
Di Antara Kitaβ’
...πππ...
Masih berada di rumah sakit, dimana Guntur tengah menjelaskan duduk perkara dan mempertanyakan apa salahnya sehinga Papah Agam begitu membenci dirinya tanpa alasan yang pasti, bahkan sebelum mereka bertemu Papah Agam sudah membencinya hanya karena sumpah dari Mom Kaleea di masa lalu.
Ziell yang enggan mendengarkan penjelasan lebih jauh, dan takut jika Ayah nya luluh pada Guntur ... Ziell pun berkata dengan tegas.
''Penyesalan kamu itu sudah terlambat! Aku tidak lagi mencintaimu Evan ups noo ... maksud aku Guntur.'' Ucap Ziell di sela Guntur tengah menjelaskan semuanya.
''Terlebih kamu itu menipuku dari segala aspek! Entah itu identitas, perasaan, sifat dan lainnya ... bahkan dengan tega menghina diriku di depan semua orang.''
''Tapi aku menyesal, Ziell.''
''Tidak ada gunanya untuk sekarang! Karna hatiku sudah mencintai orang lain. Hatiku sudah terisi dengan nama Kak Sultan.'' Tunjuk Ziell pada Sultan, membuat Guntur langsung menoleh ke arah yang di tunjuk Ziell.
Jeder!!!
Guntur dan Sultan saling pandang. Guntur begitu terkejut jika Ziell dan Om nya mempunyai hubungan tanpa dia tau, karna Guntur mengira jika Ziell memiliki hubungan dengan pria yang Ziell bawa ke Resto waktu itu. (Vano)
''Ap- apa maksud mu menunjuk Om ku?'' tanya Guntur walau dia tau apa yang terjadi, tapi dia ingin memastikan apa yang ada di dalam pikirannya.
''Om?'' tanya Ziell dengan bingung.
''Yaa ... yangkaumu tunjuk adalah Om ku! Adik dari ibuku.''
''Hah.'' Ziell menutup mulutnya, begitu pun Mama Ella dan Papah Agam yang terkejut.
Mom Kaleea maju dan menjelaskan semuanya, di mana Guntur adalah anaknya, dia telah mengusirnya hanya untuk merubah sikapnya dan bertemu Ziell lalu dengan tidak sengaja mempermainkan perasaan Ziell. Lalu tuhan mempertemukan Ziell dan Sultan sebelum bertemu dengan Guntur hingga keduanya memiliki hubungan yang spesial.
Mom Kaleea menjelaskan apa yang dia tau bahkan perasaan sang adik yang begitu mencintai Ziell, begitupun anaknya yang menyesal telah mempermainkan perasaan Ziell dan ingin memperjuangkan Ziell kembali.
Mom Kaleea merangkup kedua tangannya dan meminta maaf pada Agam dan Mama Ella atas apa yang terjadi.
''Baiklah, aku memaafkan perbuatan anak mu karna aku berhutang nyawa padanya. Tapi ingat! Sampai kapan pun Guntur tidak akan pernah menikah dengan Ziell.'' tegas Papah Agam, membuat Ziell tersenyum.
''Dan lagi ... jangan harap aku merestui adik mu untuk menjadi suami anakku! Sampai kapan pun keluarga Bilal tidak akan menerima menantu dari keluarga Arrashid.''
''Pah.'' Ziell merasa kecewa.
Papah Agam menatap Ziell dengan tajam, sedangkan Mom Kaleea menghela nafas atas keras kepalanya Agam.
''Aku tidak bisa memaksa sesuatu jika kamu tidak mau, aku juga tidak bisa memilih antara anakku dan adikku, karna mereka berdua adalah orang yang aku sayangi. Maaf sekali lagi jika anakku telah membuat kegaduhan untuk memperjuangkan cintanya, dan maafkan Adikku karna telah mencintai anakmu dengan dalam.''
Mom Kaleea menggenggam tangan Guntur dan Sultan secara bersamaan dan membawa anak serta adiknya keluar dari ruangan Papah Agam.
''Kak, jangan pergi.'' Ziell mencoba untuk menyusul, namun tangannya di cekal oleh Papah Agam.
__ADS_1
''Tapi Pah, aku sangat mencintai Kak Sultan.''
''DIAM!'' Bentak Papah Agam sambil melotot, membuat nyali Ziell menciut takut.
β’
β’
β’
β’
β’
Di perjalanan, ketiga orang saling diam dan tidak ada yang memulai berbicara. Sang supir yang sekilas memperhatikan suasana canggung ini merasa aneh, karna tidak terbiasa melihat ketiga majikannya diam seperti patung.
''Ini kenapa jadi pada sariyawan masal yak."
''Rudi. Fokus lah menyetir!'' Bentak Mom Kaleea yang seakan tau apa yang ada di pikiran sang supir.
''Eh, iya Nyonya.''
''Sejak kapan?'' Tanya Guntur, namun wajahnya melihat ke arah jendela. ''Sejak kapan Om memiliki hubungan spesial dengan Ziell.''
Sultan melirik kebelakang sebentar, lalu menghela nafasnya. ''Jauh sebelum Ziell mengenalmu.'' jawab Sultan.
Guntur terkekeh. ''Jadi kalian berhubungan sudah lama? sebab itulah Ziell gampang sekali melupakan ku.''
''Tidak adakah wanita lain selain Ziell? Apuu ku.''
Sultan diam, entah apa yang harus dia jelaskan. Sedangkan Mom Kaleea menghela nafasnya lalu berkata.
''Kadang cinta itu tidak tau tempat, kemana dan dengan siapa cinta itu berlabuh. Kadang cinta itu datang setelah kehilangan, kadang juga cinta itu hadir di saat pandangan pertama.''
''Asal Mom tau, aku sangat mencintainya ...''
''Apa Om mu juga tidak mencintainya? dia juga mencintainya bahkan lebih dalam di bandingkan dengan cintamu, Nak.''
Guntur langsung menoleh dan menatap Mom Kaleea dengan tatapan sulit di artikan. ''Pak Rudi, hentikan mobilnya.''
''Tapi Den.''
''HENTIKAN MOBILNYA''
Pak Rudi menepikan mobilnya lalu Guntur membuka mobilnya dan keluar dengan kesal.
''Guntur kau mau kemana?'' Mom Kaleea berteriak.
__ADS_1
Sultan yang melihat itu langsung menyusul Guntur keluar dari dalam Mobil.
''Guntur, kau mau kemana?''
''Guntur!''
Guntur tidak memperdulikan panggilan Sultan, ia terus berjalan dengan hati kesal.
''Guntur!'' Sultan mencekal tangan Guntur namun segera di tepis dan menoleh kebelakang.
''Guntur. Jangan seperti ini.'' Sultan coba untuk mebujuk Guntur.
''Jangan seperti apa Om! Kenapa hidupku seperti ini? Kenapa Mom itu tidak adil padaku. Kenapa yang ada di hatinya hanya perasaan Om dan Mom tidak pernah memperdulikan perasaan ku.''
''Guntur, Jangan salah paham pada Ibu mu.''
''Aku tidak pernah salah paham Om, tapi aku sudah merasakan nya! Bahwa kasih sayang Mom itu hanya untuk Om, Om, dan Om! Aku selalu di duakan olehnya.'' Tunjuk Guntur pada sang Ibu yang ada di belakang mereka.
''Bahkan sekarang pun, dia lebih mementingkan perasaan mu di bandingkan perasaan aku! Anak kandungnya sendiri!'' Teriak Guntur mengeluarkan unek-uneknya.
Sedangkan Mom Kaleea terdiam, begitu pun Sultan.
Guntur menitikan air matanya dan melihat sang Ibu dengan kekecewaan, ''Mom, kamu anggap apa aku ini ... selama ini kamu selalu memperdulikan adikmu, dan melupakan perasaan ku. Tidak pernah kah kamu melihat ku sedetik saja dan mencoba untuk memahamiku?''
''Nak.''
''Tidak! Jangan pernah mendekat, aku tidak butuh pelukan kalian! Sudah lama aku merasa kesepian, sudah lama aku merasa sendiri. Tidak kah selama ini kalian bertanya mengapa aku selalu bersikap semaunya? tidak kah kalian bertanya dan mencoba untuk mencari tau kenapa aku seperti itu?''
''Guntur ...''
''Tidak! Kalian tidak memahamiku.''
''Om minta Maaf, kalau selama ini tidak pernah tau apa yang kamu mau.''
''Om, apa kau tau jika aku selalu iri dengan mu, karna Mom selalu menomer satukan kamu di bandingkan aku sebagai anak kandungnya. Hidup ini tidak adil padaku.''
Gubrak!!
Guntur jatuh pingsan setelah mengatakan pada yang ada di dalam hatinya, membuat Sultan dan Mom Kaleea terkejut.
''Guntur.''
''Nak.''
Sultan menggendong Guntur dan membawanya kedalam mobil. ''Cepat bawa ke rumah sakit terdekat.''
β’
__ADS_1
...πππ...
...LIKE.KOMEN.VOTE ...