
ketika Handphone Fauzan berdering,
dengan sigap Fauzan merebut handphone tersebut dan mengangkat telpon nya.
"halo assallamuallaikum,,sapa Fauzan,
"Waallaikumsalam a,ini Nay,
"oh iya Nay ada apa,,??? tanya Fauzan seraya melirik sepupunya yg sudah terlihat kesal.
"helm enggak a tadi disuruh telpon kesini sama Wulan,, jawab Nay.
"ough gitu ada apa ya Nay,??
tanya Fauzan sambil tertawa membuat Nay kebingungan,
sementara Deril ya sudah amat kesal,
bangkit dan merebut handphone Fauzan,
"haahahhaha...
"sabar kali Boss,,
"Rese banget lu jadi orang,,
"ahahahaha,,dasar bucin ucap Fauzan seraya duduk dan memperhatikan sepupunya itu.
"hallo assallamuallaikum Nay,
"ini aku,kamu masih disitu kan,???? tanya Deril.
"iya aku masih disini,jawab Nay.
"ya allah Nay, kamu kemana ajja sih,???
"dari pagi di telponin,di chat ga ada respon,
"aku khawatir tau ga,
"aku fikir kamu bakal berubah fikiran,trus ninggalin aku,ucap Deril.
"maafin aku ya,
"sebenernya aku udah bangun dari pagi,
"tapi aku ketiduran lagi,
"trus waktu bangun udah siang,jadi aku buru2 siap2 pergi,
"tapi kayanya handphone aku ketinggalan deh dikamar,
"soalnya aku cari di tas ga ada,
"maaf ya udah bikin kamu khawatir,
"yg mau ninggalin kamu siapa,??
"hadnphone aku cuma ketinggalan,Nay memberikan penjelasan.
Deril merasa bahagia dan secara tak sadar dia tersenyum senyum sendiri,
Fauzan yg melihat sepupunya bersikaf seperti itu pun merasa geli.
"kamu marah sama aku,? tanya Nay.
"enggaklah sayang,
"mana bisa aku marah sama kamu,
"yaudah gapapa yg penting aku tau sekarang kamu gapapa,
"masalah handphone biarin ajja,
"nanti kita beli handphone yg baru,
"oh iya,nanti sore aku jemput kamu, kita makan malam ya, ucap Deril.
"gimana kalo kita makan malam nya rame2,??
"aku ajak Resti sama Wulan boleh,?? tanya Nay.
"boleh sayang,
"kalo gitu aku ajak Fauzan sama Rey juga,
"biar mereka ga jadi obat nyamuk.
"yaudah aku tutup dulu ya telpon nya,
"soalnya lagi agak lumayan repot,
"nanti kamu langsung ke toko ajja.
"okk sayang,nanti sore aku jemput kamu ya,
"ilove u Sayang,,muachh..
"assallamuallaikum,,
"iya Waallaikumsalam,,
Deril menutup telpon nya dengan perasaan kecewa,
bagaimana tidak,Nay tak menjawab pernyataan cinta nya,
Deril pun terdiam seraya memegang hadphone nya.
Fauzan yg melihat sepupunya seperti itu pun bertanya.
"kenapa muka lu sedih begitu,???
" kan udah telponan sama Naysilla,?
"tadi gua liat lu seneng,ampe senyum2 sendiri.
__ADS_1
"why,,??? tanya Fauzan.
"gua bingung sama perasaan Naysilla,
"dia udah terima lamaran gua,
"tapi waktu gua bilang i love u sama Nay,
"dia ga jawab Zan, curhat Deril dengan wajah sedih.
"ahahahaha,,,
"Boss,,Boss,,lu tuh ya bucin parah tau ga,??
"engga salah lah kalo lu gua panggil Bos Bucin,
"engga semua perempuan itu terang2an
"mungkin dia masih canggung sama lu,
"kasih dia waktu untuk terbiasa sama lu,
"gua yakin nanti juga dia bakal bales ucapan cinta dari lu.
ucap Fauzan yg seketika menjadi penasehat cinta.
Deril pun mengangguk.
"yaudah kalo gitu gua mau balik lagi keruangan gua,
"okk Boss Bucin bye,,ucap Fauzan seraya berlalu.
"tunggu Zan,teriak Deril.
"ada apalagi,??? tanya Fauzan.
"tolong booking tempat untuk kita berenam malam ini,
"Rencananya gua sama Nay mau ngundang kalian ber4 makan malam,
"sekalian ngerayakn dan pajak pernikahan dari gua dan Nay buat kalian.
"wow,,amazing,,baru denger gua pajak pernikahan,biasanya kan pajak jadian.
"lu kan tau gua sama Nay ga menjalani proses pacaran,,
"jadi jangan banyak omong,cepet lakuin,ucap Deril tegas.
"yaelah Boss,galak amat,
"oke kalo begitu sekalian gua kasih tau Rey ya,
"gua balik keruangan boss,
"hemmz,thanks Zan,ucap Deril.
sementara itu Naysilla sudah berkutat lagi dengan pekerjaan nya,
saat Wulan dan Resti duduk kembali di dekatnya,
"Makk ini handphone nya,makasih ya,!!! ucap Nay.
"sama2 Nay,
"ko cepet banget telponan nya,?? tanya Wulan
"ngapain coba lama2
"yg penting kan udah kasih kabar,
"lagian kan lu tau mak, dia itu orang sibuk,
"ga bisa santai.
"iya sih,
"tapi lu itu prioritas utama dia sekarang
"ga kebayang berapa milyar duit yg Pak Deril punya sekarang,
"Nay,lu beruntung banget tau ga,dia bisa tergila-gila sama lu.
"ngomong2 lu pake pelet apa sih Nay,??
"kasih tau gua dong ahaahhaha...
"gua pake pelet ikan makkk,,
"puass lu haah,,?? ucap Nay kesal
"haahhaha,,
"sabar Nay sabar, tahan emosi,
"sahabat kita satu ini kan emang rada aneh,,ucap Resti menimpali.
"iisshh apaan sih nyonya Permana ikut2an ajja,ucap Wulan meledek Resti.
"iihh Makk,,awas ajja kalo depan Reyhan bilang kaya gitu, nanti gua malu, ancam Resti.
"bodo amat,,
"tenang ajja Reyhan ga akan marah ko Res,gua jamin hehehe..
"terserah lu deh makk,,
"aahhahaha...
"oya Nay mana nih pajak jadian nya,?? tanya Wulan.
"astagfirullah gua lupa kasih tau kalian,
"malam ini kita semua di undang makan malam sama Deril,
"Rey sama Fauzan juga ikut ko,
__ADS_1
"katanya dia pengen ngerayain bareng kalian.
"asyikk di traktir makan,,
"ooww so sweet banget sih Pak Deril
"yaudah kalo gitu gua telpon mamas zan zan dulu ya bye,, ucap Wulan lebay.
"iisshh lebay banget sih ampun deh,
Nay menepuk dahinya melihat sikap Wulan.
"aneh ya Nay,
"ko bisa ya kita punya temen kaya gitu hahahaha,, Resti da Nay pun tertawa bersama.
sore pun hampir tiba,
namun ketiga pria tampan itu masih sibuk dengan tugas nya,
begitu juga dengan Rey yg saat ini masih bertemu dengan klien.
sedangkan Fauzan sedang fokus di depan layar komputer,
harusnya pekerjaan nya sudah selesai,
namun panggilan dari Wulan mengalihkan segalanya,
hingga tak terasa sore pun tiba.
kini Fauzan harus tancap gas untuk membereskan pekerjaan nya yang tertunda.
begitupun dengan ketiga wanita itu,
mereka juga masih sibuk dengan toko nya,
hingga mereka sama sekali tidak sadar,
jika waktu sore telah datang.
kini Resti tengah membereskan baju2
mengecek barang2,
yg baru saja datang
Nay yg sibuk memasangkan baju untuk display di maneqin,
dam Wulan yg sibuk di hadapan laptop,
menghitung semua jumlah pengeluaran.
hingga tak terasa jam kantor pun sudah berlalu,
Fauzan meregangkan otot2nya,
dia bangkit dari duduk,
dan bersiap untuk pulang,
sebelumnya dia mampir keruangan sang boss untuk melihatnya.
"Boss,,belum kelar kerjaan nya,? tanya Fauzan.
"hemm,,emang kerjaan lu udah selesai,??
"udah dong Boss,,
"sekarang tinggal pulang,mandi trus jemput bebebz lan lan, ucap Fauzan senang.
namun sang Boss tak menggubrisnya
dia malah terlihat begitu fokus,
pada layar di depan nya.
karena penasaran Fauzan pun menjadi kepo,
dia pun jadi tertarik,
ingin melihat apa yg sedang di lihat oleh Boss nya.
"saat Fauzan melihat, ternyata sang Boss sedang sibuk,
melihat interior sebuah Rumah,
Fauzan mengerutkan keningnya.
"Rumah lu Boss,??
"iyalah masa Rumah lu sih,
"ko gua baru tau kalo lu lagi membangun Rumah,???
"sebenernya Rumah ini udah jadi,
"gua hanya mengganti gaya interior nya ajja,
"belum lama,tapi semoga bisa cepat selesai,
"menurut lu kira2 Naysilla suka ga ya,???
"jadi Rumah ini untuk Naysilla,,??? tanya Fauzan
"iya,,tepatnya Rumah ini akan gua tempati bersama Naysilla kelak setelah menikah, ucap Deril.
"wow,,Naysilla pasti suka,ucap Fauzan
"lu yakin Naysilla pasti suka,?? tanya Deril
gua yakin 100 persen Boss,,jawab Fauzan.
Deril tersenyum bangga,
dan dia sangat menantikan saat2 mereka akan tinggal di Rumah itu.
__ADS_1