DiLeMa CINTA

DiLeMa CINTA
episode 142


__ADS_3

happy Reading Readers kesayangan 😘


Fauzan masih setia menanti klien yg sedang ditunggunya,


seorang resepsionis datang dan menghampiri nya,


lalu mempersilahkan Fauzan untuk menuju kesebuah tempat.


di sebuah ruangan yg mirip dengan sebuah kamar,


inilah Fauzan menunggu sang klien dengan perasaan tak menentu,


keningnya mengkerut dan otaknya terus berfikir, siapa sebenarnya klien yg akan bertemu dengan nya kali ini.


seorang pelayan masuk dan membawakan Fauzan minuman dan cemilan,


sang pelayan mempersilahkan dia untuk minum dan kembali meninggalkan Fauzan sendirian.


hampir setengah jam Fauzan menunggu,


dia merasakan kerongkongan nya terasa haus,


dia pun meminum minuman yg di bawakan oleh sang pelayan.


pintu ruangan itu terbuka dan berdiri seorang wanita cantik berambut cokelat,


dia berjalan menuju Fauzan,


dan kini wanita cantik itu telah berdiri di hadapan pria itu.


" haiii selamat malam pak Fauzan saya Lady senang bertemu dengan Anda,"


wanita itu berkata dengan nada sedikit merayu,


jika dulu Fauzan akan senang dengan terhipnotis dengan wanita cantik,


kali ini berbeda.


pria itu tak merasakan apapun,


hanya bayangan wajah Wulan yg kini sedang menari-nari di pelupuk matanya,


lamunan nya terhenti,


saat wanita itu dengan berani menyentuh bahu bidang pria itu.


" maaf pak Fauzan saya tidak bermaksud apa-apa,


" anda tau jam berapa sekarang ini,,???


Fauzan menyela ucapan wanita cantik itu.


wanita itu hanya tersenyum,


" bisakah Anda menghargai waktu saya,,???


" sudah berapa lama saya menunggu anda,"


" maafkan saya datang terlambat karena ada beberapa yg harus saya urus,


" apakah bapak memaafkan saya,,???


tanya wanita itu seraya mengedipkan sebelah matanya kearah Fauzan,


bukan senang Fauzan malah jijik melihatnya.


" silahkan dimulai meetingnya saya sudah tidak ada waktu" ucap Fauzan ketus.


aku suka pria galak dan tampan, ucap wanita itu dalam hati.


sementara itu di sebuah tempat,


Resti dan Rey sedang menikmati kebersamaan mereka,


Rey melingkar kan tangan kekar nya di perut gadis itu,


dan Resti pun tak sungkan untuk menyenderkan kepalanya di dada bidang pria tersebut.


tak ada percakapan, keduanya larut dalam suasana romantis yg tercipta,


hingga Rey akhirnya membuka suara.


" sayang,,"


" hemm,,"


" kapan kamu siap ikut aku ke Yogyakarta,,?? tanya Rey.


" ada apa kamu ngajak aku kesana Rey,??


" ayah dan ibu ingin segera bertemu dengan calon menantunya,, ucap Rey.

__ADS_1


" kamu yakin Rey ingin menjadikan aku istri kamu,???


" apa kamu takkan menyesal,,??? tanya Resti.


Rey membalikan tubuh Resti agar menghadap nya,


" tentu saja,,


" aku yakin 100% sayang,, aku ingin menjadikan kamu cinta terakhir ku Ress,,


" apa kamu keberatan,,?? apa mungkin kamu yg menyesal,,???


Rey terlihat mengerucutkan bibirnya membuat Resti gemas,


Resti mengecup bibir Rey singkat.


" ngomong apa sih kamu,??


" jadi istri kamu itu impian aku,"


" aku cuma belum nyangka,


" dan masih merasa mimpi kalo kita bisa bersatu seperti sekarang,


Rey menarik Resti kedalam pelukan nya dan mencium setiap jengkal wajahnya,


" iiisshh Rey malu di liat orang,,


" mana disini gak ada orang ko,"


" kita kan cuma berdua,,


" itu hanya bukti kecil dari aku biar kamu tau kalo kamu gak mimpi sayang..


" heleh modus,, emang dasar kamu mesum..


" ahahahahaha...


" mesum sama pacar sendiri gapapa dong "


" hemm dasarrrrr,,


mereka berdua tertawa bahagia,


dengan tubuh yg saling memeluk,


mereka menikmati moment indah yg entah jam berapa akan berakhir.


waktu menunjukkan pukul 22:00 wib,


di halaman rumah seseorang,


dia berjalan dengan gontai dan lesu.


tok..tok..tok..


dengan tenaga yg tersisa dia mencoba mengetuk pintu rumah tersebut,


sang empu Rumah yg saat itu sudah tertidur lelap pun terbangun,


saat terdengar ketukan dari pintu Rumahnya.


Fauzan berjalan menuju jendela,


dia sedikit mengintip dari jendela,


namun tak ada tanda-tanda kehadiran orang untuk membukakan pintu nya.


wanita itu mengendap-endap dengan membawa tongkat baseball di tangan nya,


dia cukup merasa takut,


ketika mendengar ada yg mengetuk pintu Rumahnya.


dengan keberanian yg tersisa dia berusaha membuka pintu,


wanita itu menelan ludah saat melihat bayangan seseorang,


tinggi besar berdiri di depan pintunya.


saat pintu terbuka pria itu meringsek masuk kedalam rumah,


sedangkan penghuni yg ketakutan menutup matanya,


dan memukuli pria itu dengan tongkat baseball yg di pegangnya.


"aw,,AW,,AW,, sakit ,,


pria itu meringis kesakitan,


sang wanita pun membuka mata dan terkejut melihat sosok pria yg amat di kenal nya meringis kesakitan.

__ADS_1


di buangnya tongkat baseball,


dan wanita itu menghampiri pria yg sedang berjongkok memegangi kepalanya.


"astagfirullah Mass,, ternyata kamu,,??"


" ngapain sih malem-malem gini Dateng udah kaya maling, bikin takut ajja sih,"


Wulan ikut berjongkok,


dan mengusap anggota tubuh pria yg dia terkena pukulan nya tadi.


" udah ngomel nya,,?? sakit tau yank,,!


" kalau tulang aku pada patah gimana coba,,?? tanya Fauzan.


" ya udah aku ganti sama tulang sapi Mass" jawab Wulan seraya tertawa.


" enak ajja tulang kekar gini di ganti tulang sapi,


" tanggung jawab badan aku jadi sakit semua.


" kok jadi aku yg tanggung jawab,,??


" itu salah kamu sendiri,


" lagian ngapain sih kamu malem ngendap-ngendap dirumah orang,,???


" Mass kangen kamu sayang,, jadi pas pulang meeting Mass langsung kesini,


" Mass mau meluruskan kesalahpahaman antara kita,, ucap Fauzan dengan mode manja.


" ya ampun Mass kaya enggak ada hari lain ajja,,??


" besok kan juga bisa kan,,???


" enggak mau masalahnya harus selesai malam ini juga"


" kalo enggak di pastiin Mass gak bakalan bisa tidur sayang,"


" Mass kefikiran kamu terus..


Wulan terdiam mendengar penuturan pria di hadapannya,


hatinya tersentuh dengan ucapan pria absurd tersebut.


" jelasin nya nanti ajja, mending Sekarang kamu mandi dulu,!!


" kamu udah makan belum,,???


" aku buatin makan buat kamu, ayo bangun,,!!


Fauzan tersenyum senang dengan perhatian dari kekasihnya itu,


dia pun bangkit dan masuk kedalam kamar mandi,


setelah sebelumnya dia mengambil baju ganti di mobilnya.


Sambil menunggu Fauzan mandi,


Wulan memanaskan kembali makanan,


tak lama Fauzan datang dengan bertelanjang dada,


hanya celana jeans Pendek yg melekat di tubuhnya,


sementara badan nya belum menggunakan apapun.


" CK,,bisa gak sih pake baju tuh di kamar mandi,! ucap Wulan kesal.


" gak bisa,,emang kenapa sih,,??


"kamu harus terbiasa lihat Mass seperti ini sayang,!


" atau kalo kamu mau pegang badan sixpack Mass juga boleh sayang,, Fauzan menggoda kekasihnya.


" gak usah mesum ya Mass,,


" cepetan pake bajunya terus makan,,!!


" ahahahahaha...


Fauzan tertawa puas dan berjalan menuju meja makan,


dia mendudukan bokongnya di hadapan Wulan,


seraya tertawa,


tanpa di perintah Fauzan langsung memakan makanan yg sudah Wulan siapkan,


hingga makanan itu abis tak tersisa.

__ADS_1


" sayang ada yg ingin Mass bicarakan,, ucap Fauzan dengan nada serius.


NAH LOH..FAUZAN MAU NGOMONG APA YA,,???


__ADS_2