
🍀 Kegokilan Haqiqi 🍀
Arumi, Keiiyra memeluk Karti. persahabatan mereka memang selalu terjalin dari kecil, usia mereka hanya berselisih satu dan dua tahun.
Ketiga Pria itu saling berjabat dan menyambut hangat.Terlebih Alvin suami dari Karti memang amat tenar dalam beberapa anak perusahaan dan rumah sakit. Meski mereka dirumah saja pun, sudah pasti penghasilannya tak berhenti.
"Hubby, kamu dan Gilang serta Alvin akan langsung ke kantor bukan?"
"Ya sayang,ada apa?"tanya Erico.
"Aku akan pulang, dan mengajak Merlin untuk sekedar ngopi di Cafe B-star apa boleh?"
"Bolehkan Honey?"timpal Arumi. ia meminta ijin pada Gilang.
"Ya, jangan terlalu larut sayang.kasian Kayna!"
"Alaah.. suamimu mu keiiyra, bilang saja agar tak ada yang boleh melirik istrinya.Jangan bilang cafe itu akan di kosongkan tanpa pengunjung lain."
"Sudah pasti, karna wanita dihadapan ini adalah istri dari pria rupawan." balas Gilang. "Ciiieh... suamiku sejak kapan ia jadi seperti ini, belum satu pekan ia sudah terlalu pede dan sok paling tampan jika dekat dengan suamimu Keiiy."bisik Arumi.
"Heuum.., serius benarkah Mii?"Keiiyra tersenyum, dan menatap Karti ikut tersenyum menahan.
.........
Dua jam berlalu.
Karti, Arumi dan Keiiyra berada dalam mall. mereka berputar shopping dan mengganti kostum yang senada.sementara baby kaiyna telah dirumah dengan beberapa asisten dan babysister. Keiiyra menyetir mobil sendiri.
sementara Merlin diajak ia mempunyai temu janji oleh sahabat sosialitanya. sehingga ia tak bisa bergabung.
Keiiyra jadi mengingat akan hal dimana Arumi menyetir, mereka menjemputnya dibandara. dan menyiapkan liburan kala itu ke pelabuhan komodo.hingga mereka tiba sejenak di cafe B'star.
"Haah.. sudah berapa lama kita tak seperti ini, kita bukanlah muda lagi. tapi aku bersyukur kita bisa selalu seperti ini." tutur Arumi.
"Ya.. benar, bagaimana hubungan kalian apakah ada masalah?" balas Karti.
Satu jam berlalu mereka tertawa, sedih menumpahkan banyak cerita hingga satu ruangan private itu menjadi cair dengan tawa.
"Arumi bagaimana dengan pernikahan mu yang sekarang, tak ku sangka kaka kelas yang hits kau kejar dulu kini ...?" lirik Karti tersenyum.
"Ya, benar saja entahlah aku tuh merasa kehidupan ini bagai, kisah film drama yang aku perankan." Arumi.
"Andai waktu bisa berputar, aku menginginkan bekerja kembali, berputar kemanapun. kedaerah manapun selain tugas yang paman beni berikan." ucap Keiiyra.
Karti memeluk sang sahabat, ia pun akhirnya tumpah menumpahkan segala cerita kisahnya.
Aku saja ingin sekali mempunyai keturunan, kamu tau Alvin sangat sibuk, kesibukan kami beberapa tahun sering bertolak belakang, kami menghadir pers hanya beberapa menit bertemu.Hingga aku pernah hamil tanpa aku ketahui, tapi sayang mantan Alvin mendekati dan membuat skandal hingga aku bingung menerima kenyataan benar atau tidak.Terlalu sulit memang kita ditakdirkan denga pria Rupawan, tapi kita harus kuat mental.
__ADS_1
"Haah.. aku jadi berdebar, aku pernah ada diposisi itu karti,saat Dani mengira aku telah tiada.ia selingkuh dengan Bella.hingga kini...?"Arumi terdiam.
"Mii.. semua salahku, maaf aku yang telah mengirim Almarhum Bella karna pekerjaan ia selalu bersama." No.. Keiiyra itu bukan salahmu, memang pria itu hanya tak bisa sedikit saja berfikir, mempunya istri secantik apapun pasti tak akan pernah cukup. semua salah Pria yang tak bisa menahan hasrat.balas Arumi.
"Eeekh.. mii, lalu bagaimana kamu kan menikah dua kali, rasanya Dani dan Gilang mana yang kamu suka?" spontan Karti.
"Heeeuh.. dasar kelakuaan bocah, mana bisa kamu menanyakan pertanyaan terlalu vulgar."
Mereka saling beradu argument,debat dan tertawa. hingga tiba saja pesanan mereka datang dan makan bersama.Mereka pun tak lama bernyanyi bersama.
"Owh..ya Keiiyra, bagaimana sekarang.Jika Owzie dan Erico suamimu telah berdamai. pernahkan kamu menyesal jika waktu bisa diputar kamu ingin seperti apa?" Karti bertanya.
Mungkin aku ingin menjadi orang biasa, yang mempunyai pria biasa saja, hidup di desa dengan paling tercantik tapi pria itu biasa saja. sehingga aku saja yang hanya dicemburui bukan sebaliknya, sebenarnya aku lelah menahan rasa itu, ketika aku bertemu beberapa wanita itu, ingin sekali aku mencabik dan menggores wajah wanita itu agar ia bisa operasi plastik karna palsu.Haaah.., tapi aku tak bisa. Jika kita melakukan kesalahan kita akan malu karna nama suami kita ikut andil.Balas Keiiyra.
"Kalau kamu bagaimana Arumi, Karti?"
"Aku kasihan pada Dani, andai aku dulu bertahan mungkin tidak akan jatuh cinta, kasihan dia sedang berjuang sakit. semua karna aku dia sakit parah, entah aku harus membalas rasa bersalah itu dengan apa?"
"Aku.. tak bisa menolak ketika dijodohkan, aku yakin pilihan orangtua adalah yang terbaik. Aku mengabaikan dan menghilangkan rasa sakit cinta pertamaku itu, kamu kan tau Keiiy saat itu.. sehingga aku menikah dan memulai dari nol. Tapi ketika skandal menghampiri,entahlah aku hanya bisa menerima saja."balas Karti.
Mereka saling berpeluk, dan menyuap makanan yang telah habis. lalu mereka bersulang minum cherry soda."Cheers... persahabatan selalu terjalin hingga maut memisahkan,semoga kita ditakdirkan kembali dengan kompak selalu ya."
ucap Arumi.
"Kau pikir dongeng, Reinkarnasi... suka sukamu lah Mii."ucap Keiiyra, dan Karti mencubit pipi kedua sahabatnya itu.
Tuuuk..tuuuk.., Pintu pelayan tiba dan berbicara.
"Baik terimakasih,"
Keiiyra berbalik arah, matanya menatap Arumi dan Karti yang tiba saja berdiri dan pucat.
"Ada apa keiiy?"
"Kalian ingat, ruangan lantai dua ini sengaja di private oleh para suami kita.kalian bantu aku cari sesuatu benda kecil,aku takut pembicaraan kita curhat tadi, di sadap oleh...?"
"Haaah..sial, Kenapa kita bahas masa lalu dan masa yang kita tadi..."Arumi melemas, Karti memutar mata dan bergetar, ia takut Jika Alvin tau jika ia pernah mengorbankan cinta pertamanya. ia menikah dengan Alvin tapi mencintai seseorang. Matilah kita..kau tau pria itu selalu ingin menang karna mereka kepala rumah yang bertanggung jawab, mereka bisa sesukanya dihampiri wanita.tapi kita tak boleh membahasnya. ini waktu yang sulit aku tak ingin di hukum Keiiy.
"Heii.. cepatlah cari bantu aku Karti, kau meracau bicara yang membuang waktu."
"Kau sendiri, kenapa bahas masa lalu Arumi."
"Heii..sudahlah jangan berdebat!"balas Keiiyra.
Sementara di berbeda Ruangan, Alvin dan Gilang telah menunggu dan tertawa melihat aksi para istrinya yang panik.Kegiatan mereka tersambung tanpa mereka ketahui,"Lihat saja, kalian istri yang durjana beraninya membahas masa lalu, dan ingin lahir kembali dengan pria yang bukan saat ini!" ketus Erico,Gilang dan Alvin. mereka saling menatap dan berlalu keruangan menjemput sang istri diruangan lantai dua.
"Ketemu.., lihatlah ini benda kecil yang menjadi masalah kita Mii."Karti dan Arumi menatap Keiiyra.
__ADS_1
"Baiklah, kita hitung sampai tiga. Kita harus segera pulang ke rumah agar Aman."
Yaa... oke baiklah.
Sreeet..mereka ambil tas mereka dan terkejut menatap tiga pasang sorot mata tajam menatapnya."Owh.. tidak perang dunia family terjadi lagi."ketus Arumi memejamkan mata.
Keiiyra, Arumi, Karti saling memandang dan tersenyum berlaga tidak tau apa apa, keiiyra menyembunyikan benda kecil itu dibalik tangan nya yang melipat ke lingkar pinggang dibelakang tubuhnya.
"Kalian disini juga, tapi kami sudah selesai.kebetulan sekali para suami kita telah menjemput.Ayo Mii, Kart... kita pulang!" ajak Keiiyra. ia menelan saliva menyembunyikan kegugupannya.
Sreet.. tangan Arumi ditarik lembut oleh Gilang.
Sreet.. tangan Karti ditarik lembut oleh Alvin.
Keiiyra terdiam,"Ada hal kejutan untuk para istriku, tunggulah disini dulu." ucap Gilang.dan Alvin bersamaan.
Keiiyra terdiam ketika Erico menutup pintu rapat, mengunci dan kuncinya telah dikantongi.
ia berjalan mundur hingga terpentuk ujung dingding."Hubby.. kamu lapar, biar aku pesankan."
"Tidak, aakh bisa juga ya, aku lapar ingin seseorang yang berkata ingin Reinkarnasi dengan pria yang biasa saja tidak tampan, tapi dia saja yang cantik jelita.apa kah kamu menginginkan suamimu ini bertukar wajah?"
"Owh.. itu sepertinya kamu salah mendengar, tidak ada yang bicara seperti itu, atau mungkin itu lidah iblis yang merasuki lewat."balas Keiiyra. ia takut dan memejamkan matanya hingga menunduk.
Di suatu sudut ruangan Arumi duduk bagai anak sd yang sedang dihukum.ia tak berani menatap suaminya."Siapa yang bicara ia menyesal telah jatuh cinta kembali, apakah suami mu ini tak tangguh, dan kurang di mata wanita ini?"tanya Gilang.
Arumi menatap tertegun, ia memundurkan tubuhnya ia salah telah curhat akan masa lalu dan kini, ia tak berfikir jika sang suami menyadap kegiatan mereka bertiga."Tidak honey, sepertinya ada kesalahpahaman.kami tadi sedang membicarakan eeum... maksudnya bergosip."
Di berbeda ruangan Alvin menatap tajam Karti, ia merasa kecewa karna istrinya menyukai pria lain di hari pernikahan."Mengapa kamu tak jujur padaku Lovely?"tanya Alvin. "Heuum.. itu, tidak seperti yang kamu pikirkan Honey,tenanglah!"
.
.
.
"Nah loh.. Para suami gokil, dan Istri gokil ketauan kan. Kira kira apa yang mereka dapat hukuman dari para suami?"
Next update selanjutnya. Kisah para tiga suami yang memberikan hukuman diluar Nalar pikiran sang istri.
........
Jangan lupa mampir,
"Wanita Seperti dia."
"Salah Jodoh."
__ADS_1
"Love my flaws hubby." end
🌹 Happy Reading 🌹