Di Antara Kita

Di Antara Kita
Bab 93 : Berkunjung dan rasa kukuh.


__ADS_3

Di Antara Kitaโ€ข


...๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’...


Sore ini ... kedua pengantin sudah membereskan semua barangnya dan memasukan semuanya ke dalam koper, setelah semua sudah selesai ... Sultan dan Ziell keluar dari kamar hotel mereka dan berjalan ke arah lift.


''Ada apa denganmu?'' tanya Sultan, melihat istrinya seperti tidak nyaman.


''Ck, ada apa ada apa! Udah tau nanya.'' Cetus Ziell, sembari memukul bahu sang suami.


Sultan terkekeh, "Nanti di jalan mampir dulu ke butik yaa ...'' Ingin sekali Sultan tertawa melihat raut wajah istrinya yang kesal, karna dia tidak memakai daleman. Semua pakaian dalamanya sudah terkoyak atau ia robek sewaktu ingin bersenam erotis bersama istrinya.


''Lain kali jangan di robek!'' Bisik Ziell dengan nada menekan, karna mereka sudah masuk kedalam lift.


''Okey.''


Ziell melihat kanan kiri karna ia malu dan risih, ia takut jika ada orang yang berpapasan dengannya menyadari jika dia tidak menggunakan ****** *****.


~


~


~


~


Sedangkan di tempat lain, di kediaman Adiwangsa ... Mom Kallea sedang menunggu pengantin baru, yang akan datang berkunjung untuk pertama kalinya setelah mereka menikah.


Hari ini dia sedang sibuk menyiapkan kepulangan adik kesayangan nya dan istrinya Ziell, membuat semua art di kediaman Adiwangsa kewalahan dengan ulah manusia rendom yang satu ini.


"Imaahhh ... cepatlah, apa kau sudah menyelesaikan pekerjaanmu?'' tanya Mom Kaleea.


"Sudah Ibu.'' Jawab sang art dengan nafas yang tak beratur, karna dia berlari dari dapur saat mendengar majikannya berteriak kencang.


"Bagus, jangan lupa bilang kepada Koki dapur untuk memasak makanan yang enak yaa.'' Perintahnya.


Pembantu yang bernama Imah pun mengangguk dengan patuh. ''Baik, Bu.'' Jawabnya lalu pergi ke dapur lagi.


"Jam brapa mereka datang, apakah masih lama?'' tanya Mom Kaleea pada dirinya sendiri, sambil melihat jam di pergelangan tangannya.


Namun tak lama ia bergumam, Mom Kaleea merasakan ada seseorang memeluknya dari belakang, membuat bibirnya tersenyum senang.


"Sedang apa sayang humm ... Kenapa marah-marah?'' Tanya Dad Ryan memeluk Mom Kaleea dari belakang.


"Aku sedang menunggu Sultan dan Ziell pulang.'' Jawab Mom Kaleea menyenderkan kepalanya di dada sang suami tercinta.


Cup.


Dad Ryan mengecup pucuk kepala sang istri. "Mereka masih lama sayang, mungkin sedang nanggung di cabut.''


''Apa yang di cabut?''


''Kau pura-pura tidak mengerti haaa ...'' Dad Ryan dengan gemas memeluk istrinya lalu menggelitik.

__ADS_1


''Ha-ha-hahah ... sayang geli ih, inget umur ... kita sudah tua.'' Mom Kaleea membalikkan badannya hingga mereka berhadapan dan saling menatap.


''Kau tau, jika Sultan adalah adik kesayanganku. Dan Ziell sudah menjadi istrinya ... mungkin saja ini kali terakhir Sultan datang ke sini sebelum dia sibuk dengan keluarga kecilnya.''


Dad Ryan tersenyum dan mengelus kepala sang istri. ''Dia sudah dewasa, biarkan dia bahagia dengan caranya ... dan sekarang pikirkan putra sulung mu.''


''Apa aku harus menikahkan Guntur?''


Dad Ryan menggidikan bahunya. ''Mungkin lebih baik seperti itu.''


Mom Kaleea terdiam dan mengangguk, ''Akan aku coba mengenalkan dia pada anak teman-temanku.''


''Jangan bersedih, semua akan baik-baik saja ... ayo kita menunggu sambil melihat tv. Oh iya, apakah Guntur dan kedua adiknya sudah di beri tahu kalau Kakak mereka akan pulang hari ini?'' Tanya sang suami.


Kaleea mengguk. " Mereka sudah aku beritahu, Guntur menuju kemari, sedangkan Gemini dan Gabriel sedang membeli sesuatu.'' Ujar Ujar Mom Kaleea.


Keduanya pun melangkah sambil berpelukan ke arah tv.


~


~


~


~


Setelah beberapa waktu berlaluโ€ข


Namun tanpa di sangka jika mobil Guntur baru saja datang, membuat Sultan dan Ziell menoleh ke arah mobil Guntur.


Ziell menelan ludahnya sedangkan Sultan tersenyum menyambut sang keponakan.


Guntur keluar dari mobil dan menghampiri Om nya yang sudah merentangkan tangan, Guntur memeluk sang Om.


''Apa kabar Om.''


''Tentu saja baik Nak, baru pulang dari kantor?''


''Hem ... Mom menyuruhku pulang.''


Ketiga orang itu berjalan bersamaan masuk kedalam mansion, namun ada yang mengganjal di hati Ziell. Guntur begitu cuek padanya, bahkan menyapa pun ala kadarnya.


Ziell pun melirik ke arah Guntur untuk memastikan jika semua sudah baik-baik saja, tapi ketika Ziell tengah memandang Guntur ... Guntur melirik Ziell dan mengedipkan sebelah matanya, yang mana membuat Ziell langsung membuang muka.


"*Tidak ada yang berubah darinya, sepertinya dia masih ingin mengganggu hubungan ku dan suamiku."


"Aku masih mencintaimu, dan akan setia menunggu dirimu sampai kapan pun Rapunzell ku*."


Kedua mantan itu saling bergumam, dan di sadarkan ketika suara Mom Kaleea menyapa kedatangan mereka.


''Akhirnya kalian datang juga ... sudah lama aku menunggu.'' Mom Kaleea memeluk Ziell dengan erat.


''Apa kabar Tante.''

__ADS_1


''Baik, sungguh baik.''


Mom Kaleea bergantian memeluk sang adik dan mengajak mereka untuk duduk di ruang keluarga, mengobrol dan bercanda ria. Terlebih Mom Kaleea sangat kepo bagaimana mereka bercocok tanam selama satu minggu full tanpa jeda.


~


~


Malam hari~


Sultan dan Ziell di paksa menginap oleh Mom Kaleea, mereka tidak di izinkan pulang ke apartemen baru yang akan mereka tempati sebelum menginap di rumahnya.


Alhasil Ziell tidak bisa menolak dan menginap untuk hari ini saja, dan besok baru mereka akan menempati apartement.


Jam menunjukkan pukul 22 : 30.


Ziell yang akan terbaring di ranjang langsung memdessah karna ia lupa membawa air minum, ''Ayank aku ke bawah dulu ambil minum, suka haus aku.''


''Mau di anter nggak? Soalnya para pekerja sudah di kamar mereka masing-masing.''


''Nggak usah, kaya anak tk aja ... aku bisa sendiri.'' Ziell pun melangkah keluar kamar, lalu menuruni anak tangga dan berjalan ke arah dapur.


Ziell mengambil botol dari dalam lemari, lalu membuka kulkas untuk mengambil air dingin. Saat Ziell menutup pintu, ia di kejutkan dengan Guntur yang tiba-tiba ada di sebelahnya yang bertelanjang dada serta berkeringat.


''Astagfirullah! Kau mengagetkan ku.''


Guntur diam dan hanya memandang Ziell dengan dalam, membuat Ziell takut dengan tatapan yang Guntur perlihatkan.


''Ka-Kau kenapa?''


''Kenapa kau tega, Ziell!''


''Di ungkit lagi ... bisa nggak move on! wanita bukan hanya aku saja Guntur!'' Ziell berkata dengan nada menekan.


''Aku sangat mencintaimu.''


''Cintamu tidak ada gunanya sekarang! Aku mencintai Om mu, dan kami sudah sah menjadi suami istri! Mohon mengerti Guntur.''


Tanpa mereka sadari jika Mom Kaleea melihat dan mendengar percakapan mereka di balik tembok.


''Aku tidak bisa menerima semua kenyataan ini.'' Guntur menyekal pergelangan tangan Ziell.


''Terserah! Itu masalah mu. Jangan ganggu kehidupanku dan rumah tanggaku.'' Ziell menepis dengan kasar tangan Guntur yang menyekalnya.


''Ziell.''


Ziell berlari dengan kencang, ia tidak mau berurusan lagi dengan masalalu nya. Sedangkan Guntur menjambak rambutnya prustasi. Ingin sekali ia berteriak, namun ia urungkan.


โ€ข


...๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’...


...LIKE.KOMEN.VOTE ...

__ADS_1


__ADS_2