DiLeMa CINTA

DiLeMa CINTA
episode 118


__ADS_3

Happy Reading Readers kesayangan 😘😘


Resti terlihat kesal dengan Wulan,


dia lebih memilih berada di pantry,


daripada berkumpul bersama kedua sahabatnya.


Nay berinisiatif mendatangi Resti,


"Resss,, masih marah ya,??


"gausah marah, lu kan tau si Mak gimana,?


"dia cuma bercanda ko, ucap Naysilla.


"Wahh ada yg marah nih sama gua,,


" coba sini liat, yg lagi marah,


" mana sih orang nya,?? ledek Wulan.


"apaan sih, siapa juga yg marah,,?? ucap Resti


"beneran gak marah,??


"maaf deh kalo gua keterlaluan, ucap Wulan.


"enggak Makkk,,


" gua gak marah ko,, cuma bete ajja,


" hemm,, tapi lu tuh beneran cocok loh sama Zein hahahaha..


" tuh kannnnnn,,


" Makkk iiiihhh ngeselinnnnnnnn,,,


"ahahahahaha..maaf ya adikku sayang,, ucap Wulan seraya memeluk Resti..


Nay hanya tertawa melihat kedua sahabatnya.


"guys,,rencana nya hari ini gua mau izin pulang cepat, ucap Nay.


"aaahhhh emang lu mau kemana Nay,,?? tanya Wulan.


" Gua mau temuin Reyhan di apartemennya,


" ada hal yg harus gua omongin 4 mata sama dia, ucap Nay.


" emang ada apa Nay,??


" ada hal darurat kahhh,,??? tanya Wulan.


Naysilla menceritakan segalanya kepada Wulan dan Resti,


mereka terkejut mendengar penjelasan dari Nay,


begitu pun dengan Resti.


" emang lu mau datang jam berapa,??


" sama siapa,?? lu gak sendirian kan,?? tanya Resti.


" Rencananya gua dianter Deril,


"tapi Deril menunggu di bawah,


" apa lu berniat ikut Ress,?? tanya Nay.


"enggak Nay,,


" gua ada urusan nanti siang, jawab Resti.


" urusan sama siapa Ress,,??


" Zein ya,?? tanya Wulan.


"iisshh kepo banget sih jadi orang,


" nyebelin banget, ucap Resti manyun.


"ahahahahaha..


tawa Wulan semakin kencang.


Naysilla hanya geleng-geleng kepala melihat Wulan dan Resti yg tak pernah akur.


sementara di kantor,


Deril dan Fauzan tak melihat Rey sama sekali


sepertinya Rey,


kembali tak datang ke kantor


Deril yg tak tahan akhirnya pergi,


dari kantor tanpa Fauzan.


di perjalanan Deril menyempatkan menelpon Naysilla,


dan membatalkan niat mereka untuk mendatangi apartement Rey,


dan Deril pun melarang Naysilla,

__ADS_1


untuk datang sendirian kesana.


30 menit kemudian Deril tiba di lobby apartemen Reyhan


dia memencet bel pintu apartemen Rey,


dan ketika pintu terbuka Rey terkejut dengan kedatangan Deril.


"mau apa lu kesini,??? tanya Rey.


"boleh gua masuk,?? Deril membalas pertanyaan Rey dengan pertanyaan.


Rey membuka pintu, dan Deril pun masuk,


Deril terkejut melihat pemandangan apartemen Sahabatnya,


yg kacau balau,


Deril pun mengerutkan keningnya.


" mau sampai kapan lu seperti ini Rey,??


" jujur gua gak akan menerima permintaan Resign dari lu Rey.


" kalo lu mau marah, lu bisa lampiaskan sama gua,


" jangan campur adukkan masalah kita sama kerjaan Rey, ucap Deril emosi.


"kita ngerintis usaha itu berdua Rey, dari nol,


" bagaimana bisa lu tinggalin semuanya,


" gua butuh lu di sisi gua Rey,


" bukankah kita dulu pernah berjanji,


"gimana pun keadaan nya,


" kita gak akan saling meninggalkan,


" lu boleh benci gua, tapi asal lu tau, gua bakal tetep anggap lu sahabat terbaik gua,


"soal Naysilla, gua harap lu mengerti tentang takdir Allah,


" gua cuma mau bilang ini, besok gua tunggu lu di kantor, gua pamit.. assalamualaikum..


" waallaikumsalam,, jawab Rey seraya melihat sahabatnya pergi dari hadapan nya,


Rey berdiri mematung di depan pintu,


Resti terlihat gelisah,


entah mengapa dia tiba-tiba memikirkan Reyhan,


dia telah mencoba untuk bersikap biasa saja,


Resti mencoba membuang semua kegelisahan hatinya.


sementara Naysilla,


tetap berniat untuk datang ke apartement Reyhan tanpa Deril.


Nay tiba 30 menit kemudian,


seperti Deril dia pun langsung menuju tempat Reyhan


dia memencet bel dan Rey yg masih kesal pun membuka pintu.


dia terkejut melihat Naysilla datang,


dia mempersilahkan Naysilla masuk dan menutup pintu.


Nay terkejut melihat kekacauan dalam apartement Rey.


"silahkan duduk Nay, maaf berantakan,


" kamu mau minum apa,?


" oyaa,, ada apa kmu kesini,?? tanya Rey.


"apa ajja Rey, terimakasih sebelumnya,,


"aku datang kesini karena ada yg ingin aku bicarakan dengan kamu.


"kompak banget ya kalian,


" Deril baru ajja pulang dari sini,


" sekarang kamu juga datang kesini,


" sepertinya tujuan kalian sama,?? tanya Rey.


" aku kesini bukan karena suruhan siapapun Rey,


" aku datang kesini karena niat aku ingin bertemu kamu,


" aku ingin kita berbicara dari hati ke hati.


" boleh aku bertanya sesuatu,,?


" silahkan Nay,,


"apa yg membuat kamu bersikap seperti sekarang ini,,?


" apakah semua ini terjadi karena aku,?

__ADS_1


"apakah aku yg sudah menyebabkan kamu dan Deril bertengkar,??


" apakah karena aku juga kamu memilih resign,?


" jawab Rey,,!!! tanya Nay.


" kamu tau kan Nay,


"aku itu begitu mencintai kamu,


"aku yg lebih dulu mengenal kamu Nay,


" aku yg sudah mencintai kamu begitu besar,


" tapi kenapa kamu tega menyuruh aku mencintai wanita lain, dan kamu lebih memilih Deril.??


"apa kurangnya aku,??


"apa karena aku tak seperti Deril,


" hingga kamu tak memberiku kesempatan "untuk bisa membuktikan bahwa cinta ku lebih besar dari dia.


"kamu tau kenapa aku berbuat seperti itu,,?


" karena dari awal aku hanya menganggap kamu teman Rey,


" terlebih saat aku tau Resti menyukai kamu,


"aku semakin mendukung kalian berdua,


" untuk pertanyaan kamu kenapa aku lebih memilih Deril,


" karena dia adalah laki-laki yg telah di jodohkan oleh kedua orangtuaku,


"aku pun tak tau itu jika pria itu adalah Deril,


"dan aku sudah berjanji untuk menerima perjodohan ini,


" Resti begitu menyayangi kamu,


" buka mata hati kamu Rey,


" Resti begitu tulus sama kamu,


" tapi kamu malah menyia2kan dia,


" kenapa Rey,,???


" pesan ku cuma satu, jgan sampai kamu menyesal dengan sikap mu itu Rey,,


Rey terdiam meresapi setiap perkataan Naysilla,


dia pun hanya terdiam tak menjawab sepatah katapun.


"apa yg ingin aku katakan, sudah aku katakan,


" tolong fikirkan kembali semua ucapan ku Rey,


"Deril sangat membutuhkan kamu,


" dan dia tidak mau kehilangan sahabat terbaik nya,


" aku berkata seperti bukan atas perintah nya tapi atas hati nurani ku sendiri,,


" aku harap kamu bisa mempertimbangkan segalanya,,


"terimakasih Rey, aku pamit assalamualaikum..


Naysilla berlalu dari hadapan Rey,


tanpa menunggu Rey yg masih terdiam tak bergeming,


ketika Rey tersadar, Naysilla sudah pergi dari apartement nya.


sementara Naysilla terlihat lebih tenang,


segala isi hatinya telah dia curahkan,


dan dia berharap Rey akan memikirkan,


dan mendengarkan semua ucapan nya.


di kantor Deril kembali melanjutkan aktivitas nya,


meskipun dia tak konsen melakukan segala sesuatu,


hingga akhirnya Fauzan masuk kedalam Ruangan nya.


"Boss,, darimana ajja lu,??


" gua cariin dari tdi ko malah ngilang, tanya Fauzan.


"gua dari apartement Reyhan,


" gua pun sudah bertemu dia, jawab Deril.


" ko lu gak bilang sama gua,?


" tau gitu gua ikut kesana, tapi kalian gak baku hantam kan,??


Deril menggeleng, Fauzan pun lega,


Fauzan merasa tenang,


tapi tetap saja hatinya masih risau,

__ADS_1


memikirkan kedua sahabatnya yg sedang dalam masalah seperti ini.


__ADS_2