang sedang menghubungi intel untuk menyelidiki siapa mila.


"Sebentar lagi pak Dani akan tau kejelasannya,


kita tak perlu datang.Ku dengar putri pak bagas akan ke Jakarta untuk pertemuan di usahanya pak, jika plan pertama gagal.Kita bisa pakai plan kedua.Jika gagal lagi kita akan coba tes dna anak dari nona mila.apa pak dani ingat hilangnya nona Arumi,bisa saja itu memang Anak pak dani."tutur brayda seorang intel.


Dani pun meminum wine digelas dan memutarnya.ia merasa tidak yakin akan pertunangannya dengan bella,meski ia menaruh hati sedikit,tapi rasa cinta sayang nya pada Arumi tidak pernah berkurang sedikit pun.


"Arumi jangan pernah lari dari ku,aku bahkan sudah memberi perhitungan pada zack.Jika kau adalah arumi dan merubah nama mu demi menghindar dariku.aku akan mengejar dan membuat perhitungan kembali padamu!


betapa sulitnya aku terpuruk mencarimu.jika kamu ingat diriku kenapa kamu diam saja,kamu menyiksa mengabaikanku seperti dulu,kali ini aku tak akan membiarkan mu lepas lagi!"


Braaaghk... satu gelas minuman ia lempar.


tiba saja wanita datang menghampiri Dani yang sedang mabuk tak terkendali.


"Dani... Ada apa, aku mencari mu kenapa kamu datang kesini Sendiri?"tutur bella dan meminta bantuan pada security untuk membawanya.


Bella membawa Dani pulang ke apartment,dan ia menyetir sehingga setelah sampai ia meminta bantuan pada security untuk membantu nya, setelah selesai. Bella melepas jaket dan sepatu serta kaos kakinya.bella begitu sedih menatap Dani,satu sisi ia adalah sekretaris dan dani adalah atasannya.tapi satu sisi dia adalah tunangannya.


"Dani jika kamu ingin mengejar mila dan ia benar istrimu,batalkan pertunangan kita.Cinta ku memang besar padamu,tapi cintamu pada istrimu lebih besar padanya?" Bella menatap dani dan tiba saja dani menarik nya,membuat bella terkejut dan syok.


"Dani... dan sadarlah,Jangan seperti ini.


Euuuum......!"aku bukan arumi,aku bella!

__ADS_1


Janga lupa tekan Love.agar mudah menerima up terbaru ya!


---bersambung---


__ADS_2