
pagi itu matahari mulai nampak,
dan menembus celah jendela sebuah kamar,
gadis itu terbangun, dan membuka mata,
melihat sekelilingnya lalu bangkit.
ketika dia bercermin,
dia terkejut melihat matanya,
yg begitu bengkak karena terlalu lama menangis,
gadis itu pun menghela nafas.
dia kembali ke kamar dan tertidur kembali.
Naysilla sudah bersiap,
dan segera turun dari kamarnya,
sang mama dan adiknya yg sedang sarapan pun terkejut.
"kamu mau kemana Nay pagi2 gini,,??? tanya sang Mama.
"Nay mau kerumah Resti mah,soalnya ada urusan, jawabnya.
"sepagi ini,???
"ini kan masih jam 06:30 Nay, tanya sang mama kembali.
"iya mah ,
"soalnya aku udah janjian sama Wulan juga,
"kalo gitu aku berangkat dulu ya Mah,
"assallamuallaikum,, ucap Nay seraya mencium tangan dan kedua pipi sang mama.
"waallaikumsalam,, hati-hati di jalan Nak..
"siap Mah,,
Naysilla melajukan motor nya,
menuju lokasi tempatnya bertemu dengan Wulan.
sesampai di tempat,
Naysilla segera menghubungi Wulan,
sesaat kemudian mereka bertemu,
dan kembali melajukan motor masing2 menuju tempat tujuan.
kedua wanita itu tiba di tempat tujuan,
mereka bergegas mengucapkan salam..
"assallamuallaikum,,
"assallamuallaikum,, salam Nay dan Wulan.
tak lama terdengar suara sahutan dari dalam,
dan pintu pun terbuka,
"waallaikumsalam,,
"eehhh Nay,Wulan kirain siapa,??? tanya wanita paruh baya itu.
"pagi tante,,maaf kita ganggu pagi2 datang kesini,
" kita mau ketemu Resti tan,
"Resti nya ada Tan,?? tanya Naysilla.
"Resti ada di kamarnya,
"kalian masuk ajja dulu,
"tapi kayanya Resti belum bangun, ucap sang ibu mempersilahkan Mereka masuk.
Nay dan Wulan masuk,
dan setelah meminta izin,
mereka segera menghampiri,
dan membuka pintu kamar Resti,
mereka melihat gadis itu masih tertidur dan damai dalam selimutnya.
mereka menghampiri dan duduk di pinggiran kasur,
"Ress,,Ress,,bangun,,
"udah siang bangun dong Ress,, Naysilla membangunkan Resti.
"eeehh anak perawan bangun,,
"kebluk banget sih,
__ADS_1
bangun lah nanti rezeky nya di patuk ayam loh. ucap Wulan.
Resti yg merasa terganggu,
dengan suara khas kedua sahabatnya itu pun akhirnya membuka mata,
Resti menyipitkan pandangan nya ,
saat melihat kedua sahabatnya itu.
"loh kalian ngapain disini pagi2,??? tanya Resti.
"bangun dulu lah nanti kita jelasin,ucap Wulan.
Resti pun terbangun,
dan menatap kedua sahabatnya dengan bingung,
Naysilla dan Wulan pun terkejut,
melihat mata sang sahabat yg terlihat sedikit bengkak seperti habis menangis.
"kenapa sih ngeliatin nya begitu,??
"emang gua aneh yah,?? tanya Resti.
tanpa banyak bicara,
Naysilla menghambur kepelukan Resti dan menangis,
tentu saja itu membuat Resti bingung.
"lu kenapa sih Nay,?? tanya Resti.
"maafin gua ya Res,
"kejadian semalem itu semua salah gua,
"gua udah berkali-kali nyakitin hati lu,
"tapi sumpah ini bukan keinginan gua,
"jujur gua gak tau kalo akhirnya akan seperti itu,ucap Naysilla.
Resti melepas pelukan Naysilla dan mencerna setiap ucapan Nay.
"ngomong apaan sih lu Nay,?? tanya Resti cuek.
"Res lu tau gak,
"semalem kita semua panik cari lu,
"sampai2 Pak Deril ngerahin orang buat nyari lu,
"sampai akhirnya kita dapet kabar,lu udah diRumah, ucap Wulan.
" gua semalem cuma pergi kesuatu tempat untuk nenangin fikiran,
"dan gua balik naik taksi makk.
"masalah semalem gausah di bahas lagi,
"gua gak mau denger nama cowo brengsek itu lagi, ucap Resti.
"maafin gua Ress,
"karena gua Reyhan bersikaf seperti ini sama lu,
"gua ngerasa bersalah sama lu, ucap Nay.
"lu gak salah Nay,
"dari awal sampai detik ini, lu gak bersalah apapun,
"mereka sayang sama lu, itu bukan kesalahan lu,
"dan gua pun tau, cinta lu cuma buat Pak Deril,
"dan cowok itu cuma kasihan sama gua,
"tapi lu tenang ajja, mulai hari ini,
"gua akan jauhin Rey, dan gua ga akan berharap apapun sama dia, Resti bertekad.
"lu udah gak sayang sama Reyhan,?? tanya Wulan.
" kalian pasti tau seberapa sayang gua sama Rey,
"tapi gua juga gak mau,
"terus menerus terlihat jadi perempuan bodoh Mak,
"gua ingin Rey merasakan apa dan seperti apa rasanya jadi gua,
"gua akan buat dia menyesal,
"dan mengajarkan cara kepada dia,
untuk bersyukur dengan apa yg dia milikki, ucap Resti tegas.
-(
"gua sama Nay bakal dukung apapun yg menurut lu baik Res,
__ADS_1
"dan apapun nanti hasilnya, gua yakin itu terbaik buat kalian berdua, ucap Wulan.
"yaudah gua sekarang mau mandi terus siap2
"kalian tunggu sebentar ya,
"kita berangkat bareng,, ucap Resti seraya bergegas masuk ke dalam kamar mandi.
selesai dengan ritunitasnya,
-:Resti dan kedua sahabatnya kemudian turun,
dan ibunda menyuruh mereka berdua untuk sarapan terlebih dahulu.
setelah sarapan dan berpamitan,
mereka bertiga segera meluncur ke toko.
sementara itu kedua pria tampan yg kini sedang berdiskusi di kantor,
mereka sedang membicarakan masalah yg terjadi diantara mereka,
namun sampai siang hari Rey belum menunjukan batang hidungnya.
ternyata Pria tampan itu masih tertidur pulas diatas kasurnya,
dengan kondisi kamar yg berantakan,
dan botol2 minuman kosong berserakan.
Rey terlihat kacau
dia benar2 merasa sakit hati yg begitu dalam,
rasanya ingin sekali dia menghilang dan pergi meninggalkan kota saat ini juga.
mengingat tentang Naysilla,
membuat hatinya sakit dan terasa perih,
kembali dia teguk botol minuman yg masih berisi penuh.
Resti terlihat sedang kebingungan,
dia mengobrak abrik isi tasnya,
mencari sesuatu barang namun tak iya temukan.
wajahnya terlihat kesal dan cemas,
dia pun mengingat-ingat mungkin kah jatuh,
Wulan yg melihat Resti kebingungan pun bertanya.
"Ress, nyari sih,??
"perasaan dari tdi sibuk banget,
"ampe isi tas di keluarin semua, tanya Wulan.
"gua cari handphone gua makk,
"ko ga ada yah,??
"Nah loh,
"gak elu gak Naysilla kalo taro barang selalu sembarangan.
"coba inget2 lu semalem kemana trus taro handphone dimana,??
"perassan sih handphone gua taro di tas deh mak,
"eehh apa di saku celana ya,?
"perasaan sih gua pegang handphone gua semalem.
"yaudah biar jelas gua coba telpon ke no handphone lu ya, ucap Wulan.
"iyaa mak,
Wulan mengambil hadphone nya,
dan langsung mencoba menghubungi no Resti,
panggilan nya tersambung namun tak jua gua mendapat jawaban.
Wulan pun berusaha menelpon hingga berkali-kali,
namun tak jua ada hasil,
akhirnya mereka berdua menyerah,
dan berfikir nanti pasti ketemu,mungkin ketinggalan.
hingga sore hari Rey tak juga datang ke kantor,
dia menghabiskan waktunya di apartemen,
dan menenggak semua minuman keras yg di belinya,
Fauzan pun mendatangi ruangan sang sepupunya.
"assallamuallaikum boss,
__ADS_1
"waalaikumsalam,
"ada apa boss panggil saya,? tanya Fauzan bingung.