DiLeMa CINTA

DiLeMa CINTA
episode 99


__ADS_3

suasana di ruang tamu di rumah Naysilla sedang panas,


kedua pria paruh baya itu sedang saling menatap tanpa bersuara,


mereka seperti berbicara melalui telepati,


Deril dan Fauzan yg melihat itu kebingungan


Deril takut ucapan sang Papa akan menyakiti hati ayahanda Nay.


"saya sangat tersanjung sekali dan merasa bahagia,


"ternyata lamaran untuk anak saya datang dari keluarga darah biru seperti anda dan anak anda,


"tapi mohon maaf sekali, "saya tidak bisa menerima lamaran anak anda,


"karena anak saya sudah memiliki calon suami,


"jadi anda menolak saya dan anak saya,,????


"anda tidak tau saya siapa,,???


"saya merasa terhina dengan penolakan anda,


"asal anda tau,jgankan satu, sepuluh wanita seperti anak anda pun bisa anak saya dapatkan..


"jgan sombong anda,,!!!!


"Pah,, udah Pah ga perlu emosi,


"ko jadi kaya gini,,??? kita kan niatnya mau silaturrahmi,ucap Deril panik.


"awalnya memang begitu,


"tapi sekarang tidak, "ini calon mertua yg kamu inginkan,,????


"Pah jgan seperti itu, kan bisa di bicarakan secara baik2,,


"Papa harus kontrol emosi ya,,


"ayo kita pulang Masss,


"pah tunggu dulu sebentar ya,,


"mau nunggu apalagi sih,???? " kamu itu sudah di tolak mentah2 sama mereka,


"kmu harus ikutin kemauan papa, "Nikah dengan pilihan papa adalah yg terbaik..


"mohon maaf sebelumnya kalo saya memotong pembicaraan kalian,


"saya tidak pernah bermaksud untuk merendahkan bapak dan anak bapak,,


"saya akan memberi kesempatan trakhir kali,


"kita akan bertanya langsung kepada anak saya, tentang hal ini,,kita akan lihat apa keputusan anak saya.


"tidak perlu sudah cukup, "jgan permainkan anak saya.


"Pah sabar dong jangan begitu,,


Fauzan yg sudah melihat situasi yg sangat menegangkan pun berusaha melerai,

__ADS_1


namun apalah daya dia tidak bisa melakukan itu semua.


"assallamuallaikum,,


"assallamuallaikum,,


"waallaikumsalam,, ucap semua orang yg ada disitu,


Naysilla dan Wulan muncul di ambang pintu,


Deril pun mengulas senyum. namun sepertinya gadis itu tidak melihat dirinya Dan Fauzan berada disana,,


hingga mereka pun melewati kedua pria itu,


Naysilla mencium tangan sang ayah, begitu pun dengan Wulan, etelah mencium tangan Sang ayah Nay hendak mencium tangan tamu sang ayah namun dia terkejut melihat sang tamu.


"Om Jayyyyyyyyy,, teriak Naysilla seraya menghambur memeluk pria paruh baya itu,


"Om ko kesini ga ngabarin aku sih,,???


"aku kangen banget sama om,, ucap Nay merajuk,


"oyaa Om juga kangen sama kamu, "


"sengaja ga kasih tau, om kan mau kasih kamu suprise hehe..


"iiihhh Om selalu begitu,,


"kabar Om gimana,,?? "sehat kan,,???


"oyaa,, Om kesini sama siapa,,??? tanya Nay yg masih memeluk pria paruh baya yg sudah dia anggap ayahnya itu.


"alhamdulillah Om sehat sayang,,


"tuh sama mereka,,


Nay melihat kearah belakang nya dan terkejut saat melihat Fauzan dan Deril disana,


sedangkan Deril, pria itu masih syok melihat keakraban yg tercipta antara Naysilla dan Papanya,


"lohh,, ko kalian ada disini,,???


"ada apa ini,,,????? tanya Nay bingung.


"justru kita juga bingung Nay,, "ada apa ini,,???


"ayah,, sebenernya ada apa sih,???? ko ayah malah senyum2 begitu,,???? ucap Nay.


"Pah ada apa sebenarnya,,??? ko Papa akrab banget sama Naysilla,,??? tanya Deril.


"hadeuhhh gimana ini Man,,???


"gatot donk kalo begini,, tanya Pak wijaya.


"udah gua ga ikut2an Jay,, "lu yg jelasin ke mereka.


"loh ko kalian manggilnya lagi lu gua, ko jadi akrab,,?? tanya mereka semua yg merasa kebingungan.


"okeyyy,, jadi gini,,


"Papa sama Ayah nya Naysilla itu teman dri SMA,

__ADS_1


"jadi sebenernya kita itu sahabatan udah lama,


" dan yang kalian liat tdi itu cuma akting,,Pak wijaya menjelaskan.


Hahh,, akting pah,,????


"jadi sebenarnya perempuan yg ada di samping papa saat ini adalah silla,


"anak temen Papa yg sudah papa anggap seperti anak sendiri,


"Papa sangat menyayangi dia mass,


"dan perempuan ini juga yg ingin papa jodohkan dengan kmu,


Deril mengerutkan keningnya dan kemudian dia tersenyum, wajahnya merah menahan malu, hatinya teramat bahagia saat ini,


jika mengetahui bahwa Naysilla lah wanita yg akan di jodohkan papanya,


"jadi Deril itu anak Om,????


"yang om bilang tinggal di luar Negri,


"yang Om bilang orangnya keras kepala dan susah diatur,,??? ucap Naysilla meledek.


"betul sayang dia anak Om,,


"gimana menurut kamu,,??? kalo dibandingkan dengan om siapa yg paling tampan,,???? tanya sang Om kepada Naysilla.


Deril terdiam menunduk dan menyembunyikan wajah nya,


dia sangat yakin bahwa Naysilla akan berkata dialah yg lrbih tampan daripada papanya.


"hemmm...


"kalo itu sudah usah diragukan lagi om,,


"tentu Om yg paling tampan bagi aku,,


Deril terkejut mendengar jawaban Naysilla,


"hahahahaha.... sang Papa pun menertawakan nya.


"pilihan kamu tepat sayang,,


"sudah pasti Om yg lebih tampan iya kan,,???


Nay mengangguk dan sang Papa kembali memeluk gadis cantik itu dan mencium keningnya seraya meledek putranya.


Deril salah tingkah dan merasa kesal melihat sang papa yhg dengan leluasa menyentuh gadis nya,


dia merasa cemburu, haruskah dia cemburu pada Papanya sendiri,,???


sang Papa yg melihat expresi putranya pun kembali meledeknya.


"kenapa masss,,??? " cemburu ya,,?????


"asal kamu tau ya, "papa sudah sering mencium Naysilla dari Naysilla masih bayi merah.


Nay tersenyum melihat tingkah Deril yg menurutnya sangat lucu.


trimakasih para readers atas like coment nya,,

__ADS_1


terimakasih dukungan nya selama ini


salam sehat selalu ya Readers,, salam sayang author😘😘😘😘😘


__ADS_2