
Di Antara Kitaโข
...๐๐๐...
Ke esokan paginya, Guntur dan Lisa sudah berada di dalam mobil menuju ke kota Jakarta. Lisa tidak bisa pamit secara langsung dengan Ibunya karna Guntur tidak mengizinkan, membuat Lisa sedih atas sikap kasar Guntur padanya.
Dua jam di perjalanan, kini mobil Guntur memasuki Mansion yang luas hingga Lisa begitu terkejut melihatnya. Pantas saja pria Arrogant di depan nya ini mempunyai uang empat miliar, rupanya dia anak orang kaya.
Itulah gumaman Lisa dalam benaknya.
''CEPET TURUN! BENGONG AJA.'' lagi dan lagi Guntur membentak Lisa yang sedang melamun.
''Iya.''
''Inget dengan perkataan yang sudah aku katakan. Paham!''
Lisa menggangguk lalu mengekori Guntur untuk masuk keladalam rumah.
~
~
~
Flashback Off~
Bak di sambar petir di siang bolong, semua orang terkejut dengan ucapan yang keluar dari bibir Guntur. Bagaimana tidak terkejut! Guntur memperkenalkan seorang Istri! istri!
"Gu-Guntur ... Nak, apa maksud mu?''
Guntur melihat Lisa dengan senyuman hangat, merangkul Lisa dalam dekapanya. ''Apa Mom masih belum mengerti? Ini Lisa istriku, istri yang baru satu hari aku nikahi''
''Guntur, jangan bercanda!''
__ADS_1
''Tidak ada yang bercanda, This is the truth.'' Jawab Guntur, dengan masabodo.
Mom Kaleea, Ziell, Mama Ella, melihat Lisa dari atas sampai bawah. Di mana mereka melihat seorang gadis kecil yang tengah menunduk takut.
''Dari mana kau memungutnya? apa tidak ada wanita lain yang patut kau nikahi!'' Bentak Mom Kaleea, tidak percaya jika anaknya menikahi gadis yang tidak di ketahui babat bibit dan bobotnya.
''Mom! Hargai keputusan ku! Jangan ikut campur, aku kesini untuk memperkenalkan istriku dan menantu baru keluarga Arrashid.''
''Guntur ...'' Sultan mulai berbicara, ia seperti melihat ada yang janggal dengan semua ini ... bagaimana bisa keponakan nya menikah tapi tidak ada yang tau.
''Om, aku mohon jangan sekarang! Setuju atau tidak kalian menerima Lisa menjadi bagian keluarga Arrashid! Tapi jangan melupakan fakta bahwa gadis yang ada di hadapan kalian adalah istriku.''
Guntur melirik sekilas pada Ziell yang tengah mengerutkan keningnya, membuat Guntur percaya diri jika Ziell tengah cemburu pada Lisa.
Ohh ayolah Guntur, Ziell sudah bahagia dengan pernikahanya.
''Tapi Son, kenapa kau tidak berunding terlebih dahulu?''
Guntur melangkah ke lantai atas bersama Lisa, di mana kamarnya berada. Ia tidak mau berdebat masalah ini ... karna baginya ini tidaklah penting, yang dia inginkan hanya dendamnya pada Mulan dan Ziell bisa ia tuntaskan lewat Lisa.
~
~
~
~
Apartemen Sultan dan Ziellโข
Sultan yang sudah pulang ke apartemen bersama sang istri, hanya terdiam dan melamun di ruang kerjanya memikirkan sikap Guntur.
Sultan berdiri di depan jendela, melihat pemandangan kota Jakarta dari tempat ia berdiri.
__ADS_1
"Sayang ... apa kamu baik-baik saja?'' tanya Ziell, memeluk sang suami dari belakang.
Sultan tersadar dari lamunanya, lalu berbalik menghadap istrinya ''Ini sangat aneh, kenapa akhir-akhir ini sikap Guntur sangat aneh dan tidak mudah di mengerti.''
Ziell menghela nafasnya, ''Biarkan saja, dia tau apa yang baik dan buruk bagi kehidupan nya.''
''Tapi, apa kamu melihat ada yang ...'' Sultan tidak bisa meneruskan perkataan nya saat bibir Ziell menempel pada bibirnya.
''Jangan memikirkan orang lain, di saat kita bersama. Karna aku tidak ingin ada orang lain yang masuk kedalam hubungan kita.''
Keduanya saling pandang lalu mel*mat dan menyatukan lidah mereka secara perlahan, membuat Ziell mengikuti irama yang Sultan mainkan.
Keduanya sudah tidak kaku seperti pertama, karna mereka sudah pro bahkan sudah memiliki sertifikat lulus seleksi perwik-wikan dalam rumah tangga.
Ciuman itu semakin lama semakin dalam dan menuntut, membuat Sultan mendorong Ziell ke atas meja tanpa melepaskan pergulatan bibir mereka.
Kedua tangan Sultan melepaskan baju yang di kenakan oleh Ziell, melemparkan baju dan bh itu kesembarang arah yang mana membuat tubuh Ziell polos dan hanya menyisakan kain persegi tiga berwarna merah merona..
Tangan Sultan dengan perlahan memainkan kedua gundukkan bulat yang sudah menegang, dan meremasnya dengan perlahan, membuat Ziell merasakan geli sekaligus nikmat secara bersamaan saat Sultan menghisapnya.
Tak kalah dengan itu, Ziell yang sekarang sudah berani meraba ke mana-mana dan sudah berani memegang Junior sang suami dengan manja, terus mengelus Junior itu untuk bangun dan bertempur.
''Aaahhkk.''
Ziell mendeesah ketika jari jemari Sultan sedang melakukan tugas baiknya di bawah sana yang membuat Ziell terus menggila.
Kedua insan itu terus mencari akan surga dunia yang hanya bisa di dapatkan ketika sudah sah menjadi suami istri. Siang malam penuh dengan pergulatan panas dan penuh keringat yang selalu menetes dari tubuh mereka yang tiada bosan untuk di ungkapkan dengan kata-kata.
โข
...๐๐๐...
...LIKE.KOMEN.VOTE...
__ADS_1