
🍀 Panik yang haqiqi 🍀
"Ada apa sih Mii?" tanya Keiiy.
Toook...toook, Sayang Mama masuk ya?
Keiiy dan Arumi terkesiap. mereka memandang Mama Leun yang tiba saja masuk. Sehingga pembicaraan mereka buyar.
"Keiiy, Arumi. itu di depan ada dua pria mencari kalian. tapi Mama tidak mengenalnya. dia mencari kalian di ruang tamu, temui dulu sana sayang!"
"Dua Pria, maksudnya suami Keiiy Mah?"
Mama leun menggeleng, ia berkata dan menanyakan hal balik. Lalu Arumi menarik Keiiyra. "Pria itu mengikuti kita,"
"Hah.. Jangan bercanda Mii. Urusan bengkel tadi kan udah selesai. untuk apa dia membuntuti kita?" tanya Keiiyra. Tapi Arumi memajukan bibir manis nya. Karna ia juga tidak tau mengapa dua pria itu bisa sampai di sini.parahnya mereka benar exstrem ingin bertemu.
"Kok, kalian malah diam, bisik bisik lagi?" tanya Mama Leun.
"Maaf mah, tapi kami tidak ingin menemui mereka." Arumi pun menceritakan dengan detail. Sehingga mama leun menaikan alis.
"Yaa, tapi mama udah kepalang bilang kamu ada sayang, gimana dong?"
Terpaksa Keiiyra dan Arumi berjalan, dan menghampiri Ruang tamu di teras depan.
ia menatap benar saja,"Siapa tadi ya namanya?"
"Triis dan Kries. Keiiy sayang, masa kamu lupa. belum Satu jam loh. itukan pria yang tadi nabrak mobilmu."balas Arumi.
"Ya, aku tau Mii. aku masih ingat kok, aku cuma basa basi agar tidak gugup."
"Dasar kamu Keiiy, memang kamu gugup kenapa Jangan bilang kamu...,?" Tapi sorot mata Keiiyra berubah tajam.
"Jangan bilang apa, aku ga ada pikiran aneh kaya kamu yang labil Arumi." ucapnya.Sehingga Arumi tersenyum oke. dengan menunjukan tangan O pada Keiiyra.
"Baguslah." balas Arumi.
Setengah jam berlalu mereka berbicara soal bengkel. Keiiy juga lupa meninggalkan nomor ponselnya. Sehingga dua pria itu mengikuti mereka, meski mereka berusaha tanggung jawab atas kesalahan kecelakaan mobil tadi.
terus terang hanya menggores dan bengkok di bagian belakang.
Tak lama Arumi menerima notif pesan.
sebuah foto dirinya ingin masuk kedalam mobil. Namun di tepis oleh tangan pria.
"Haah.., Gilang bisa dapat foto ini, kamu benar benar honey. sebegitukah memata matai kegiatan aku."lirih Arumi. ia mengetuk layar ponsel dengan nama suaminya.
Keiiyra pun tak kalah, ia menerima notif Jika Erico sebentar lagi sampai di kediaman Dani.ia hanya menarik nafas meski ia takut, Jika suami mereka salah paham.
__ADS_1
"Keiiyra, gimana nih ?"
"Entahlah Mii, aku gak konsen, ga bisa fokus untuk mencari ide mengusir mereka." Bilang aja kamu terpesona Keiiy. cibir Arumi membalas.
Keiiyra memandang pria bernama Kries.cara ia bicara memang terlihat tenang dan berwibawa.namun tegas dan serak basah. Sehingga terlihat sexsi saat pria itu bicara.
"Keiiy, lihat siapa yang datang?" Arumi menyenggol tangan Keiiyra. tapi ia tak sadar masih menatap pria di hadapannya yang sedang bicara padanya.
Arumi berdiri tegak, diam karna sang Suami ikut bersama dengan mobil berbeda. "Honey, kamu kok kesini juga?" tanya Arumi. Gilang pun mendekat dan memeluk sang istri. Sehingga Triis menatap Arumi yang ia pikir masih lajang.
"Dia, siapa Arumi?" tanya Triis.
"Kenalkan, dia suamiku Gilang. Honey dia Triis aku juga bingung mereka bisa sampai disini. tapi soal yang kamu lihat sekarang, Jauh berbeda dari yang kamu pikirkan. Semua karna kecelakaan tak di sengaja."
Heuumph..., Gilang membenarkan Jas nya. seolah ia menahan rasa kesal. sebaliknya Gilang yang kebetulan mengadakan pertemuan
kerjasama dengan Erico. ia diminta untuk ikut ke kediaman Dani. Karna Dani adalah sahabat kepercayaan Erico, namun ia berhenti karna sakit kerasnya. Bahkan Gilang tak percaya Jika ia tak tau soal istrinya berada di kediaman Dani.
Karna Arumi tak bicara dan meminta ijin.
"Eheuum..., Sayang ?"
Yaph.., Keiiyra menoleh dan tersadar. senyumnya yang lebar berubah mengecil. karna ia baru sadar. Jika Erico sudah berada duduk di sampingnya.
"Hubby, kamu sudah disini sejak kapan?" tanya Keiiy.
Keiiy melirik Arumi, memberi kode dengan alis menuju tatapan Erico. "Kenapa kamu ga kasih tau aku sih Mii, kalau suami kita sudah di..?"
"Aku sudah beri kamu kode, menepuk tangan mu Keiiyra. kau saja yang masih terpesona." batin Arumi.
"Owh, aku kira Nona Keiiyra dan Nona Arumi masih lajang. mohon maaf kalian jangan salah paham. Kami tadi berniat membuntuti taxsi nona Keiiy. karna kami ingin memberi tau mobilnya yang rusak karna kesalahan kami."
"Rusak, kesalahan. maksud kalian apa?"
Dua pria itu menjelaskan, sementara Arumi dan Keiiyra masih saling melirik. ia sudah lelah akan perdebatan yang selalu muncul di time yang ga tepat. Bahkan Keiiyra menelan saliva karna aksi dia menatap pria bernama Kries di sorot oleh sang suami. Sehingga ia tak bisa mengelak jika ia memang tadi terpesona.
.......
Beberapa jam kemudian.
Dani yang bercengkrama dengan Erico. Juga Gilang yang memperkenalkan dirinya suami dari Arumi. "Erico, masa lalu terindah istrimu kini menjadi adik ipar. lalu kini kau selalu kesal jika menatapnya, tapi kini sering bertatap wajah karna kerjasama dengan kembarannya?" ucap Dani. Erico pun tersenyum dan menepuk bahu sahabatnya itu. Begitulah dunia memang sempit akan penghuni yang tak jauh.
"Ya, begitulah kehidupan tak bisa di tebak. aku turut prihatin. tetaplah berjuang bung!" balas Gilang menambah.
"Terimakasih support kalian!" senyum Dani.
.
__ADS_1
.
.
Di perbatasan tengah pantai.
Arumi dan Keiiyra menunggu sang suami membeli minuman. ia duduk saling bersandar.sambil menyilangkan sebelah kaki mereka. Mereka berbicara saling bertolak tubuh. namun bersandar punggung mereka saling menempel.
"Keiiyra, lihatlah suami kita sudah mendekat. membawa air kelapa hijau dengan wadahnya."
"Kalau tidak ada wadahnya, itu namanya air laut mii." Arumi pun tertawa kecil.
"Lalu, aku harus gimana Mii. aku masih takut akan aksi Erico tadi. ia pasti marah besar karna tadi aku tak sengaja menatap pria itu, aku harus gimana ?"
"Entahlah.. aku juga sama Keiiy, karna Gilang tak tau, ia pasti marah karna aku tadi dituduh olehnya. Jika aku diam bersembunyi menemui Dani tanpa ijinnya."
"Aku lemas jadinya, kita hanya bisa pasrah dan coba menangis saja gimana, kau kan pandai akting Mii. kita buat Drama?"
"Drama, kau yang salah kenapa juga bisa Gatal mata pada pria lain?"ketus Arumi.
"Aku, kenapa aku disalahkan Mii, aku kan tadi ga sengaja. Lagi pula memang betul apa yang aku lihat.. pria itu cara bicara nya seksi dan...
Eheuump." Belum selesai Keiiyra menjelaskan. ia sudah membungkam tak melanjutkan. karna sudah ada dua mahluk yang jelas di samping mereka. duduk berjongkok menatap mereka masing - masing.
"Eheuuum." Dua pasang sorot mata yang tajam.Seperti ingin menerkam.
Keiiyra dan Arumi terdiam dari perdebatan mereka. ia hanya bisa menunduk kepala menerima kesalahan.
"Sayang, ayo ikut aku sebentar!" tutur Gilang.ia membawa Arumi, menarik lembut sehingga berjalan jauh. meninggalkan Keiiyra dan Erico.
..........
😂😂😂 Ayo kira - kira ada yang tau ga kelanjutannya seperti apa ?
Di tunggu bab kelanjutannya ya.
Arumi kalau ketemu Keiiyra selalu Gokil,
pake acara terpesona tapi ngeles lagi.
Adakah di sini yang mempunyai sahabat seperti Arumi dan Keiiyra meski sudah berkeluarga ? Coret di kolom komentar.
Semoga Bulan suci ini penuh dengan warna dan bahagia selalu untuk Readers. Dan segalanya lancar dimudahkan.
Thanks untuk Readers setiaku. Semoga jalan ceritaku selalu menyentuh dan membuat kalian senyum terbayang ya.😊
Jangan lupa mampir. " Salah Jodoh."
__ADS_1
Tekan tombol love dan dukungannya.
🌹 Happy Reading 🌹