
Part 2 : Ancaman Bunuh Diri
" Elisa apa benar kamu sudah di jodohkan?? Ali yang bersuara lirih
Elisa yang sudah paham dengan maksud Ali tapi ttp menghiraukanya dan tetap kekeh dengan kebohonganya. Dengan kebingungan yang di buatya iapun menjawab.
" Ngomong apa sii kamu Bang?? "Elisa menjawab dengan nada marah dan penub kekcewaan.
Tapi Ali terus saja tidak percaya dengan ucapanya elisa sehingga ia terus mengorek dan bertanya lagi.
" Beri aku penjelasan siapa laki - laki itu Elisaa,
Aku akan mengemis, ya aku akan mengemis elisa,, agar dia memberikanmu untukku. " rupanya Ali benar -benar sudah di butahkan cintanya oleh elisa.
Tiba -tiba butiran -butiran air mengalir di mata pemuda itu, ada perasaan sesak yang teramat dalam.dan rasa penyesalan yang tak kunjung pergi.
Elisa yang diam untuk beberapa saat. Mencoba memahamkan Ali tentang rasa sakitnya
" Itu tidak mungkin lagi Ali, Semua sudah terlambat, bukankah kamu yang sudah menghancurkan semuanya, Kau tahu bang yang ku impikan yang ku ku agungkan di depan orang tuaku kini hancur tak tersisa" isak tangis elisa yang tulus dari hatinya.
Ali mencoba terus meyakingkan Elisa bahwa ia menyesal dengan kesalahanya.
" Aku minta maaf Elisaaaaa, Kau tahu Aku seperti orang tidak punya akal.semuanya hancur sudah. pikiranku hanya mengarah ke kamu tidak ada yang tersisa kecuali kamu lisaa.
Ali yang tidak memperdulikan lagi kuliah dan masa depanya hanya bisa menangis dihadapan elisa.
Butiran air mata Elisa mulai terjatuh segera dia menyekat Air mata Itu sebisa mungkin.
__ADS_1
Dengan langkah yang rancu elisa memanggil seseorang yang ia kenal dan satu -satunya teman yang ia punya dalam perantauan.
" K Elena boleh minta tolong?? Elisa memanggil dengan tatapan kosong .
Gadis itu memandang adiknya dengan perasaan tidak tega, sambil melirik ke Arah lisa yang sudah pucat. Membuat Elena tidak bisa menolak kemauan lisa
" Apaa Dek?? " Elena menjawab dengan perasaan perihatin
" Tolong Bicara Sama Bang Ali " Elisa menjawab datar
Sebenarnya aku tidak mau bicara dengan laki-laki ini, seorang Laki -laki yang tak pernah memiliki perasaan.
Tapi di lain sisi aku melihat Elisa sudah tidak kuat Menanggung Takdirnya.
Akupun mengambil hape yang diserahkan sama Elisa kepadaku.
" Walaikumsalam kk Elena " laki itu menjawab dengan suara datar.
Tiba -tiba Laki -laki itu berucap
" Aku Rasanya sudah tidak bisa hidup sekarang Kk elenaa " Mengambil Nafas Dengan Air MatanYang Mangalir Deras.
" Sabar dek " Aku menjawab datar pembicaraan Ali. karena, ada perasaan kesal sama laki -laki dingin yang tak punya hati tersebut.
Alipun menanyakan tentang perjodohan Lisa, tapi itu bukan hak ku untuk menjawab dan itu juga sesuai permintan Elisa.
" Maafkan Kk All, Biarkan Elisa Yang menjelaskanya sendiri karena itu bukan hak kk"
__ADS_1
" Biar Pun Saya Tanya Ratusan Kali Elisa Nggak Menjawab kk " dengan Nada Lembutttt
Hanya bisa berbohong sekarang dan itulah yang bisa ku lakukan, agar tidak menimbulkan banyak luka,alipun menyusruhku untuk memberikan hape kepada Elisa
Lisapun mengenggam hape itu kembali , dan Ali mengajak Lisa Vc. Dan Elisa mengiyakan
Tapi di dekat Ali ada racun yang siap membunuhnya dengan seketika.
lisa terkaget dengan apa yang ia lihat di dekat orang yang sangag ia cintai tersebut
" Kamu Gilaaa, Jangan Nekat " Elisa Berbicara dengan nada marah semua berkecamuk jadi jadi satu .
Alipun tidak mau kalah dengan kemarahan elisa
" Iya Aku Gilaa, Elisaaaaa,,,,Kenapa aku nggak mati 7 Tahun sebelum mengenalmu saja Elisa , Kenapa Elisaaaa" Dengan nada marah
Dengan kelembutan, Elisa pun mulai menenangkan orang yang paling dicintainya itu. Dan berucap dengan deraian air Mata
" Jangan aneh Abang, kamu Meninggalkanku, Bukan aku yang meninggalkan Abang.
Abang tahu bagaimana pengorbanan ku bang agar Orang tua ku merestui Hubungan Kita.aku memuji abang di depan mereka seakan engkau lelaki sempurnaa, kau tahu abang sebenarnya dari awal orang tuaku tak pernah merestui hubungan kita,tetapi karena aku yang ngotot mempertahangkan Abang akhirnya mereka merestui. Kau Tahu Kesalahan abang Menyia -nyiakann semuanyaaaaa. dengan batalnya pernikahan kita apakah belum Cukup , Sekarang abang mau membunuhku dengan tingkah mu
Ali yang awalnya hanya diam, tiba -tiba kata maaf itu meluncur dari mulutya yang penuh luka.
" Maaffff kan aku Elisa, aku tahu Elisa aku Salah " Itu saja yang di ucapkan Ali hampir puluhan kaliiiiii
Belum beberapa detik akhirnya Ada Whats Up group masuk untuk menghadiri pernikahan Salah-satu Artis Ftv sekalian adik dari pemilik sekolah tempat kami ngajar
__ADS_1
**********