Di Antara Kita

Di Antara Kita
Bab 30 : Flashback I


__ADS_3

Di Antara Kita•


...🍒🍒🍒...


''Nyonya ... Nyonya ...'' Teriak Pak supir yang bernama Munir, berteriak di kediaman Adiwangsa dengan kencang. Yang mana, tumben sekali kediaman itu sangat damai dan tentram dari teriakan-teriakan unfaedah nya si Gokong.


''Nyonyaaaaaa ...''


''Ada apa sopenir, aku di sini.''


Pak Munir langsung berlari, dimana sang majikan berada di ruang Tv. ''Nyonya.'' panggilnya lagi.


''Apaa sih?''


''Itu ... Nyonya, Tu-tuan Sultan.''


Mom Kaleea yang awalnya berleha leha, langsung menegakkan duduknya ketika menyangkut masalah sang adik tersayang.


''Ada apa dengan adik ku.''


Pak Munir menceritakan kejadian di parkiran bandara, dimana Sultan bercekcok dengan Melody dan menceritakan bahwa sang majikan 'lah yang bertanggung jawab atas batalnya pernikahan mereka.


Bahkan Pak Munir dengan lancang menambahkan kata, dan mengompor ngompori sang majikan dengan berkata ... bahwa Tuan Sultan pulang ke Apartemen dengan kesal dan marah-marah setelah tau kejadiannya.


Ia ingin menyendiri dan menghindari sang Nyonya, padahal yang sebenarnya terjadi ... Sultan tidak pulang ke Mansion karna ingin menemui Rosalinda nya.


Deg.


Jantung Mom Kaleea bergetar, tapi bukan getaran cinta atau pandangan pertama ... melainkan getaran akan ketakutan jika sang adik mengetahui kebenaran nya.


Mom Kaleea tidak mau jika Sultan mengetahui kenenaran nya, karna dia tidak ingin kehilangan adik yang sudah menemani dirinya dalam suka mau pun duka.


Othor : Perasaan hidup Lu dari dulu nggak ada duka nya deh? bisa bisa nya Lu ngomong gitu!



''Jadi dia di apartemen sekarang?''


''Iyaa Nyonya.''


''Baiklah, kau boleh pergi ... terima kasih sudah memberitahu ku.''


Pak Munir mengangguk lalu pergi, sedangkan Mom Kaleea langsung menyambar ponselnya dan menghubungi seseorang.


[Hallo Bos.]


[Bagaimana wanita itu bisa kembali!]


[Sorry Bos. Kami lalai menjaganya, kami sudah menekan dia agar tidak kembali ... tapi sepertinya gadis itu ngeyel.]


[Cepat cari dia! Bawa dia ke tempat biasa.]


[Baik Bos.]


Mom Kaleea memutuskan sambungan telpon nya terlebih dahulu, meremas ponselnya dengan erat dan mengingat kejadian hari itu ... hari dimana dirinya tidak memiliki cara lain selain membatalkan pernikahan sang adik tersayang.




__ADS_1


Flashback On•


Berawal dari Mom Kaleea yang mendesak sang adik untuk memperkenalkan dirinya dengan Melody, dimana hari esoknya Sultan memperkenalkan Melody.


Mom Kaleea membuka tangannya dengan lebar menyambut anggota baru di keluarganya, dan kesan pertama saat bertemu dengan Melody. Mom Kaleea sangat menyukainya, karna parasnya yang cantik berpadu dengan manis berkulit eksotis, mata biru seperti orang bule, (Atau mungkin memakai soflent? I don't know ) terlebih tutur kata yang baik serta berpendidikan tinggi walau dari keluarga sederhana.


Mom Kaleea langsung datang menemui kedua orang tuanya Melody bersama sang suami, berniat baik untuk melamar pujaan hati sang adik kesayangan untuk menjadi istrinya.


Lamaran pun di terima dengan baik, dan tidak butuh waktu lama pesta akan di gelar dengan megah dan mewah yang sudah di siapkan oleh Mom Kaleea dari hal kecil sampai hal besar.


''Kak, kau mau kemana?'' tanya Sultan pada sang Kakak yang sudah rapih.


''Kakak mau ajak Melody ke emoll, sekalian beli perlengkapan buat rumah baru kalian.''


Sultan tersenyum dan memeluk sang Kakak. ''Makasih ya Kak, Kakak itu bagaikan Kakak peri untuk aku.''


Mom Kaleea tersenyum dan mengacak rambut Sultan. ''Eerrgg ... adikku ini sudah besar, apa yang tidak untuk mu hemm? Terima kasih sudah mau nemenin Kakak sampai sekarang.''


''Pelukan terus kaya teletabis.'' celetuk Guntur yang baru saja turun dari lantai atas.


''Kamu mau ke mana Nak? baru aja pulang ke Indonesia sudah mau pergi lagi.''


''Anak mu ini ingin bersenang-senang donk Mom, lagian minggu depan 'kan harus masuk kantor bantu Om.'' jawab Guntur sambil memasukkan roti kedalam mulutnya.


''Oh iya Om, kenalin kek calon istrinya ke aku ... aku kan baru selesai kuliah, jarang pulang juga. Jadi nggak tau muka calon istri Om kaya gimana.''


''Nanti juga tau, pernikahan Om kamu 'kan tinggal dua hari lagi.'' jawab Mom Kaleea dengan lembut


Guntur mengangguk, lalu mencium pipi sang Ibu.


Cup.


''Walaikum'salam Yaa Syekh.''


Dulu Mom Kaleea bersikap lembah lembut pada Guntur dan tidak terlalu menyeramkan seperti sekarang.


Sultan dan Mom Kaleea memandangi Guntur yang sudah menjauh pergi dari meja makan. ''Kak, perlu aku hubungi Melody?''


''Tidak usah, Kakak sudah tau apartemen nya kok ... Ingat! pernikahan mu tinggal dua hari lagi, kau harus jaga kesehatan dan jangan terlalu capek-capek.''


''Baik Kak, aku pergi dulu ... Asalamualaikum.''


Mom Kaleea mengangguk, "Walaikum'salam.'' Jawabnya, lalu pergi ke lantai atas untuk berganti pakaian dan pergi menemui Melody ke apartemen nya.




Sesampainya di apartemen pukul 10:30 siang•


Mom Kaleea sudah memarkirkan mobilnya di parkiran apartemen, lalu keluar dan mengunci mobilnya.


Namun ketika ia melangkah, ia di kejutkan dengan keberadaan mobil milik sang anak yang terparkir cantik tepat di depan mobilnya.


''Bukan'nya itu mobil Guntur yaa.'' Mom Kaleea mendekat dan mengecek mobil yang ternyata benar milik Guntur.


''Benar ini mobilnya si Selud! apa dia punya temen di apartemen sini yaa?'' Gumam Mom Kaleea bertanya tanya pada dirinya sendiri, lalu menggidik'kan bahunya tak perduli.


Ia pun melangkah kembali ke arah lift, dan menekan tombol menuju ke lantai atas.


Ting !!!

__ADS_1


Pintu lift terbuka, bersamaan dengan dua insan yang tengah melakukan hal tak senonoh berciuman sangat intim di dalam Lift, membuat Mom Kaleea membelalakan kedua matanya terkejut.


Rasa terkejut itu tak sampai disitu saja, mom Kaleea lebih terkena serangan jantung mendadak saat netra matanya melihat jika yang berciuman adalah anaknya dan calon adik iparnya.


''Astagfirullah ya ahli kubur ...'' Mom Kaleea memegangi dadanya yang terasa sesak sampai ke ulu ati.


Guntur yang tengah asik berciuman, langsung mendorong Melody saat ia melihat sang Ibu ada di depan nya.


''Mom! Are u Ok'' Guntur sama terkejutnya melihat sang Ibu tengah menahan dadanya sakit.


Sedangkan Melody masih linglung, ruh miliknya belum terkumpul semua hingga dia mengedipkan beberapa kali matanya dan menoleh ke arah samping.


''Astaga!'' Melody sangat terkejut melihat Kakak iparnya, tengah memergoki dirinya yang tengah asik berciuman dengan lelaki lain.


Sedangkan Mom Kaleea menghela nafas, menetralkan rasa marah dan benci yang ada di dalam hatinya.


''Mom, sedang apa di sini?'' Guntur keluar dari dalam lift, menghampiri sang Ibu yang masih mematung di tempat.


''Hah Mom?''


Guntur tersenyum memegang tangan Melody. ''Lydia, ini Mom aku, Mom ini Lydia teman aku.''


Mom Kaleea tak bergeming, netra matanya melihat tajam pada tangan Guntur yang sedang memegang tangan Melody.


Mom Kaleea tak terima, ia langsung menepis tangan yang tengah berpegangan dengan kasar. ''Guntur cepat pulang!''


Guntur mengerutkan keningnya bingung, ia baru kali ini mendengar kata dingin dari sang ibu. ''Mom are you Ok?''


''Guntur. P-U-L-A-N-G!''


''Oke Mom, ok.'' Guntur yang takut langsung melangkah pergi, dan berpamitan dengan Melody.


Kini di parkiran hanya ada Mom Kaleea dan Melody, yang tengah berpandangan dengan tatapan tajam dan rumit.


''Tinggalkam adikku! Dan jangan pernah ganggu anakku!'' Ucap Mom Kaleea lalu pergi.


''Apa hak mu untuk melarangku? Aku tidak akan pernah meninggalkan adik mu. Lagian aku hanya berteman dengan anak mu.''


Mom Kaleea langsung menoleh kebelakang, melangkah dengan rasa kecewa pada gadis yang sudah dia anggap adiknya sendiri.


''Saya sudah memperingatkan dirimu, kamu belum tau siapa saya! Jika kamu masih berani menunjukkan wajah mu, maka jangan salahkan saya jika saya akan memperlakukan dirimu dengan kasar!''


Bukan nya takut dan merenungi kesalahan nya, Melody menunjukkan raut muka menantang dan bersidekap dada.


''Adik mu itu sudah terlanjur cinta mati padaku, apa kamu ingin melihat adik mu hancur? lagian aku tidak akan pernah melepaskan berlian seperti adik mu itu.''


Mom Kaleea yang awalnya diam langsung terkekeh dan tertawa terbahak-bahak, saat dia mengetahui niat Melody menikahi sang adik karna harta.


''Kenapa kau tertawa? ada yang lucu?'' Tanya Melody bingung.


Mom Kaleea berhenti tertawa, menatap Melody dari atas rambut hingga ujung kaki. '' Pendidikan tinggi, tidak menjamin ahlak baik dan bijak! Aku pikir ahlak mu baik sebaik paras mu yang cantik, tapi sepertinya aku salah pemikiran sekarang.'' Mom Kaleea menatap dengan tatapan jijik pada Melody.


''Yang rendah tetap rah rendah! Lihat saja nanti, akan aku pastikan jika pernikahan kalian akan gagal.'' Ucap Mom Kaleea lalu pergi meninggalkan Melody.



Bersambung•


...🍒🍒🍒...


...LIKE.KOMEN.VOTE...

__ADS_1


__ADS_2