
Di Antara Kita•
...🍒🍒🍒...
Flashback On•
Sepasang anak kecil lelaki dan perempuan, kisaran umur 10 dan 7 thn tengah duduk berdua mengubur sesuatu di bawah pohon mangga.
''Akak, kita kubur barang berharga kita di sini yaa ... kalau kita sudah besar dan bertemu kembali, kita akan menggalinya bersama sama.'' Ucap bocah perempuan yang tidak lain adalah Rapunzell kecil.
''Apuu, apa kita akan bertemu kembali setelah berpisah?'' tanya bocah lelaki yang tidak lain adalah Guntur kecil.
Rapunzell kecil terdiam lalu mengangguk, "Tentu saja Akak, kita akan kembali dan menjadi sahabat untuk selamanya.'' Ucapnya dengan sumringah.
Guntur kecil terdiam dan memandang mata Rapunzell kecil dengan dalam, memperhatikan setiap garis wajah Ziell yang imut. Guntur kecil sangat menyukai lingkar bola mata yang di miliki Ziell dengan warna coklat ke emasan dan berbeda dari yang lain.
''Apakah jika kita sudah besar nanti, kamu mau menikah dengan ku?'' tanya Guntur kecil dengan polos, matanya tidak lepas dari wajah Rapunzell kecil.
Rapunzell kecil menoleh dan langsung menggelengkan kepalanya. ''Tidak!'' jawab Ziell dengan tegas tanpa berpikir terlebih dahulu.
Jawaban Rapunzell kecil membuat Guntur kecil cemberut, dan merasa tidak puas dengan jawaban Ziell. ''Kenapa Apuu tidak menyukai Akak?''
''Apuu masih kecil Akak, Apuu juga nggak ngerti nikah nikahan. Apuu hanya menyukai dia.'' Tunjuk Rapunzell kecil, pada sosok pria yang tengah duduk dengan tenang sambil membaca buku yang tidak jauh dari arah mereka.
Guntur kecil langsung melihat siapa yang di tunjuk Rapunzell, lalu mengerutkan keningnya. ''Apa kamu tidak salah Apuu? kau menyukai Om ku?''
Rapunzell kecil mengangguk dengan yakin.
''Kenapa? Apa kamu tidak tau, jika Apuu sudah dewasa nanti, Appu tidak bisa menikah dengan Om Sultan karna mungkin Om Sultan sudah tua.'' Ujar Guntur kecil dengan bingung, mengapa Rapunzell kecil menyukai Om nya.
Rapunzell kecil tersenyum, lalu ia berlari ke arah Sultan yang tengah membaca buku dengan tenang. ''Kakak.'' Panggil Rapunzell kecil.
Sultan yang tengah membaca buku langsung menoleh ke arah samping, dimana dia melihat gadis kecil yang rapuh dengan bola mata yang sangat indah dan berkaca kaca.
__ADS_1
''Haii ... Rapunzell.''
''Gendong.'' Rapunzell kecil merentangkan kedua tangannya, meminta Sultan untuk menggendongnya.
Sultan tersenyum, menutup buku yang sedang dia baca. ''Kau ingin aku gendong? tapi lihatlah kedua tangan mu sangat kotor.'' Sultan menuntun Rapunzell kecil untuk mencuci tangan, setelah selesai ... Sultan menggendong Rapunzell kecil dengan penuh kasih sayang.
Dan semua perlakuan itu di lihat oleh Guntur dengan mimik muka cemberut tak terima. ''Hem, masih banyak Apuu yang lain." Ucap Guntur melipat tangan nya di dada dengan sombong.
Dari sanalah Guntur selalu melampiaskan perasaannya pada setiap wanita, namun tidak memakai hati dan perasaannya hingga Guntur dewasa. Hingga dia di cap sebagai Cassanova cap ikan lele.
Dan dari situ pula, mengapa Ziell dan Sultan sudah merasa nyaman satu sama lain? karena mereka memiliki ikatan batin sejak kecil hingga dewasa, walau mereka tidak mengenali rupa satu sama lain saat dewasa tapi rasa nyaman sudah mereka rasakan sejak pertama mereka bertemu.
''Jangan sentuh putriku!'' Bentak seorang pria yang tidak lain adalah Papah Agam, yang tidak menyukai jika putri kesayangan nya di sentuh orang lain.
Papah Agam mengambil Ziell dari gendongan Sultan, ia langsung membawa Ziell pergi dari rumah Aunty Tuti bersama sang istri.
Dan hari itu pula Papah Agam mengisolasi diri dari keluarga nya dan hanya mau menemui keluarga inti saja, bahkan Papah Agam tidak pernah mau datang jika semua orang sedang berkumpul karna dia tidak mau sumpah yang di lontarkan sodari nya menjadi kenyataan.
Flashback Off•
Dubai•
Sultan tengah mengemasi barang-barang nya untuk pulang ke Indonesia, ia tak bisa berlama lama tinggal dengan kedua Orangtua nya karna sang Kakak akan menghukumnya jika dia tidak cepat kembali.
Tak berapa lama ... pintu terbuka bersamaan dengan sang keponakan Gabriel datang dengan senyum mengembang di wajahnya. ''Om.''
Sultan menoleh,''Geby."
''Om, sudah mau pulang ke Indonesia?''
Sultan tersenyum dan mengangguk, "Apa kamu nggak mau ikut pulang sama Om?''
''Nggah ah, Geby lebih betah tinggal sama Jida dan Jadu, di bandingkan dengan Mom and Dad." Ucap Gabriel duduk di sisi ranjang. "Lagian 'kan di sana ada ada Gemini yang lebih dari segalanya di bandingkan dengan Geby.'' Ucapnya lagi, namun entah mengapa kata kata nya mengisyaratkan jika dia tengah bersedih.
__ADS_1
Sultan terdiam dan menghela nafasnya, dua keponakan kembarnya nya ini benar-benar memiliki sifat yang berbeda.
Dimana Gemini dengan sifat yang lebih berani, bedas, tak suka di tindas, suka melawan dan pembuat onar layaknya sang Ibu. Sedangkan Gabriel lebih ke pendiam, menyendiri, dan penakut pada orang yang suka menggertaknya.
Contoh seperti sekarang ... Gabriel lebih memilih tinggal dengan Kakek Nenek nya di Dubai, di bandingkan meluruskan permasalahan dengan sodara kembar nya.
Sultan duduk di samping Gabriel dan mengelus kepalanya dengan lembut. "Bagaimana pun Gemini adalah sodari mu, tidak baik marahan terlalu lama." Sultan menasehati Gabriel.
''Om juga tau bagaimana sifat Ibu mu, dia sayang dengan kalian berdua dan tidak mungkin membeda-bedakan kalian. Hanya saja Mom Kaleea memiliki cara dia sendiri ketika dia mengungkapkan rasa sayang nya.''
Gabriel terdiam dan mengangguk. ''Baik Om.''
''Apa Geby tau mengapa Kak Guntur di usir dari rumah?'' tanya Sultan yang langsung di jawab dengan gelengan.
''Itu karna Mom Kaleea ingin jika Kakak mu bisa bertanggung jawab, berpikir dewasa, dan melihat bagaimana orang kelas menengah kebawah bertahan hidup. Mom Kaleea mengusir Kakak mu karna dia sayang dengan Kak Guntur.'' Jelas Sultan panjang lebar.
Gabriel memeluk sang Om yang dia sayangi, menghirup wangi tubuh Sultan dengan dalam ... jika boleh jujur, dalam hati Gabriel yang paling dalam. Gabriel ingin memiliki hubungan dengan sang Om, namun hubungan antara wanita dan seorang pria ... bukan sebagai Om dan keponakan nya.
Namun Gabriel kubur perasaan yang ada di dalam hatinya dengan dalam, karna dia tidak mungkin memiliki sang Om dalam hidupnya, cukup dirinya sendiri yang mengetahui bahwa dia mencintai Om nya secara diam diam.
(Dah, rumit 'kan jadinya ...)
Gabriel melepaskan pelukan nya dan mendongkak menatap wajah Sultan. ''Apa Om, sudah memiliki pengganti Kak Melody?''
Sultan terdiam dan mengangguk secara perlahan. ''Yaa I think.'' Sultan menjawab dengan yakin, karna dirinya sudah memilih Rapunzell untuk menjadi pendamping hidupnya.
Sultan beberapa kali menampik rasa itu, namun semakin dia menampik rasa yang dia miliki ... semakin besar pula jika dirinya ingin memiliki dan melindungi Rapunzell seutuhnya.
Sedangkan Gabriel sedikit kecewa dengan jawaban sang Om, namun ia tetap tersenyum dan menyembunyikan rasa sakit hatinya.
...🍒🍒🍒...
...LIKE.KOMEN.VOTE ...
__ADS_1